AKBP M Kasim Akbar Bantilan Resmi Jabat Kapolres Wonosobo

Wonosobo – AKBP M Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. secara resmi memegang tongkat komando sebagai Kapolres Wonosobo menggantikan AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K. yang kini ditugaskan sebagai Wadirresnarkoba Polda Jateng. Pucuk pimpinan Polres Wonosobo resmi berganti usai dilakukan serah terima jabatan di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (21/03/2025) kemarin.

Sebagai bagian dari tradisi, rangkaian Sertijab dilanjutkan dengan acara penyambutan Kapolres baru di Mapolres Wonosobo pada Senin (24/03/2025) pagi. AKBP M Kasim Akbar Bantilan disambut dengan prosesi pedang pora yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama serta personel Polres Wonosobo.

Setelah prosesi penyambutan, kegiatan berlanjut dengan paparan situasi wilayah dan apel bersama yang masih dipimpin oleh AKBP Donny Lumbantoruan. Dalam sambutannya, AKBP Donny mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kerja sama dari seluruh personel selama masa kepemimpinannya.

“Terima kasih kepada rekan-rekan semua atas dukungan dan kerja sama selama kurang lebih satu tahun saya menjabat sebagai Kapolres Wonosobo. Mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,” ujar AKBP Donny.

Ia juga berharap agar seluruh personel Polres Wonosobo tetap mempertahankan kinerja baik dan terus mendukung kepemimpinan Kapolres baru.

Sementara itu, AKBP M Kasim Akbar Bantilan menyatakan komitmennya untuk bekerja keras bersama jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonosobo. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan stakeholder terkait, terutama dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1446 H.

Usai rangkaian acara, AKBP Donny Lumbantoruan dihantarkan dengan prosesi pedang pora. Suasana haru mewarnai momen perpisahan saat dirinya menyalami satu per satu anggota yang melepas kepergiannya.

Dengan pergantian pucuk pimpinan ini, diharapkan Polres Wonosobo dapat terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kapolres Wonosobo Sambangi Pimpinan Muhammadiyah, Safari Kamtibmas di Bulan Ramadan

Kapolres Wonosobo AKBP M. Akbar Kasim Bantilan, S.I.K., M.M, mengunjungi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo pada Senin, 24 Maret 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari safari kamtibmas yang digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Akbar Kasim Bantilan menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan. Ia juga mengajak Muhammadiyah untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas ibadah dan kegiatan sosial selama bulan puasa.

“Kami berharap kerja sama antara kepolisian dan Muhammadiyah bisa semakin erat, khususnya dalam menjaga suasana yang aman dan damai di Wonosobo selama Ramadan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua PDM Wonosobo, Drs. Bambang Wen, M.M. menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam upaya menjaga kerukunan serta mengedukasi masyarakat agar tetap tertib dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Safari kamtibmas ini menjadi agenda rutin Polres Wonosobo dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Selain ke Muhammadiyah, Kapolres dijadwalkan mengunjungi organisasi keagamaan lainnya untuk mempererat hubungan serta menyampaikan pesan keamanan selama bulan suci.

Tim Dokkes Polres Wonosobo Bantu Korban Pingsan di Pasar Garung

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Wonosobo kembali menunjukkan aksi cepat tanggapnya. Minggu (23/3/2025), tim Dokkes yang tengah bertugas mendukung pengamanan arus mudik, langsung bergerak memberikan pertolongan kepada seorang warga yang pingsan di Pasar Garung.

Kasi Dokkes Polres Wonosobo, Bripka Mufa’ik, A. Md., Kep., pagi itu baru saja melaksanakan apel di Mapolres Wonosobo sebelum berangkat mengecek kondisi kesehatan personel di Pos Pelayanan Alun-Alun Wonosobo dan Pos Pengamanan Dieng. Setelah memastikan kesiapan personel dan mengisi ulang kotak P3K di Pos Pam Pertigaan Dieng, tim Dokkes melanjutkan perjalanan menuju Pos Pam Kertek.

Di tengah perjalanan, ambulans dinas Polri yang mereka gunakan dihentikan warga di depan Pasar Garung. Seorang warga dilaporkan pingsan di dalam pasar. Tanpa ragu, tim segera membawa peralatan medis dan bergegas ke lokasi.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung memberikan pertolongan pertama. Karena kondisi pasien cukup lemah, kami putuskan untuk segera membawanya ke RSUD Wonosobo menggunakan ambulans,” ujar Bripka Mufa’ik.

Sesampainya di RSUD, pasien bernama Hadi, yang membawa KTP dan kartu BPJS, langsung diserahterimakan kepada petugas medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., mengapresiasi sigapnya tim Dokkes dalam membantu masyarakat.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan terbaik. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kelelahan saat mudik, berbelanja, atau bekerja, agar tidak ragu mendatangi pos pengamanan atau pos pelayanan kami,” ujar Kapolres.

Operasi Ketupat yang tengah berlangsung bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik, termasuk penyediaan layanan kesehatan di sejumlah pos pengamanan yang telah disiapkan di titik-titik strategis.

Polres Wonosobo Siapkan Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Candi 2025

Mulai hari ini, Minggu (23/3/2025), personel Polres Wonosobo bersama dengan stakeholder terkait resmi menempati Pos Pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025. Pos pengamanan tersebut tersebar di tiga titik strategis, yakni Pos Pam Dieng, Pos Pam Kertek, dan Pos Pam Sawangan. Selain itu, satu Pos Pelayanan juga didirikan di Terminal Mendolo serta satu Pos Terpadu yang berlokasi di Alun-Alun Wonosobo.

Kapolres Wonosobo melalui Kabag Ops Polres Wonsoobo Kompol Darianto menyampaikan bahwa keberadaan pos-pos pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta merayakan Hari Raya Idulfitri.
“Kami telah menyiapkan personel di setiap pos untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Operasi Ketupat Candi 2025 sendiri akan berlangsung hingga beberapa hari setelah Lebaran guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik. Selain personel kepolisian, pos-pos ini juga didukung oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan relawan lainnya.

Selain pengamanan lalu lintas, pos-pos ini juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan layanan informasi bagi para pemudik. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan pos pelayanan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara kepolisian dan berbagai instansi terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 di wilayah Wonosobo dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

Peduli Sesama, Satlantas Polres Wonosobo Bagikan Bansos ke Yayasan Daarul Qur’an

Wonosobo, (21/3) –Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sosial dari Kapolres Wonosobo kepada Yayasan Daarul Qur’an di Desa Gunung Tawang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga. Kapolres Wonosobo melalui Satlantas menyerahkan paket bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada pihak yayasan, yang menaungi anak-anak yatim serta santri penghafal Al-Qur’an.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan materiil kepada yayasan yang bergerak di bidang pendidikan agama.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta memberikan manfaat bagi anak-anak dan para santri di Yayasan Daarul Qur’an. Ini juga sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujar AKP Seno.

Pihak Yayasan Daarul Qur’an Gunung Tawang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Operasi Ketupat Candi Dimulai 23 Maret, 350 Personel Polres Wonosobo Diterjunkan

Polres Wonosobo menggelar upacara gelar pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2025 di halaman Mapolres Wonosobo, Jumat(21/3). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta berbagai stakeholder terkait.
Upacara gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan instansi terkait guna menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2025.
Operasi Ketupat Candi 2025 sedianya akan dilaksanakan selama 17 hari dimulai dari tanggal 23 Maret 2025 pukul 00.00 WIB. s.d. 8 April 2025 pukul 24.00 WIB mendatang.
Dalam arahannya, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S. Ag., menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan responsif bagi pemudik.
“Pelayanan yang ramah dan responsif harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025. Tampilkan sosok petugas yang humanis, berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari microsleep, lakukan pengecekan kesehatanpengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan ramburambu dan lampu penerangan, serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan.” terang Bupati
Sejumlah 350 personel Polres Wonosobo bersama dengan personel Kodim, Dishub, Satpol PP Wonosobo dan berbagai stakeholder terkait akan menempati 3 Pos pengamanan yang terdiri dari Pos Pam Dieng, Pos Pam Kertek dan Pos Pam Sawangan. Selain itu terdapat 1 Pos Pelayanan di Terminal Mendolo dan 1 Pos Terpadu yang didirikan di Alun- Alun Wonosobo.
Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos.,M.H menambahkan, strategi komunikasi publik akan ditekankan dalam Operasi Ketupat Candi 2025 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta penerapan rekayasa lalu lintas selama periode mudik dan lebaran.
“Kepolisian akan mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan darurat terkait gangguan kamtibmas maupun kemacetan di jalur mudik.” Ungkapnya
Dengan kesiapan personel, sarana pendukung, serta sinergi lintas sektor, diharapkan Operasi Ketupat Candi 2025 dapat berjalan dengan optimal demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1446 H.

Polres Wonosobo Amankan Buka Puasa Bersama Hj. Sinta Nuriyah di Ponpes Al-Hikam

Personel Polres Wonosono bersama Polsek Kalikajar dan anggota Koramil Kalikajar melaksanakan pengamanan dalam acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh DR. (H.C.) Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, pada Rabu (19/3).

Acara yang mengusung tema “Pangkat dan Jabatan Belum Tentu Membuatmu Bahagia, Namun Iman dan Taqwa Akan Mengantarkanmu Menuju Surga” ini berlangsung dengan khidmat di Komplek Ma’hadIlmu Alqur’an (MIQ)/ponpes AL-HIKAM Dsn Tempelsari Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo.

 

Kapolsek Kalikajar AKP Aris Kristiyanto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran acara serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta.

“Kami menerjunkan personel untuk mengamankan jalannya acara agar berlangsung dengan tertib dan kondusif,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Hj. Sinta Nuriyah menyampaikan pesan toleransi dan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan di bulan Ramadan. Ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada pangkat dan jabatan, melainkan pada ketakwaan kepada Tuhan.

 

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga menjelang waktu berbuka puasa. Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan pembacaan ayat suci Al- Quran.

Polsek Kalikajar memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pengamanan dilakukan hingga acara selesai guna memastikan kenyamanan seluruh peserta.

Satlantas Polres Wonosobo Pasang Rambu di Jalur Wisata Dieng, dari himbauan sampai penunjuk arah

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo melakukan pemasangan rambu-rambu dan himbauan lalu lintas di jalur wisata Dieng, Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat Candi 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur Lebaran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo, Aiptu Rudi Nugroho, S.H., bersama sejumlah anggota Kamsel. Pemasangan rambu dilakukan di beberapa titik strategis sepanjang jalur wisata Wonosobo-Dieng guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami memasang rambu-rambu dan himbauan agar pengguna jalan lebih waspada, mengingat jalur menuju Dieng memiliki kontur jalan yang berkelok dan rawan kecelakaan, terutama saat arus wisata meningkat,” ujar Aiptu Rudi.
Selain di jalur wisata Dieng, Satlantas Polres Wonosobo juga akan memasang rambu-rambu di jalur tengkorak serta jalur alternatif dan utama di Kabupaten Wonosobo. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan, terutama di titik-titik rawan.
Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, S.H., M. H., turut mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama mudik dan liburan. Pastikan kendaraan layak jalan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan hindari berkendara dalam keadaan lelah. Mudik aman, keluarga nyaman,” kata AKP Seno.
Dengan adanya pemasangan rambu dan himbauan lalu lintas ini, diharapkan arus mudik dan wisata di Wonosobo berjalan dengan lancar serta aman bagi seluruh pengguna jalan.

Pastikan Kelayakan Bus Jelang Operasi Ketupat Candi 2025, Satlantas Polres Wonosobo Gelar Ramp Check

Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, Satlantas Polres Wonosobo bersama instansi terkait menggelar Ramp check atau pemeriksaan keselamatan kendaraan umum di Terminal Mendolo serta garasi bus Barito dan Jamaika di Kertek pada Senin (17/3).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo, Aiptu Rudi Nugroho, S.H., dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, serta perwakilan Jasa Raharja. Pemeriksaan menyasar 15 unit bus untuk memastikan kelayakan kendaraan menjelang arus mudik Lebaran.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa seluruh bus dalam kondisi layak jalan. Namun, petugas menemukan satu bus dengan izin trayek yang telah habis masa berlaku, serta empat bus lainnya dengan buku uji pengawasan trayek kedaluwarsa.
Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, S.H., M.H.,  Kasat Lantas Polres Wonosobo, mengimbau kepada seluruh operator bus agar segera memperbarui dokumen perizinan guna memastikan keselamatan penumpang.
Kami ingin memastikan perjalanan mudik berjalan dengan aman dan nyaman. Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan. Ingat, Mudik Aman, Keluarga Nyaman ujar AKP Seno.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kelancaran dan keamanan angkutan Lebaran 2025. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan terkendali.

Gagalkan Aksi Pelaku Mabuk Bersenjata Tajam, 14 Personel Polres Wonosobo Terima Penghargaan

Wonosobo – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Wonosobo, Komisaris Polisi (Kompol) Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung pada Senin, 17 Maret 2025, di halaman Markas Polres Wonosobo. Dalam kesempatan tersebut, Kompol Agustinus memberikan penghargaan kepada 15 personel Polres Wonosobo yang berprestasi.​
Tempo

Sebanyak 14 personel yang terdiri gabungan satreskrim dan sat samapta menerima penghargaan atas keberhasilan mereka dalam mengamankan serta melumpuhkan seorang pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras dan membawa senjata tajam, yang membahayakan keselamatan masyarakat umum. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 8 Maret 2025, pukul 23.00 WIB. Keberanian dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh para personel dalam menangani situasi berbahaya ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pimpinan Polres Wonosobo.​

Selain itu, satu personel lainnya dianugerahi penghargaan sebagai Operator Satuan Kerja Terbaik III tahun 2024 dari Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Banjarnegara. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi dan kompetensi personel Polres Wonosobo dalam bidang administrasi dan pengelolaan keuangan.​

Kompol Agustinus dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap prestasi yang diraih oleh anggotanya. Beliau menekankan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Wonosobo untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.​

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini juga menjadi momentum bagi Polres Wonosobo untuk merefleksikan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, serta terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Wakapolres Wonosobo Beri Penghargaan 15 Personel Berprestasi dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional
Gagalkan Aksi Pelaku Mabuk Bersenjata Tajam, 14 Personel Polres Wonosobo Terima Penghargaan
Polres Wonosobo Apresiasi Personel Berprestasi, dari Aksi Heroik hingga Operator Terbaik