Polsek Watumalang Pantau Pertumbuhan Jagung di Wilayah Kecamatan Watumalang

Guna mendukung program ketahanan pangan, Polsek Watumalang melaksanakan kegiatan pengecekan lahan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Februari 2026, dengan lokasi di lahan Kelompok Tani Ngudi Rejeki Mandiri Dusun Salam, Desa Lumajang, serta lahan KWT Mekar Mandiri Dusun Gentan, Desa Wonokampir, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.

Pengecekan lahan dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Watumalang bersama para Bhabinkamtibmas Desa Wonokampir, Gondang, Bumiroso, Kuripan, dan Limbangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung yang ditanam pada bulan Februari 2026 oleh kelompok tani setempat.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tanaman jagung pada lahan Kelompok Tani Ngudi Rejeki Mandiri dan KWT Mekar Mandiri dengan luas sekitar 5.000 meter persegi mengalami pertumbuhan yang cukup baik, dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 10 sentimeter.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, sekaligus memastikan proses budidaya tanaman jagung di wilayah Kecamatan Watumalang berjalan sesuai tahapan pertumbuhan yang diharapkan.

Polres Wonosobo Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Polres Wonosobo melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti oleh seluruh personel, baik anggota Polri maupun ASN, di halaman Mapolres Wonosobo, Senin (18/2).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kedisiplinan serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya, AKBP M Kasim Akbar Bantilan menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan soliditas dalam pelaksanaan tugas. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional ini bukan hanya kegiatan seremonial, namun menjadi momentum untuk merefleksikan kembali tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh anggota untuk terus memperkuat sinergi internal serta meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Jalur Wonosobo–Dieng Jadi Fokus Pengamanan Libur Panjang, Polres Wonosobo Turunkan Personel di Titik Rawan

Menghadapi libur panjang yang diprediksi memicu peningkatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Dieng, Polres Wonosobo mengerahkan personel di sepanjang jalur Wonosobo–Dieng. Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan, tanjakan ekstrem, serta area parkir destinasi favorit wisatawan.

Kapolres Wonosobo menegaskan, pola pengamanan dilakukan secara terpadu dengan menempatkan personel di simpul-simpul strategis, termasuk pertigaan, objek wisata, dan jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional apabila terjadi kepadatan signifikan, terutama di kawasan menuju Dataran Tinggi Dieng yang dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan berkabut pada jam-jam tertentu.

Berdasarkan pemantauan dan pola libur sebelumnya, arus kendaraan pribadi dan bus pariwisata diperkirakan meningkat sejak pagi hingga sore hari. Karena itu, petugas juga disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu penyeberangan, serta memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara. Jangan sampai niatnya healing, pulangnya malah dealing sama derek—lebih baik tertib dari awal.

Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Libur panjang boleh, tapi keselamatan tetap nomor satu. Selamat berwisata, tetap tertib, dan jadikan perjalanan ke Dieng sebagai pengalaman yang menyenangkan tanpa drama di jalan raya.

Libur Panjang, Polres Wonosobo Siagakan Personel di Jalur Wonosobo–Dieng Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Menghadapi libur panjang yang diprediksi memicu peningkatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Dieng, Polres Wonosobo mengerahkan personel di sepanjang jalur Wonosobo–Dieng. Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan, tanjakan ekstrem, serta area parkir destinasi favorit wisatawan.

Kapolres Wonosobo menegaskan, pola pengamanan dilakukan secara terpadu dengan menempatkan personel di simpul-simpul strategis, termasuk pertigaan, objek wisata, dan jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional apabila terjadi kepadatan signifikan, terutama di kawasan menuju Dataran Tinggi Dieng yang dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan berkabut pada jam-jam tertentu.

Berdasarkan pemantauan dan pola libur sebelumnya, arus kendaraan pribadi dan bus pariwisata diperkirakan meningkat sejak pagi hingga sore hari. Karena itu, petugas juga disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, membantu penyeberangan, serta memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara. Jangan sampai niatnya healing, pulangnya malah dealing sama derek—lebih baik tertib dari awal.

Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Libur panjang boleh, tapi keselamatan tetap nomor satu. Selamat berwisata, tetap tertib, dan jadikan perjalanan ke Dieng sebagai pengalaman yang menyenangkan tanpa drama di jalan raya.

Longsor Terjang Area Parkir Curug Sikarim, Lima Sepeda Motor Tertimbun

WONOSOBO — Tebing setinggi sekitar 20 meter di area parkir objek wisata Curug Sikarim, Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, longsor pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan dataran tinggi Dieng sejak siang hari.

Material longsor menimbun sedikitnya lima sepeda motor yang terparkir di lokasi wisata tersebut. Dua unit sepeda motor berhasil dievakuasi petugas, sementara tiga lainnya masih dalam proses pencarian di bawah timbunan tanah dan bebatuan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material akibat lima kendaraan yang tertimbun ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta.

Petugas dari Polsek Kejajar dan Polres Wonosobo segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Upaya pemantauan dan pengamanan area dilakukan guna mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat curah hujan tinggi.

Penanganan di lokasi juga melibatkan unsur TNI, BPBD, relawan, tim pemadam kebakaran, serta masyarakat sekitar. Aparat bersama tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap kendaraan yang belum ditemukan sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman bagi pengunjung maupun warga.

Hingga malam hari, proses evakuasi dan pemantauan masih berlangsung dengan pengawasan ketat aparat dan tim terkait.

Antisipasi Kepadatan Kendaraan, Satlantas Polres Wonosobo Perketat Patroli Kawasan Wisata

Wonosobo — Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan patroli dan pengaturan arus kendaraan di kawasan wisata Taman Langit Dieng guna mengantisipasi kemacetan saat libur panjang Tahun Baru Imlek.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi lonjakan wisatawan yang memadati kawasan dataran tinggi Dieng. Sejak pagi hari, personel Satlantas telah ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan arus, terutama di jalur utama menuju objek wisata.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara humanis, rekayasa arus situasional, serta patroli dialogis untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan wisatawan. Selain itu, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada para pengendara agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas.

Kaurbinopsnal Satlantas Polres Wonosobo, Ipda Hariyanto, mengatakan patroli difokuskan pada pencegahan kemacetan dan potensi gangguan keamanan selama masa libur panjang.

“Kami melakukan pengaturan dan pemantauan secara intensif di jalur menuju Taman Langit Dieng untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujar Ipda Hariyanto.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau wisatawan untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat serta mengikuti arahan petugas di lapangan. “Keselamatan adalah yang utama. Kami harap masyarakat tetap tertib dan berhati-hati selama perjalanan,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan, objek wisata Taman Langit Dieng terpantau ramai oleh wisatawan lokal maupun luar daerah. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, situasi secara umum dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Polres Wonosobo Siagakan Personel di Titik Rawan

WONOSOBO — Dalam rangka pengamanan libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David memimpin langsung apel persiapan pengamanan di halaman Mapolres Wonosobo pada (14/2).

Apel tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama serta personel yang akan diterjunkan ke sejumlah titik strategis. Pengamanan difokuskan pada lokasi-lokasi rawan kemacetan dan kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan selama masa libur panjang.

Sejumlah titik yang menjadi atensi antara lain jalur wisata Dieng, kawasan Dieng, serta objek wisata favorit seperti Telaga Menjer dan Telaga Warna.

Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David menegaskan, seluruh personel diminta untuk mengedepankan langkah preventif dan pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan, khususnya jalur menuju Dieng dan lokasi wisata. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan libur Imlek,” ujar Kompol Agustinus David

Ia juga mengingatkan agar anggota meningkatkan kewaspadaan serta respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun kepadatan arus kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” tambahnya.

Polres Wonosobo memastikan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait guna menjamin situasi tetap kondusif selama rangkaian libur panjang Tahun Baru Imlek 2577.

Belajar Sambil Bermain, Anak TK Bhayangkari 88 Antusias Ikuti Program Polantas Mengajar

Wonosobo — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo menggelar kegiatan Polantas Mengajar bagi siswa-siswi TK Bhayangkari 88 Wonosobo, Kamis (12/2). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas memperkenalkan berbagai jenis rambu lalu lintas kepada anak-anak dengan metode interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan melalui media gambar, alat peraga, serta simulasi sederhana agar mudah dipahami para siswa taman kanak-kanak.

Tak hanya teori, anak-anak juga diajak mempraktikkan langsung pengenalan rambu melalui permainan edukatif. Mereka tampak antusias saat diminta menyebutkan arti rambu larangan, perintah, hingga peringatan. Suasana semakin semarak dengan kegiatan senam pagi bersama yang dipandu personel polisi lalu lintas.

Kegiatan Polantas Mengajar ini direncanakan berlangsung secara rutin setiap pekan di TK Bhayangkari 88 Wonosobo. Program tersebut diharapkan mampu menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini serta membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya anak-anak.

Satlantas Polres Wonosobo menilai edukasi sejak usia dini menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi yang disiplin dan sadar keselamatan di jalan raya.

tambah kutipan kasatlantas, akp seno hartanto dan tambahkan beberapa referensi judul

Wonosobo — Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo menggelar kegiatan Polantas Mengajar bagi siswa-siswi TK Bhayangkari 88 Wonosobo, Kamis (12/2). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas memperkenalkan berbagai jenis rambu lalu lintas kepada anak-anak dengan metode interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan melalui media gambar, alat peraga, serta simulasi sederhana agar mudah dipahami para siswa taman kanak-kanak.

Tak hanya teori, anak-anak juga diajak mempraktikkan langsung pengenalan rambu melalui permainan edukatif. Mereka tampak antusias saat diminta menyebutkan arti rambu larangan, perintah, hingga peringatan. Suasana semakin semarak dengan kegiatan senam pagi bersama yang dipandu personel polisi lalu lintas.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, mengatakan bahwa program Polantas Mengajar merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan pemahaman dasar tentang keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak sejak kecil. Dengan metode belajar sambil bermain, harapannya pesan yang disampaikan bisa lebih mudah dipahami dan diingat,” ujar AKP Seno.

Ia menambahkan, kegiatan Polantas Mengajar akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan di TK Bhayangkari 88 Wonosobo sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.

“Edukasi sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter disiplin dan kesadaran hukum. Ini juga menjadi sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya anak-anak,” tambahnya.

Melalui program tersebut, Satlantas Polres Wonosobo berharap tercipta generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan di jalan serta memahami aturan lalu lintas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kapolres Wonosobo Tekankan Pentingnya Kondusivitas Wilayah Menjelang Ramadhan

Wonosobo – Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. menghadiri kegiatan coffee morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo dalam rangka menjaga cipta kondisi daerah yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif menjelang serta selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, termasuk Bupati Wonosobo, jajaran TNI-Polri, serta instansi terkait, sebagai forum koordinasi membahas dinamika dan isu strategis di wilayah Kabupaten Wonosobo pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 bertempat di Pendopo Kab. Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa kegiatan rutin coffee morning diharapkan dapat membangun komunikasi yang intensif untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi. “Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain menyambut bulan puasa tahun 2026 yang biasanya terdapat perbedaan dalam penetapan awal puasa, serta curah hujan yang masih relatif tinggi di wilayah Wonosobo sehingga berpotensi menimbulkan bencana alam,” ungkap Kapolres. Ia juga menyoroti adanya perbedaan pemahaman agama dan nasab antar ormas yang perlu disikapi dengan pendekatan dialog dan perdamaian yang mengedepankan ukhuwah Islamiyah agar tidak terjadi polarisasi di tengah masyarakat.

“Permasalahan dan isu-isu tersebut perlu kita bahas dan carikan solusi terbaik agar wilayah Wonosobo tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tertib dan nyaman, serta roda pemerintahan dan perekonomian dapat berjalan lancar dan berkembang,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag. menyampaikan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari–Maret 2026, kemudian beralih ke musim kemarau pada April–September 2026, dan kembali memasuki musim hujan pada Oktober 2026. Selain itu, disampaikan pula adanya laporan masyarakat melalui kanal Lapor Bupati terkait keresahan atas modus baru peredaran narkotika berupa tembakau sintetis dan sabu-sabu yang memanfaatkan media online dan teknik digital mapping, sehingga diperlukan pengawasan lebih ketat baik secara fisik maupun di ruang digital melalui kerja sama lintas instansi, peningkatan edukasi bahaya narkoba, penguatan ketahanan keluarga anti narkoba, peningkatan pengamanan tradisi balon udara sebagai ikon wisata nasional, penertiban pedagang di sekitar Pasar Induk, serta kesiapan pengamanan pengiriman alat berat dalam pembangunan Geo Dipa Energi tahap II.

Kolaborasi PPL dan Bhabinkamtibmas Warnai Penanaman Jagung di Gedongan

WADASLINTANG – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Wadaslintang kembali diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) pagi. Bhabinkamtibmas Polsek Wadaslintang Briptu Frengki Galih Wibowo bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Wadaslintang dan Kelompok Tani (Poktan) Manggar Muda Dusun Gedongan, Desa Ngalian, turun langsung ke lahan tegalan milik Bengkok Desa seluas kurang lebih 0,65 hektare.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 9,75 kilogram bibit jagung varietas Maxxi ditanam. Penanaman melibatkan Briptu Frengki Galih Wibowo, dua orang PPL Kecamatan Wadaslintang, serta 10 anggota Poktan Manggar Muda.

Kapolsek Wadaslintang melalui Briptu Frengki Galih Wibowo menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus wujud kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan rasa aman dalam setiap tahapan produksi pertanian.

Sementara itu, PPL Kecamatan Wadaslintang memberikan pendampingan teknis agar proses tanam sesuai dengan standar budidaya yang dianjurkan. Varietas Maxxi dipilih karena dinilai memiliki potensi hasil tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan tegalan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan hasil panen mendatang mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani Desa Ngalian. Sinergi antara aparat dan masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa menjaga stabilitas wilayah juga dapat dilakukan lewat penguatan sektor pertanian—karena ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan bersama.