DCF Kembali Digelar, Polres Wonosobo Siagakan Ratusan Personel

Dalam rangka gelaran Dieng Culture Festival, Polres Wonosobo menyiagakan kurang lebih 400 personel untuk mengamankan jalur selama 3 hari sejak Jumat hingga Minggu 4 September mendatang.

Menurut Kabagops Polres Wonosobo, Kompol Harman R. Sitorus, dalam apel pergeseran pasukan yang dilaksanakan pada Jumat (2/9) di halaman Mapolres, rencananya personel pam akan dibagi tugas selama 12 jam jaga.

“Masing-masing personel nanti akan ditempatkan di penggal-penggal jalan sepanjang jalan Wonosobo-Dieng dan akan dibagi tugas selama 12 jam jaga,” ungkapnya.

Menurutnya pembagian tugas dilakukan untuk mengurangi kelelahan anggota karena pelaksanaan DCF yang akan berlangsung selama 3 hari tersebut.

Petugas pengamanan terdiri dari personel Polres Wonosobo dan sejumlah personel Polsek jajaran.

Kabagops menambahkan, jalur menuju Dieng via Wonosobo akan dilaksanakan buka tutup arus.

“Jumat buka tutup selama 3 jam, sedangkan hari Sabtu arus diprioritaskan arus menuju Dieng dan hari Minggu diutamakan arus menuju kota Wonosobo,” papar Kabagops.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tak terjadi penumpukan dan kemacetan di jalan menuju Dieng. Selain itu, jalur tanjakan Dieng dinilai rawan apabila terjadi kemacetan.

Personel Satsamapta Patroli Mobiling, Sasar Area SPBU

Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Satsamapta Polres Wonosobo melaksanakan patroli mobiling disekitar wilayah Kabupaten Wonosobo, Kamis (1/9).

Patroli yang dipimpin oleh Bripka Dhedi, Kasubnit Dalmas II Satsamapta ini tak hanya melakukan patroli mobiling di tempat keramaian dan perbankan, namun juga menyasar area SPBU yang ada diwilayah Wonosobo.

“Patroli kali ini kami juga menyasar ke area SPBU di seputaran kota Wonosobo dengan tujuan untuk mencegah adanya kerawanan- kerawanan yang mungkin terjadi setelah ada wacana kenaikan harga BBM.” Ungkapnya

Selain melakukan patroli anggota Satsamapta juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban saat mengantri dan untuk mentaati peraturan ketika di area SPBU seperti tidak menggunakan HP dan merokok.

Kasat Samapta AKP Ramdani dalam kesempatan yang berbeda menyampaikan pihaknya terus berupaya melakukan tindakan-tindakan preventif salah satunya dengan meningkatkan kegiatan patroli khsususnya diarea sekitar Obvit termasuk SPBU dengan harapan kegiatan patroli ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mengantisipasi adanya tindak kejahatan.

Sosialisasikan Undang-Undang Berlalu Lintas, Bhabinkamtibmas Kunjungi Sekolah Dasar

Bhabinkamtibmas Polsek Selomerto, Aipda Muhyidin mengunjungi SD N Selokromo pada Rabu (31/8).

Dalam kegiatan kunjungan tersebut Aipda Muhyidin memberikan sosialisasi terkait undang – undang lalu lintas dan memberikan pelatihan dasar tentang peraturan baris berbaris atau  PBB.

“Kami mengenalkan rambu – rambu lalu lintas kepada anak – anak agar mereka tau dan mengerti tentang aturan berlalu lintas.” Ungkap Muhyidin

“Selain itu kami juga mengajarkan kepada anak- anak tentang gerakan dasar PBB diantaranya sikap siap, hadap kanan dan kiri, serta jalan di tempat.” Tambahnya

Dengan diadakannya kunjungan ini diharapkan dapat mendekatkan hubungan antara Polisi dan anak – anak. Dan  dengan diberikannya sosialisasi terkait lalu lintas ini anak – anak jadi paham dan mengerti aturan berlalu lintas.

Jaga Kamtibmas, Dalmas Patroli Dinihari

Sejumlah personel unit Dalmas Satuan Samapta Polres Wonosobo melaksanakan patroli mobiling pada Selasa (30/08) dini hari. Sasaran patroli yang dilaksanakan tim Dalmas antara lain adalah sejumlah obyek vital di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Dipimpin oleh Kaur Bin Ops Sat Samapta, Iptu Nur Wahyu Wibowo, tim patroli unit Dalmas menyambangi sejumlah obyek vital. Menurut Iptu Wibowo, kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan untuk meminimalisasi tindak kejahatan yang seringkali terjadi dini hari di lokasi sepi ataupun obyek vital.

“Selain berpatroli untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, kami juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya menyambangi sejumlah bank dan lokasi rawan, tim patroli juga menyambangi PT Geo Dipa Energi yang termasuk obyek vital.

Pihaknya berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di malam hari.

Cegah Wabah PMK, Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Di Pasar Hewan

Untuk mengantisipasi adanya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, Bbabinkamtibmas Polsek Wonosobo Bripka Firsa melakukan pemantauan dan sosialisai kepada peternak dan pedagang ternak di Pasar Hewan Wonolelo, Senin (29/8).

“Dari hasil pemantauan di Pasar jumlah sapi yang diperdagangkan sebanyak 40 ekor dan kambing sebanyak 150 ekor dengan jumlah pedagang 60 orang”. Ungkap Bripka Firsa

“Dan setelah dilakukan pengecekan dari hewan yang diperdagangkan tidak ditemukan adanya gejala PMK, jadi bisa dipastikan bahwa hewan ternak tersebut dalam keadaan sehat.” Terangnya

Selain melakukan pemantauan Bhabinkamtibmas juga memberikan sosialisasi terkait PMK, diantaranya tentang bagaimana proses penyebarannya dan termasuk cara pencegahannya.

“Kami juga menghimbau kepada para peternak agar melakukan vaksinasi kepada hewan ternaknya untuk  mencegah penyakit mulut dan kuku.” pungkasnya

Bintara Remaja Angkatan 47 Jalani Pembinaan Tradisi Tempuh Jarak 22 KM

Dua belas bintara remaja angkatan 47 menjalani pembinaan tradisi sebagai tanda resmi bertugas sebagai anggota Polres Wonosobo, Sabtu (27/8).

Upacara pembukaan pembinaan tradisi yang digelar di Lapangan Desa Pucung Wetan, Kecamatan Sukoharjo dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K.,M.Si.

“Sebagai bhayangkara muda, harus tangguh dalam menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat. Pembinaan tradisi ini sebagai bentuk menunjukkan jiwa korsa dalam melewati rintangan dan hambatan. Kerjasamalah dalam melaksanakan tugas,” tandasnya

“Setelah pelaksanaan pembinaan tradisi ini kalian akan resmi menjadi anggota Polres Wonosobo, saya berpesan agar nantinya kalian tetap rendah hati dan mau belajar dari para senior. Saat berada di lapangan, jangan bertindak berlebihan dalam melaksanakan tugas. Jaga nama baik kesatuan. Satu orang melakukan perbuatan tidak terpuji, akan berdampak pada seluruh kesatuan.” tambahnya

Dalam kegiatan pembinaan tradisi ini nantinya keduabelas bintara remaja tersebut akan jalan kaki dari Desa pucung Wetan menuju ke Mapolres Wonosobo yang berjarak kurang lebih 22 Km dan melewati 3 Pos pemberhentian.

Dimasing- masing pos telah disiapkan pemateri yang akan menyampaikan materi terkait tugas – tugas Kepolisian. Pos 1 berada di Balai Desa Tlogo, Pos 2 di Balai Desa Kali Mendong dan Pos 3 berada di Balai Desa Duren Sawit.

Sebelum memulai jalan kaki para bintara remaja melakukan pemanasan dan peregangan untuk menghindari adanya cidera. Jauh hari sebelumnya mereka juga telah mengikuti latihan pembentukan fisik yang bertujuan untuk membentuk kesiapan jiwa dan raganya saat pelaksanaan pembinaan tradisi.

Polsek Sapuran dan BPBD Evakuasi Kebakaran Pabrik Kayu

Polsek Sapuran Wonosobo bersama dengan BPBD dam tim SAR Kabupaten Wonosobo melakukan evakuasi dan pemadaman kebakaran yang terjadi di pabrik triplek di Jolontoro Kecamatan Sapuran pada Rabu (24/08) siang.

Menurut Kapolsek Sapuran, AKP Widodo, kebakaran disebabkan karena adanya bara api yang timbul dari gesekan antara gergaji dengan sisa material kayu yang terselip.

“Bara api tersebut kemudian tersedot mesin blower dan mengenai puluhan kantong berisi serbuk kayu yang mudah terbakar,” ungkap Kapolsek.

Dari keterangan para pegawai mesin SKRU atau penampung serbuk kayu tersebut pernah terbakar pada Juli 2022 lalu.

Meski begitu dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Korban luka ringan maupun berat juga tidak ditemukan, namun kerugian material mencapai Rp. 40.000.000,-.

Letak pabrik yang jauh dari pemukiman warga dan akses jalan yang mudah dilalui membuat tim pemadam lebih cepat memadamkan api.

“Sisa serbuk kayu dibersihkan oleh petugas dan pagawai untuk mengantisipasi adanya kebakaran susulan,” pungkas Kapolsek.

Cegah PMK, Bhabinkamtibmas Pantau Vaksinasi Hewan Ternak

Polres Wonosobo – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan salah satu penyakit hewan menular strategis yang cukup menghebohkan sejak awal April 2022 silam yang kemudian ditetapkan sebagai wabah di Indonesia oleh Kementerian Peternakan sejak 7 Mei 2022.

Mengantisipasi hal tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Kepil Bripka Walid bersama dinas terkait melakukan pemantauan vaksinasai kepada hewan ternak yang ada di Desa Beran, Kapulogo, Kaguangan, dan Gadingrejo, Jumat (26/8).

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan tidak di temukan adanya tanda-tanda penyakit mulut dan kaki seperti demam tinggi, lendir berlebihan dari mulut, berbusa dan gejala lain yang merujuk pada PMK .” Ungkap Bripka Walid

“Kami bersama dinas terkait melakukan pemantauan dalam proses vaksinasi pada hewan ternak yaitu sapi yang ada di Wlayah Kepil dan memastikan hewan ternak tersebut tidak terjangkit PMK.” Tambahnya

Selain itu Bripka Walid juga memberikan himbuan  agar peternak menjaga kesehatan hewan dengan cara sering membersihkan kandang dan hewan agar terhindar dari penyakit mulut dan kuku (PMK), serta segera melaporkan pada Bhabinkamtibmas dan Dinas Peternakan apabila ada indikasi terjangkit PMK.