Patroli Gereja Polres Wonosobo Antisipasi Terorisme

Polres Wonosobo – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas diwilayah tetap aman dan kondusif, antisipasi tindak terorisme, radikalisme dan intoleransi di Wilayah Kabupaten Wonosobo. Personel Polres Wonosobo melakukan kegiatan patroli dengan sasaran rumah ibadah Gereja di seputaran Kota Wonosobo, Minggu (15/1)
Kegiatan patrol dipimpin oleh KBO Satlantas Polres Wonosobo IPDA Sarno ”Dalam bertindak, kita memberikan imbauan kepada para jemaat untuk waspada terhadap paham terorisme, radikalisme dan intoleransi. Selain itu kami juga menghimbau mereka yang tidak menggunakan masker untuk selelu taat protokol kesehatan, mengingat Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir,” ujar Sarno
Sarno mengatakan, Patroli yang di lakukan kali ini yaitu, Antisipasi paham terorisme, radikalisme dan intoleransi serta menegakkan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat, serta memberikan rasa aman kepada umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadat di Gerejanya. Prokes yang harus ditaati 5 M yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjahui kerumunan dan membatasi mobilitas. Dalam patroli kali ini, tak hanya menyampaikan himbauan terkait patuh prokes covid 19 namun juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas pada masyarakat

Polres Wonosobo Gelar Doa Bersama Awal Tahun

Dalam rangka mengawali tahun 2023, Polres Wonosobo menggelar doa bersama pada Kamis (13/1) malam.
Bertempat di masjid Mujahidin Polres Wonosobo, doa bersama diikuti oleh pejabat utama Polres Wonosobo dan personel Polres Wonosobo serta sejumlah anak yatim.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, dalam sambutannya menuturkan bahwa tahun baru bukan hanya tentang perubahan angka namun juga sebuah kesempatan untuk bermuhasabah terhadap apa yang telah kita lakukan di tahun lalu.
“Kesalahan, kegagalan, suka maupun duka yang telah kita alami merupakan bagian dari hidup kita yang wajib kita syukuri dan senantiasa ambil hikmahnya agar bisa mengisi, memaknai dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ungkap Kapolres.
Kapolres melanjutkan, doa bersama mengawali tugas sebagai anggota Polri di tahun 2023 dengan harapan kelancaran dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat.
“Namun hal tersebut tentu bukan hal yang mudah diperoleh, segala proses perubahan dan reformasi birokrasi di tubuh Polri harus diawali dari diri sendiri,” lanjutnya.
Kapolres berharap dengana danya doa bersama di awal tahun ini, seluruh anggota bisa berbenah diri dalam memulai tugas kepolisian dan mewujudkan apa yang diharapkan masyarakat kepada instansi Polri.

Cepat Tanggap Tangkap Komplotan Copet, Polres Wonosobo Diapresiasi Wabup

Wakil Bupati Wonosobo M Albar mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian Polres setempat yang dengan cepat berhasil membekuk pencuri handphone (HP) di acara pentas musik grup band Guyon Waton di Alun-Alun, akhir tahun 2022 lalu.

“Dalam waktu singkat, malam itu, personil kepolisian Wonosobo langsung bisa meringkus para pelaku pencuri HP dengan pemberatan. Saya kira ini kerja yang luar biasa dan patut diapresiasi semua pihak,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Albar itu, mengatakan hal tersebut, saat ikut hadir dalam konferensi pers ungkap kasus pencurian HP dengan pemberatan di halaman Mapolres Wonosobo, Senin (9/1/2023).

Menurut Wabup, apa yang sudah dilakukan jajaran kepolisian berkolaborasi dengan masyarakat untuk terus dilanjutkan. Jika ada kejadian mencurigakan masyarakat harus dengan cepat memberikan informasi kepada aparat keamanan agar bisa ditangani dengan cepat dan baik.

“Kasus pencurian dengan jumlah pelaku 13 orang dan barang bukti 51 buah HP, saya kira baru kali ini terjadi di Wonosobo. Saya menghimbau masyarakat, khususnya dalam suasana keramaian, untuk tetap waspada dan hati-hati, agar kasus serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Apalagi, tambah dia, tindak kejahatan dan kriminal, tidak terjadi di pusat kerumunan saja. Tapi bisa dilakukan juga di situasi yang sepi. Sebab, pelaku kejahatan dan tindak kriminal bisa terjadi di mana saja, asal ada kesempatan untuk melancarkan aksinya.

“Alhamdulillah dengan diungkapkan kejadian tersebut, kasus pencopetan di daerah lain sepi. Bisa jadi mereka takut bayang-bayang kajadian di Wonosobo. Pencopet HP dibekuk secara massal dalam waktu yang cepat dan singkat. Saat akan bertindak mereka merasa takut tertangkap,” ungkapnya.

 

Disiplin dari Diri Sendiri Polres Wonosobo Laksanakan Gaktibplin Kepada Anggota

WONOSOBO, Kepolisian Resor Wonosobo, Untuk menuju Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Personil Polri harus siap diri dan tertib sebelum melakukan tugasnya sebagai pelindung pengayom dan pelayan kepada masyarakat.
Setelah selesai melaksanakan Apel pagi, Kasie Propam Iptu Tahjudin melaksanakan tugas rutinnya mengecek sikap tampang dan kelengkapan administrasi perorangan anggota Personil di lapangan Apel Mapolres Wonosobo, Senin (09/01/2023)

Kegiatan Gaktibplin personil ini di pimpin oleh Wakapolres Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama PJU dan Kasie Propam IPTU Tahjudin  serta Anggota Propam.

Kasi Propam mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan, hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kerapian anggota di lapangan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat harus punya dan jaga kewibawaan sebagai anggota Polri. “Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yaitu dalam bentuk pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan, penggunaan seragam dinas, sikap tampang, senjata api, terhadap personel Polres Wonosobo” ungkap Kasi Propam.

Wakapolres Wonosobo Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam kesempatannya mengatakan bahwa ini dilakukan untuk menjaga disiplin personel dan meminimalisir terjadinya pelanggaran untuk itu dilakukan pengawasan disiplin secara internal, mengingat polisi adalah panutan bagi masyarakat. “Kegiatan Gaktibplin ini bertujuan untuk mendisiplinkan anggota Polri khususnya di jajaran Polres Wonosobo, serta menimalisir pelanggaran yang dapat menurunkan citra dan martabat intitusi Polri dimata masyarakat,” tegas Wakapolres.

Polres Wonosobo Laksanakan Jumat Bersih Cegah Berkembangnya Nyamuk Demam Berdarah

Polres Wonosobo – Untuk menjaga dan memelihara kebersihan di lingkungan masyarakat, segenap personil Polres Wonosobo menggelar kerja bakti bersih–bersih di sejumlah tempat di lingkungan Mapolres Wonosobo dan asrama.

Kerja bakti bersih bersih di lingkungan Mako Polres Wonosobo di Pimpin Kasiwas Polres Wonosobo AKP Bambang AS, pihaknya melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan Mako untuk mencegah berkembangnya Nyamuk demam berdarah. Jumat (06/01/2023).

“Dalam kerja bakti ini, anggota menggunakan peralatan sekop, arit, dan alat lainnya” kata Kasiwas. kegiatan kurvey di bagi menjadi tiga grup yang menyasar sampah juga bak-bak penampungan air ataupun tempat yang berpotensi jadi tempat berkembang biaknya nyamuk baik di seputaran mako, asrama polres maupun lingkungan sekitar mako.

“Diharapkan setiap ruang kerja, kamar mandi serta lingkungan Mako tetap bersih dan indah serta jadi sehat dan nyaman karena bebas dari nyamuk demam berdarah,” kata AKP Bambang AS.

Rasa saling memiliki dan peduli terhadap lingkungan, terutama tempat kerja merupakan suatu kewajiban, karena dengan bersih, membuat kita betah dan nyaman pada saat dinas.” pungkas Kasiwas.

Kapolres Wonosobo Pimpin Upacara Pelepasan 3 Personel Purna Tugas, 47 Personel Terima Reward

Sejumlah 3 personel Polres Wonosobo menjalani upacara purna tugas pada Kamis (5/1/2023) di halaman Mapolres Wonosobo. Dua orang anggota Polri dan 1 anggota yang purna tugas periode1 Oktober hingga 1 Januari dilepas dengan prosesi pedang pora.
Tiga anggota Polres Wonosobo tersebut adalah Kompol Muhroji, Ipda Ngahadi dan Penata Dwi Yatno.
Upacara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan. Dalam sambutannya, Kapolres mengungkapkan bahwa seluruh darma bhakti dan dedikasi selama bertugas sebagai anggota Polri maupun PNS Polri akan dijadikan teladan untuk anggota Polri yang masih aktif.
“Terimakasih kepada rekan-rekan purnawirawan Polri maupun purnawirawan PNS atas kinerja dan kebersamaan selama ini di kepolisian, kami akan terus belajar dari kinerja rekan-rekan,” ungkap Kapolres.
Selain upacara pelepasan purna tugas, sejumlah 47 personel Polres Wonosobo juga menerima reward karena prestasi dalam kinerja. 6 personel Bagian Perencanaan mendapat pengharagan karena dedikasi tinggi dalam merencanakan dan mengendalikan program dan anggaran sehingga Polres Wonosobo mendapatkan nilai akuntabilitas sangat baik. 2 personel Regident Satlantas mendapat reward dalam ungkap kasus kendaraan diduga hasil curanmor, 3 personel bhabinkamtibmas mendapatkan reward karena keaktifan pelaporan aplikasi Binmas Operasional Sistem, 3 personel mendapat reward karena keaktifan dalam pelaporan aplikasi Sistem Operasi Terpadu. Dan 29 personel Satreskrim serta 4 personel yang bertugas di pos Kertek mendapatkan penghargaan quick respon dan ungkap kasus pencopetan yang terjadi di alun-alun Jumat, 30 Desember lalu.
“Kami juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada 47 personel yang telah berprestasi dalam berbagai bidang dan turut memperbaiki citra Polri serta kepercayaan masyarakat,” ungkap Kapolres.
Dirinya berharap dengan pemberian reward ini, menjadi semangat untuk personel Polres Wonosobo yang lainnya untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan melayani masyarakat dengan hati.
“Jadikan ini cambuk dan penyemangat untuk terus melayani masyarakat dengan hati, saya yakin masih banyak sekali anggota Polri khususnya Polres Wonosobo yang bekerja dengan sepenuh hati melayani masyarakat serta menorehkan prestasi,” lanjutnya.
Upacara ditutup dengan pelepasan para purna Bhayangkara diarak menggunakan dokar.
Kapolres menambahkan bahwa tradisi pedang pora ini juga sebagai wujud penghargaan setinggi-tingginya institusi Polri kepada para purnawirawan atas jasa dan tugas selama berdinas.
Lebih lanjut, Kapolres berharap silaturahmi yang telah terjalin dengan Polres Wonosobo tidak terputus meski masa dinas sudah usai.
“Selamat memasuki masa purna bhakti dengan penuh kebahagiaan dan kesehatan bersama keluarga, semoga keakraban dan silaturahmi di antara kita tetap terjalin dengan baik,” pungkas Kapolres.

Polres Wonosobo Evakuasi Banjir Akibat Tanggul Jebol di Kasiran

Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Wonosobo Rabu (4/1/2023) sore, sejumlah rumah di Kasiran, Jaraksari, Wonosobo terendam banjir karena tanggul irigasi jebol.
Kapolres Wonosobo melalui Kasat Samapta, AKP Nuryawan Eko Ramdani, saat melaksankaan evakuasi di lokasi kejadian menuturkan bahwa tanggul irigasi jebol akibat hujan deras yang terjadi sejak siang hari.
“Kurang lebih pukul 16.00 Wib sesaat setelah kejadian, kami langsung mendatangi TKP untuk mengevakuasi warga dan melakukan pembersihan material akibat banjir,” ungkap Kasat Samapta.
Pihaknya menuturkan bahwa terdapat kurang lebih 26 rumah yang menjadi korban banjir akibat tanggul jebol ini. Namun pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.
“Terdapat 26 rumah yang mengalami kebanjiran, kerugian diperkirakan mencapai 200 juta rupiah,” lanjutnya.


Dari keterangan warga, kejadian bermula saat hujan deras tidak kunjung reda dan pada pukul 15.30 Wib terdengar suara benturan tembok yang cukup keras berasal dari belakang PT. Dewi Pengayom Bangsa.
“Saat itu diketahui tembok tanggul irigasi di belakang PT. sudah ambruk dan air langsung meluber menggenangi bangunan serta merembet ke sejumlah rumah warga,” ungkap AKP Ramdani.
Personel Dalmas yang mendatangi TKP langsung mengevakuasi warga dan sejumlah barang dari rumah korban dan bahu membahu bersama masyarakat membersihkan sisa-sisa material longsor.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, saat mendatangi TKP juga sempat menyambangi dapur darurat yang langsung didirikan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang mengungsi.
Pihaknya berharap dengan adanya kolaborasi antara Polres, BPBD, warga dan sejumlah instansi terkait dapat mempercepat proses evakuasi maupun pembersihan material tanggul yang longsor.

Sat Lantas Polres Wonosobo Laksanakan Patroli Malam Cegah Kerawanan

Polres Wonosobo – Untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan
kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya malam hari, Polres Wonosobo
terus meningkatkan kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di lokasi- lokasi
rawan terjadinya tindak kejahatan. Rabu (03/01)Malam
Kegiatan BLP kali ini anggota Satlantas selain menyambangi Bank – bank yang
ada diwilayah Wonosobo, dalam kesempatan ini Bripka Eko Bayu bersama Brigadir
Galih A juga melakukan patroli di area obvit seperti sdi klenteng Hok Hoo Bio.
Tak hanya itu Anggota Satlantas juga menghimbau agar petugas keamanan
tidak berjaga sendiri, minimal 2 (dua) orang agar bisa menjadi body sistem dan
bisa mengurangi resiko terhadap penyerangan oleh orang yang tidak di kenal
mengingat Bank dan lokasi obvit rawan terjadi tindak kejahatan.
Sebelum meninggalkan lokasi anggota Satlantas kembali mengingatkan kepada
petugas keamanan apabila hendak istirahat atau ke toilet agar dilakukan secara
bergantian sehingga selalu ada petugas yang standby menjaga kemanan di sekitar
lokasi.

Kapolres Wonosobo Hadiri Khaul dan Mujahadah Di Ponpes Al Falah Ds Kongsi Kec Mojotengah

WONOSOBO, Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menghadiri Khoul dan Mujahadah dalam rangka Khoul ke-6 Al-maghfurlah K.H. Djalaludin (ayah kandung pendiri ponpes Al-Falah) dan Mujahadah Dzikrul Ghofilin oleh K.H. Agus Sabuth Panoto Projo, dari Ploso Kab. Kediri. Selasa, (03/01/23).

Acara tersebut dihadiri Kasubdit Kontra Ideologi, Dit Cegah Densus 88 A/T Mabes Polri, Kombes Pol Bogiek Sugiyarto, S.H, S.I.K, M.H., Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag,, Wakil Bupati Wonosobo, Drs. H. Muhammad Albar, M.M., K.H. Nuril Arifin (Pandanaran, Semarang), K.H. Agus Sabuth Panoto Projo (Gus Sabuth) dari Peloso, Kediri, H. Agus Ferry Husnul Ma’ab (Gus Ferry), Ketum PGN dari Semarang, Gus Iwan, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Wonosobo, Muhammad Ulil Al-Bab Djalaluddin, Pengasuh Ponpes As-Asy’ariah, Khairullah Almuthjaba, (Gus Itab), Para Ulama dan Tokoh Agama Kab. Wonosobo, Pju Polres Wonosobo, dan dihadiri oleh jamaah kurang lebih 300 orang.

Bupati Wonosobo dalam sambutannya menyampaikan “Bersama sama kita melaksanakan pengajian, hujan membawa berkah, atas nama pribadi pemerintah kabupaten Wonosobo malam hari ini ikut berbahagia kita dipertemukan oleh ALLAH SWT dengan saudara saudari sekalian”.

“Pancasila merupakan hal yang menyatukan bangsa, suku dan perbedaan di indonesia, indonesia mendapat warisan oleh IR. Soekarno dengan hasil indonesia yang aman dan tentram termasuk kabupaten Wonosobo, Alhamdulilah dengan pancasila kita bisa gotong royong. Memasuki tahun 2023 mari mewujudkan Kab. Wonosobo yang sejahtera dan mewujudkan Kab. Wonosobo yang maju”, tutup Bupati.

Pada kesempatan berikutnya Kasubdit Kontra Ideologi, Dit Cegah Densus 88 A/T Mabes Polri, Kombes Pol Bogiek Sugiyarto, S.H, S.I.K, M.H. membacakan pesan dari Kadensus 88 A/T, “Saya menyambut baik kegiatan ini karena wahana ini juga memberi manfaat dan masuhat kehidupan di masyarakat. Pondok pesantren tidak kalah pentingnya dalam bidang pendidikan.

Saya ingin mengajak masyarakat wonosobo untuk menuju islam yang maju sehingga bangsa Indonesia tetap damai dan sejahtera”.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menyampaikan pesan kamtibmas mengajak para tokoh agama, ulama dan masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah kabupaten Wonosobo.

Kegiatan dilanjutkan Tausiah oleh K.H. Agus Sabuth Panoto Projo (Gus Sabuth) yang disambut antusias oleh semua jamaah yang hadir.

52 Personel Polres Wonosobo Naik Pangkat pada Hari Ini

Polres Wonosobo – Diawal Tahun 2023, Kepolisian Resot Wonosobo menggelar upacara Korp Raport kenaikan pangkat periode 1 Januari 2023 bertempat di halaman Mapolres Wonosobo, tanggal, 2 Januari 2023.

 

Dalam upacara tersebut, Kapolres Wonosobo AKBP EKO NOVAN PRASETYOPUSPITO, S.I.K., M.Si. bertindak selaku Inspektur upacara dan dihadiri oleh waka Polres, para PJU Polres para Kapolsek jajaran dan anggota Polres Wonosobo.

 

Dalam sambutanya, Kapolres mengucapakan selamat dan bangga kepada personel polres yang naik pangkat.

” Saya merasa bangga dan selamat kepada personil yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi, atas dedikasi dan loyalitasnya kepada institusi Polri, serta kami ucapkan rasa syukur bagi personil yang naik pangkat” Kata Kapolres.

 

Kapolres berpesan pada anggota yang naik pangkat, dengan menyandang pangkat baru untuk bisa meningkatkan kinerja serta meningkatkan kemampuan profesinolisme menuju transfortasi Polri yang Presisi.

 

“Kenaikan pangkat ini jangan dilihat hanya berubah pangkat dari satu tingkat lebih tinggi tapi ini merupakan suatu tantangan, dorongan, motivasi dalam melayani masyarakat dengan lebih baik dan ikhlas serta turun langsung ke lapangan ” Ujar Kapolres.

 

Kapolres menambahkan tugas ke depan lebih berat dan tidak mudah  sehingga diperlukan kerja sama dan solidasi dalam rangka membangun institusi kepolisian agar bisa melayani masyarakat lebih baik lagi.

 

Mengakhiri sambutannya, Dalam acara Korp Raport kenaikan pangkat periode 1 Januari 2023 tersebut ada 52 personil yang pangkatnya dinaikan setingkat lebih tinggi terdiri : AKP ke Kompol reguler 1 personil, IPTU ke AKP 5 personil, IPDA ke IPTU  4 Personil, AIPDA ke AIPTU 10 personil,Bripka ke AIPDA 14 Personil Brigadir ke Bripka 6 personil, Briptu ke Brigadir 7 personil, Bripda ke Briptu 4 personil serta AKP ke Kompol pengabdian 1 personil.