AKP Sanyoto Ikuti Upacara Hari Pramuka Di Lapangan Kalibeber

Kapolsek Mojotengah AKP Sanyoto beserta jajaran anggotanya turut serta dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-62 tahun yang digelar di Lapangan Kalibeber pagi tadi (14/8). Upacara tersebut diikuti oleh ribuan anggota pramuka dari berbagai tingkatan, mulai dari penggalang hingga pandega.

Dalam sambutannya, AKP Sanyoto, menekankan pentingnya peran pramuka dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat dan dedikasi para anggota pramuka dalam membangun kebaikan dan kepedulian terhadap sesama.

“Gerakan pramuka memiliki nilai-nilai luhur yang sangat relevan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab. Saya berharap semangat kepramukaan ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi seluruh pemuda di Mojotengah,” ujar Kapolsek.

Tokoh-tokoh masyarakat setempat dan perwakilan dari instansi pemerintahan juga ikut hadir dalam upacara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pramuka dan pemuda di wilayah Mojotengah.

Upacara peringatan Hari Pramuka ini menunjukkan kolaborasi antara Kepolisian Sektor Mojotengah dan organisasi pramuka dalam memupuk semangat kebersamaan dan pengembangan kepribadian yang kuat pada generasi muda. Semakin eratnya hubungan antara instansi kepolisian dan komunitas pramuka diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perkembangan sosial di wilayah tersebut.

Sambangi Rumah Warga, Bhabinkamtibmas Himbau Bahaya Radikalisme

Sebagai upaya untuk menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) serta mencegah penyebaran ideologi terorisme, radikalisme, dan intoleransi, Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo telah melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga di beberapa lingkungan. Dalam kunjungan ini, mereka memberikan himbauan dan informasi penting tentang bahaya-bahaya yang mungkin timbul akibat penyebaran ideologi berbahaya tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program komunitas dan pendekatan preventif yang dijalankan oleh Kepolisian Republik Indonesia. Bhabinkamtibmas berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam upaya menjaga keamanan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi. Mereka menjelaskan dampak negatif yang dapat terjadi jika ideologi-ideologi tersebut dibiarkan merambah dan mempengaruhi masyarakat. Selain itu, mereka juga memberikan informasi tentang tanda-tanda potensial terjadinya penyebaran ideologi berbahaya di lingkungan sekitar

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan sebagai bentuk upaya proaktif dari kepolisian dalam menjaga kamtibmas dan mencegah potensi ancaman terorisme, radikalisme, serta intoleransi.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan lingkungan kami dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra kami dalam upaya ini,” kata AKBP Eko

Diharapkan bahwa program-program seperti ini akan terus ditingkatkan dan melibatkan berbagai pihak, seperti lembaga pendidikan dan agama, guna menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan terbebas dari ideologi-ideologi yang dapat membahayakan masyarakat dan negara.

Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun kesadaran bersama tentang bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi di tengah-tengah masyarakat

“HUT Polwan Ke 75, Polda Jateng Gelar Olahraga Bersama”

SEMARANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Polwan Republik Indonesia Polda Jateng menyelenggarakan acara olahraga bersama Bhayangkari di halaman Mapolda Jateng pada Jumat (11/8).

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polwan dan Bhayangkari serta mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu Setianto menjelaskan Kemeriahan perayaan HUT Polwan ke-75 dilaksanakan dengan berbagai kegiatan diantaranya yang hari ini kita laksanakan olahraga bersama jalan sehat dan senam aerobik yang diikuti oleh personil Polda Jateng.

“Kegiatan Jalan Sehat tadi dibuka oleh Wakapolda Jateng Brigjen Abiyoso Seno Aji S.I.K., M.H dilanjutkan dengan senam Aerobik di halaman Mapolda Jateng,” ujar Kabidhumas

Dengan semangat kebersamaan, para personel Polda Jateng dan Bhayangkari sangat antusias mengikuti kegiatan. Diselingi dengan adanya door prize menarik yang disiapkan oleh panitia acara.

Kabidhumas menambahkan semangat kebersamaan yang terus terjaga diharapkan dapat menjadi motivasi dalam melaksanakan tugas serta pelayanan kepada Masyarakat.

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan dapat dijadikan motivasi dalam melaksanakan tugas serta pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Salah satu peserta Polwan Bripda Dita dari Biddokkes Polda Jateng merasa senang dengan kegiatan olahraga dimana acara olahraga bersama dalam rangka HUT Polwan ke-75 ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus dipertahankan dan dijadikan momen untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antara Polwan dan Bhayangkari dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

Sebagai informasi pada tahun 2023 ini, diperayaan Ulang Tahunnya Korps Srikandi Bhayangkara ini mengangkat thema : “POLRI PRESISI UNTUK NEGERI” Polwan Siap Mendukung Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju.

“Melalui olahraga bersama, kita dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, sekaligus mempererat rasa persaudaraan antara Polwan dan Bhayangkari, Alhamdulillah tadi juga dapat doorprize,” tutup Kabidhumas

Penyegaran Organisasi, Kini Kasatlantas Polres Wonosobo Dijabat Oleh Seorang Polwan

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas di Ruang Endradharmalaksana Polres Wonosobo. Upacara sertijab tersebut dilaksanakan dengan khidmat dan dihadiri oleh pejabat terkait serta anggota Polres Wonosobo.Jumat (11/8).

Serah terima jabatan ini adalah tindak lanjut dari surat telegram Kapolda Jateng tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jateng yang salah satunya adalah pergantian jabatan Kasatlantas Polres Wonosobo yang dari AKP Ragil Irawan, S.H.  digantikan oleh AKP Ginandra Putri Srinastiti, S.I.K., M.Si.

Dalam sertijab ini, Kapolres Wonosobo mengucapkan terima kasih kepadapejabat lama atas dedikasi dan kinerjanya serta mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru.

“Saya mengucapkan terimakasih setinggi- tingginya kepada AKP Ragil atas dedikasinya selama menjabat sebagai Kasatlantas Polres Wonosobo semoga ditempat tugas yang baru senantiasa diberikan kesuksesan sehingga dapat mendukung kelancaran karier saudara kedepannya.” Ungkap Kapolres

“Dan saya juga mengucapkan selamat datang kepada AKP Ginandra, saya harap saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di wilayah Wonosobo. Laksanakan kolaborasi guna menghasilkan ide kreatif dan inovatif sehingga dapat mewujudkan Wonosobo yang aman dan tertib.” Tambahnya

Pergantian jabatan semacam ini merupakan salah satu upaya pembinaan karier personel Polri guna kelangsungan karier kedepannya. Selain itu pergantian jabatan juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas kedepan yang terus berkembang.

Serah terima jabatan ini juga merupakan bentuk upaya penyegaran dalam kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa warna dan inovasi baru dalam rangka meningkatkan kinerja Polri. Momentum serah terima jabatan ini diharapkan juga dapat dijadikan sebagai semangat untuk terus menjalankan tugas dengan semakin baik guna menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis dari waktu ke waktu.

Kapolri Salurkan 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua yang Terdampak Kekeringan

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalurkan 264,7 ton beras hingga 1.500 paket sembako untuk diberikan kepada masyarakat Papua Tengah yang terdampak bencana kekeringan serta kelaparan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan, bantuan itu sudah dikirimkan ke wilayah Papua Tengah yang selanjutnya akan langsung diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Jumlah bantuan sosial saat ini sebanyak 264,7 ton beras,” kata Sandi kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 10 Agustus 2023.

Tak hanya itu, Sandi menyebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengirimkan 1.500 paket sembako, berisikan, beras 5 Kg, mie instan, susu kental manis, ikan sarden, dan kecap manis.

Kemudian, dikirimkan pula bantuan untuk masyarakat berupa jaket dewasa sebanyak 1.000 pieces dan jaket anak 150 buah.

Menurut Sandi, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan tersebut, Polri bersinergi dengan seluruh pihak terkait.

“Polri bekerja sama dengan TNI, BNPB dan Pemda Kabupaten Puncak untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan tersebut,” ujar Sandi.

Sandi menjelaskan, bantuan itu akan dibawa dengan menggunakan pesawat terbang dari Timika menuju lokasi bencana di Agandume sekitar 40 menit dan ke Sinak sekira 1 jam.

“Bantuan yang sampai di Agandume kemudian di distribusikan menuju jalur darat atau jalan kaki ke Lambewi dan Oneri dengan estimasi selama setengah hari,” ucap Sandi.

Kunjungi Sekolah, Polwan Wonosobo Imbau Siswa Bijak Bermedsos

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Polwan (Polisi Wanita) di Indonesia, Polwan dari Polres Wonosobo menyelenggarakan program “Polwan Goes to School”.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Wonosobo ini para polwan memberikan sosialisasi kepada para siswa siswi tentang bahaya kenakalan remaja dan bijak dalam bermedia sosial.
Kenakalan remaja telah menjadi isu yang kompleks dan mendalam di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Fenomena ini melibatkan perilaku negatif seperti pelanggaran hukum, penggunaan narkoba, tawuran antargeng, dan berbagai bentuk tindakan merusak.
Begitupula dengan media sosial, media sosial telah mengubah cara kita berinteraksi, berbagi informasi, dan menjalin hubungan dengan orang lain. Namun, seiring dengan manfaatnya yang besar, dunia media sosial juga menuntut kita untuk berlaku bijak dan berhati-hati dalam setiap langkah yang kita ambil di dalamnya.
Aipda Lifiana selaku senior polwan menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap generasi muda.
“Kita disini memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja dan mengajak mereka utuk bijak dalam bermedia sosial dengan harapan siswa – siswi bisa terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.” Ungkapnya
Selama kegiatan berlangsung para siswa juga tampak antusias dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Acara menjadi semakin menarik ketika para polwan juga memberikan hadiah berupa coklat untuk para peserta yang aktif.

Evaluasi Tanggap Darurat, Polres Wonosobo Lakukan Simulasi Pengamanan Mako

Polres Wonosobo telah mengadakan simulasi pengamanan markas dalam rangka meningkatkan kesiapan dan respons terhadap potensi ancaman keamanan pada Rabu (9/8) pagi. Simulasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Polres Wonosobo dalam memastikan tingkat kesiagaan yang optimal guna menghadapi berbagai situasi darurat.
Simulasi pengamanan markas tersebut melibatkan seluruh personel Polres Wonosobo. Latihan ini juga diikuti oleh personel seksi Dokkes sebagai petugas keamanan untuk memastikan penanganan yang tepat dalam skenario-skenario yang mungkin terjadi.
Kapolres Wonosobo melalui Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo, menyatakan bahwa tujuan dari simulasi ini adalah untuk meningkatkan koordinasi antar unit dan mengevaluasi rencana tanggap darurat yang sudah ada.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo. Simulasi ini adalah bagian penting dari persiapan kami untuk menghadapi situasi yang tidak terduga,” kata Wakapolres.
Skenario dalam simulasi mencakup ancaman keamanan seperti serangan teroris, pengrusakan, dan pengambilan sandera di dalam markas polisi. Setiap unit terlibat dalam latihan tersebut harus berkoordinasi dengan baik untuk merespons setiap situasi dengan cepat dan efektif.
Selama simulasi, para personel ditempatkan di titik-titik yang telah ditentukan sebelumnya. Sejumlah titik yang dijaga personel adalah seluruh pintu masuk Polres Wonosobo, rumah dinas Kapolres maupun Wakapolres, pintu masuk TK Bhayangakari, kantor Satpas, pintu masuk menuju asrama Polres hingga penutupan jalan Bhayangkara.
“Evaluasi mendalam akan dilakukan setelah simulasi selesai untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan dalam rencana pengamanan markas,” lanjut Wakapolres.
Warga sekitar markas Polres juga diimbau untuk tidak panik selama simulasi berlangsung. Polres telah melakukan pemberitahuan sebelumnya kepada masyarakat agar mereka tidak khawatir terhadap aktivitas yang terlihat di markas polisi selama latihan berlangsung.

Polda Jateng Tangkap Peretas HP Modus Sebarkan File APK, Empat Orang Pelaku Ditangkap Petugas

POLDA JATENG – KOTA SEMARANG | Polda Jateng berhasil menangkap komplotan peretas HP dengan modus menyebarkan file APK. Empat orang pelaku termasuk dua orang diantaranya merupakan bapak dan anak berhasil diamankan.

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio didampingi Kabidhumas Kombes Pol Satake Bayu dan Kasubbid V / Cyber Ditreskrimsus AKBP Sulistyaningsih dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus Jaringan Nasional Peretasan Ponsel Melalui File APK di Mako Ditreskrimsus Jl. Sukun Raya Banyumanik Kota Semarang, Selasa (8/8/2023).

Dalam keterangannya, Dirreskrimsus menerangkan keempat pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Mereka juga memiliki peran yang berbeda dalam jaringan peretas HP berskala nasional tersebut.

“Keempat pelaku ini ditangkap di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku bapak-anak berinisial IW (42) dan RJ (22) ditangkap di Tulung Selapan, OKI, Sumatera Selatan tanggal 30 Juli 2023. Dari pengembangan kedua pelaku, petugas kemudian menangkap dua pelaku yaitu HAR di Tisnogambar, Jember, Jawa Timur dan RD di Pasir Wangi, Garut, Jawa Barat,” ungkap Kombes Dwi Subagio.

Adapun peran dari para pelaku yaitu IW dan RJ dari Palembang berperan menyebarkan APK, melakukan peretasan, membeli nomor rekening dan menipu sejumlah korban untuk transfer uang. Sedangkan pelaku HAR dan RD berperan calo dan penjual nomor rekening.

“Sindikat ini skalanya nasional karena dari beberapa wilayah dan korbannya masif bukan hanya Jateng saja. Dimungkinkan masih ada jaringan lain yang lebih besar. Saat ini masih kami masih melakukan pendalaman,” tutur Dirreskrimsus.

Diperkirakan jumlah masyarakat yang menjadi korban peretasan oleh para pelaku mencapai lebih dari 100 orang. 48 orang diantaranya bahkan dikuras rekeningnya hingga mencapai milyaran rupiah.

“Dari hasil kegiatan yang dilakukan, kami bisa menganalisa, bisa menghitung omzet para pelaku ini ternyata sangat wah sekali. Dalam satu bulan bisa dapat Rp 200 juta dan bahkan di bulan terakhir dari pengakuan, Rp 1,5 miliar,” lanjutnya.

Dari kasus ini, polisi meminta agar masyarakat berhati-hati ketika menerima file dari sumber yang tidak jelas. Apalagi, jika sudah teretas para pelaku akan sangat mudah menguasai ponsel korban.

“Ini yang menjadi perhatian kami, handphone yang telah diretas para pelaku segala apapun yang ada di handphone tersebut berhasil dikuasai oleh para pelaku. Tinggal dia mau ambil dari mana bisa dari kontaknya, fotonya, smsnya atau dari whatsappnya. Jadi apapun yang kita lalukan itu bisa diretas dan m-bangking bisa ditelusuri oleh mereka sendiri. APK ini merupakan aplikasi yang sangat berbahaya,” imbuhnya

Dirreskrimsus menerangkan ciri HP yang sudah diretas pelaku diantaranya ada aktifitas aneh di HP (layar HP bergerak sendiri) padahal tidak dioperasikan, baterai cepat habis, dan HP terasa panas bahkan bila tidak beroperasi. Hal ini menandakan ada aplikasi lain yang berjalan di HP dan pelaku menguasai HP kita.

Untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan menekan file APK yang didapat dari perpesanan di HP. Bila mendapati pesan yang berisi file APK agar mengkonfirmasi pengirim dengan menghubungi melalui nomor seluler.

“Bila menerima file undangan atau promosi agar dikonfirmasi pada pengirim melalui nomor telepon seluler pengirim. Jika setelah dikonfirmasi ternyata yang bersangkutan mengaku tidak mengirim, lebih baik diabakan saja (undangan atau file yang dikirimkan tersebut),” ujarnya memberi himbauan.

Namun bila sudah terlanjur mengklik file yang dikirimkan, agar segera mematikan paket data dan mengaktifkan mode pesawat. Setelah itu segera hubungi pihak perbankan melalui nomor seluler untuk mengantisipasi bila terjadi transaksi mencurigakan agar mengkonfirmasi melalui telepon seluler.

Saat ini para pelaku diamankan di ruang tahanan Mapolda Jateng. Mereka dijerat dengan pasal 35 dan pasal 51 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, pasal 81, pasal 82, dan pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, serta pasal 65 dan 67 UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda 12 milyar rupiah.

Jelang Pemilu, Polres Wonosobo Intensifkan Latian Dalmas

Polres Wonosobo bersiap menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan menggelar latihan Dalmas (Penanganan Massa) yang intensif. Latihan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kerawanan keamanan selama periode Pemilu berlangsung.

Dalam rangka menjaga stabilitas dan kelancaran Pemilu 2024, Polres Wonosobo telah menetapkan latihan Dalmas sebagai bagian penting dari persiapan mereka. Pelatihan ini melibatkan seluruh personel termasuk dari jajaran polsek.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, menyatakan bahwa latihan Dalmas ini akan difokuskan pada taktik dan strategi penanganan massa yang bersifat preventif dan responsif.

“Kami ingin memastikan setiap personel memiliki pemahaman yang baik tentang hak asasi manusia, taktik negosiasi, dan pendekatan humanis dalam menghadapi situasi yang memerlukan penanganan massa,” ungkapnya.

Latihan tersebut juga akan memperkuat sinergi dan koordinasi antara Polres Wonosobo dengan instansi terkait, termasuk TNI dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk membangun kekuatan gabungan dalam menghadapi potensi kerawanan dan gangguan keamanan selama masa kampanye dan pemungutan suara Pemilu 2024.

“Saya berharap dengan latihan ini, kami dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas personel dalam mengamankan Pemilu dengan profesionalisme tinggi dan mengutamakan keamanan warga masyarakat,” tambah AKBP Eko

Dalam situasi yang mungkin menimbulkan kerumunan massa atau aksi demonstrasi, Polres Wonosobo juga akan mengedepankan penggunaan tindakan persuasif sebelum melibatkan kekerasan fisik. Hal ini bertujuan untuk menghindari eskalasi situasi yang dapat membahayakan masyarakat dan menjamin hak warga dalam berdemokrasi.

Kata Masyarakat soal Lintasan Baru Ujian Praktik Pembuatan SIM C: Lebih Mudah

Lintasan baru ujian praktik mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C atau SIM untuk pengendara sepeda motor mulai diterapkan di seluruh Indonesia pada hari ini.

Lintasan baru ujian praktik ini berubah dari yang sebelumnya membentuk angka 8 dan zig-zag, kini menjadi lintasan berbentuk huruf S.

Terkait perubahan tersebut, banyak masyarakat yang meresponsnya secara positif. Salah seorang pemohon SIM bernama Fatima mengatakan, dirinya selama ini sudah 4 kali mengikuti ujian praktik pembuatan SIM C. Namun baru kali ini berhasil.

“Sudah 4 kali. Baru sekarang berhasil. Sirkuit sekarang lebih gampang dibanding kemarin. Karena lebih luas dan gak ada zig zag dan angka 8,” kata Fatima pemohon SIM di Satpas Polrestabes Surabaya.

Hal yang sama juga diungkapkan Eko Agus Setiawan, seorang anggota komunitas motor di Purbalingga. Ia menuturkan, lintasan baru ujian praktik pembuatan SIM lebih mudah.

“Untuk lintasan yang terbaru ini lebih mudah daripada yang dulu karena dulu ada angka 8 dan zig zag. Kalau sekarang gak ada dan lintasannya lebih lebar dibanding yang dulu,” ujarnya.

Gunarti Nilangsih, salah seorang komunitas difabel juga merasa lintasan baru ujian praktik pembuatan SIM sangat membantu. Apalagi, dalam praktiknya, para pemohon juga diberikan edukasi bagaimana berkendara yang baik dan benar.

“Alhamdulilah sangat membantu. Jadi punya wawasan berkendara,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari pelajar bernama Lingga. Ia mencoba lintasan baru ujian praktik pembuatan SIM. Menurutnya, dengan dia mencoba saat ini bakal menjadi pembelajaran jika nanti pada saat umurnya sudah bisa memiliki SIM.

“Baru pertama kali uji SIM dan bisa dibilang cukup mudah utk uji coba trek yang baru. Ini buat pembelajaran saya kalau tahun besok sudah bisa bikin SIM, saya sudah pernah mencoba dan cukup mudah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Korps Lalu Lintas Polri mengatakan lajur baru ujian praktik untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C alias SIM motor bakal diterapkan di seluruh Tanah Air, pada Senin, 7 Agustus 2023. Lajur baru berbentuk huruf S.

“Sore ini saya sengaja datang ke Daan Mogot yang nanti hari Senin kita harapkan dua hari ini masing-masing jajaran sampai ke tingkat Polres bisa menerapkan ujian seperti yang kita lihat pada hari ini,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Firman Shantyabudi di Kantor Satpas SIM Polda Metro Jaya, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat 4 Agustus 2023.

Berikut ini detail perubahan sirkuit tersebut:

1. Perubahan lintasan menjadi sebuah sirkuit yang mengakomodir 4 materi ujian praktik dengan ukuran yang sudah diperlebar dan tanpa materi Zigzag test atau slalom test;

2. Uji membentuk angka 8 digantikan dengan uji membentuk huruf S;

3. Untuk ukuran lebar lintasan diperlebar dari ukuran lama 1,5 kali lebar kendaraan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan.