Cek Kesiapan Siagaan, Kapolres Kunjungi Polsek – Polsek

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan kunjungi Polsek Sukoharjo dan Polsek Leksono pada Selasa(23/1) didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo, Kapolres tak hanya berkunjung namun juga mengecek kebersihan dan kedisiplinan anggota.

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga mengecek kedisplinan anggota yang bertugas di polsek. Pengecekean kedisiplinan tersebut meliputi sikap tampang dan kelengkapan seragam kepolisian

 

Tak hanya itu, Kapolres juga berkeliling di sekitar mako Polsek Sukoharjo dan Leksono. Pihaknya mengecek kebersihan dan kelengkapan mako.

 

Pihaknya menekankan kepada seluruh anggota untuk menjaga kebersihan mako sebagai langkah disiplin dan contoh kepada masyarakat.

 

“Tingkatkan kedisiplinan diri serta kebersihan mako sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ungkap Kapolres.

 

Lebih lanjut Kapolres mengapresiasi kebersihan, kedisiplinan dan kehadiran anggota baik Polsek Sukoharjo maupun Leksono.

Polisi Sahabat Anak, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di Taman Bermain Bee Star Preschool

Unit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan sosialisasi dalam rangka Polisi Sahabat Anak di Taman Bermain Bee Star Preschool, Rabu (24/1/2024).

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya berlalu lintas yang aman dan tertib sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, Iptu Edi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk membentuk pola pikir positif sejak usia dini terkait perilaku berlalu lintas.

“Dengan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang patuh terhadap peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Petugas memberikan materi tentan etika tertib berlalu lintas, tata cara menyeberang jalan, dan mengenalkan rambu – rambu lalu lintas kepada anak – anak.

Selain penyuluhan, kegiatan ini juga melibatkan interaksi langsung antara polisi dengan anak-anak melalui permainan edukatif yang bertujuan untuk membuat mereka lebih memahami aturan lalu lintas dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak pun diajak untuk berpartisipasi aktif dalam simulasi situasi berlalu lintas sederhana.

Evakuasi Korban Tersengat Listik, Polsek Sapuran Himbau Masyarakat Gunakan Peralatan Sesuai

Personel Polsubsektor Kalibawang, Wonosobo, mengevakuasi 5 korban tersengat listrik di Mergolangu pada Sabtu (20/01).

Kapolres Wonosobo, melalui Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, menuturkan bahwa kejadian bermula saat dua relawan PLN, N dan S berniat memperbaiki jaringan di desa Mergolangu karena tertimpa pohon tumbang.

“Saat menarik kabel dengan tujuan mengencangkan kabel antar pal, kemudian setelah mengencangkan kabel jaringan di 2 pal sebelumnya, tiga warga ikut membantu, namun ternyata di kabel jaringan tersebut muncul aliran listik,” ungkap Kapolsek.

Ketiga korban langsung dilarikan ke puskesmas Kaliwiro namun ketiganya dinyatakan meninggal saat sampai. Sedangkan 2 lainnya mengalami luka dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan.

“Korban meninggal adalah S petugas PLN, dan dua warga yang ikut membantu menarik kabel,” lanjut Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat bekerja dengan listrik. Masyarakat juga diminta untuk menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar keamanan.

Polres Wonosobo Siagakan Ribuan Personel Dalam Rangka Kunjungan RI 1

Kepolisian Resor Wonosobo amankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, di Kabupaten Wonosobo pada Senin (22/01/2024) sore.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, mengatakan sebanyak 783 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan kunjungan ini.

Selain 355 personel Polres Wonosobo, sebanyak 31 personel Polres Purbalingga, Polres Banjarnegara 53 personel dan 344 personel Brimob Polda Jateng juga dilibatkan untuk mengamankan kedatangan Presiden RI.

“Pengamanan tidak hanya di lokasi kunjungan kerja, namun juga di jalur yang dilalui rombongan Presiden RI, pengamanan di jalur dan lokasi juga diperkuat oleh Paspampres, personel dari TNI dan unsur lain,” ungkap Kapolres.

Presiden Joko Widodo menghadiri dua agenda di Kabupaten Wonosobo yakni pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat yang dilaksanakan di Alun-alun Wonosobo serta apel IPNU/IPPNU Kabupaten Wonosobo di taman rekreasi Kalianget.

Kapolres Wonosobo menyebutkan rangkain kegiatan pengamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Wonosobo berjalan aman dan lancar.

“Seluruh personel yang terlibat telah melaksanakan tugas dengan baik sesuai penempatan tugas yang diberikan,” lanjutnya.

Pengamanan tersebut, lanjut Kapolres, berdasarkan pembagian tugas dan pola sistem ring yang telah diterapkan. Pengamanan meliputi ring 1, 2 dan 3, yaitu Paspampres pada ring 1, untuk ring 2 tempat acara yang akan dikunjungi, sementara ring 3 di rute sepanjang perjalanan menuju lokasi.

Dalam Kunker tersebut Bapak Presiden RI di dampingi Menteri ATR/BPN Hadi Tjahyanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Sehari sebelumnya, Polres Wonosobo bersama dengan Brimob dan unsur TNI juga melakukan apel gelar pasukan di Alun-alun Wonosobo.

Apel gelar pasukan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan terkait kegiatan kunjungan Presiden agar berjalan dengan aman.

Presiden Joko Widodo Kunjungi Wonosobo, Polres Wonosobo Siapkan Ratusan Personel Pengamanan

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, pimpin apel kesiapan pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Wonosobo pada Senin (22/01) di halaman Mapolres Wonosobo.

Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan bahwa pengamanan VVIP dan kunjungan RI 1 bukanlah tugas biasa atau rutin, melainkan tanggung jawab bersama seluruh personel yang terlibat. Masing-masing personel harus memahami betul tugasnya di lapangan.

Dalam pengamanan RI 1, Polres Wonosobo akan dibantu personel Brimob Polda Jateng dna sejumlah Polres terdekat lainnya.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan menghadiri dua agenda yang dimaksud yakni pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat dan apel IPNU/IPPNU Kabupaten Wonosobo. Acara tersebut akan dipusatkan di Alun-alun Wonosobo dan taman rekreasi Kalianget.

Setelah apel, personel diminta untuk menempati posisi sesuai ploting penugasan yang telah disimulasikan sebelumnya. Guna mendukung lancarnya pelaksanaan pengamanan, Wakapolres Wonosobo, Kompol Rendi Johan juga melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di hadapan seluruh personel pengamanan dari Polres Wonosobo maupun personel BKO.

Pengamanan perjalanan VVIP RI 1 menjadi fokus utama dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wonosobo. Semua pihak diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi kelancaran acara tersebut.

Sambangi Obvit dan Pusat Keramaian, Polres Wonosobo Cegah Ancaman Terorisme

Polres Wonosobo terus meningkatkan patroli dialogis sebagai upaya untuk mengantisipasi dan menanggulangi bahaya radikalisme, terorisme, dan intoleransi di wilayah Kabupaten Wonosobo. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pencegahan dan penanggulangan potensi ancaman yang dapat membahayakan keamanan dan stabilitas masyarakat.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan bahwa patroli dialogis menjadi salah satu instrumen efektif dalam membangun hubungan yang harmonis dan memperkuat sinergi dengan masyarakat.

“Patroli dialogis bukan hanya sekadar patroli keamanan, tetapi juga sarana untuk berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan warga. Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui penguatan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Seperti patroli yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo yang dilaksanakan pada Minggu (21/01) malam. Patroli dengan sasaran obyek vital dan pusat keramaian pada malam hari ini rutin digelar untuk menjaga keamanan.

Selain langkah antisipasi Polri, Kapolres juga menegaskan bahwa peran aktif masyarakat dalam melaporkan potensi ancaman atau perilaku yang mencurigakan sangat dibutuhkan.

“Peran serta aktif warga dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian merupakan langkah konkrit dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kepolisian juga bekerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan komunitas-komunitas lokal untuk memperkuat pendekatan preventif. Dengan berkolaborasi, diharapkan pesan-pesan moderat dan toleransi dapat lebih mudah disampaikan dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Gencar Sosialisasi di Bengkel, Polres Wonosobo Ajak Masyarakat Tak Pasang Knalpot Brong

Jajaran Polres Wonosobo melaksanakan sosialisasi terkait penggunaan knalpot brong kepada pemilik bengkel variasi yang menjual atau menyediakan jasa pemasangan. Kegiatan tersebut dilakasanakan pada Senin (22/01) di sejumlah bengkel di sekitar Wonosobo.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo mengatakan seluruh polsek jajaran Polres Wonosobo juga digerakkan untuk melakukan sosialisasi di bengkel dan toko sparepart penjual knalpot. Sejumlah bengkel variasi diminta membantu menegakkan peraturan dan tata tertib lalu lintas dengan tidak menjual knalpot brong atau racing lagi.

“Penggunaan knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan dan meresahkan masyarakat. Jadi dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran para pemilik toko Sparepart dan bengkel untuk tidak menjual serta memakaikan knalpot brong lagi kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, pemakaian knalpot terhadap kendaraan ada aturannya. Menggunakan knalpot tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan termasuk knalpot brong/racing, bisa mendapatkan sanksi pidana atau denda sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Pasal 285 ayat (1) mengatur tentang persyaratan teknis dan laik jalan yang tidak memenuhi standar.

Dalam ketentuan tersebut terdapat sejumlah aturan tentang syarat teknis kendaraan salah satunya adalah larangan penggunaan knalpot bising/bogar/brong.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung penertiban dan penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot brong yang dilakukan oleh Polri, karena keberadaan knalpot Brong betul-betul sangat meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Satlantas Polres Wonosobo Laksanakan Samsat CDF Setiap Hari Minggu

Satlantas Polres Wonosobo terus memberikan kontribusi positif dalam melayani masyarakat. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, Satlantas Polres Wonosobo secara rutin menggelar pelayanan Samsat di acara Car Free Day (CFD) tepatnya di Depan Kantor Samsat Kabupaten Wonosobo pada hari Minggu (21/1) pagi.

Car Free Day, yang diadakan di Jalan Soekarno – Hatta, telah menjadi kegiatan rutin bagi warga untuk berolahraga dan berkumpul bersama keluarga. Dengan adanya layanan Samsat di acara ini, masyarakat dapat memanfaatkan waktu sambil melakukan kewajiban administratif terkait kendaraan mereka.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, IPTU Edi Nugroho, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami ingin memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan mereka tanpa harus mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya layanan Samsat di CFD, diharapkan akan lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya,” ujarnya.

Pelayanan Samsat di CFD ini mencakup berbagai jenis layanan administrasi kendaraan bermotor, seperti pembayaran pajak, perpanjangan STNK dan berbagai pelayanan lainnya. Petugas Samsat yang telah disiapkan di lokasi berusaha memberikan pelayanan yang ramah dan efisien.

Masyarakat Wonosobo memberikan apresiasi atas inisiatif Satlantas Polres Wonosobo ini. “Ini benar-benar memudahkan kita yang sibuk bekerja. Tanpa harus antri di kantor SAMSAT, kita bisa sekaligus berolahraga di CFD dan mengurus administrasi kendaraan,” ujar salah seorang pengunjung Samsat CFD.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan berkendara dan kepatuhan dalam urusan administrasi kendaraan. Satlantas Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sat Samapta Polres Wonosobo Berikan Himbauan Penggunaan Knalpot Brong Kepada Pelaku Otomotif

Sat Samapta Polres Wonosobo aktif melakukan upaya pencegahan knalpot brong di jalanan dengan memberikan himbauan kepada sejumlah pelaku otomotif terkait penggunaan knalpot brong. Himbauan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat menjelang pemilu 2024.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat (19/01), personil Sat Samapta Polres Wonosobo turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada para pengguna kendaraan, toko sparepart, dan sejumlah bengkel kendaraan bermotor. Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan tenang bagi warga menjelang pemilu 2024.

“Saat ini, masyarakat sering kali merasa terganggu dengan suara knalpot brong yang berlebihan. Oleh karena itu, kami memberikan himbauan kepada para pelaku otomotif agar menggunakan knalpot yang sesuai dengan standar dan tidak mengganggu ketenangan lingkungan sekitar,” kata AKP Nuryawan Eko Ramdani.

Personil Sat Samapta juga memberikan pemahaman kepada para pelaku otomotif mengenai aturan penggunaan knalpot yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Mereka diingatkan untuk mematuhi peraturan tersebut guna menghindari sanksi yang mungkin diberikan jika terbukti melanggar.

Para pelaku otomotif yang menerima himbauan ini merespons positif. Mereka menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan nyaman bagi warga sekitar.

Kepolisian Resor Wonosobo berencana untuk terus melakukan kegiatan himbauan dan operasi serupa guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan knalpot yang sesuai standar. Dengan adanya kerjasama antara polisi dan masyarakat, diharapkan lingkungan sekitar dapat lebih sejahtera dan aman bagi semua.

Cooling System Menjelang Pemilu, Personel Polres Wonosobo Patroli Ke KPU

Dalam rangka menjaga kondisi yang kondusif dan mengamankan proses pemilihan umum yang akan segera dilaksanakan, personel Polres Wonosobo melakukan patroli ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada jumat (19/1).  Patroli ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaan Pemilu.

 

Personel Polres Wonosobo yang tergabung dalam tim Cooling System melaksanakan patroli rutin ke sejumlah titik strategis di sekitar kantor KPU. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin integritas pelaksanaan Pemilu.

 

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan menyatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi Cooling System yang diterapkan oleh kepolisian. “Kami ingin menciptakan suasana yang tenang dan nyaman menjelang Pemilu. Patroli ini juga sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul,” ungkapnya.

 

Dalam patroli tersebut, personel Polres Wonosobo tidak hanya memastikan keamanan fisik, tetapi juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Mereka juga berkoordinasi dengan petugas keamanan di sekitar lokasi Pemilu untuk saling mendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Patroli Cooling System ini akan terus dilaksanakan secara rutin menjelang dan selama masa Pemilu, sebagai wujud nyata dari komitmen Polres Wonosobo dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan demokratis bagi seluruh masyarakat.