Cuaca Ekstrem Landa Wonosobo, Polisi Respons Cepat Kerusakan Rumah di Papringan

WONOSOBO — Angin kencang yang terjadi usai hujan lebat menerjang Dusun Papringan, Desa Bowongso, Kecamatan Kalikajar, pada Selasa (2/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya rusak ringan.

Kapolsek Kalikajar, Iptu Suyanto, bersama personel Polsek Kalikajar segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta memastikan keselamatan warga. Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan setempat untuk membantu penanganan awal dan pembersihan material bangunan yang terdampak.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi serta memastikan tidak ada warga yang menjadi korban,” ujar Kapolsek Kalikajar di sela-sela peninjauan.

Beruntung, angin kencang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta dari total tiga rumah yang terdampak.

Hingga kini, Polsek Kalikajar bersama perangkat desa terus melakukan pendataan lanjutan dan mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Wonosobo.

Disiplin Berlalu Lintas Digenjot, Polres Wonosobo Beri 760 Teguran Selama Operasi Zebra

WONOSOBO — Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo menutup pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 yang berlangsung selama 14–30 November dengan penekanan pada pendekatan persuasif. Dari total 956 pelanggaran yang tercatat, petugas memberikan 760 teguran kepada para pengendara—angka tertinggi sepanjang operasi—sebagai upaya mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan tertib berlalu lintas.

Selain teguran, penindakan lainnya terdiri dari 193 ETLE dan 6 tilang manual. Pelanggaran sepeda motor mencapai 146 kasus, didominasi 134 pengendara yang tidak memakai helm. Untuk mobil, terdapat 53 pelanggaran, seluruhnya karena tidak menggunakan sabuk keselamatan. Mayoritas pelanggar merupakan karyawan swasta, serta pelajar dan mahasiswa, dengan rentang usia terbanyak 21–35 tahun.

Di samping penertiban, Satlantas juga mencatat 9 kecelakaan lalu lintas selama operasi, melibatkan 16 korban—1 luka berat dan 15 luka ringan—yang sebagian besar merupakan kecelakaan sepeda motor.

Pendekatan edukatif menjadi fokus penting dalam operasi tahun ini. Penyuluhan tertib lalu lintas digencarkan mulai dari PAUD, TK, SD, SLTP, SMA, hingga komunitas otomotif, ojek online, dan kelompok pelaku pariwisata. Petugas turut menginisiasi pernyataan bersama untuk menjaga keselamatan dan kesopanan berkendara sebagai upaya meminimalisir risiko kecelakaan.
Selain tatap muka, ajakan tertib berlalu lintas juga disebarkan melalui media sosial, media online, pemasangan banner, dan pembagian leaflet.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, menyampaikan bahwa tingginya jumlah teguran menunjukkan pendekatan humanis yang diutamakan dalam operasi ini. Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dan mematuhi aturan sebagai budaya bersama di jalan raya.

Polres Wonosobo Gelar Apel Siaga Bhayangkara Antisipasi Bencana Alam

WONOSOBO – Polres Wonosobo melaksanakan Apel Siaga Bhayangkara sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, 02/12/2025.
Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo dan diikuti oleh personel dari berbagai fungsi, termasuk peleton siaga bencana yang disiapkan untuk merespons cepat kondisi darurat di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas penanganan bencana, mulai dari langkah awal saat menerima informasi darurat hingga tindakan penyelamatan di lapangan. Personel juga menerima pengarahan mengenai pola respons cepat, teknik evakuasi, dan langkah-langkah keselamatan selama berada di area terdampak.

Polres Wonosobo menekankan pentingnya kewaspadaan, mengingat wilayah Wonosobo memiliki potensi bencana seperti tanah longsor, angin kencang, dan banjir akibat curah hujan tinggi. Dengan adanya apel siaga ini, diharapkan seluruh personel dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.

Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Wonosobo dalam menjaga keselamatan warga serta memastikan pelayanan terbaik pada situasi darurat.

Lindungi Masa Depan, Polisi Edukasi Pemuda Karanganyar soal Narkoba dan Ruang Digital

WONOSOBO — Polsek Sukoharjo menggelar sosialisasi mengenai bahaya narkoba serta pemahaman Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bagi pemuda Desa Karanganyar, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Desa Karanganyar itu diikuti 35 pemuda dan pemudi, Senin (01/12).

Sosialisasi mengambil tema “Waspada Narkoba dan UU ITE, Lindungi Diri Lindungi Masa Depan”. Materi disampaikan oleh AIPTU Ashuri, S.H., selaku Polmas Desa Karanganyar, serta Briptu Muhammad Lukman, Bhabinkamtibmas wilayah setempat.

Dalam paparannya, kedua petugas menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba yang kian menyasar kelompok usia muda. Edukasi mengenai UU ITE turut diberikan agar peserta memahami batasan dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Slamet Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk memperkuat ketahanan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Pemuda harus memiliki kesadaran hukum sejak dini. Edukasi tentang bahaya narkoba dan UU ITE menjadi penting agar mereka dapat melindungi diri sekaligus masa depan mereka,” ujar AKP Slamet Riyanto.

Ia menambahkan bahwa Polsek Sukoharjo akan terus mendorong kegiatan edukatif serupa di berbagai desa sebagai upaya menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya mengenai pola pencegahan narkoba, penggunaan media sosial yang aman, serta konsekuensi hukum apabila terlibat dalam penyalahgunaan narkotika atau pelanggaran digital.

Satlantas Polres Wonosobo Beri Edukasi Tertib Lalu Lintas kepada Komunitas Dieng Jeep Wisata

WONOSOBO — Satlantas Polres Wonosobo memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada Komunitas Dieng Jeep Wisata dalam kegiatan sosialisasi Operasi Zebra Candi 2025 yang digelar di Pibee Resto Wonosobo, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB dan dipimpin langsung Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., bersama KBO Satlantas, Kanit Turjagwali, Kanit Kamsel, serta Kaurmintu Satlantas.

Dalam arahannya, Kasatlantas menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pelaku jasa angkutan wisata di kawasan Dieng yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. Ia meminta seluruh anggota komunitas untuk selalu memastikan kendaraan dan dokumen berkendara dalam kondisi lengkap serta valid.

Selain itu, para pengemudi jeep wisata diimbau untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan area wisata, karena dapat menghambat arus lalu lintas dan memicu kemacetan di titik-titik padat pengunjung. Kasatlantas juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, mulai dari kondisi rem, ban, hingga mesin, agar perjalanan wisata tetap aman dan tidak menimbulkan gangguan di jalan.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Wonosobo berharap kesadaran tertib berlalu lintas di kawasan wisata semakin meningkat sehingga kenyamanan dan keselamatan wisatawan dapat selalu terjaga.

Bhabinkamtibmas Sukoharjo Ajak Pemuda Bijak Bermedia Digital dan Jauhi Narkoba

WONOSOBO – Bhabinkamtibmas Polsek Sukoharjo Polres Wonosobo menggelar kegiatan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan pemahaman Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kepada para pemuda dan pemudi Desa Karanganyar, Kecamatan Sukoharjo, pada Minggu (30/11/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Dusun Bobos.

Penyuluhan tersebut menghadirkan Aiptu Ashuri, S.H., bersama Briptu Muhammad Lukman, yang memberikan edukasi terkait dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta pentingnya bijak dalam menggunakan media digital. Para peserta diajak memahami risiko hukum maupun sosial yang dapat timbul apabila terlibat dalam penyalahgunaan obat terlarang maupun penyebaran konten yang melanggar UU ITE.

Melalui pendekatan dialogis, petugas juga memberikan contoh kasus yang kerap terjadi serta langkah-langkah pencegahannya. Peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan serta aktif berdiskusi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 35 pemuda dan pemudi setempat. Diharapkan, melalui edukasi yang berkelanjutan, generasi muda di Desa Karanganyar dapat lebih waspada serta mampu melindungi diri dan masa depan mereka dari berbagai potensi pelanggaran hukum.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Wonosobo terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui program edukasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Polres Wonosobo Cepat Tanggapi Laporan 110 Terkait Keributan Pelajar di Mojotengah

WONOSOBO — Polres Wonosobo menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait adanya gangguan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Mojotengah, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya keributan yang melibatkan sekelompok pelajar di sekitar Jalan Argopeni, Munggang Bawah.

Menerima aduan tersebut, operator 110 segera meneruskan informasi kepada petugas piket. Tim gabungan yang terdiri dari PAMAPTA, Unit Reskrim, dan Dalmas kemudian bergerak menuju lokasi. Setiba di tempat kejadian, petugas melakukan langkah pengamanan untuk mencegah situasi berkembang dan menjaga keselamatan masyarakat sekitar.

Keributan diketahui terjadi pascapertandingan sepak bola antar pelajar. Petugas dengan pendekatan humanis mengupayakan pemisahan pihak-pihak yang terlibat dan memastikan situasi kembali kondusif. Dua pelajar yang terlibat langsung dalam perkelahian kemudian dibawa ke Polres Wonosobo untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Di Mapolres, petugas memanggil orang tua masing-masing untuk memberikan pendampingan sekaligus pembinaan bersama agar kejadian serupa tidak terulang. Polres Wonosobo menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan pembinaan kepada generasi muda, bukan untuk menghukum.

Polres Wonosobo mengapresiasi warga yang responsif memberikan informasi melalui Call Center 110. Layanan ini menjadi sarana cepat bagi masyarakat untuk menyampaikan aduan sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera ditangani.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali. Polres Wonosobo terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Edukasi hingga Reward: Satlantas Wonosobo Optimalkan Pelayanan Regident

WONOSOBO — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo menggelar kegiatan “Polisi Menyapa” Bidang Regident di Kantor Pelayanan BPKB, Sabtu (29/11) Program ini menyasar peningkatan pelayanan publik melalui edukasi, apresiasi, dan penyelesaian masalah langsung di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) memberikan sosialisasi serta edukasi terkait regulasi pelayanan BPKB, mulai dari ketentuan penerbitan, prosedur perubahan identitas, hingga tata cara pengurusan dokumen kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami alur pelayanan serta mengurangi potensi kesalahan administrasi.

Tak hanya itu, Satlantas juga memberikan reward kepada para pemohon BPKB yang dinilai tertib dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar masyarakat semakin disiplin dalam mengurus dokumen kendaraan mereka.

Program ini juga meliputi problem solving, di mana petugas Ur BPKB membuka ruang dialog langsung dengan pemohon untuk menyelesaikan berbagai kendala yang kerap ditemui dalam layanan regident, seperti perbedaan data, kelengkapan dokumen, hingga penjelasan teknis terkait prosedur yang berlaku.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, mengatakan bahwa kegiatan “Polisi Menyapa” merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam membangun pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan humanis.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan pelayanan BPKB berjalan tanpa hambatan sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat semakin paham prosedur,” ujarnya.

Satlantas menyatakan program serupa akan terus digelar secara berkala sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.

Satnarkoba Polres Wonosobo Bekali Pelajar SRMA 35 dengan Edukasi Bahaya Narkoba

WONOSOBO — Satnarkoba Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Jumat (28/11/2025) di SRMA 35 Wonosobo. Kegiatan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari bapak ibu guru serta siswa-siswi kelas X.

Dalam sosialisasi tersebut, materi disampaikan oleh dua narasumber, yakni Brigpol Tia Rahayu, S.H. selaku Bamin Satresnarkoba serta Agri Rafid Rabbani selaku Banit Satresnarkoba. Keduanya memberikan paparan bertema “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”, yang menekankan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan pelajar terhadap ancaman narkotika.

Peserta diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, hingga cara menghindari pengaruh pergaulan yang mengarah pada penyalahgunaan. Para siswa juga mendapat kesempatan untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan terkait kasus-kasus narkoba yang sering terjadi di lingkungan remaja.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatresnarkoba Polres Wonosobo AKP Tegus Sukosso menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk membentuk pemahaman yang kuat bagi pelajar mengenai bahaya narkoba.

“Tujuan kami adalah membuat para siswa mampu membentengi diri, memahami bahayanya, dan turut menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Satnarkoba Polres Wonosobo menekankan pentingnya pemahaman para siswa tentang dampak buruk narkoba, kemampuan mengenali tanda-tanda penyalahgunaan, serta peran aktif mereka dalam mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Polri Hadir untuk Ketahanan Pangan, Polsek Selomerto Gelar Panen Jagung di Gunungtawang

WONOSOBO – Anggota Polsek Selomerto Polres Wonosobo bersama penyuluh pertanian dan pengelola Pondok Pesantren An Nur melaksanakan panen jagung binaan Polri di lahan pertanian milik ponpes yang berada di Dusun Gunungtawang, Kecamatan Selomerto, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan panen yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat. Proses panen dipimpin Kapolsek Selomerto bersama empat personel, didampingi PPL Selomerto dan pengelola Ponpes An Nur.

Dari hasil panen kwartal ketiga, lahan seluas kurang lebih 600 meter persegi menghasilkan sekitar 400 kilogram jagung basah dengan kadar air di atas 20 persen. Hasil panen selanjutnya akan dikeringkan hingga mencapai kadar air 14 persen sebelum dilakukan penimbangan dan proses penjualan.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi Polri dan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan produktif serta meningkatkan kesejahteraan warga. Selain mendampingi proses panen, personel Polsek Selomerto juga memberikan imbauan untuk terus menjaga keberlanjutan program pertanian di lingkungan ponpes.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.