Polres Wonosobo Terima Kunjungan TK Pertiwi Kembaran Kalikajar

Polres Wonosobo menerima kunjungan istimewa dari para murid TK Pertiwi Kembaran Kalikajar hari ini, Rabu (13/12). Dalam acara ini, para petugas polisi berusaha untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini mengenai peran dan tugas mereka dalam masyarakat.

Acara kunjungan ini adalah bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan untuk menciptakan hubungan positif antara anak-anak dan aparat kepolisian, sekaligus mengedukasi mereka tentang tugas-tugas polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kedatangan anak-anak dari TK Pertiwi Kembaran Kalikajar disambut dengan hangat oleh petugas kepolisian di halaman Polres Wonosobo. Mereka diberikan kesempatan untuk melihat peralatan dan kendaraan polisi serta bertanya tentang peran polisi dalam melindungi masyarakat.

Kasat Binmas Polres Wonosobo AKP Bambang mengatakan, “Kunjungan ini adalah upaya untuk membangun hubungan positif antara anak-anak dan polisi. Kami ingin mereka merasa nyaman dengan polisi dan memahami bahwa kami selalu siap membantu dan melindungi mereka.”

Acara ini mendapat sambutan hangat dari guru dan orang tua anak-anak yang turut serta dalam kunjungan ini. Mereka berharap bahwa melalui pengalaman ini, anak-anak akan lebih memahami peran polisi dalam masyarakat dan merasa lebih dekat dengan polisi sebagai sahabat dan pelindung

Polsek Kertek Gelar Soalisasi Kenakalan Remaja di SMP 3 Kertek

Anggota Polsek Kertek, Polres Wonosobo, melaksanakan sosialisasi kenakalan remaja di SMP 3 Kertek, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Senin (11/12/2023). Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII.

Dalam sosialisasi tersebut, Bripka Indra dan Bripka Setyo Ginanjar menyampaikan berbagai materi tentang kenakalan remaja, seperti pengertian kenakalan remaja, faktor-faktor penyebab kenakalan remaja, dan dampak kenakalan remaja. Selain itu, anggota Polsek Kertek juga memberikan tips kepada para siswa untuk menghindari kenakalan remaja.

“Kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat,” kata Bripka Indra.

Menurutnya ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kenakalan remaja, seperti faktor keluarga, faktor lingkungan, dan faktor individu.

“Dampak kenakalan remaja sangat merugikan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat, oleh karena itu, kita harus menghindari kenakalan remaja,” lanjutnya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka aktif bertanya kepada narasumber tentang materi yang disampaikan.

Selain itu, Bripka Indra juga memberikan tips kepada para siswa untuk menghindari kenakalan remaja. Salah satunya adalah dengan menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada diri sendiri.

“Nilai-nilai agama dan moral dapat menjadi benteng bagi diri kita untuk menghindari kenakalan remaja. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada para siswa untuk menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada diri sendiri,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Pihak sekolah berharap agar kegiatan tersebut dapat terus dilakukan secara rutin untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang kenakalan remaja.

Polres Wonosobo Mendorong Masyarakat untuk Mendukung Pemilu yang Damai

Dalam rangka mendukung proses demokrasi yang damai dan tertib, Polres  Wonosobo mengambil langkah proaktif dengan mengajak serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).

 

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito menyampaikan, “Peran serta masyarakat sangatlah penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, menjunjung tinggi semangat kebersamaan, dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu proses Pemilu.”

 

Dalam upaya menjaga situasi yang aman, Polres Wonosobo meningkatkan patroli dialogis untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mengajak bersama – sama mendukung pelaksanaan pemilu damai.

 

Polres juga memberikan penekanan terhadap pentingnya menjaga sikap toleransi, menghormati perbedaan pendapat, serta menghindari konflik yang dapat mengganggu proses demokrasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” tambah Kapolres.

 

Polres Wonosobo juga siap menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi selama masa Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat dihimbau untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran atau potensi gangguan yang dapat mengganggu jalannya Pemilu kepada pihak yang berwenang.

 

Dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan dapat memastikan terwujudnya Pemilu yang berlangsung dengan damai, adil, dan transparan. Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan selama proses Pemilu berlangsung, namun membutuhkan kerjasama dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

Tingkatkan Pelayanan Samsat, Satlantas Gelar “SALAM” Samsat Malam

Dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo menggelar kegiatan “SALAM” Samsat Malam. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk inovasi dalam peningkatan pelayanan administrasi kendaraan bermotor di malam hari.
Kegiatan “SALAM” Samsat Malam yang dilaksanakan oleh Polres Wonosobo ini dilaksanakan setiap hari Selasa dan Sabtu malam yang merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki kesibukan di siang hari. Dengan membuka layanan pada malam hari, diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi pemilik kendaraan yang sulit mengurus administrasi di waktu biasa.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo, IPTU Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., menyatakan bahwa kegiatan “SALAM” Samsat Malam ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. “Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Wonosobo, termasuk dengan mengadakan kegiatan ini di malam hari. Respon positif dari masyarakat memberikan semangat kepada kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujar Kasatlantas.
Selain memperpanjang jam layanan, “SALAM” Samsat Malam juga memberikan informasi terkait proses administrasi kendaraan bermotor bagi masyarakat yang ingin mencari informasi terkait dengan pajak kendaraan bermotor.
Dengan adanya Samsat Malam tersebut diharapkan meningkatkan ketertiban dalam pembayaran pajak kendaraan, serta meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat terutama di wilayah Wonosobo.

Sungai Semagung Meluap Hingga Hanyutkan Satu Rumah Warga

Hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, membuat Sungai Semagung di Kampung Sidojoyo, Kelurahan Pagerkukuh, Kecamatan Wonosobo meluap pada hari Jumat (8/12). Banjir yang disertai dengan tanah longsor telah menimbulkan kerugian signifikan, termasuk satu rumah yang hanyut terbawa arus sungai.

Kejadian ini terjadi pada sore hari ketika intensitas hujan semakin meningkat, menyebabkan Sungai Semagung tidak mampu menampung air secara maksimal. Air yang meluap dengan deras segera merendam pemukiman warga di sekitar sungai. Tanah longsor yang terjadi di sekitar juga turut memperparah situasi, menambah volume air yang mengalir ke pemukiman.

Salah seorang warga setempat, Purwaliyah (54), mengungkapkan bahwa kejadian ini sangat mengejutkan. “Hujan terus menerus sejak siang, dan tiba-tiba kami melihat air sungai naik dengan cepat. Rumah kami yang berada di pinggir sungai langsung terkena dampaknya. Beberapa tetangga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, tapi satu rumah sudah terbawa arus,” ucap Purwaliyah.

Tim penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Personel Sat Samapta Polres Wonosobo serta Polsek Wonosobo segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak. Puluhan warga yang terisolasi akibat banjir dan tanah longsor berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Sementara itu, petugas gabungan juga melakukan evakuasi terhadap warga yang masih disekitar lokasi, namun upaya tersebut terhambat oleh kondisi air yang masih cukup deras.

Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, mengatakan bahwa Polres Wonosobo telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memberikan bantuan dan ketersediaan fasilitas darurat kepada warga yang terdampak. “Kami sangat prihatin dengan musibah ini. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk membantu warga yang membutuhkan, baik dalam evakuasi maupun pendistribusian bantuan,” ujar Kasat Samapta.

Pemerintah setempat juga mengimbau warga di daerah rawan bencana untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, penanganan darurat terus dilakukan untuk meminimalkan kerugian dan memastikan keselamatan warga di wilayah yang terdampak.

 

Nataru, Polres Wonosobo Siagakan Tim Quick Respon Laka Lantas

Polres Wonosobo membentuk tim quick respon untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan kemacetan menjelang Natal dan Tahun Baru 2024.

Tim tersebut terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), PSC 119 Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jasa Raharja dan Pemadam Kebakaran.

Kapolres Wonosobo melalui Kasat Lantas Polres Wonosobo, Iptu Edi Nugroho, mengatakan bahwa pembentukan tim Quick Respon tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi aktivitas masyarakat yang akan meningkat menjelang Nataru.

“Tim Quick Respon ini akan bertugas untuk melakukan koordinasi dan penanganan cepat jika terjadi laka lantas,” kata Kasat Lantas pada Jumat (8/12/2023).

Iptu Edi menjelaskan, tim Quick Respon akan beroperasi selama 24 jam selama periode Natal dan Tahun Baru. Tim tersebut akan melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan laka lantas.

‘’Melalui koordinasi ini, petugas yang tergabung dalam Satgas Quick Respon Nataru akan langsung cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan sigap menanganinya,’’ ujar Kasatlantas Polres Wonosobo.

Iptu Edi berharap, dengan dibentuknya satgas ini bisa memberikan dampak positif. Sehingga tercipta sinergi dan koordinasi yang baik dengan instansi terkait dengan Satlantas Polres Wonosobo Polda Jateng dalam penanganan kecelakaan lalu lintas jalan.

Polda Jawa Tengah Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Media Sosial Menjelang Pemilu 2024

Semarang – Polda Jawa Tengah, melalui Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di media sosial menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Himbauan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif untuk mencegah penyebaran konten hoax, hate speech, dan provokatif yang dapat merugikan keamanan dan stabilitas negara.

 

Kombes Pol Satake Bayu dalam konferensi persnya mengatakan, “Dalam menghadapi Pemilu 2024, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama pengguna media sosial, untuk turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat dan kondusif.”

 

Beliau juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menyebarluaskan informasi yang benar dan tidak terprovokatif. “Kami mengharapkan masyarakat dapat berperan sebagai cooling system di media sosial, dengan tidak mengunggah konten-konten yang bersifat meresahkan, menyesatkan, atau memicu konflik. Kita perlu bersama-sama menciptakan atmosfer yang kondusif untuk pelaksanaan Pemilu 2024,” tambahnya.

 

Polda Jawa Tengah juga memberikan beberapa tips kepada masyarakat dalam menggunakan media sosial menjelang Pemilu, antara lain:

 

Verifikasi Informasi: Sebelum menyebarkan informasi, pastikan kebenaran dan keakuratannya dengan memverifikasi dari sumber-sumber terpercaya.

 

Jaga Etika Berkomunikasi: Hindari menggunakan kata-kata kasar, merendahkan, atau menghina dalam berkomunikasi di media sosial. Kita dapat menyampaikan pendapat dengan santun dan bermartabat.

 

Laporkan Konten Berbahaya: Apabila menemukan konten yang bersifat hoaks, hate speech, atau provokatif, segera laporkan ke pihak berwajib atau melalui mekanisme pelaporan yang telah disediakan oleh platform media sosial.

 

Ajak Diskusi Positif: Gunakan media sosial sebagai wadah diskusi yang positif dan membangun, serta hindari menghasut atau menyebarkan isu yang dapat memicu ketegangan.

 

Dengan adanya himbauan ini, Polda Jawa Tengah berharap dapat menciptakan lingkungan digital yang kondusif, sehingga Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai dan demokratis. Masyarakat diimbau untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak terprovokatif dalam menyikapi isu-isu politik di media sosial.

Polisi Sahabat Anak, Polres Wonosobo Kembali dikunjungi siswa TK

Dalam rangka program Polisi Sahabat Anak, Polres Wonosobo Kembali dikunjungi siswa TK pada Rabu (7/12) pagi. Siswa-siswa dari Sekolah Luar Biasa Don Bosco Wonosobo membuat kunjungan kali ini berbeda.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kesempatan yang baik bagi siswa untuk belajar tentang tugas dan fungsi kepolisian.
Kasat Binmas, AKP Bambang menambahkan bahwa ini adalah kali pertama Polres Wonosobo menerima kunjungan dari Sekolah Luar Biasa. Meski dalam keterbatasan penderangaran, anak-anak sangat antusias saat diajak berkeliling dan melihat ruangan maupun sarana prasarana yang dimiliki Polres Wonosobo.
“Polisi bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mematuhi hukum dan menjauhi perbuatan yang melanggar hukum,” kata AKP Bambang.
Setelah sambutan, siswa diajak untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di Polres Wonosobo, seperti ruang tahanan, ruang identifikasi, dan ruang SPKT. Siswa juga diajak untuk melihat aktivitas Polisi Satwa K9.
Kunjungan tersebut berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang telah disiapkan oleh Polres Wonosobo.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya mematuhi hukum dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kendati memiliki keterbatasan pendengaran, siswa TK Luar Biasa Don Bosco Wonosobo tetap antusias mengikuti kegiatan kunjungan ke Polres Wonosobo. Mereka tampak serius memperhatikan penjelasan dari petugas kepolisian dan guru dengan bahasa isyarat.
Kunjungan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk berinteraksi dengan petugas kepolisian. Mereka belajar bagaimana menjadi polisi yang baik dan bertanggung jawab.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Wonosobo untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk masyarakat penyandang disabilitas.

Humas Jajaran Eks Wilayah Kedu Ikuti Asistensi Bid Humas Polda Jateng

Dalam upaya untuk meningkatkan peran dan kualitas Kehumasan Polri, Bidang Humas Polda Jateng menggelar asistensi di Polres Purworejo.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbid Mulmed Bid Humas Polda Jateng, AKBP Priyo Handoko S.E. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Polres Purworejo pada Selasa (05/12) pagi pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam acara tersebut adalah Kabag SDM Jajaran Eks Wil Kedu, Kapolsek Jajaran Eks Wil Kedu, para Kasi Humas Jajaran Eks Wil Kedu.

AKBP Priyo Handoko S.E, dalam kesempatan ini, menyoroti peran penting Humas dalam tugas pokok kepolisian, khususnya dalam mengkomunikasikan kinerja polisi kepada masyarakat melalui media sosial. Ia menyebutkan bahwa Humas menjadi garda terdepan Polri, Saat ini seluruh kegiatan yang dilaksanakan sehari-hari harus di upload viralisasi ke dunia maya untuk dilaporkan dan diviralkan, karena kalau tidak diviralkan dianggap anggota Polri ini tidak bekerja. Setiap anggota Polri mengemban fungsi humas, oleh karena itu kita harus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan kita harus meningkatkan kemampuan publik speaking kita kepada masyarakat yang bertugas menjaga stabilitas keamanan melalui dunia maya.

Lanjutnya, ia menegaskan bahwa Humas Polri telah diakui oleh media dan instansi lain, dan anggota polisi diharapkan untuk melaporkan kegiatan penindakan hukum maupun tindakan humanis kepada Humas agar informasi tersebut dapat dipublikasikan dan dikonsumsi oleh masyarakat melalui media sosial.

“Kami juga menyampaikan bahwa Misi Humas Polri adalah membangun sistem pelayanan informasi publik terkait Kepolisian Republik Indonesia dan mencapai manajemen media yang modern, akuntabel, dan terpercaya. Saya menekankan pentingnya melibatkan Perwakilan PPID Satuan Kerja dan melakukan viralisasi berita, meme, dan video melalui media online serta media lainnya,” ucapnya.

Tidak ada Korban Jiwa, Respon Cepat Polres Wonosobo Evakuasi Mobil Terbakar

Pada hari Senin (4/12),Polres Wonosobo beserta dengan Polsek Leksono memberikan bantuan cepat dan sigap dalam mengatasi kebakaran mobil yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sawangan. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.30 malam waktu setempat, ketika seorang pengemudi mobil sedan melaporkan adanya asap tebal dan api yang membesar di kendaraannya saat diarea SPBU tersebut.
Dengan sigap, petugas dari Polres Wonosobo dan Polsek Leksono yang berada dalam jarak yang dekat segera merespons laporan tersebut. Kedatangan mereka disambut oleh kerumunan orang yang panik di sekitar SPBU yang berusaha menjauhkan diri dari area kejadian.
IPTU Tajudin, yang memimpin tim evakuasi, dengan cermat dan terkoordinasi, segera mengambil langkah-langkah untuk memadamkan api dan mengamankan area sekitarnya. Mereka dengan sigap menggunakan peralatan pemadam kebakaran yang ada di mobil patroli untuk memadamkan api yang membesar di seluruh bagian mobil sedan perak tersebut hingga menjalar ke mobil lain yakni Toyota Avanza disekitar titik kebakaran tersebut, untngnya api segera dipadamkan hingga tidak .
“Kami berterima kasih atas koordinasi cepat dari petugas SPBU dan kerjasama dari masyarakat sekitar yang membantu dalam pengamanan area sekitar,” ujar IPTU Tajudin.
Meskipun kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu yang cepat, mobil tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini.
Evakuasi dilakukan dengan tertib dan terkendali, memastikan tidak adanya bahaya lanjutan yang bisa terjadi. Petugas juga menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran tersebut untuk memastikan keamanan di tempat kejadian.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., menegaskan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pihak SPBU, dan masyarakat dalam menangani keadaan darurat semacam ini. Dia juga mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran kendaraan, terutama saat sedang mengisi bahan bakar.
Insiden kebakaran mobil di SPBU Sawangan ini menunjukkan kesiapan dan responsibilitas yang cepat dari pihak kepolisian setempat dalam menghadapi situasi darurat. Kecepatan tanggap dan koordinasi yang baik antarpihak terkait telah meminimalisir potensi bahaya yang lebih besar dan mencegah dampak yang lebih serius.