Libur Natal, Personel Satlantas Polres Wonosobo Siaga Dititik Rawan Kemacetan

Dalam mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi selama libur Natal, personel Satlantas Polres Wonosobo melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keamanan bagi pengguna jalan selama periode liburan Natal.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo, Iptu Edi Nugroho, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan mealkukan beberapa persiapan guna mengatasi potensi kemacetan yang mungkin terjadi.

“Kami telah menyiagakan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik yang diperkirakan rawan kemacetan selama libur Natal,” ungkapnya.

Titik-titik rawan tersebut meliputi simpang empat Kertek, sekitar Pasar Induk Wonosobo dan Rita Pasar Raya yang merupakan pusat perbelanjaan, serta jalan Wonosobo- Dieng yang diperkirakan akan ramai oleh masyarakat yang hendak berwisata.

Iptu Edi Nugroho juga menegaskan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk patuh pada rambu-rambu lalu lintas, tidak melakukan pelanggaran, serta senantiasa memperhatikan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya saat berkendara,” tegasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli dan kesiagaan di titik-titik strategis guna merespons dengan cepat setiap kejadian yang berkaitan dengan kelancaran lalu lintas.

Dengan adanya upaya pengaturan lalu lintas yang dilakukan oleh Satlantas Polres Wonosobo, diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih lancar dan aman selama libur Natal.

Pastikan Perayaan Natal Aman, Kapolres Bersama Forkopimda Cek Pos Pengamanan Gereja- Gereja

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Sardo Lumbantoruan bersama Forkopimda melakukan peninjauan pos pengamanan dalam Operasi Lilin Candi 2023 di sejumlah gereja di wilayah Wonosobo pada (25/12). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Dalam kunjungannya, Kapolres Wonosobo  beserta Forkopimda  menyambangi beberapa gereja diantaranya yaitu Gereja Kristen Indonesia, Gereja Santo Paulus, Gereja Kristen Jawa, Gereja Pantekosta, dan Gereja Baptis Jalan Mayor Kaslam. Mereka meninjau secara langsung pos pengamanan yang telah disiapkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal.

“Kami melakukan peninjauan ke sejumlah gereja untuk memastikan bahwa pos pengamanan yang telah disiapkan dapat berjalan dengan baik dan efektif. Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal bagi umat yang hendak merayakan Natal di gereja-gereja di Wonosobo,” ungkap Kapolres Wonosobo.

Selain mengecek kesiapan pos pengamanan, mereka juga memberikan arahan kepada petugas yang bertugas di pos-pos tersebut. Instruksi ketat diberikan guna memastikan keamanan terjaga dengan baik dan situasi tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah Natal.

Operasi Lilin Candi 2023 sendiri merupakan upaya gabungan dari aparat keamanan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Wonosobo berharap dengan adanya peninjauan ini, umat yang merayakan Natal di wilayah Wonosobo dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk dan aman tanpa adanya gangguan yang merugikan.

Melalui langkah konkret ini, diharapkan perayaan Natal di Wonosobo dapat berjalan lancar dan damai, serta memberikan kebahagiaan bagi seluruh umat yang merayakannya.

Kapolres Bersama Forkopimda Lakukan Pengecekan Posyan dan Pospam Operasi Lilin Candi 2023

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama Forkopimda Kabupaten Wonosobo melakukan pengecekan kesiapan Pos Yan dan Pos Pam Operasi Lilin Candi 2023 di wilayah Kabupaten Wonosobo, Sabtu (23/12/2023).

Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan di tiga pos, yaitu Pos Pengamanan Terpadu (Pospam) Kertek, Pospam Sawangan, dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyan) Alun-alun Wonosobo.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Wonosobo bersama Forkopimda meninjau kelengkapan sarana dan prasarana di masing-masing pos, serta mengecek kesiapan personel yang bertugas.

Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan anggota Polres Wonosobo dalam menghadapi perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pos pengamanan dan pelayanan yang telah didirikan dalam rangka Operasi Lilin Candi 2023 telah siap dan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo juga menyampaikan bahwa Operasi Lilin Candi 2023 dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan tanggal 2 Januari 2024.

“Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2023, kami akan mengerahkan seluruh personel Polres Wonosobo untuk memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres Wonosobo.

Polres Wonosobo Laksanakan Apel Gelar Pasukan, Operasi Lilin Candi 2023 Resmi Dimulai

Polres Wonosobo gelar pengamanan dalam rangka Operasi Lilin Candi 2023 jelang peringatan Natal dan Tahun Baru 2024. Apel gelar pasukan dilaksanakan di alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat(22/12).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo, H. Arif Hidayat, S. Ag., yang didampingi oleh Kapolres Wonosobo AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K dan Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf Helmy, juga turut dihadiri oleh Forkopimda, personel dari Polres, Kodim 0707, Dishub, Satpol PP dan sejumlah organisasi masyarakat lainnya.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan, Bupati menyampaikan bahwa Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian.

“Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan gangguan kamseltibcar lantas,” ungkap Bupati.

Operasi Lilin Candi 2023 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan tanggal 2 Januari 2024. Operasi ini akan dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan suasana kondisif dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, personel Polres akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan sejumlah gereja. Beberapa pos tersebut antara lain pos pelayanan di alun-alu Wonosobo, pos pengamanan di simpang tiga Dieng dan pos pengamanan di simpang empat Kertek.

“Selain di pospam yang sudah disiapkan, kami juga menempatkan personel Polres Wonosobo di setiap gereja Kabupaten Wonosobo guna memberi kenyamanan dan rasa aman saat masyarakat melaksanakan ibadah Natal nanti,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Bupati juga menghimbau kepada personel yang akan melaksanakan pengamanan Nataru agar selalu menjaga sinergitas dan keselamatan diri.

“Jadikan tugas pengamanan ini sebagai ladang ibadah itu sendiri, jaga soliditas dan sinergitas antar instansi dan utamakan keselamatan serta kesehatan dalam melaksanakan tugas,” tutup Bupati.

Polres Wonosobo Gelar Latihan Praoperasi Lilin Candi 2023-2024

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Tahun Baru dan Natal, Polres Wonosobo menggelar pelatihan pra operasi Lilin Candi 2023 di Gedung Serba Guna Polres pada hari ini, Jumat (22/12/2023).

Pelatihan ini diikuti oleh ratusan personel kepolisian yang terlibat dalam pengamanan perayaan malam tahun baru di wilayah Wonosobo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul selama perayaan Tahun Baru, termasuk pengamanan di sekitar objek wisata Wonosobo dan sejumlah objek vital yang menjadi tujuan utama masyarakat lokal maupun wisatawan.

Kabagops Polres Wonosobo, AKP Darianto,S.H, menyampaikan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari taktik pengamanan, penanganan massa, hingga penanganan situasi darurat. “Kami ingin memastikan bahwa personel kami siap dan memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi selama perayaan malam tahun baru, khususnya di wilayah Wonosobo yang biasanya menjadi tempat tujuan masyarakat,” kata AKP Darianto.
Selain itu, dalam pelatihan ini juga diberikan pemahaman tentang penggunaan kekuatan dalam pengamanan, termasuk pemantauan CCTV dan penggunaan peralatan komunikasi yang ada. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi kepolisian dalam menjaga keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel yang mengikuti pelatihan ini. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan selama perayaan Tahun Baru. Melalui pelatihan ini, kami berharap personel kami semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi,” ungkap AKBP Donny Sardo Lumbantoruan.
Pelatihan pra operasi Lilin Candi 2023 ini menjadi langkah konkret Polres Wonosobo dalam memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada perayaan Natal dan malam Tahun Baru, serta menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Polres Wonosobo SIgap Datangi TKP Pembobolan Rumah di Mlipak

Polres Wonosobo dengan sigap merespons laporan tentang kejadian pembobolan rumah di Desa Mlipak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo pada hari Minggu (17/12) sekitar pukul 04.30 pagi. Tim kepolisian segera bergerak dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan informasi dan bukti yang diperlukan untuk mengungkap pelaku.

Kejadian pembobolan rumah tersebut terjadi pada pagi hari, ketika rumah di Desa Mlipak menjadi sasaran. Mendapat laporan dari masyarakat setempat, Polres Wonosobo segera mengirim personil ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

KaSPKT Polres Wonosobo, IPDA Haryanto, yang turut memimpin tim ke lokasi, menyatakan pentingnya respons cepat dalam menangani kejadian seperti ini.

“Kami menghargai ketanggapan dan kerja sama dari masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. Kami berkomitmen untuk memberikan respons secepat mungkin dan melakukan upaya maksimal untuk mengungkap pelaku,” ujar Kapolres.

Tim penyidik melakukan olah tempat kejadian, mengumpulkan bukti-bukti, dan meminta keterangan dari para saksi yang mungkin memiliki informasi terkait kejadian tersebut. Proses ini dilakukan dengan cermat dan teliti guna memastikan bahwa semua elemen yang relevan dapat diidentifikasi.

Pihak kepolisian juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan bekerja sama dalam memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap informasi yang dimiliki kepada kepolisian. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman,” tambah Kapolres.

Polres Wonosobo akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pembobolan rumah ini dan menegaskan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Wonosobo.

Jaga Kelestarian Lingkungan, Kapolres Wonosobo Tebar Benih Ikan dan Lepas Ratusan Burung di Telaga Menjer

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan bersama jajarannya melakukan kegiatan tebar benih ikan dan melepas burung di Telaga Menjer, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan alam, khususnya di Telaga Menjer yang merupakan salah satu objek wisata alam andalan di Kabupaten Wonosobo.

AKBP Eko Novan mengatakan, kegiatan tebar benih ikan ini dilakukan dengan menebar ikan nila dan bawal. Sementara itu, kegiatan melepas burung dilakukan dengan melepas sekitar 100 ekor burung merpati.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam, khususnya di Telaga Menjer. Dengan menebar benih ikan, kami berharap dapat meningkatkan populasi ikan di telaga ini. Sementara itu, dengan melepas burung, kami berharap dapat menjaga keseimbangan ekosistem di telaga,” kata Kapolres.

Selain itu, AKBP Eko Novan juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan alam, khususnya di Telaga Menjer. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak ekosistem di telaga.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan alam, khususnya di Telaga Menjer. Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam agar tetap indah dan bermanfaat bagi kita semua,” lanjutnya.

Kegiatan tebar benih ikan dan melepas burung ini disambut baik oleh masyarakat. Masyarakat berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan alam.

“Kami senang dengan kegiatan yang dilakukan oleh Polres Wonosobo ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan alam,” kata salah seorang warga Wonosobo.

Jelang Pemilu, Personel Polres Wonosobo Lakukan Patroli Dialogis Ingatkan Masyarakat agar Tidak Terprovokasi oleh Isu Negatif

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pemilihan Umum (Pemilu), personel Polres  Wonosobo terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis. Melalui patroli ini, mereka secara aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan himbauan dan mengingatkan agar tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu proses demokrasi.

 

Dalam sebuah langkah preventif, personel Polres Wonosobo yang dipimpin oleh AKBP Eko Novan Prasetyopuspito telah menyelenggarakan patroli dialogis di berbagai wilayah sejak awal bulan ini. Mereka menyambangi pemukiman penduduk, area publik, dan tempat-tempat keramaian guna berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

 

“Dalam rangka menjaga situasi yang kondusif di masa-masa jelang Pemilu, kami mengadakan patroli dialogis untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kami ingin mengingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan memicu konflik,” ungkap AKBP Eko Novan

 

Patroli dialogis ini juga dimaksudkan untuk memberikan informasi yang akurat terkait dengan Pemilu, serta pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban selama periode ini. Personel kepolisian memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam proses demokrasi tanpa terpancing emosi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

 

“Sangat penting bagi kami untuk menjaga keamanan jelang Pemilu. Kami ingin masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Kita harus bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif untuk melaksanakan Pemilu dengan aman dan damai,” tambahnya

 

Patroli dialogis yang dilakukan oleh personel Polres Wonosobo ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum penting seperti Pemilu. Semoga upaya yang dilakukan dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga kedamaian selama proses Pemilu berlangsung.

Polres Wonosobo Terima Bantuan 1 Unit Ambulance dari BRI Cabang Wonosobo

Polres Wonosobo menerima bantuan 1 unit ambulance dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Wonosobo. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Wonosobo, Indra Budi Samiaji, kepada Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, di halaman Mapolres Wonosobo, Jumat (15/12).

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo serta pejabat utama Polres Wonosobo lainnya.

Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang BRI Wonosobo, menyampaikan bahwa bantuan ambulance tersebut merupakan bentuk komitmen BRI untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bantuan ambulance ini merupakan wujud komitmen BRI untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Indra Budi Samiaji.

“Semoga ambulance ini dapat bermanfaat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, menyampaikan terima kasih atas bantuan ambulance dari BRI Cabang Wonosobo.

“Atas nama Kepolisian Resor Wonosobo, saya mengucapkan terima kasih kepada BRI Cabang Wonosobo atas bantuan ambulance ini, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ” ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan, pemberian bantuan satu unit mobil ambulance dari Bank BRI Cabang Wonosobo ini merupakan wujud kemitraan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dalam segi peningkatan pelayanan kesehatan.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa ambulance tersebut akan digunakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan, baik masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat maupun masyarakat yang membutuhkan transportasi untuk berobat ke rumah sakit.

“Ambulance ini akan kami gunakan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat maupun masyarakat yang membutuhkan transportasi untuk berobat ke rumah sakit,” pungkas Kapolres.

Lakukan Sambang, Polres Wonosobo Ajak Masyarakat Dukung Pemilu Damai

Dalam rangka mendukung proses demokrasi yang damai dan tertib, Polres Wonosobo mengambil langkah proaktif dengan mengajak serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito menyampaikan, “Peran serta masyarakat sangatlah penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, menjunjung tinggi semangat kebersamaan, dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu proses Pemilu.”
Dalam upaya menjaga situasi yang aman, Polres Wonosobo meningkatkan patroli dialogis untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mengajak bersama – sama mendukung pelaksanaan pemilu damai.
Polres juga memberikan penekanan terhadap pentingnya menjaga sikap toleransi, menghormati perbedaan pendapat, serta menghindari konflik yang dapat mengganggu proses demokrasi.
“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tambah Kapolres.
Polres Wonosobo juga siap menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi selama masa Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran atau potensi gangguan yang dapat mengganggu jalannya Pemilu kepada pihak yang berwenang.
Dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan dapat memastikan terwujudnya Pemilu yang berlangsung dengan damai, adil, dan transparan. Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan selama proses Pemilu berlangsung, namun membutuhkan kerjasama dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.