Pengunjung Membludak, Personel Polres Wonosobo Tingkatkan Patroli Pada Objek Wisata

Wonosobo — Subsatgas Tempat Keramaian dalam rangka Operasi Lilin Candi melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan di sejumlah objek wisata di Kabupaten Wonosobo guna memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan di beberapa objek wisata, mulai dari Telaga Menjer, Pemandian Air Panas Kalianget, hingga Waduk Wadaslintang. Petugas melakukan patroli di area wisata dengan menyasar lokasi parkir kendaraan serta area utama aktivitas pengunjung.

Selain pemantauan situasi, personel juga melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada para wisatawan. Petugas mengimbau pengunjung agar selalu berhati-hati selama berwisata serta meningkatkan pengawasan terhadap putra-putrinya demi menjaga keselamatan, khususnya di tengah meningkatnya kepadatan pengunjung.

Peningkatan pengamanan dilakukan seiring bertambahnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek-objek wisata di Wonosobo akibat momentum libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kabagops Polres Wonosobo, Kompol Darianto, menyampaikan bahwa pengamanan telah disiapkan secara menyeluruh, baik di dalam kawasan objek wisata maupun pada jalur menuju lokasi wisata.

“Selain personel yang telah terploting pada masing-masing objek wisata, pengamanan juga diperkuat dengan adanya penebalan personel pada jalur wisata, terutama jalur wisata Dieng, sehingga akses menuju objek-objek wisata dapat berjalan lancar,” ujar Kompol Darianto.

Ia menambahkan, penebalan personel di jalur wisata dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan serta mencegah terjadinya kemacetan maupun potensi gangguan keamanan selama masa libur panjang.

Berdasarkan hasil pelaksanaan patroli dan pengamanan, situasi di seluruh objek wisata terpantau aman dan terkendali. Hingga kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga aktivitas wisata di wilayah Wonosobo berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif.

Kecelakaan Truk Tronton di Jalur Wonosobo–Kertek, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

WONOSOBO — Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk tronton bermuatan keramik terjadi di Jalan Wonosobo–Kertek, tepatnya di Simpang Empat Kertek, Kelurahan/Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu pagi, 27 Desember 2025, sekitar pukul 06.15 WIB.

Peristiwa tersebut tergolong kecelakaan lalu lintas golongan sedang. Truk tronton bernomor polisi T-9187-AC yang dikemudikan M.A.K. (29), warga Kabupaten Bandung, diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.

Menjelang lokasi kejadian, truk bermuatan sekitar 38 ton keramik itu tidak terkendali dan menyerempet sepeda motor Honda Scoopy, kemudian menghantam tugu di tengah jalan. Kendaraan berat tersebut masih terus melaju hingga kembali membentur sepeda motor Yamaha Vega serta Honda Revo yang terparkir di pinggir jalan.

Akibat kecelakaan ini, lima orang mengalami luka ringan (LR). Para korban masing-masing berinisial S (65), S (49), N.F. (41), S.S., serta A.S. (13). Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan.

“Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata korban dan saksi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, truk tronton yang terlibat kecelakaan telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Wonosobo. Sementara itu, proses evakuasi muatan keramik masih terus dilakukan di lokasi kejadian.

“Untuk arus lalu lintas, saat ini sudah kembali normal. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan oleh personel yang terlibat Operasi Lilin di Pos Pengamanan Kertek,” tambahnya.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi, terlebih saat cuaca hujan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Satlantas Polres Wonosobo masih melanjutkan proses penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna kepentingan penegakan hukum.

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Polres Wonosobo Konsolidasikan Kesiapan Personel

Wonosobo — Polres Wonosobo menggelar apel konsolidasi dalam rangka kesiapan pelayanan kepada masyarakat menyambut libur Natal 2025, Jumat (26/12). Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan dan diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo.

Apel konsolidasi ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan kesiapan personel dan satuan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat seiring meningkatnya mobilitas dan aktivitas warga selama libur Natal dan menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

Dalam arahannya, Kapolres Wonosobo menekankan pentingnya kesiapan maksimal seluruh personel serta pemahaman yang utuh terhadap tugas, peran, dan tanggung jawab masing-masing. Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, seluruh anggota diminta untuk tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan responsif.

Kapolres juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan secara cermat dan terukur, mulai dari kemacetan arus lalu lintas, kepadatan objek wisata, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga kerawanan pada malam pergantian tahun.

“Siapkan diri dan satuan secara maksimal, pastikan seluruh personel memahami tugas, peran, dan tanggung jawab masing-masing, serta utamakan pelayanan kepada masyarakat yang humanis dan responsif,” tegas Kapolres.

Selain kesiapan operasional, Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kesehatan personel agar pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan optimal.

Polres Wonosobo berharap, dengan kesiapan dan sinergi seluruh personel, rangkaian kegiatan selama libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Kabupaten Wonosobo, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Insiden Penganiayaan di Balai Desa Kecamatan Kalikajar, Polisi Amankan Terduga Pelaku

olsek Kalikajar bersama Tim Resmob Polres Wonosobo mengamankan seorang Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama perangkat desa di sebuah balai desa wilayah Kecamatan Kalikajar. Pelaku diamankan pada Kamis, 25 Desember 2025.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Kronologi bermula ketika korban menghubungi pelaku melalui pesan WhatsApp untuk menanyakan rencana pertemuan di balai desa guna membahas dana belanja kegiatan betonisasi jalan. Namun hingga sore hari, pertemuan yang direncanakan belum juga terlaksana.

Dalam komunikasi tersebut, pelaku sempat mengirimkan sebuah video dengan alasan mengalami kecelakaan saat menuju balai desa. Korban bersama seorang anggota Linmas kemudian berupaya menyusul ke lokasi yang dimaksud, namun tidak menemukan pelaku.

Pelaku selanjutnya kembali menghubungi korban dan mengaku telah berada di balai desa, disertai pengiriman foto sejumlah uang dengan keterangan “ready”. Korban kemudian mendatangi balai desa dan bertemu pelaku di ruang kerja sekretaris desa.

Saat korban memeriksa berkas rincian anggaran, pelaku diduga secara tiba-tiba memukul bagian kepala korban dari arah belakang menggunakan prasasti kegiatan berbahan keramik. Pelaku juga sempat mencekik leher korban hingga korban keluar dari ruangan untuk meminta pertolongan dan akhirnya pingsan setelah bertemu warga.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian belakang kepala, luka di pelipis kanan yang harus mendapat perawatan medis berupa jahitan, serta luka lecet di bagian kening.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik menerapkan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun delapan bulan

Longsor Tutup Jalur Wonosobo–Dieng, Polisi dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

WONOSOBO — Hujan yang mengguyur kawasan pegunungan Dieng kembali menguji kesiapsiagaan petugas. Anggota kepolisian yang tengah melaksanakan Operasi Lilin Candi 2025 di sekitar lokasi kejadian melaporkan adanya tanah longsor yang menutup sebagian ruas jalan Wonosobo–Dieng, Kamis, 25 Desember 2025.

Mendapat laporan tersebut, Tim Siaga Bhayangkara Polres Wonosobo bersama, Polsek Kejajar, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), serta BPBD Kabupaten Wonosobo langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan sehingga sempat menghambat arus lalu lintas, khususnya kendaraan wisata dan warga yang melintas di jalur utama menuju kawasan Dieng.

Selama proses evakuasi, petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalur secara bergantian. Arus kendaraan sempat tersendat, namun pengendara tetap tertib mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kapolsek Kejajar AKP Abror, S.H., mengatakan penanganan cepat dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan. “Personel yang bertugas dalam Operasi Lilin Candi 2025 segera melaporkan kejadian dan bersama tim gabungan langsung melakukan pengamanan serta pembersihan material longsor agar jalur dapat segera dibuka,” ujarnya.

Berkat sinergi seluruh unsur, pembersihan material longsor berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.40 WIB. Dua jalur kembali dapat dilalui dan arus lalu lintas berangsur normal serta lancar.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di musim hujan. Apabila menemui kondisi darurat di jalan, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas terdekat atau menghubungi Call Center 110 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Kapolres Wonosobo bersama Tim Div Propam Mabes Polri Lakukan Pengecekan Gereja Saat Ibadah Malam Natal

Wonosobo — Kapolres Wonosobo bersama Tim Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol Ganang Nugroho Widhi, S.I.K., M.T., melakukan pengecekan dan monitoring kesiapsiagaan personel Polres Wonosobo dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja Santo Paulus Wonosobo, Rabu (24/12) malam.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta pola pengamanan yang diterapkan Polres Wonosobo dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah malam Natal.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Div Propam Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap kehadiran personel, kelengkapan dinas, kesiapan pos pengamanan, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan gereja selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025.

Kombes Pol Ganang Nugroho Widhi mengatakan, monitoring ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal Polri guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dan sesuai ketentuan.

“Div Propam hadir untuk memastikan bahwa pelaksanaan pengamanan Natal berjalan sesuai SOP, personel siap di lapangan, serta pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara humanis dan bertanggung jawab. Tujuan utamanya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang sedang beribadah,” ujar Ganang.

Kedatangan Tim Div Propam Mabes Polri disambut langsung oleh Kapolres Wonosobo bersama pejabat utama Polres Wonosobo, serta pendeta dan pengurus Gereja Santo Paulus. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh sinergi antara kepolisian dan pengurus gereja.

Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dari Div Propam Mabes Polri menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025.

Sementara itu, pihak Gereja Santo Paulus menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan Polri. Mereka berharap kehadiran aparat kepolisian dapat menghadirkan suasana aman, damai, dan kondusif bagi umat dalam menjalankan ibadah Natal, sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Wonosobo.

Operasi Lilin Candi 2025, Polsek Mojotengah Serahkan Bantuan Seng kepada Warga Terdampak

Wonosobo — Di tengah padatnya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru melalui Operasi Lilin Candi 2025, jajaran Polsek Mojotengah Polres Wonosobo hadir menyapa warga yang tengah dilanda musibah. Sebagai bentuk empati dan kepedulian, polisi menyalurkan bantuan logistik berupa seng kepada masyarakat terdampak angin puting beliung di Dusun Jambon, Desa Sojopuro, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Rabu (24/12).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memastikan stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk di wilayah yang terdampak bencana alam, sehingga aktivitas warga pada momentum akhir tahun tetap dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mojotengah IPTU Sudigdo, S.H., M.H., bersama anggota, dengan menyerahkan bantuan logistik dari Polres Wonosobo kepada rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah, khususnya di tengah pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga serta membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar IPTU Sudigdo.

Usai penyaluran bantuan, jajaran Polsek Mojotengah bersama warga setempat bergotong royong melakukan kerja bakti untuk membantu perbaikan rumah-rumah yang terdampak. Berdasarkan data sementara, tercatat 36 rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 5 rumah rusak berat dan 31 rumah rusak ringan, akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (23/12) setelah hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan.

Operasi Lilin Candi 2025, Polres Wonosobo Hadirkan Pelayanan Kesehatan Humanis di Pos Pengamanan

WONOSOBO — Satgas Bantuan Operasi (Banops) Subsatgas Dokkes Polres Wonosobo melaksanakan pengecekan kesehatan terhadap personel pengamanan, petugas lintas instansi, serta masyarakat dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025, Selasa, 23 Desember 2025.

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di sejumlah titik pengamanan, di antaranya Pospam Nataru 2025, pos pengamanan gereja, serta Pos Terminal Mendolo dan Sawangan.

Dipimpin Kasatgas Banops Aipda Mufa’ ik, dua personel Subsatgas Dokkes melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian multivitamin kepada anggota Polri yang bertugas. Pemeriksaan serupa juga diberikan kepada petugas pengamanan dari instansi terkait serta masyarakat, khususnya pemudik yang sedang menunggu jemputan di area terminal.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., mengatakan pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan guna memastikan seluruh personel pengamanan, baik dari Polri maupun instansi terkait, tetap dalam kondisi sehat selama bertugas mengamankan Natal dan Tahun Baru.

“Pemeriksaan kesehatan ini kami lakukan untuk menjaga anggota serta petugas dari instansi samping yang turut menjaga pos pengamanan Nataru agar tetap sehat dan prima. Selain itu, pelayanan kesehatan juga terbuka bagi masyarakat umum yang membutuhkan. Silakan datang ke pos, karena petugas medis siaga, baik dari Dokkes Polri maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo,” ujar Kapolres.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo berupaya menghadirkan pengamanan Natal dan Tahun Baru yang tidak hanya aman dan lancar, tetapi juga mengedepankan aspek pelayanan kesehatan yang humanis bagi personel dan masyarakat.

Puluhan Rumah Rusak, Polres Wonosobo Turun Langsung Tangani Dampak Puting Beliung

WONOSOBO — Pleton Siaga Bhayangkara Polres Wonosobo diterjunkan langsung untuk membantu penanganan dan evakuasi material pascakejadian angin puting beliung yang melanda Dusun Jambon, Desa Sojopuro, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Selasa, 23 Desember 2025 sore.

Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Kapolsek Mojotengah IPTU Sudigdo, S.H., M.H., bersama anggota Polsek Mojotengah, Personel Siaga Bhayangkara Polres Wonosobo, Koramil Mojotengah, serta Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Mojotengah segera melakukan langkah tanggap darurat di lokasi kejadian.

Petugas gabungan melakukan pembersihan material bangunan yang roboh, membantu evakuasi barang milik warga, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Dari hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 36 rumah terdampak, terdiri dari 5 rumah rusak berat, 29 rumah rusak sedang, dan 2 rumah rusak ringan.

Kerugian materiel akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta, sementara untuk korban jiwa dilaporkan nihil.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran Polri bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Polres Wonosobo berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti bencana alam, guna memberikan bantuan serta memastikan keselamatan dan keamanan warga,” ujarnya.

Jelang Natal 2025, Kapolres dan Forkopimda Wonosobo Pantau Jalur serta Pospam

WONOSOBO — Kapolres Wonosobo bersama dengan Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein beserta segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo melakukan pemantauan langsung jalur dan pos pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan libur akhir tahun, Senin (22/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi kemacetan serta memastikan kesiapsiagaan pengamanan ibadah Natal di wilayah Wonosobo.

Sejumlah titik strategis menjadi sasaran pemantauan, antara lain Pospam Kertek, Pospam Sawangan, Pospam Mendolo, serta Pospam Alun-Alun Wonosobo. Titik-titik tersebut dinilai rawan terjadi kepadatan arus lalu lintas seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Selain memantau kondisi arus lalu lintas, Kapolres bersama jajaran Forkopimda juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel pengamanan, sarana dan prasarana, serta pola pengamanan kegiatan ibadah perayaan Natal 2025 di wilayah Kabupaten Wonosobo. Langkah ini dilakukan guna memastikan umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khidmat.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan di wilayah Wonosobo, khususnya kawasan Dieng, mulai terlihat signifikan sejak pagi hari.

“Peningkatan wisatawan sudah mulai signifikan. Untuk pengamanan sudah kami optimalkan, dan personel telah kami siagakan di lokasi sejak pukul 04.00 WIB. Dimana pada jam-jam tersebut wisatawan sudah mulai berdatangan untuk melihat golden sunrise, mulai dari gardu pandang hingga jalur menuju kawasan Dieng,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pengaturan lalu lintas, patroli, serta pelayanan kepada masyarakat guna mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat menyatakan bahwa kesiapan aparat kepolisian di lapangan sudah berjalan optimal berdasarkan hasil pemantauan langsung di sejumlah pos pengamanan.
Bupati juga mengimbau para wisatawan, khususnya yang baru pertama kali berkunjung ke Wonosobo, untuk memperhatikan jalur perjalanan guna menghindari kepadatan.

“Kami mengimbau kepada wisatawan yang baru berkunjung ke Wonosobo agar tidak menggunakan jalur Sikarim. Wisatawan dapat menanyakan langsung kepada petugas Polri yang berjaga di sepanjang jalur maupun pada pos-pos pelayanan untuk mendapatkan arahan rute yang lebih aman dan lancar,” imbuhnya.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Forkopimda memastikan pengamanan akan terus dilakukan secara optimal hingga rangkaian perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru berakhir