Polres Wonosobo Ungkap Kasus Copet Terbesar di Alun-alun Wonosobo

Wonosobo – Polres Wonosobo berhasil mengungkap sindikat tukang copet yang beraksi di event panggung hiburan Gebyar akhir tahun di Alun-alun Wonosobo. Jumat (30/12/22)

Komplotan ini dalam melakukan aksinya secara berkelompok dan menjadi dua tim. Kepala Seksi Humas Polres Wonosobo AKP Slamet Prihatin mengatakan sindikat itu beranggotakan dua belas orang yang masing-masing tim beranggotakan enam orang, di tim satu yaitu AS (30) tahun, DM (35), RS (23), AF (22), AL (26) dan AM (27) menggunakan unit KBM Daihatsu Sigra, Warna Abu-Abu Metalic, No. Pol: L 1817 KG, sedangkan di tim dua beranggotakan MIM (20), HST (25), MS (45), FHP (30), MF (23)dan SL (47) tahun menggunakan unit KBM Toyota Calya, Warna Putih, No. Pol: L 1443 GG.

Penangkapan sindikat itu berawal dari seorang warga yang kehilangan telepon selulernya di alun-alun wonosobo saat menikmati panggung hiburan.

Dari pelapor diperoleh keterangan saat pelapor menonton di sebelah utara pohon beringin tengah alun-alun kemudian tepat di sebelah kiri pelapor ada sekitar tiga orang dengan ciri-ciri mengenakan pakaian hitam dan yang lain memakai jaket berwarna abu-abu yang menabrak pelapor dari depan dengan cara membelakangi pelapor lalu mengambil HP pelapor yang berada di sebelah saku celana sebelah kanan bagian depan kemudian pelaku tersebut lari dan pelapor sempat mengejar dan menangkap pelaku tersebut namun setelah pelapor cek tidak ada HP milik pelapor kemudian melaporkan peristiwa yang yang di alaminya ke pos pelayanan polisi yang berada di sebelah selatan alun-alun.

Berbekal laporan dari masyarakat tersebut, anggota Sat Reskrim yang berada di lokasi langsung melakukan pelacakan. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan anggota berhasil menangkap beberapa pelaku di beberapa tempat kurang dari dua jam yang merupakan sindikat dari Surabaya jawa Timur.

Tim berhasil menangkap 12 pelaku berikut barang bukti HP sejumlah 50 unit berbagai merk dan type berikut tiga unit kendaraan mobil rental yang digunakan oleh komplotan pelaku.

 

Atas tindakannya, komplotan copet ini dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman pidana maksimal 9 tahun.

 

Polres Wonosobo Evakuasi Koper Misterius

Polres Wonosobo bersama tim Gegana Brimob Polda Jateng mengevakuasi sebuah koper misterius yang berada di Jl. A. Yani nomor 168 pada Senin (26/12) malam.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari pemilik Kedai 168 terkait koper misterius tersebut pada pukul 18.45 Wib.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut kami langsung menuju ke lokasi, tepatnya di trotoar di depan sebuah Kedai Jl. A. Yani 168 Wonosobo,” ungkapnya.

Kemudian kata Kapolres, pihaknya langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi dan menjauhkan masyarakat dari lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tim Gegana dari Banyumas kemudian memeriksa koper tersebut dan tidak ditemukan benda mencurigakan seperti bahan peledan dan sebagainya,” lanjut Kapolres.

Lebih lanjut diketahui bahwa koper tersebut diturunkan oleh Bus Sinar Jaya yang menurunkan penumpang di lokasi tersebut pada pukul 18.00 Wib. Menurut pengakuan kondektur bus, terdapat 4 penumpang dan diperintahkan untuk menurunkan seluruh koper di bagasi.

“Belakangan diketahui bahwa keempat penumpang tersebut tidak mengenal koper abu-abu tersebut kemudian koper tersebut ditinggalkan begitu saja di lokasi,” ungkap Kapolres.

Dari hasil penyelidikan, diketahui koper tersebut merupakan milik seorang perempuan warga Burat, Kepil yang juga menjadi penumpang bus tersebut.

Saat dikonfirmasi, M, mengakui bahwa koper tersebut merupakan miliknya yang disangka hilang saat dirinya turun di Plaza Wonosobo.

“Didampingi petugas dari Gegana, pemilik koper sudah membuka dan memeriksa isi koper, adapun isi koper tersebut adalah beberapa baju milik saudara M dan pakaian anak,” pungkas Kapolres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo Terjun Langsung Merekayasa lalu Lintas Di Simpang kertek

Wonosobo – Kapolres Wonosobo terjun langsung bersama anggota membuat rekayasa lalu lintas di simpang empat kertek Kabupaten Wonosobo. Minggu, (25/12/22).

 

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mencegah terjadi kemacetan , di karenakan padatnya kendaraan yang melintas di persimpangan dari arah Wonosobo, dari arah Purworejo saupun dari arah Temanggung.

 

AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menuturkan dirinya terjun langsung bersama anggota melakukan rekayasa lalu lintas ini dengan memberikan barikade jalan dan menempatkan barrier dan policeline di jalan yang biasa digunakan oleh angkot dan Bus ngetem di sekitar persimpangan.

 

Rekayasa ini mungkin sedikit merepotkan bagi awak angkutan umum yang terbiasa mangkal di sekitar jalan tersebut, akan tetapi hal ini demi kebaikan dan kelancaran arus lalu lintas. Bus dan angkot dihimbau agar ngetem di terminal pasar yang sudah ada sehingga tidak terjadi penyempitan jalur, lanjut Kapolres.

 

“mohon maaf jika sedikit merepotkan karena hal ini demi kelancaran arus lalu lintas dan kepentingan bersama, karena jika sampai terjadi kemacetan dampaknya akan lebih berefek juga dpada masyarakat terutama pengguna jalan”, jelasnya.

 

Di samping itu Kapolres juga memberikan bingkisan berupa Al Quran kepada para timer yang ada disekitar persimpangan Kertek. AKBP Eko Novan berpesan kepada para timer agar membantu Kepolisian dalam mengatur angkot dan Bus yang ngetem sembarangan.

 

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Wonosobo Laksanakan Ops Lilin Candi 2022

Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan dalam Operasi Lilin Candi 2022 jelang peringatan Natal dan Tahun Baru 2023. Apel gelar pasukan dilaksanakan di alun-alun Kabupaten Wonosobo, Kamis (22/12/2022).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo, H. Arif Hidayat, S. Ag., yang juga turut dihadiri oleh Forkopimda, personel dari Polres, Kodim 0707, Dishub, Satpol PP dan sejumlah organisasi masyarakat.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan, Bupati menyampaikan bahwa Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian.

“Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Bupati.

Meski pemerintah memberikan kelonggaran dalam momen Natal dan Tahun Baru ini, namun Bupati tetap menghimbau masyarakat untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan.

Operasi Lilin Candi 2021 akan dilaksanakan selama 11 hari, mulai dari tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan tanggal 2 Januari 2023. Operasi ini akan dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M. Si., menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan suasana kondisif dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, personel Polres akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan sejumlah gereja. Beberapa pos tersebut antara lain pos pelayanan di alun-alu Wonosobo, pos pengamanan di simpang tiga Dieng dan pos pengamanan di simpang empat Kertek.

“Selain di pospam yang sudah disiapkan, kami juga menempatkan personel Polres Wonosobo di setiap gereja Kabupaten Wonosobo guna memberi kenyamanan dan rasa aman saat masyarakat melaksanakan ibadah Natal nanti,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Bupati juga menghimbau kepada personel yang akan melaksanakan pengamanan Nataru agar selalu menjaga sinergitas dan keselamatan diri.

“Jadikan tugas pengamanan ini sebagai ladang ibadah itu sendiri, jaga soliditas dan sinergitas antar instansi dan utamakan keselamatan serta kesehatan dalam melaksanakan tugas,” lanjut Bupati.

Kapolres menambahkan, usai pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2022, kegiatan kepolisian yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan hingga 9 Januar 2023. Dengan berbagai upaya pencegahan dan pengamanan, pihaknya berharap perayaan Natal dan tahun baru di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan nyaman dan kondusif.

“Selamat menjalankan tugas dengan semangat dan ikhlas untuk seluruh personel Polri, TNI, Dishub, Satpol maupun ormas-ormas dan selamat merayakan Natal dengan khidmat dan menyambut tahun baru dengan sukacita untuk masyarakat Wonosobo,” pungkas Bupati.

Jelang Pengamanan Nataru, Polres Wonosobo Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Natal dan tahun baru 2023, Polres Wonosobo menggelar acara doa bersama lintas agama pada Rabu (21/12) pagi.

Bertempat di gedung serbaguna Mapolres setempat, kegiatan doa bersama dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua FKUB, Forkopimda, pejabat utama Polres Wonosobo, personel Polres Wonosobo, personel Kodim 0707, Dishub, Satpol PP dan sejumlah ormas serta anak yatim piatu dari beberapa panti asuhan.

Dalam sambutannya, Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo, menyampaikan harapannya terhadap pengamanan Natal dan tahun baru yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Dalam doa lintas agama ini kita bersama memohon kelancaran dalam pengamanan Natal dan tahun baru 2023 mendatang, tentunya rangkaian perayaan Natal dan tahun baru tak hanya dirayakan oleh saudara kita yang beragama nasrani namun juga masyarakat Wonosobo pada umumnya,” ungkap Wakapolres.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati, pihaknya berharap perayaan Natal dan pergantian tahun di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Lantunan doa memohon kelancaran pengamanan Natal dan tahun baru dari enam agama disampaikan oleh masing-masing tokoh lintas agama. Semuanya memohon situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Wonosobo jelang perayaan Natal dan pergantian tahun baru.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap dengan adanya doa bersama lintas agama ini juga dapat menjadi perekat antar umat beragama di Wonosobo.

Patroli Obvit dan Desa, Polsek Selomerto Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Sejumlah personel Polsek Selomerto Polres Wonosobo melaksanakan patroli mobiling pada Senin (18/12) dini hari. Sasaran patroli yang dilaksanakan tim patroli antara lain adalah sejumlah obyek vital di wilayah Kecamatan Selomerto.

Dipimpin oleh Aipda Aipda Adi Irawanto, sejumlah personel Polsek Selomerto menyambangi obvit seperti Bank. Menurut Aipda Adi, kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan untuk meminimalisasi tindak kejahatan yang seringkali terjadi dini hari di lokasi sepi ataupun obyek vital.

“Selain berpatroli untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, kami juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang kami temui selama pelaksanaan patroli,” ungkapnya.

Tak hanya menyambangi sejumlah bank dan lokasi rawan, tim patroli juga melaksanakan patroli di sejumlah desa guna menciptakan rasa aman dan mencegah pelaku kejahatan melakukan aksinya terutama pada malam dan dini hari.

Pihaknya berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di malam hari.

Akhir Pekan, Unit Dalmas  Wonosobo Sambangi Pusat Keramaian

Tim patroli Unit Dalmas Sat Samapta Polres Wonosobo menyambangi sejumlah titik keramaian dan pasar di Kabupaten Wonosobo pada Minggu (11/12) pagi.

Patroli dipimpin oleh Kasubnit Dalmas, Aipda Dedi, menyambangi sejumlah pedagang yang ada di alun-alun Wonosobo.  Tak hanya itu, patroli jalan kaki juga dilanjutkan hingga ke pasar Induk Wonosobo.

Menurut Aipda Dedi, patroli ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh unit Dalmas sebagai langkah antisipasi tindak kejahatan di akhir pekan.

“Pusat keramaian menjadi sasaran empuk bagi para pelaku tindak kejahatan untuk melancarkan aksinya,” ungkap Aipda Dedi.

Selain patroli menghadirkan rasa aman, unit Dalmas juga memberikan himbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membawa barang bawaannya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas di tempat ramai seperti alun-alun di hari Minggu dan di pasar agar selalu waspada dalam membawa barang bawaan,” lanjutnya.

Usahakan barang bawaan diletakkan di bagian depan tubuh, lanjut Aipda Dedi, agar lebih mudah dikontrol dan dilihat.

Piket Fungsi Polres Wonosobo Intensif Blue Light Patrol Cegah Kejahatan malam

Polres Wonosobo – Untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya malam hari, Polres Wonosobo terus meningkatkan kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di lokasi- lokasi rawan terjadinya tindak kejahatan. Jumat(9/12)) malam.

Kegiatan BLP kali ini anggota Piket fungsi selain menyambangi lokasi – lokasi objek vital yang rawan terjadi tindak kriminalitas.
Tak hanya itu petugas yang merupakan gabungan dari Satsamapta, Satlantas dan Piket Fungsi Polres Wonosobo juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terutama di malam hari.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak keluar sendiri saat malam hari dan pastikan dimanapun saat hendak memarkirkan kendaraan pastikan di tempat yang aman, untuk mencegah adanya curanmor.” Ungkap Bripka Nano Sugiyanto selaku katim Patroli

Tak hanya itu petugas juga melakukan patroli di seputaran wilayah Wonosobo untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan diharapkan dengan kehadiran petugas Kepolisian dapat mengurangi tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Wonosobo

Terima Penghargaan dari KPPN Banjarnegara, Polres Wonosobo Salah Satu Pelaksana Anggaran Terbaik

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menerima penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarnegara dalam acara Penyerahan Dipa KPPN Banjarnegara kepada satker di Kabupaten Wonosobo pada Rabu (7/12).

Dalam acara yang digelar di pendopo Kabupaten Wonosobo tersebut, Polres Wonosobo menerima penghargaan sebagai salah satu satuan kerja dengan kinerja pelaksanaan anggaran terbaik tahun 2022. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati, H. Afif Nurhidayat didampingi Kepala KPPN kepada Polres Wonosobo, Kantor Kementrian Agama Kab. Wonosobo dan Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Kab. Wonosobo.

“Terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polres Wonosobo, semua pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota,” ungkap Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan kepada satuan kerja lain agar segera menyerap anggaran yang belum terealisasi sebelum 9 Desember nanti.

“Mari kita berkomitmen bersama agar penyerapan anggaran dari proses perencanaan hingga pelaksanaan bisa lebih maksimal dari tahun-tahun sebelumnya,” papar Bupati.

Tak hanya penghargaan, Polres Wonosobo juga menerima plakat Digipay sebagai apresiasi keberhasilan Polres Wonosobo mengimplementasikan belanja UP melalui aplikasi Digipay periode semester 2 tahun 2022.

Lebih lanjut Kapolres mengingatkan anggota Polres Wonosobo bahwa anggaran Polri tersebut diperoleh dari negara dan bersumber dari masyarakat.

“Maka sudah selayaknya anggaran tersebut dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk menjaga kondusifitas maupun melayani masyarakat Wonosobo,” tutup Kapolres.

Diklat Satpam Gada Pratama Tingkat Polda Jateng di Wonosobo, Resmi Dimulai

Diklat Satpam BUJP Gada Pratama resmi dibuka oada Selasa (7/12) pagi di aula Yayasan Karya Bakti Don Bosco. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kasubditbinpolsus satpam Dirbinmas Polda Jateng, AKBP Nunuk Setyowati.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Kasat Binmas dan staf, BUJP PT. Prasetya Aman Sentosa serta 39 peserta diklat. Saat sambutan, AKBP Nunuk berpesan kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh dalam diklat ini.

“Ikuti dan jalani pendidikan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh bisa dipelajari dan nantinya bisa diimplementasikan dalam tugas,” ungkap AKBP Nunuk.

Pendidikan dan pelatihan ini, lanjutnya, pada dasarnya merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketrampilan dan cara bertindak baik perorangan maupun kelompok terutama yang berkaitan dengan pengamanan fisik dalam rangka pengamanan swakarsa di lingkungan kerja.

“Satpam berperan sebagai pengamanan swakarsa dan sekaligus sebagai mitra kepolisian dalam pengamanan wilayah di tempat kerja masing-masing,” lanjutnya.

Pihaknya juga menyatakan diklat satpam yang digelar ini merupakan kerja sama antara Dirbinmas Polda Jateng dengan BUJP PT. Prasetya Aman Sentosa yang bertugas membentuk satpam yang terampil dan profesional dalam pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut AKBP Nunuk berpesan agar para peserta dapat mengatur waktu dengan disiplin dalam pelatihan yang akan digelar 2 minggu ke depan.

“Manfaatkan waktu dengan baik dan disiplin dan jangan lupa jaga kesehatan, laksanakan diklat dengan sungguh-sungguh dan tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.