Cooling System Menjelang Pemilu, Personel Polres Wonosobo Patroli Ke KPU

Dalam rangka menjaga kondisi yang kondusif dan mengamankan proses pemilihan umum yang akan segera dilaksanakan, personel Polres Wonosobo melakukan patroli ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada jumat (19/1).  Patroli ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaan Pemilu.

 

Personel Polres Wonosobo yang tergabung dalam tim Cooling System melaksanakan patroli rutin ke sejumlah titik strategis di sekitar kantor KPU. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin integritas pelaksanaan Pemilu.

 

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan menyatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi Cooling System yang diterapkan oleh kepolisian. “Kami ingin menciptakan suasana yang tenang dan nyaman menjelang Pemilu. Patroli ini juga sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul,” ungkapnya.

 

Dalam patroli tersebut, personel Polres Wonosobo tidak hanya memastikan keamanan fisik, tetapi juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Mereka juga berkoordinasi dengan petugas keamanan di sekitar lokasi Pemilu untuk saling mendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Patroli Cooling System ini akan terus dilaksanakan secara rutin menjelang dan selama masa Pemilu, sebagai wujud nyata dari komitmen Polres Wonosobo dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan demokratis bagi seluruh masyarakat.

Kapolres Wonosobo Hadiri Acara Karya Bakti dan Bakti Sosial Terpadu Kodim 0707/Wonosobo

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menghadiri pembukaan acara karya bakti dan bakti sosial terpadu bertempat di Desa Kemiriombo Kaliwiro. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kodim 0707 Wonosobo dan dibuka oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ujang Darwis pada Kamis (18/1).

Dandim 0707, Letkol Inf Helmy, menuturkan kegiatan ini meliputi, penanaman pohon, pelayanan kesehatan dan KB, pembersihan pasar serta pembersihan sungai yang dihadiri dari berbagai elemen baik pemerintah, ormas, masyarakat maupun anak sekolah.

Bupati Wonosobo, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Pihaknya juga mengucapkan selamat datang kepada Kasdam IV/Diponegoro.

“Kami mewakili masyarakat Wonosobo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kasdam Brigjen TNI Ujang Darwis di Wonosobo. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan tersendiri demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

Brigjen TNI Ujang Darwis saat membuka acara membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Provinsi Jawa Tengah khususnya Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi bencana alam di antara lain banjir dan tanah longsor.

Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang diselenggarakannya kegiatan karya bakti mulai dari pembersihan sungai, penanaman pohon dan pembersihan sampah di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Harapan yang sama juga disampaikan Kapolres Wonosobo, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan karya bakti ini bisa mencegah dan mengurangi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Wonosobo.

“Masyarakat semakin sehat, perekonomian semakin baik. Hubungan semua komponen mulai dari Pemda, Kodim, Polres, Ormas, masyarakat semakin kompak,” pungkas Kapolres.

Para Siswa Dukung Polres Wonosobo Berantas Knalpot Brong

Polsek Mojotengah melakukan sosialisasi larangan penggunaan knalpot brong di SMA Alfa Ali Masykur Bumirejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jumat (19/1/24).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMA Alfa Ali Masykur. Dalam sosialisasi tersebut, Aiptu Tri Yudi P, S.H beserta 3 anggota memberikan penjelasan tentang larangan penggunaan knalpot brong.

Aiptu Tri Yudi menjelaskan bahwa knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan merupakan perbuatan yang melanggar pasal 285 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ).

“Penggunaan knalpot brong dapat dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,-,” ungkapnya

Selain itu, menggunakan knalpot brong juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Suara knalpot yang terlalu bising dapat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama saat malam hari.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong,” tambahnya

Para siswa-siswi SMA Alfa Ali Masykur menyambut baik sosialisasi tersebut. Mereka mengaku akan mematuhi peraturan tentang larangan penggunaan knalpot brong.

“Saya akan mematuhi peraturan tersebut. Saya tidak ingin melanggar hukum dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” kata salah satu siswa.

Kegiatan sosialisasi larangan penggunaan knalpot brong ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas.

Polres Wonosobo Sosialisasikan Larangan Penggunaan Kanlpot Brong

Polres Wonosobo gencar melakukan sosialisasi terkait larangan penggunaan knalpot brong di bengkel-bengkel seiring dengan meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan ketentraman masyarakat.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi polusi suara yang dihasilkan oleh knalpot brong, yang dinilai mengganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

“Knalpot brong seringkali menghasilkan suara bising yang melampaui batas toleransi, sehingga mengganggu lingkungan sekitar dan dapat menciptakan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

Sosialisasi larangan ini akan dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk pertemuan dengan pemilik bengkel, penyuluhan di sekolah-sekolah, serta pemasangan spanduk larangan di tempat-tempat strategis. Kapolres juga menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kenyamanan bersama dan lingkungan yang sehat.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah proaktif Polres Wonosobo dalam membasmi penggunaan knalpot brong untuk menciptakan kamseltibcarlantas.

Sukseskan Program Pemerintah, Polsek Selomerto Dampingi PIN Polio

Kapolsek Selomerto, AKP Agus Priyono, mendampingi kegiatan pencanangan PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio di Dusun Banaran, Desa Kalierang pada Rabu (18/1). Kegiatan ini sebagai wujud dukungan Polri terhadap kesehatan anak- anak di Indonesia.

Vaksin tetes Polio diberikan kepada anak usia 0-7 tahun sebanyak 2 tetes, hal tersebut dilakukan untuk melindungi anak- anak dari penyakit polio.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menuturkan bahwa pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Wonosobo akan mendapatkan pendampingan personel Polri.

“Hal ini sebagai wujud Polri hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, selain mendampingi, personel Polri juga turut membantu memberi rasa nyaman kepada anak-anak,” ungkap Kapolres.

PIN Polio putaran pertama dimulai sejak tanggal 15 Januari hingga 21 Januari 2024, sedangkan pekan kedua akan dimulai tanggal 19 Februari mendatang.

Kapolres megajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan program pemerintah dengan membawa putra putrinya untuk mendapatkan vaksin polio. Vaksin polio bisa didapatkan di puskesmas, posyandu, SD/MI, TK/Paud dan pos imunisasi terdekat.

Personel Polres Wonosobo Sambangi Warganya Untuk Cooling System Jelang Pemilu

Menjelang Pemilihan Umum yang akan segera dilaksanakan, Polres Wonosobo jalin keakraban dengan masyarakat melalui kegiatan sambang ke rumah warga.

Kegiatan ini sebagai upaya cooling system dan mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, serta memberikan informasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama periode kampanye dan pemungutan suara.

Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo turun langsung ke rumah- rumah warga dengan tujuan memberikan pesan-pesan edukatif tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu dengan damai dan tertib.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan mengungkapkan bahwa kegiatan sambang ke rumah warga ini sebagai bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan keterbukaan dan keakraban antara kepolisian dan masyarakat. Kami siap mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama proses Pemilu,”ungkapnya

Kapolres Wonosobo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menciptakan Pemilu yang aman dan damai. Dengan kebersamaan ini, diharapkan masyarakat Wonosobo dapat turut berperan aktif dalam menjaga integritas dan keamanan Pemilu, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang adil bagi semua pihak.

Polres Wonosobo Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Polres Wonosobo menggelar upacara hari kesadaran nasional di halaman Mapolres setempat pada Rabu (17/1) pagi. Upacara diikuti oleh PJU Polres Wonosobo, para Kasat, para Perwira, anggota serta ASN Polres Wonosobo.

Upacara sipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan. Saat membacakan amanat Kapolda Jateng, Ia mengatakan, upacara hari kesadaran nasional yang digelar setiap tanggal 17 ini sebagai bentuk memotivasi seluruh personel Polri, dalam melaksanakan tugas pokok Polri dengan profesional, ikhlas bertanggung jawab.

“Sebagai pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat hal ini penting untuk membangun karakter dan jati diri setiap personel, semangat pengabdian kita harus dilandasi oleh Tribrata dan Catur Prasetya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang harus dipedomani seluruh insan Bhayangkara,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik, yang dilandasi dedikasi dan loyalitas tinggi sehingga secara umum, situasi kamtibmas di wilayah Wonosobo hingga saat ini aman dan kondusif.

Selain itu, Kapolres mengingatkan kepada seluruh anggota untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terkait tahapan Pemilu 2024, permasalahan kriminalitas, penyalahgunaan narkotika, dinamika lalu lintas, potensi konflik, dan upaya penanganan bencana alam, serta ancaman radikalisme dan terorisme maupun dampak dari perubahan sosial masyarakat yang dinamis.

“Jaga kesehatan fisik dan psikis karena saat ini kita sudah memasuki tahapan kampanye terbuka. Jaga netralitas Polri dan jaga sikap tampang anggota dalam pelaksanaan tugas, jangan sampai terjadi isu yang dapat membuat masyarakat menilai bahwa Polri tidak netral dalam pemilu 2024,” lanjutnya.

Memasuki masa kampanye terbuka yang dimulai pada tanggal 20 januari 2024, AKBP Donny menyampaikan untuk melakukan mapping wilayah, melakukan penggalangan kepada seluruh tokoh-tokoh daerah terutama tokoh partai politik dalam memberikan pesan kamtibmas untuk pelaksanaan kampanye terutama pelanggaran penggunaan knalpot brong.

Polsek Sapuran Gelar Sosialisasi Kenakalan remaja di Kalibawang

Personel Polsek Sapuran dan Polsubsektor Kalibawang kunjungi SMP N 4 Kalibawang pada Selasa (16/1) siang. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Polsek Sapuran untuk mensosialisasikan bahaya kenakalan remaja.

Kapolsek Sapuran melalui Aiptu Arifin, personel Polsubsektor Kalibawang, menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi ini diikuti 74 siswa. Selain menyampaikan materi tentang kenakalan remaja, Aiptu Arifin juga menyampaikan sosialisasi penggunaan knalpot tidak standar pabrik kepada pelajar.

“Seperti yang sudah kita ketahui saat ini Polres Wonosobo sedang gencar melakukan sosialisasi penggunaan knalpot tidak standar pabrik, kami mengajak adik-adik untuk mematuhi aturan tersebut,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak para siswa untuk mematuhi aturan berlalu lintas dengan melengkapi surat-surat seperti Surat Ijin Mengemudi bagi yang sudah cukup usia.

Aiptu Arifin juga menyampaikan dampak kenakalan remaja sangat merugikan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Tak lupa pihaknya juga memberikan tips kepada para siswa untuk menghindari kenakalan remaja. Salah satunya adalah dengan menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada diri sendiri.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Pihak sekolah berharap agar kegiatan tersebut dapat terus dilakukan secara rutin untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang kenakalan remaja.

Terperosok ke Jurang, Sebuah Mobil Dievakuasi Polsek Kejajar

Viral, beredar video sebuah mobil berwarna putih terperosok di jurang jalan desa Sembungan, Sikarim, Kejajar pada Senin (15/1) sore.

Sekitar pukul 17.00 Wib, Evrend, seorang pemuda asal Kudus yang mengendarai sebuah mobil putih bersama teman-temannya diketahui hendak menuju ke Sikunir.

Dirinya diarahkan melewati jalan Sikarim yang terkenal curam oleh aplikasi peta online yang diaksesnya melalui ponsel.

Karena tidak mengenal medan dan kurangnya persiapan, mobil yang dikendarainya tidak kuat menanjak dan terpersosok ke jurang.

Beruntung, mobilnya tertahan oleh bebatuan dan rumput sehingga tidak jatuh ke dasar jurang. Polsek Kejajar bersama warga setempat segera mengevakuasi korban. Seluruh penumpang mobil berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka-luka.

Kapolsek Kejajar, AKP Abror menuturkan saat ini proses evakuasi sudah berhasil dilakukan.

“Berkat kerjasama yang baik antara anggota Polsek Kejajar, masyarakat setempat dan penggiat jeep wisata, Alhamdulillah mobil sudah berhasil dievakuasi, arus lalu lintas juga sudah lancar kembali,” pungkas Kapolsek.

Menutup Jalan, Polsek Kejajar Evakuasi Tebing Longsor

Hujan deras yang melanda wilayah Kejajar pada Sabtu (13/1) mengakibatkan tebing di jalan Rahaiwatu Humalang turut desa Campursari mengalami longsor. Akibatnya sebagian jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

Kapolsek Kejajar, AKP Abror, menuturkan, pihaknya mendapat laporan pada Sabtu pagi dari  warga sekitar yang kan melewati jalan tersebut.

“Alhamdulillah pada Sabtu sore tanah berhasil dibersihkan dari jalan berkat kerja sama dengan warga sekitar dan bantuan excavator,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan meski tebing yang longsor dinilai cukup tinggi, namun tak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

“Tebing yang longsor sepanjang 21 meter dengan tinggi 6 meter sehingga cukup banyak material tanah yang menutup jalan, namun alhamdulillah tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi daerah yang rawan longsor saat terjadi hujan lebat.