Kasus Meninggalnya Tahanan di Banyumas, Kapolda Jateng Ungkap Tuntas Hasil Investigasi Tim Terpadu

SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan penjelasan terkait meninggalnya OK (26) salah seorang tahanan yang meninggal di dalam tahanan Polresta Banyumas

Kapolda menegaskan, pihaknya telah membentuk tim terpadu dari unsur Ditreskrimum , Propam dan penyidik Polres Banyumas.

“Dari hasil penyelidikan tim, memang benar terjadi pelanggaran dan tindak pidana. Saat ini sepuluh orang tahanan yang diduga mengeroyok korban, telah ditetapkan tersangka dan sudah masuk tahap satu,” kata Kapolda ungkap Kapolda saat door stop di depan media di lobby Ditreskrimum Polda Jateng, Senin (17/7/2023).

Sedangkan terkait keterlibatan anggota Polri, lanjutnya, terdapat 11 anggota Polri yang diduga terlibat kuat. Berdasar hasil pemeriksaan propam, 4 anggota diperiksa atas dugaan pelanggaran disiplin dan 7 anggota diperiksa atas dugaan pelanggaran kode etik.

” Hasil pendalaman selanjutnya, dari tujuh anggota yang diperiksa secara kode etik, ada empat yang pelanggarannya masuk ranah pidana . Mereka saat ini sudah ditahan,” jelas Kapolda

Kapolda menegaskan, Polri tidak memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan pelanggaran hukum .

” Salah satu tugas pokok Polri adalah diantaranya menegakkan hukum, tapi tidak boleh dengan melanggar hukum,” tegasnya

Kapolda mengakui ada unsur kelalaian anggota sehingga insiden tersebut terjadi. Dirinya mengungkap akan menggelar penyidikan secara profesional dan transparan.

” Semua proses berjalan dan diungkap tuntas dari sisi pelanggaran pidana, disiplin maupun kode etik ,” pungkasnya

Polres Wonosobo Laksanakan Pengamanan Wonosobo International Paragliding Competition 2023

Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan dalam pelaksanaan Wonosobo International Paragliding Competition 2023 di Bukit Kekep, Ds. Lengkong, Kec. Garung, Kab. Wonosobo pada hari Minggu (16/7). Dengan peran yang krusial dalam pengamanan acara tersebut, Polres Wonosobo telah berhasil menjaga ketertiban dan keselamatan para peserta dan penonton.

Sejak awal persiapan, Polres Wonosobo telah bekerja sama erat dengan pihak terkait dan mengadakan rapat koordinasi untuk menyusun strategi pengamanan yang efektif. Dalam menjalankan tugasnya, petugas kepolisian yang terlatih dan berpengalaman ditugaskan untuk mengawasi setiap aspek kegiatan.

Upaya pengamanan dilakukan mulai dari pengawalan peserta saat kedatangan hingga pengaturan lalu lintas di sekitar area lomba. Setiap pintu masuk dan keluar dipantau dengan ketat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pengawasan di area lomba juga dilakukan secara ketat untuk mencegah adanya aktivitas yang melanggar aturan atau potensi bahaya.

Selain itu, anggota Polres Wonosobo juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya, seperti petugas pemadam kebakaran dan tim medis, guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi. Penempatan anggota di sekitar area lomba dan posko medis yang dilengkapi dengan peralatan medis siap pakai menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan dan memberikan pertolongan cepat.

Kabagops Polres Wonosobo, Kompol Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., dalam wawancara eksklusif, mengungkapkan kepuasannya atas kinerja petugas kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan acara tersebut. “Kami sangat bangga dengan kerja keras dan dedikasi petugas kepolisian dalam menjaga keamanan Wonosobo International Paragliding Competition 2023. Kami telah memastikan bahwa para peserta dan penonton merasa aman selama berlangsungnya acara ini,” ucap Kapolres Wonosobo.

Dalam upaya untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pengamanan di masa depan, Polres Wonosobo juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan ini. Pengalaman yang didapat akan menjadi dasar untuk mengembangkan strategi pengamanan yang lebih baik dan efisien dalam acara serupa di masa yang akan datang.

Dengan keberhasilan pengamanan yang dicapai, Wonosobo kini semakin dikenal sebagai tuan rumah yang handal untuk acara paragliding internasional. Prestasi ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata daerah dan mendorong minat peserta dan penonton dari seluruh dunia untuk datang dan menikmati keindahan Bukit Kekep.

Polres Wonosobo mengambil peran yang sangat penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan Wonosobo International Paragliding Competition 2023. Dengan profesionalisme dan dedikasi, mereka telah memastikan bahwa acara ini berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

 

Amankan Pentas Seni Kuda Kepang Anggota Polsek Wadaslintang Sigap

Wadaslintang Wonosobo – Kecamatan Wadaslintang diliputi semarak dan kegembiraan saat melaksanakan tasyakuran pernikahan anak dari Bapak Nicam Sebastian dan Ibu Kiptiyah. Acara yang berlangsung di Desa Kumejing ini menampilkan hiburan khas Jawa Tengah, yaitu pentas seni Kuda Kepang yang menjadi daya tarik utama bagi para tamu undangan. Jumat (14/7) malam.

Dalam rangka menjaga kelancaran acara serta memastikan keamanan dan keselamatan semua pihak yang hadir, pihak kepolisian setempat melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan ini. Sejumlah petugas kepolisian ditempatkan di sekitar lokasi acara untuk mengawasi dan mengontrol situasi dengan baik.

Kapolsek Wadaslintang, Iptu Kasmin, mengungkapkan bahwa tujuan pengamanan ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua tamu yang hadir dalam acara tasyakuran tersebut. “Kami berkomitmen untuk melindungi dan memastikan kelancaran setiap acara di wilayah kami. Dalam hal ini, kami menyadari pentingnya pengamanan dan pengawasan dalam acara pentas seni Kuda Kepang ini,” ujar Iptu Kasmin.

Pengamanan dilakukan dengan menyediakan personel kepolisian yang terlatih di sekitar area acara. Mereka melakukan patroli dan mengawasi lalu lintas, serta bekerja sama dengan tim medis untuk menghadapi kemungkinan kecelakaan atau situasi darurat yang mungkin terjadi. Selain itu, pengawasan terhadap masyarakat sekitar juga diperketat guna mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan keamanan.

Pentas seni Kuda Kepang sendiri merupakan bagian dari tradisi Jawa yang telah turun-temurun. Kesenian ini melibatkan penari yang menunggangi kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu, sambil menampilkan gerakan-gerakan khas dan diiringi oleh musik gamelan. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal yang sangat berarti.

Bapak Nicam Sebastian dan Ibu Kiptiyah mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan dan partisipasi semua pihak dalam acara tasyakuran pernikahan anak mereka. Mereka berharap acara ini dapat memberikan kegembiraan kepada tamu undangan dan menjadi momen yang tak terlupakan dalam hidup mereka.

Dengan adanya pengamanan dan monitoring yang baik dari pihak kepolisian, acara tasyakuran pernikahan anak dari Bapak Nicam Sebastian dan Ibu Kiptiyah dapat berjalan dengan lancar dan aman. Semua tamu undangan dapat menikmati keindahan pentas seni Kuda Kepang sambil merayakan pernikahan yang bahagia. Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari kehidupan yang penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai.

Festival Kreatif Preneur Hadirkan Pengusaha Kreatif Wonosobo

Wonosobo – Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., menghadiri undangan pembukaan Festival Kreatif Preneur yang diadakan di Sasana Adipura, Wonosobo. Acara ini dihadiri oleh Forkompimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) serta berbagai pihak terkait lainnya. Menariknya, acara pembukaan dimulai dengan kegiatan Forkompimda yang menarik perhatian, yaitu naik sepeda jadul dari Pendopo menuju Gedung Adipura. Jumat (14/7) Dalam acara pembukaan Festival Kreatif Preneur yang bertujuan untuk mengembangkan potensi kreatif dan kewirausahaan masyarakat, Kapolres Wonosobo turut hadir sebagai tamu kehormatan. Kehadiran Kapolres dalam acara tersebut menunjukkan dukungan Polres Wonosobo terhadap pengembangan sektor kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Kedatangan Kapolres Wonosobo disambut hangat oleh Forkompimda dan peserta acara lainnya. Setelah tiba di Sasana Adipura, Forkompimda dan Kapolres melakukan serangkaian kegiatan sepeda jadul yang mengundang tawa dan sorak riuh dari masyarakat yang hadir. Dalam sambutannya, Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya Festival Kreatif Preneur ini. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan festival ini karena dapat memberikan ruang dan peluang bagi masyarakat Wonosobo untuk menunjukkan kreativitasnya dan mengembangkan potensi kewirausahaan,” ujar Kapolres. Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Forkompimda, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan. “Melalui festival ini, mari kita bersama-sama menciptakan atmosfer yang kondusif bagi pengembangan potensi kreatif dan kewirausahaan di Wonosobo,” tambahnya. Festival Kreatif Preneur di Sasana Adipura Wonosobo ini menampilkan beragam produk kreatif dari pelaku usaha lokal, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, fashion, seni, hingga teknologi. Acara ini juga dilengkapi dengan rangkaian workshop, talk show, dan pertunjukan seni yang menginspirasi. Diharapkan, melalui Festival Kreatif Preneur ini, masyarakat Wonosobo dapat semakin termotivasi dan didorong untuk mengembangkan potensi kreatifnya, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian lokal, dan memperkaya kehidupan budaya di Wonosobo.

Polwan Polres Wonosobo Jaga Ibadah Sholat Jumat Di Masjid Seputaran Kota Wonosobo

Wonosobo – Polwan Polres Wonosobo aktif melakukan pengamanan dalam ibadah Sholat Jumat di masjid-masjid seputaran kota Wonosobo. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan dalam melaksanakan ibadah berjamaah di tengah masyarakat. Jumat (14/7).

Senior Polwan Aipda Lifiana Widaryani memimpin operasi pengamanan ini dengan melibatkan anggota polwan lainnya dari Polres Wonosobo. Mereka ditempatkan di beberapa masjid yang menjadi pusat ibadah Jumat di wilayah Wonosobo.

Dalam kesempatan, Aipda Lifiana Widaryani mengungkapkan pentingnya peran polisi wanita dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Kehadiran kami sebagai polwan di masjid-masjid pada saat ibadah Jumat adalah untuk memberikan rasa aman kepada jamaah dan memastikan ibadah dapat berlangsung dengan lancar,” kata Aipda Lifiana.

Pengamanan yang dilakukan oleh polwan Polres Wonosobo meliputi penjagaan pintu masuk, pengaturan lalu lintas di sekitar masjid, serta patroli di sekitar area masjid untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan memberikan perlindungan kepada jamaah selama melaksanakan ibadah.

Aipda Lifiana menyatakan bahwa kehadiran polwan dalam pengamanan ibadah Sholat Jumat adalah bentuk komitmen Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah mereka. Kehadiran polwan di masjid juga menunjukkan kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, polwan Polres Wonosobo juga memberikan himbauan kepada jamaah tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar masjid. Mereka mengingatkan untuk tidak meninggalkan barang berharga di tempat yang terlihat atau tidak terkunci dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Lifiana Widaryani juga mengapresiasi kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mengajak masyarakat untuk selalu melaporkan kejadian atau hal-hal yang mencurigakan kepada petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Dengan pengamanan yang dilakukan oleh polwan Polres Wonosobo, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Sholat Jumat dengan khusyuk dan tenteram. Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk melindungi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat menjalankan ibadah agama. (JK)

Polri Peduli Lingkungan Bersama Warga Bersihkan Telaga Bedakah

Wonosobo – Polres Wonosobo bersama-sama dengan masyarakat setempat melakukan kerja bakti untuk membersihkan Telaga Bedakah yang terletak di Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri Peduli Lingkungan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. Kamis (13/7) pagi. Kerja bakti yang dilaksanakan pada hari ini dipimpin oleh Kapolsek Kepil Kompol Mus Subadi, yang turut serta dalam upaya ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan semangat gotong royong, personel Polres Wonosobo dan masyarakat setempat bergotong-royong membersihkan sampah yang mengotori Telaga Bedakah. Telaga Bedakah merupakan salah satu destinasi wisata alam yang populer di Wonosobo, namun belakangan ini terdapat penumpukan sampah yang merusak keindahan dan kebersihan area tersebut. Dalam rangka memulihkan keadaan tersebut, Polres Wonosobo berinisiatif untuk mengorganisir kerja bakti bersama masyarakat setempat. Kompol Mus Subadi dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan kerja bakti ini adalah bentuk nyata dari perhatian Polres Wonosobo terhadap lingkungan. Kami berharap dengan kerja bakti ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan ikut aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.” Selain membersihkan sampah di sekitar Telaga Bedakah, personel Polres Wonosobo dan masyarakat juga melakukan pemangkasan rumput serta perbaikan infrastruktur pendukung seperti penambahan tempat sampah dan pemasangan papan informasi yang mengajak pengunjung untuk menjaga kebersihan. Partisipasi aktif dari masyarakat setempat juga terlihat melalui kehadiran sejumlah sukarelawan dan kelompok pemuda yang ikut bergabung dalam kegiatan ini. Mereka dengan antusias berkontribusi untuk menjaga keindahan dan kebersihan Telaga Bedakah, serta menyambut positif upaya Polres Wonosobo dalam merawat lingkungan. Kerja bakti yang dilakukan kali ini diharapkan tidak hanya menjadi sekedar kegiatan fisik semata, tetapi juga menjadi pemicu kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan sekitar. Polres Wonosobo berencana untuk terus menggelar kegiatan serupa dan mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan upaya yang terus menerus seperti ini, diharapkan Telaga Bedakah dapat kembali menjadi destinasi wisata yang indah, bersih, dan ramah lingkungan. Polres Wonosobo sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban masyarakat berkomitmen untuk menjaga lingkungan serta terus berperan aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan alam sekitar. (JK)

3 Hari Operasi Patuh Polres Wonosobo tindak Pelanggaran Lalulintas

Wonosobo, 13 Juli 2023 – Polres Wonosobo melaksanakan Operasi Patuh Candi 2023 selama tiga hari berturut-turut guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Operasi ini berhasil menindak sebanyak 81 pelanggar dengan menggunakan tilang manual, 30 pelanggar dengan tilang elektronik / ETLE, serta memberikan teguran sebanyak 55. Operasi ini dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Ragil Irawan, S.H.

Dalam operasi yang dilaksanakan dengan intensitas tinggi ini, tim Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo secara aktif berpatroli di berbagai ruas jalan di wilayah Wonosobo. Tujuan dari operasi ini adalah untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi dan memberikan efek jera kepada para pelanggar.

Selama tiga hari pelaksanaan operasi, total terdapat 81 pelanggar yang ditindak dengan menggunakan tilang manual. Para pelanggar ini melanggar berbagai aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, melanggar batas kecepatan, dan penggunaan handphone saat mengemudi. Selain itu, 30 pelanggar juga tercatat mendapatkan tilang elektronik / ETLE, yang merupakan sistem elektronik untuk mendeteksi pelanggaran lalu lintas.

Tidak hanya penindakan berupa tilang, tim Satuan Lalu Lintas juga memberikan teguran sebanyak 55 kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Teguran ini diberikan sebagai upaya preventif untuk menyadarkan para pelanggar tentang pentingnya patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Ragil Irawan, S.H., menyampaikan bahwa Operasi Patuh Candi 2023 dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kedisiplinan berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi aktif menjaga ketertiban di jalan raya. Beliau juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Dengan adanya Operasi Patuh Candi 2023, diharapkan masyarakat di Wonosobo semakin sadar akan pentingnya mentaati aturan lalu lintas dan berperan aktif dalam menciptakan keamanan serta keselamatan dalam berkendara. Polres Wonosobo akan terus melaksanakan operasi serupa guna menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. (JK)

Perwira Polres Wonosobo Purna Bakti dalam Upacara yang Penuh Makna

Wonosobo, 13 Juli 2023 – Pada hari ini, Polres Wonosobo menggelar upacara purna bakti bagi sembilan perwira yang telah mencapai masa pensiunnya. Upacara purna bakti ini digelar di halaman Mapolres Wonosobo, dengan Kepala Kepolisian Resor Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Dalam suasana khidmat, sembilan perwira yang telah menjalani karier cemerlang dalam pelayanan kepolisian diberikan penghormatan terakhir oleh rekan-rekan mereka. Upacara tersebut juga dihadiri oleh anggota Polres Wonosobo, pejabat pemerintahan, dan keluarga dari perwira yang memasuki masa purna bakti.

Setelah upacara purna bakti selesai, dilanjutkan dengan tradisi pedang pora dan payung pora. Pedang pora, melambangkan keberanian dan keperkasaan dalam menjalankan tugas, diserahkan kepada masing-masing perwira yang purna bakti. Sementara itu, payung pora melambangkan perlindungan dan pengayoman yang selama ini diberikan oleh perwira kepada masyarakat.

Tak hanya itu, sebagai tanda perpisahan yang berkesan, sembilan perwira yang purna bakti dilepas di depan Mapolres Wonosobo dengan naik dokar, diarak mengelilingi kota Wonosobo. Dokar yang ditarik oleh kuda-kuda perkasa melambangkan perjalanan hidup yang telah ditempuh oleh para perwira dalam melaksanakan tugasnya.

Setelah dokar berhenti di depan Mapolres Wonosobo, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di gedung serbaguna Polres Wonosobo. Di sana, perwira yang purna bakti, rekan-rekan, dan keluarga berkumpul dalam suasana hangat untuk saling berbagi kenangan dan menceritakan pengalaman selama bertugas.

AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sembilan perwira yang purna bakti atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Beliau juga mengajak para perwira yang purna bakti untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat meski telah memasuki masa pensiun.

Upacara purna bakti ini menjadi momen yang berkesan bagi Polres Wonosobo serta masyarakat setempat. Semoga sembilan perwira yang purna bakti terus memberikan inspirasi dan teladan bagi generasi penerus di bidang kepolisian. Selamat masa purna bakti dan terima kasih atas pengabdian yang luar biasa. (JK)

Pastikan Kondisi Prima, Sidokkes Lakukan Pengecekan Kesehatan Anggota

Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Candi 2023, Polres Wonosobo melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim dari Sidokkes (Seksi Kedokteran dan Kesehatan) Polres Wonosobo. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan personel yang terlibat dalam operasi tersebut berada dalam kondisi yang prima untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Operasi Patuh Candi 2023 merupakan operasi yang dilaksanakan oleh Polres Wonosobo guna meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam operasi ini, ratusan personel Polres Wonosobo terlibat untuk melakukan patroli, penegakan hukum, dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait aturan berlalu lintas.

Tim Sidokkes Polres Wonosobo bertugas untuk memastikan bahwa personel yang terlibat dalam operasi tersebut dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugasnya dengan baik. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemeriksaan fisik, tes darah, dan evaluasi kesehatan umum.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, mengungkapkan pentingnya menjaga kesehatan personel dalam menjalankan tugas operasional. “Kesehatan personel merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas kepolisian. Dengan menjaga kesehatan personel, diharapkan mereka dapat melaksanakan tugas dengan optimal dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Tim Sidokkes Polres Wonosobo menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan personel Operasi Patuh Candi 2023 secara umum menunjukkan kondisi yang baik. Mereka mengapresiasi komitmen personel Polres Wonosobo dalam menjaga kesehatan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas operasional.

Dengan kondisi kesehatan yang baik, diharapkan personel Operasi Patuh Candi 2023 Polres Wonosobo dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal dan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Wonosobo.

Polres Wonosobo tetap berkomitmen untuk terus memperhatikan kesehatan personelnya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam situasi yang menuntut kedisiplinan dan ketelitian dalam berlalu lintas, kehadiran personel yang sehat dan siap menjalankan tugasnya menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Satlantas Polres Wonosobo Berikan Pelayanan Pengawalan Kepulangan Jamaah Haji Wonosobo

Wonosobo, 12 Juli 2023 – Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo memberikan pelayanan pengawalan yang baik kepada jamaah haji dalam kepulangan mereka dari Embarkasi Solo menuju Wonosobo. Pelayanan ini bertujuan untuk memastikan kepulangan jamaah haji berjalan lancar dan aman.

Pada hari ini, Satlantas Polres Wonosobo melakukan pengawalan kepulangan jamaah haji dari tiga kloter berbeda, yaitu kloter 20 dengan jumlah 173 jamaah, kloter 21 dengan jumlah 351 jamaah, dan kloter 22 dengan jumlah 118 jamaah. Pengawalan dilakukan sesuai dengan jadwal kepulangan masing-masing kloter.

Pengawalan dimulai sejak rombongan jamaah haji tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. Tim Satlantas Polres Wonosobo yang terdiri dari petugas lalu lintas dan personel keamanan berada di lokasi untuk memberikan pendampingan dan pengawalan selama perjalanan menuju Wonosobo.

Selama pengawalan, petugas Satlantas Polres Wonosobo menggunakan kendaraan dinas yang dilengkapi dengan sirene dan lampu strobo. Kendaraan ini mengawal rombongan jamaah haji dari belakang, memberikan prioritas dan memastikan kelancaran perjalanan.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Ragil Irawan, S.H., menyatakan bahwa pihaknya sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan jamaah haji dalam kepulangan mereka. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, termasuk dalam pengawalan kepulangan mereka. Dengan adanya pengawalan ini, diharapkan jamaah haji dapat tiba di Wonosobo dengan selamat dan tanpa hambatan,” ujarnya.

Selain pengawalan, Satlantas Polres Wonosobo juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pihak keamanan setempat, guna memastikan kelancaran perjalanan rombongan jamaah haji. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan dan gangguan lalu lintas selama perjalanan.

Kegiatan pengawalan kepulangan jamaah haji oleh Satlantas Polres Wonosobo mendapat apresiasi yang tinggi dari para jamaah dan keluarga mereka. Mereka merasa tenang dan merasa dihargai dengan adanya pengawalan ini, serta merasa terlindungi selama perjalanan menuju Wonosobo.

Diharapkan dengan adanya pelayanan pengawalan yang baik ini, semua jamaah haji dapat tiba di Wonosobo dengan selamat dan sehat. Satlantas Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk dalam pengawalan kepulangan jamaah haji.