Sebuah insiden kecelakaan kerja terjadi di Kertek, Wonosobo, pada Senin (15/01) sekitar pukul 10.50 WIB. Abdul Musholib (36) warga Bejiarum, seorang buruh yang sedang memasang jendela aluminium di lantai tiga ruko Bengkel Utama Motor, Mulyosari, Kertek, Wonosobo, tersengat listrik.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Abdul sedang bekerja memasang jendela ketika ia berusaha memindahkan kabel stop kontak yang masih mengalirkan listrik. Namun, tiba-tiba kabel tersebut menyentuh kabel tegangan tinggi yang berada di dekatnya. Akibat kontak tersebut, Abdul tersetrum dan mengalami luka bakar serius di sekitar tangan kanan dan badan sebelah kanan, diperkirakan mencapai 25% dari tubuhnya.
Personel Satlantas yang sedang mengatur lalu lintas di lokasi kejadian segera mengevakuasi korban bersama warga. Mendapat laporan kejadian tersebut, Polsek Kertek segera bergerak cepat untuk turut mengevakuasi korban.
Kapolsek Kertek, AKP Sutono, menuturkan saat dievakuasi korban dalam keadaan sadar namun mengalami luka serius.
“Korban langsung kami bawa ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.
Kepolisian setempat telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Lebih lanjut Kapolsek berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan kerja.
“Insiden ini menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan kerja, terutama saat berinteraksi dengan peralatan listrik, khususnya di sektor konstruksi, untuk selalu memperhatikan protokol keselamatan kerja. Insiden ini juga menjadi sorotan akan pentingnya edukasi keselamatan kerja bagi para pekerja di lapangan,” pungkasnya.
Author: Admin
Personel Polres Wonosobo Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat, Ciptakan Pemilu Damai
Menjelang Pemilihan Umum yang akan segera dilaksanakan, Polres Wonosobo terus meningkatkan upaya keamanan melalui patroli dialogis. Langkah ini diambil untuk menciptakan suasana Pemilu yang damai dan kondusif di Kabupaten Wonosobo.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan mengungkapkan bahwa keamanan Pemilu menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama proses Pemilu berlangsung. Oleh karena itu, kami meningkatkan patroli dialogis guna terus menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya
Patroli dialogis ini melibatkan petugas kepolisian yang secara aktif berkomunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menciptakan Pemilu yang damai, bebas dari konflik, dan menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Pemilu yang damai. Semua pihak harus saling mendukung demi terwujudnya situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan pemilu.” tambahnya.
Dengan adanya upaya-upaya ini, diharapkan Pemilu di Kabupaten Wonosobo dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai. Semua pihak diharapkan dapat turut serta aktif dalam menciptakan Pemilu yang demokratis dan berkualitas.
Ribuan Offroader Ramaikan Trabas Bhayangkara Bersama Kapolda Jawa Tengah Di Dusun Panto
Ribuan offroader dari berbagai daerah mengikuti ajang Trabas Bhayangkara bersama Kapolda Jawa Tengah yang dilaksanakan di Dusun Panto, Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo pada Minggu (14/1/24).
Kegiatan Trabas Bhayangkara tersebut, digelar dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus sebagai upaya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif dalam pemilu serentak 2024.
Menempuh jarak kurang lebih 25 Km para offroader di lepas langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi. Hadir pula dalam kesempatan tersebut yaitu Brigjend Pol Agus Kasubagjianstra SDM Mabes Polri, Dirbinmas, Kabidhumas, Kabid Propam, dan Kapolres Jajaran Wilayah Kedu serta pejabat utama Polres Wonosobo.
Trabas Bhayangkara ini diikuti kurang lebih 1500 offroader dan berlangsung meriah. Dihibur dengan pentas musik yang mengiringi pelepasan para offroader untuk trabas, sembari menampilkan kebolehannya berlaga di lima tanjakan berhadiah, yakni tanjakan Kapolda, tanjakan Kapolres, tanjakan Wakapolres, tanjakan PJU Polres dan tanjakan Kapolsek Jajaran yang benar-benar akan menguras adrenalin para offoader.
Kapolda menjelaskan, kegiatan trabas Bhayangkara ini merupakan upaya cooliing system, sehingga masyarakat tidak mudah terpolarisasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
“Dengan diselenggarakannya kegiatan Trabas Bhayangkara ini masyarakat tidak terlalu fokus pada isu politik yang kini mulai memanas, melainkan menjadi lebih rileks dengan ikut serta ataupun sekedar menyaksikan kegiatan trabas”. Ungkapnya
Dalam event ini, selain kegiatan trabas dilaksankan pula penanaman pohon dan layanan kesehatan gratis, diantaranya pemeriksaan kesehatan, tensi dan pemberian obat sesuai terapi dokter/indikasi medis.
Tak hanya itu, dalam kesempatan ini juga digelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako sebanyak 200 paket kepada warga Dusun Panto, Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran.
Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan menambahkan, dengan adanya kegiatan Trabas Bhayangkara ini diharapkan dapat memberikan efek yang baik untuk masyarakat sekitar dan dapat meningkatkan kondusifitas di Wilayah Kabupaten Wonosobo.
Polres Wonosobo Gelar Press Release Pemusnahan Knalpot Brong
10 hari melaksanakan operasi knalpot brong, Polres Wonosobo telah menertibkan 327 pelanggar. Dari seluruh pelanggar, 147 pengendara berknalpot brong ditilang dan disita, sedangkan sisanya diberi teguran dan diminta mengganti knlapot dengan standar pabrik.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menuturkan operasi penertiban knalpot brong ini dilakukan dalam rangka mewujudkan pemilu yang damai terlebih pada masa kampanye terbuka mendatang.
“Sebagai tindak lanjut dari penertiban knalpot brong, hari ini Sabtu 13 Januari 2024, Polres Wonosobo melaksanakan pemusnahan knalpot tidak standar pabrik dengan total yang sudah diamankan sebanyak 147 knalpot,” ungkap Kapolres.
Bupati, Dandim 0707 Wonosobo, jajaran forkopimda dan perwakilan partai politik peserta pemilu, komunitas sepeda motor serta perwakilan pelajar Wonosobo juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain memusnahkan barang bukti knalpot brong, dilaksanakan juga Deklarasi Wonosobo Zero Knalpot Brong yang dipimpin oleh Bupati. Pihaknya berharap melalui deklarasi ini, pelaksanaan pemilu khususnya tahap kampanye terbuka di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan damai dan aman tanpa knalpot brong.
“Kami mengapresiasi dan mendukung langkahb yang telah dilakukan Polres Wonosobo untuk menertibkan knalpot brong yang bising dan mengganggu di masyarakat,” ungkap Bupati.
Kapolres menambahkan operasi dan penindakan knalpot brong ini akan dilaksanakan hingga tanggal 20 Januari mendatang.
“Selain penindakan, kami juga melakukan himbauan dan sosialisasi di sekolah-sekolah maupun di bengkel-bengkel variasi, kami berharap seluruh masyarakat dapat ikut mendukung penertiban knalpot brong,” pungkas Kapores.
Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Pemilu, Kapolsek Kertek Lakukan Patroli Dialogis
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pemilihan Umum (Pemilu), personel Polres Wonosobo terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis. Melalui patroli ini, mereka secara aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan himbauan dan mengingatkan agar tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu proses demokrasi.
Dalam sebuah langkah preventif, personel Polres Wonosobo yang dipimpin oleh AKBP Donny Lumbantoruan telah menyelenggarakan patroli dialogis di berbagai wilayah sejak awal bulan ini. Mereka menyambangi pemukiman penduduk, area publik, dan tempat-tempat keramaian guna berkomunikasi langsung dengan masyarakat.
“Dalam rangka menjaga situasi yang kondusif di masa-masa jelang Pemilu, kami mengadakan patroli dialogis untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kami ingin mengingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan memicu konflik,” ungkap Kapolres
Patroli dialogis ini juga dimaksudkan untuk memberikan informasi yang akurat terkait dengan Pemilu, serta pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban selama periode ini. Personel kepolisian memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam proses demokrasi tanpa terpancing emosi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
“Sangat penting bagi kami untuk menjaga keamanan jelang Pemilu. Kami ingin masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Kita harus bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif untuk melaksanakan Pemilu dengan aman dan damai,” tambahnya
Patroli dialogis yang dilakukan oleh personel Polres Wonosobo ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum penting seperti Pemilu. Semoga upaya yang dilakukan dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga kedamaian selama proses Pemilu berlangsung
Polsek Kejajar Gelar Sosialisasi Sadar Hukum
Polsek Kejajar menggelar sosialisasi sadar hukum kepada karang taruna Desa Jojogan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (13/01/2024). Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 50 orang anggota karang taruna Desa Jojogan.
Dalam sosialisasi tersebut, Kapolsek Kejajar, AKP Abror menyampaikan materi tentang pentingnya kesadaran hukum bagi masyarakat.
AKP Abror mengatakan, kesadaran hukum adalah kesadaran untuk menaati dan mematuhi hukum yang berlaku di negara Indonesia. Kesadaran hukum ini penting dimiliki oleh seluruh masyarakat, termasuk para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam karang taruna.
“Kesadaran hukum akan membuat kita menjadi warga negara yang baik dan taat hukum. Kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum,” kata AKP Abror
Kapolsek juga menyampaikan materi tentang berbagai jenis tindak pidana yang sering terjadi di masyarakat. Ia juga menjelaskan sanksi hukum yang akan diberikan kepada pelaku tindak pidana.
Para anggota karang taruna Desa Jojogan tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber untuk memperdalam pemahaman mereka tentang hukum.
Kepala Desa Jojogan, mengapresiasi kegiatan sosialisasi sadar hukum yang digelar oleh Polsek Kejajar. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pemuda dan pemudi Desa Jojogan.
Kapolres Wonosobo Cek Gudang KPU Tempat Penyimpanan Logistik Pemilu
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, melakukan pengecekan ke gudang logistik KPU Wonosobo yang terletak di PT. Dieng Jaya, pada Sabtu (13/1/2024). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesiapan logistik pemilu yang disimpan di gudang tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres meninjau langsung proses pelipatan surat suara didampingi Wakapolres serta KPU Wonosobo. Menurut Yusi Arafah, dari Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Wonosobo, hari ini tengah dilaksanakan pelipatan surat suara untuk pileg DPRD Provinsi.
“Sejak tanggal 9 Januari telah dilakukan proses pelipatan surat suara, setiap satu hari ada satu jenis surat suara yang dilipat di gudang ini,” ungkap Yusi.
Kapolres menjelaskan, pengecekan ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan keamanan dan kesiapan logistik pemilu. Ia juga memastikan bahwa logistik pemilu tersebut disimpan dengan aman dan terjaga dari gangguan.
“Kami ingin memastikan bahwa logistik pemilu yang disimpan di gudang ini dalam keadaan aman dan terjaga,” kata Kapolres Wonosobo.
Pihak KPU Wonosobo menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Wonosobo. Ia mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk dukungan dari Polres Wonosobo terhadap kelancaran pelaksanaan pemilu.
Berdasarkan hasil pengecekan, logistik pemilu yang disimpan di gudang tersebut dalam keadaan aman dan terjaga. Logistik pemilu tersebut disimpan dalam ruangan yang tertutup dan terkunci. Selain itu, logistik pemilu tersebut juga diawasi oleh petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam.
Sampai saat ini masih berlangsung proses pelipatan surat suara yang rencananya akan terus dilaksanakan dan selesai pada tanggal 20 Januari 2024 mendatang.
Polres Wonosobo Gelar Jumat Curhat di Dusun Panto Pecekelan
Polres Wonosobo menggelar kegiatan Jumat Curhat di Dusun Panto Desa Pecekelan Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, Jumat (12/1/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Wonosobo, PJU Polres Wonosobo, Kepala Desa Pecekelan, Camat Sapuran, Kapolsek Sapuran, Danramil Sapuran, Tokoh masyarakat Bapak Mahmudin dan warga Dusun Panto Desa Pecekelan sebanyak 50 orang.
Dalam acara ramah tamah, Wakapolres Wonosobo, Kompol Rendi Johan Prasetyo menyampaikan himbauan kamtibmas kepada warga Dusun Panto Desa Pecekelan dan mengajak warga untuk menjalin komunikasi serta silaturahmi yang baik, bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya dalam rangka menghadapi proses pemilu 2024.
Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan maupun keluh kesah kepada Polres Wonosobo.
“Kami membuka diri terhadap saran dan masukan masyarakat, Jumat Curhat memang diselenggarakan sebagai forum komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan Polri,” ungkap Wakapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres juga membagikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat yang hadir.

Polsek Sapuran Ikuti Apel Siaga Bencana dan Kerja Bakti Bersihkan Rumah Terdampak Puting Beliung
Sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi curah hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Wonosobo, Polsek Sapuran mengikuti apel siaga bencana yang diselenggarakan oleh pemerintah Kecamatan Sapuran pada Kamis (11/1) siang.
Apel tersebut dipimpin oleh Camat Sapuran, puluhan personel gabungan dari Polsek Sapuran, BPBD dan Koramil Sapuran.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kerja bakti yang dilakukan di sejumlah lokasi yang terdampak angin puting beliung saat hujan deras tempo hari.
Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, menjelaskan lokasi yang akan menjadi sasaran kerja bakti diantaranya adalah dusun Kliwonan desa Pecekelan, dusun Kalilusi desa Pecekelan, dusun Panto desa Pecekelan, Kampung Puntuksari dan kampung Sidodadi kelurahan Sapuran.
“Bersama masyarakat sekitar, tim gabungan melaksanakan kerja bakti dengan sasaran fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak angin puting beliung supaya bisa digunakan kembali oleh warga,” ungkap Kapolsek.
Menurut warga, dari seluruh wilayah yang terdampak, ada puluhan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.
“Kerusakan yang ditimbulkan didominasi kerusakan atap rumah, namun dengan kerja bakti dan gotong royong dari seluruh pihak semoga rumah-rumah wrga maupun fasilitas umum yang rusak bisa segera digunakan lagi,” pungkasnya.

Hujan Deras, Sejumlah Lokasi Di Wonosobo Terjadi Tanah Longsor dan Puting Beliung
Hujan deras dan angin yang melanda Kabupaten Wonosobo pada Kamis (11/1) siang mengakibatkan tanah longsor dan angin puting beliungyang terjadi di sejumlah lokasi di Kecamatan Sapuran.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menuturkan dari laporan yang diterimanya terdapat sejumlah lokasi yang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi di sejumlah lokasi. Diantaranya di dusun Kliwonan, dusun Kaliusi, dusun Panto, kampung Puntuksari dan kampung Sidodadi Kecamatan Sapuran.
“Salah satunya di dusun Gemawang, Marongsari Sapuran senderan rumah setinggi 8 meter milik seorang warga dilaporkan longsor dan menimpa lahan milik warga lainnya,” ungkap Kapolres.
Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto beserta anggotanya langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Pihaknya bersama dengan BPBD dan Koramil Sapuran segera memasang police line dan mengevakuasi keluarga korban dari rumah untuk mengantisipasi longsor susulan apabila terjadi hujan kembali.
Lebih lanjut, Kapolsek Sapuran menuturkan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 160 juta.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk mengungsi ke tempat yang aman jika terjadi hujan deras.
