Resmi Berganti, AKP Darianto Jabat Kabagops Polres Wonosobo

Polres Wonosobo menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bagian Operasional (Kabagops) di ruang rapat Polres Wonosobo, Senin (20/11). Dalam upacara tersebut, Kompol Harman R. Sitorus yang sebelumnya menjabat Kabagops digantikan oleh AKP Darianto.

Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan didampingi Wakapolres Kompol Andi Setiyo, serta dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo, Kapolsek jajaran, dan perwakilan personel Polres Wonosobo.

Dalam sambutannya, Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan wajar dalam dinamika organisasi. Hal ini dilakukan untuk pengembangan karir dan peningkatan kinerja.

“Kepada pejabat lama, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kabagops Polres Wonosobo selama kurang lebih satu setengah tahun ini. Saya berharap, di tempat tugas yang baru, Kompol Harman dapat terus mengembangkan karier dan meraih kesuksesan,” kata Kapolres Wonosobo.

Kepada pejabat baru, Kapolres Wonosobo mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Ia berharap, AKP Darianto dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru.

“Kepada pejabat baru, saya berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru. Saya juga berharap, AKP Darianto dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja yang sudah dicapai oleh pejabat lama,” lanjutnya.

Kompol Harman akan menjabat sebagai Kaurbinplin Subbidprovos Bidpropam Polda Jateng. Sedangkan AKP Darianto sebelumnya menjabat Kasubagdalops Bagops polres Banjarnegara.

Usai upacara sertijab, dilanjutkan dengan acara pisah sambut antara pejabat lama dan pejabat baru. Acara tersebut berlangsung dengan penuh keakraban.

Sat Lantas Polres Wonosobo Tindak 43 Pengendara Knalpot Brong

Wonosobo – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan penindakan knalpot brong pada hari Sabtu, 18 November 2023. Pelaksanaan penindakan tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Wonosobo IPTU Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K.

Kegiatan penindakan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Jalan Bhayangkara tepatnya di depan Kantor Satpas dan Jalan A Yani tepatnya di depan Pos Plaza Induk Satlantas. Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas menghentikan dan memeriksa kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas Satlantas menemukan sebanyak 43 kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong. Petugas kemudian memberikan surat tilang kepada para pengendara tersebut.

Kasat Lantas Polres Wonosobo IPTU Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan bahwa kegiatan penindakan knalpot brong tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan berlalu lintas. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Knalpot brong merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Suara knalpot brong yang bising dapat mengganggu konsentrasi pengendara lain, sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan,” kata IPTU Edi Nugroho.

IPTU Edi Nugroho mengimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor untuk menggunakan knalpot yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penggunaan knalpot yang sesuai standar dapat membantu meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor untuk menggunakan knalpot yang sesuai standar. Knalpot yang sesuai standar tidak hanya aman, tetapi juga tidak mengganggu pengguna jalan lain,” pungkas IPTU Edi Nugroho.

Polsek Sapuran Gelar Penyuluhan Kenakalan Remaja dan Bullying di MTS Ma’arif Sapuran

Wonosobo  – Polsek Sapuran menggelar penyuluhan dan pembinaan kepada siswa MTS Ma’arif Sapuran, Jumat (17/11/2023). Kegiatan ini diikuti oleh 495 siswa siswi MTS Ma’arif Sapuran. Kegiatan penyuluhan tersebut diisi dengan materi tentang kenakalan remaja dan bullying di sekolah. Materi disampaikan oleh Kanit Binmas Polsek Sapuran, AIPDA Sandi, bersama dua anggota lainnya, Bripka Arif dan Briptu Dwi. Dalam materinya, AIPDA Sandi menyampaikan bahwa kenakalan remaja merupakan perbuatan yang melanggar norma-norma sosial, agama, dan hukum yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Kenakalan remaja dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor keluarga, lingkungan, dan media massa.

“Kenakalan remaja dapat berdampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata AIPDA Sandi.

AIPDA Sandi juga menyampaikan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap orang lain dengan tujuan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau merendahkan martabat korban. Bullying dapat terjadi di lingkungan sekolah, tempat kerja, atau di tempat-tempat umum lainnya.

“Bullying dapat berdampak negatif bagi korban, seperti rasa takut, cemas, dan rendah diri,” kata AIPDA Sandi.

AIPDA Sandi mengimbau kepada para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja dan bullying. Ia juga mengajak para siswa untuk aktif melaporkan kasus kenakalan remaja dan bullying kepada pihak berwenang.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dari kenakalan remaja dan bullying,” kata AIPDA Sandi.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan tersebut disambut baik oleh para siswa. Mereka mengaku mendapatkan banyak informasi baru tentang kenakalan remaja dan bullying.

“Saya jadi tahu apa itu kenakalan remaja dan bullying,” kata salah satu siswa, Angga.

“Saya juga jadi tahu apa saja dampak negatif dari kenakalan remaja dan bullying,” kata siswa lainnya, Rara.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan tersebut merupakan salah satu upaya Polsek Sapuran untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja dan bullying di kalangan pelajar

Sosialisasi Anti Bullying dan Kekerasan Seksual, Kanit Binmas Polsek Mojotengah Ajak Siswa Berani Lapor Bila Jadi Korban

Kampanye anti bullying dan kekerasa seksual terus digelorakan Polres Wonsoobo di sekolah-sekolah. Seperti yang dilakukan Aiptu Budi, Kanit Binmas Polsek Mojotengah pada Jumat (17/11) pagi.

Aiptu Budi dan Briptu Wiguna melaksanakan sosialisasi di SD N 1 Slukatan Mojotengah. Di hadapan kurang lebih 60 siswa, Aiptu Budi menjelaskan pengertian bullying dan kekerasan seksual, serta dampak negatif yang ditimbulkannya. Ia juga memberikan tips kepada siswa-siswi untuk mencegah bullying dan kekerasan seksual.

“Bullying adalah tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap orang lain yang lebih lemah. Kekerasan seksual adalah tindakan yang bersifat seksual yang dilakukan terhadap seseorang tanpa persetujuan korban,” kata Aiptu Budi.

“Dampak negatif bullying dan kekerasan seksual sangat besar, baik bagi korban maupun pelaku. Korban bullying dan kekerasan seksual bisa mengalami trauma, depresi, bahkan sampai bunuh diri. Pelaku bullying dan kekerasan seksual juga bisa mendapat hukuman pidana,” lanjutnya.

Aiptu Budi juga mengingatkan kepada siswa-siswi untuk berani melapor jika menjadi korban bullying atau kekerasan seksual. Ia mengimbau kepada siswa-siswi untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua, guru, atau teman yang dipercaya.

“Jangan takut untuk melapor jika menjadi korban bullying atau kekerasan seksual. Laporkan kepada orang yang kamu percaya,” kata Aiptu Budi.

Sosialisasi ini disambut baik oleh siswa-siswi SD N 1 Slukatan. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang bullying dan kekerasan seksual.

Kepala Sekolah SD N 1 Slukatan, mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual.

Lebih lanjut pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual serta berani melapor jika menjadi korban bullying atau kekerasan seksual.

Dukung Program Pemerinah, Polres Wonosobo Gelar Tanam Pohon

Polres Wonosobo menggelar tanam pohon bersama forkopimda dan OPD Kabupaten Wonosobo pada Rabu (15/11) pagi. Kegiatan yang dihadiri juga oleh Wakil Bupari Wonosobo tersebut dilaksanakan di lahan kosong milik Polsek Sapuran.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menuturkan bahwa kegiatan penanaman sepuluh juta pohon bersama Polri dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) digelar secara serentak.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memelihara ekosistem lingkungan hidup dan mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi,” ungkap Kapolres.

Pihaknya menambahkan setelah penanaman ini, 200 bibit pohon jati dan mahoni yang ditanam tersebut nantinya akan terus mendapatkan perawatan oleh Polsek Sapuran dan Polres Wonosobo.

Sementara itu Wakil Bupati Wonosobo, M. Albar, menyambut baik kegiatan yang digelar Polri tersebut. Menurutnya kegiatan menanam pohon akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan alam di Wonosobo.

AKBP Eko Novan berharap penanaman pohon ini menjadi upaya dalam menghadapi perubahan iklim dan cuaca yang ekstrim saat ini.

“Selain menjaga lingkungan, kami berharap melalui kegiatan menanam pohon ini juga bisa menjaga kekompakan dan sinergi kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat utamanya masyarakat Wonosobo,” pungkas Kapolres.

Hadapi Laga Hidup Mati Lawan Ekuador, Timnas U-17 Panama Berlatih di Tengah Hujan Deras Dengan Pengawalan Polri

Kota Surakarta – Polda Jateng|Tim Satgas Preemtif Operasi Aman Bacuya 2023 Polda Jateng mengamankan sesi latihan yang digelar oleh Timnas U-17 Panama di Stadion Kotabarat, Solo. Latihan tetap digelar meski cuaca di sekitar lokasi diguyur hujan deras pada Selasa (14/11/2023) malam.

Timnas U-17 Panama datang ke Stadion Kotabarat pada pukul 18.30 WIB. Latihan dimulai pada pukul 19.00 WIB, padahal sesaat sebelumnya hujan deras mulai mengguyur area sekitar lapangan latihan.

Latihan digelar selama kurang lebih 1 jam, Selanjutnya pada pukul 20.30 WIB, timnas U-17 Panama kembali ke Hotel Alila dengan pengawalan Polri untuk beristirahat.

Sebagai salah satu peserta yang tergabung dalam Grup A, Timnas Panama dijadwalkan bertanding melawan Ekuador di Stadion Manahan Solo pada hari Kamis (16/11/2023) malam pukul 19.00. Dua pertandingan sebelumnya mereka ikuti di Stadion Gelora Bung Karno, Surabaya.

Dari dua pertandingan tersebut Timnas Panama baru meraih 1 poin berkat hasil imbang 1-1 saat melawan Timnas U-17 Indonesia. Sebelumnya, Timnas Panama menelan kekalahan 2-0 dari Maroko.

Pertandingan di Stadion Manahan sendiri akan menjadi laga ‘Hidup-Mati’ bagi Timnas Panama yang wajib memenangkan pertandingan. Mereka akan lolos ke babak 16 besar, dengan catatan laga Indonesia v.s. Maroko yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno di saat yang sama meraih hasil imbang dan unggul selisih gol dari Maroko.

Polsek Kaliwiro Bersama Koramil dan BPBD Evakuasi Rumah Warga Terbakar

Kejadian nahas menimpa seorang warga Kaliwiro, rumah milik Sudarwanto terbakar saat dirinya tengah memasak air di tungku kayu pada Selasa (14/11/2023) pagi.

Kapolsek Kaliwiro, AKP Budi Rustanto, menuturkan bahwa kebakaran semula diketahui oleh sang pemilik rumah, Sudarwanto, warga Igir Tengah, Tracap, Kaliwiro pada pagi hari.

“Korban sedang memanaskan air di tungku kayu kemudian pergi keluar sebentar dan saat kembali api sudah membakar dapur milik korban, korban lantas berteriak minta tolong,” ungkap AKP Budi saat ditemui di Mapolsek pada Rabu (15/11).

Menerima laporan warga bahwa telah terjadi kebakaran, anggota Polsek Kaliwiro bersama Koramil Kaliwiro, Damkar dan BPBD menuju ke lokasi untuk membantu warga memadamkan api.

“Setelah dilakukan pemadaman dengan alat sederhana, Alhamdulillah api berhasil padam dan tidak merembet ke bangunan lain,” lanjutnya.

Dari keterangan korban, hanya bagian dapur milik korban yang mengalami kebakaran. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini namun diperkirakan korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 35 juta.

Lebih lanjut Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat memasak ataupun menyalakan api. Pihaknya berpesan agar masyarakat selalu mengecek kembali kompor maupun tungku usai digunakan.

“Selalu waspada dan berhati-hati, jangan meninggalkan kompor maupun tungku saat digunakan untuk memasak dan pastikan kembali api sudah padam setelah digunakan,” pungkas Kapolsek Kaliwiro.

Antisipasi Ancaman Bahan Peledak, Tim Satwa dan Satuan Gegana Sterilisasi Stadion Manahan

SURAKARTA – Polda Jateng|Mengantisipasi ancaman bahan peledak dan benda berbahaya di venue pertandingan piala dunia FIFA U-17, Puluhan anggota Satuan gegana Brimob dibantu tim satwa melakukan melakukan sterilisasi kawasan stadion Manahan, Senin dini hari (13/11/2023)

Berbekal alat detektor dan anjing pelacak, para personel kepolisian itu menyisir lokasi di luar dan dalam stadion secara seksama.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto menuturkan, sterilisasi merupakan prosedur yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan termasuk aksi terorisme

“Sterilisasi ini dilakukan guna menyiapkan lokasi pertandingan agar aman dari segala bentuk gangguan. Tentunya setelah berkoordinasi dengan panitia pelaksana pertandingan,” ungkapnya.

“Tidak hanya di Stadion, penyisiran juga dilakukan di lapangan latihan, Setiap jam tim satgas preventif juga melaksanakan patroli,” lanjutnya.

Sementara untuk pengamanan pada saat pertandingan, Kabidhumas menyebut Polda Jateng menyiagakan 4.149 personil gabungan.

“Termasuk kita siapkan pula tim rekayasa arus lalin, Kita pastikan situasi Kamseltibcar lantas juga kondusif pada saat laga pertandingan,” tandasnya

Gelaran Piala Dunia U-17 hari kedua di Stadion Manahan menyajikan pertandingan antara Timnas Spanyol vs Mali pada pukul 16.00 WIB dan laga Timnas Kanada vs Uzbekistan pada pukul 19.00 WIB.

Hasil akhir pertandingan di stadion Manahan, timnas Spanyol mengalahkan timnas Mali dengan skor 1-0. Sedangkan timnas Uzbekistan mengalahkan timnas Kanada dengan skor 3-0.

Polisi Sahabat Anak, TK Rejosari Kalikajar Kunjungi Polres Wonosobo

Rombongan siswa TK Rejosari Kalikajar mendatangi Polres Wonosobo pada Selasa (14/11/2023) pagi, mereka terlihat antusias saat sampai di halaman Mapolres. Kunjungan tersebut dalam rangka pengenalan hukum dan tugas polisi pada anak-anak usia dini.

Kunjungan tersebut disambut oleh Kasat Binmas, AKP Bambang dan personel Satuan Binmas. Kasat Binmas menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini selkalin sebagai upaya pengenalan hukum untuk anak usia dini, juga sebagai wujud nyata dari polisi sahabat anak.

“Dengan mengenalkan hukum di usia dini, diharapkan anak-anak ini akan tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum dan cinta tanah air,” ungkap AKP Bambang.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak tersebut diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Anak-anak diajak berkeliling Polres untuk melihat tugas masing-masing fungsi Kepolisian.

“Sambil berkeliling di masing-masing kantor, kami menunjukan kepada siswa-siswi berbagai fungsi kepolisian dengan seragam dan tugas yang berbeda-beda,” lanjutnya.

Selain itu siswa-siswi TK juga dikenalkan berbagai kendaraan yang digunakan oleh Kepolisian dalam bertugas. Bahkan mereka juga diperbolehkan untuk mengamati hingga menaiki kendaraan-kendaraan Kepolisian.

Lebih lanjut AKP Bambang berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dan dapat menumbuhkan kesadaran hukum dan rasa cinta tanah air sejak dini.

Polresta Cilacap Tangkap Residivist Pencuri dan Penadah Curanmor, Amankan 20 unit Motor

Humas Polresta Cilacap – Satreskrim Polresta Cilacap mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor dan mengamankan 1 pelaku berikut 2 orang sebagai penadah motor hasil curian.

Pelaku curanmor yang diamankan berinisial M (36) asal Lampung, serta penadah hasil curian R S (35) asal Tasikmalaya dan N (39) asal Pangandaran.

Dalam pengungkapan kasus curanmor tersebut, Satreskrim Polresta Cilacap juga berhasil mengamankan 20 unit kendaraan sepeda motor dengan berbagai merk.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, S.I.K., M.Si melalui konferensi persnya Senin, 13 November 2023 mengatakan pelaku melancarkan aksinya dengan modus menggunakan kunci letter T.

“Modusnya menggunakan kunci T dan merusak kunci, beberapa tempat pakir dan rumah rumah jadi sasaran pelaku ini,” jelas Kapolresta Cilacap

Kapolresta menambahkan, bahwa pihaknya hingga saat ini masih mengembangkan kasus pencurian spesialis sepeda motor, dan memburu pelaku lain yang sudah teridentifikasi. Karena disinyalir masih banyak barang bukti lain yang telah terjual.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, terancam 7 tahun penjara.

Pada konferensi pers hari ini, Kapolresta Cilacap juga menyerahkan motor kepada bapak Samikun dan Ibu Anastasia selaku pemilik kendaraan bermotor yang menjadi korban pencurian. Bapak Samikun dan Ibu Anastia mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cilacap atas respon cepat dalam penanganan kasus ini.

Kapolresta Cilacap mengatakan bagi warga yang merasa kehilangan sepeda motor bisa mengambil di Polresta Cilacap dengan membawa bukti STNK dan BPKB, pengambilan tidak dipungut biaya alias Gratis.