Polres Wonosobo dan Insan Pers Berbagi di Ramadan, Ratusan Takjil dan Sembako Dibagikan

Wonosobo — Di tengah suasana Ramadan, Polres Wonosobo mempererat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama yang dikemas dengan aksi sosial pembagian bantuan sembako dan takjil, Rabu sore, 25 Februari 2026, di Kedai Jakarta, Wonosobo.

Sejak pukul 15.30 WIB, jajaran pejabat utama Polres Wonosobo bersama pengurus Bhayangkari turun langsung ke lapangan membagikan paket takjil dan sembako kepada masyarakat. Aksi sosial tersebut digelar di tiga titik, yakni di depan Mapolres Wonosobo, Jalan Angkatan 45 depan Samsat Wonosobo (kawasan Alun-alun Wonosobo), serta Pasar Induk Wonosobo. Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, pedagang kecil, buruh angkut, juru parkir, serta masyarakat kurang mampu yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Usai kegiatan tersebut, acara berlanjut dengan buka puasa bersama insan pers di Kedai Jakarta. Hadir Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, Wakapolres Kompol Agustinus David Putraningtyas, jajaran pejabat utama, pengurus Bhayangkari, Ketua Komunitas Jurnalistik Wonosobo (KJW) Agus Supriyadi, Ketua PWI Wonosobo Muharno Harka, serta 34 wartawan dari berbagai media cetak, online, radio, dan televisi.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan pembagian sembako dan takjil tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali ini. Menurut dia, kegiatan sosial itu akan terus berlanjut dan digelar secara berkelanjutan hingga ke seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek.

“Kegiatan ini kami mulai dari Polres Wonosobo, dan selanjutnya akan kami laksanakan di seluruh jajaran hingga ke Polsek. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah warga,” ujar Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media. Pers dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Pers adalah mitra strategis Polri,” katanya.

Ketua KJW Agus Supriyadi menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kebersamaan antara Polres Wonosobo dan insan pers merupakan fondasi penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.
Usai penyerahan bantuan sosial secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan Kedai Jakarta oleh jajaran pejabat utama Polres Wonosobo, Bhayangkari, serta insan pers kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Apel dan Asesmen Digelar, Polres Wonosobo Evaluasi Kesiapan Pengamanan Wilayah

WONOSOBO  — Polres Wonosobo menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan sekaligus asesmen pada Kamis (26/2/2026) di halaman Mapolres Wonosobo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukumnya.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan. Seluruh personel, baik dari tingkat polres maupun polsek jajaran, turut hadir, khususnya anggota yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin) Power on Hand Dalmas.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa apel dan asesmen tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari sistem pengamanan yang terukur dan berkelanjutan.

“Apel dan asesmen yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bagian dari upaya kita memastikan bahwa setiap personel, setiap perlengkapan, dan setiap fungsi pendukung benar-benar siap digerakkan kapan pun dibutuhkan demi menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Wonosobo,” tegasnya.

Ia menjelaskan, asesmen yang dilakukan bertujuan mengukur secara nyata tingkat kesiapan personel maupun sarana prasarana pendukung. Menurutnya, tidak boleh ada celah dalam kesiapan operasional.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada personel yang ragu menjalankan tugasnya, tidak ada perlengkapan yang tidak layak pakai, dan tidak ada prosedur yang diabaikan,” lanjutnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Penegakan hukum, kata dia, harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta menjaga nama baik institusi.

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pendekatan humanis, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta menjaga nama baik institusi. Hindari tindakan yang berlebihan, jaga emosi, dan laksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui apel kesiapan dan asesmen tersebut, Kapolres berharap seluruh personel semakin solid, percaya diri, dan profesional dalam menjalankan tugas. Momentum ini juga diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan kesiapsiagaan yang terukur dan komitmen profesionalisme, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, khususnya dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang terus berkembang

Polisi dan Warga Renovasi Jembatan Gantung Penghubung Slukatan–Dero Dhuwur

Polres Wonosobo melaksanakan renovasi jembatan gantung penghubung Desa Slukatan dan Desa Dero Dhuwur, Kabupaten Wonosobo, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan melibatkan personel kepolisian bersama unsur terkait serta masyarakat setempat.

Renovasi dilakukan pada jembatan gantung yang menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Kecamatan Mojotengah. Infrastruktur tersebut selama ini digunakan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas ekonomi dan sosial.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan lantai, pagar, serta rangka besi jembatan. Proses pembersihan dilakukan secara manual menggunakan sapu, sikat kawat, dan alat semprot air untuk menghilangkan kotoran serta karat yang berpotensi merusak struktur. Setelah itu, dilakukan pengecatan ulang pada rangka besi, pagar pengaman, dan tiang penyangga menggunakan cat antikarat guna mencegah korosi akibat paparan cuaca dan kelembapan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Wonosobo, Kapolsek Mojotengah AKP Sudigdo, jajaran anggota Polres dan Polsek Mojotengah, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Wonosobo, serta masyarakat Desa Slukatan.

Renovasi ini menjadi bagian dari upaya pemeliharaan fasilitas umum agar tetap aman dan layak digunakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan kondusif dan terkendali.

Sipropam dan Sidokkes Polres Wonosobo Lakukan Tes Urine dan Pemeriksaan HP

Wonosobo, 24 Februari 2026 — Sipropam bersama Sidokkes Polres Wonosobo menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) yang dirangkaikan dengan tes urine terhadap personel, Selasa (24/2/2026). Kegiatan dilaksanakan di halaman Mapolres dan Kantor Sidokkes Polres Wonosobo.

Dalam kegiatan tersebut, Gaktiblin secara khusus menyasar pengecekan telepon genggam (HP) personel. Pemeriksaan dilakukan secara acak guna memastikan tidak ada anggota yang mengakses, menyimpan, maupun terlibat dalam aktivitas perjudian online serta konten yang melanggar aturan disiplin dan kode etik kepolisian.

Pengecekan dilakukan langsung oleh tim Propam dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan pengawasan yang terukur. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan internal di era digital, sekaligus upaya mencegah potensi pelanggaran yang memanfaatkan perangkat elektronik pribadi.

Selain itu, Sidokkes Polres Wonosobo juga melaksanakan tes urine kepada sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi. Pemeriksaan tersebut bertujuan sebagai deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab. Penegakan disiplin internal menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Satsamapta Polres Wonosobo Hadir Saat Sahur, Situasi Terjaga Kondusif

Polres Wonosobo melalui Satuan Samapta melaksanakan kegiatan patroli sahur pada Minggu (22/2/2026) dini hari mulai pukul 02.00 WIB. Patroli menyasar sejumlah kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Wonosobo, yakni Perumahan Asli Permai, Pemukiman Sidojoyo, Perumahan Mendolo, hingga Pemukiman Sari Agung Indah.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan cek dan kontrol di sejumlah titik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada jam rawan dini hari.

Secara umum, hasil patroli menunjukkan situasi dan kondisi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Kasatsamapta, AKP Susiyanto, mengatakan patroli sahur merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli sahur ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada waktu dini hari yang rawan. Alhamdulillah, dari hasil pemantauan, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar AKP Susiyanto.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli pada waktu-waktu tertentu guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Jaga Ramadan Tetap Kondusif, Polres Wonosobo Siagakan Personel dalam Apel KRYD Malam Hari

Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mengantisipasi penggunaan petasan ilegal dan potensi perang sarung selama bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Tanjungsari Land, Sapuraan, Wonosobo, Sabtu (21/2/2026) pukul 22.00 WIB.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo, personel Pleton Bhayangkara Regu B, serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Dalam arahannya, Kapolres Wonosobo menegaskan bahwa KRYD dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Ramadan.

“Kita tidak ingin ada gangguan kamtibmas, terutama akibat penggunaan petasan ilegal maupun aksi perang sarung yang berpotensi menimbulkan korban luka dan keresahan masyarakat. Laksanakan patroli secara humanis namun tetap tegas,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel agar meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, khususnya selepas salat tarawih hingga menjelang sahur. Selain itu, Bhabinkamtibmas diminta aktif memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung bergerak melaksanakan patroli skala besar di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya penyalahgunaan petasan dan aksi perang sarung.

Polres Wonosobo berharap melalui kegiatan KRYD tersebut, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat tanpa gangguan kamtibmas.

Ledakan Saat Merakit Petasan di Kertek Wonosobo, Pemuda Alami Luka Bakar

Sebuah ledakan terjadi saat proses pembuatan petasan di wilayah Pandansari, Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Kamis (19/2/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu mengakibatkan seorang pemuda berinisial FR mengalami luka bakar dan luka robek di sejumlah bagian tubuh.
Kepala SPK Kertek bersama anggota Polsek Kertek langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Dari hasil keterangan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WIB ketika korban FR bersama saksi berinisial AR membeli bubuk mercon di Dusun Siono, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek.
Selanjutnya, korban dan saksi membuat petasan di dalam rumah seorang warga berinisial M. Proses pembuatan dilakukan menggunakan bahan gulungan kertas serta peralatan berupa tabung (tank) dan mesin gerinda pemotong besi.
Diduga, percikan api dari mesin gerinda yang digunakan untuk memotong besi memicu ledakan pada bahan petasan yang tengah dirakit. Ledakan tersebut menyebabkan korban mengalami luka-luka.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat oleh dr. Pendowo, korban dinyatakan mengalami luka bakar dan luka robek pada kedua tangan, dada, wajah serta paha akibat ledakan.
Kapolsek Kertek, AKP Sutono, mengatakan pihaknya kini masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, terutama untuk mengetahui dari mana bahan petasan tersebut diperoleh. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Sutono
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli, menyimpan, maupun merakit bahan peledak secara ilegal karena dapat membahayakan keselamatan dan berkonsekuensi hukum.

Gerak Cepat Polsek Sapuran Tindaklanjuti Laporan Penemuan Bayi di Kalitelu

WONOSOBO — Anggota Polsek Sapuran mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan seorang bayi di Jalan Ngadikerso–Batursari, turut Dusun Banaran RT 004 RW 002, Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat seorang warga yang hendak pergi ke pasar melintas di lokasi dan mendengar suara tangisan bayi dari pinggir jalan. Setelah didekati, warga tersebut mendapati sebuah bungkusan tas spunbond berwarna kuning. Karena merasa takut, ia berteriak meminta pertolongan.

Dua warga lain yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi segera mendatangi sumber suara. Bersama-sama mereka membuka tas yang dicurigai berisi bayi, sementara proses pembukaan sempat direkam oleh salah satu saksi. Saat tas berhasil dibuka, di dalamnya ditemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang masih tersambung dengan ari-ari.

Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Batursari untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sapuran yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan situasi.

Selanjutnya bayi dievakuasi ke Puskesmas Sapuran guna menjalani observasi lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 3 kilogram dan panjang 47 sentimeter. Usianya diperkirakan masih 0 hari atau baru saja dilahirkan.

Anggota Polsek Sapuran telah mencatat keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Wonosobo terkait penanganan lanjutan bayi tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada kepolisian. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab. Kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian ini sehingga bayi dapat segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Sambut Bulan Suci, Polres Wonosobo Perkuat Spiritualitas Lewat Binrohtal

Personel Polres Wonosobo menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) rutin pada Kamis (19/2). Kegiatan kali ini bertepatan dengan momentum menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Bertempat di Masjid Mujahidin Polres Wonosobo, para personel mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat. Binrohtal rutin tersebut menjadi sarana penguatan spiritual sekaligus refleksi diri bagi anggota kepolisian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Ustadz Kamaludin yang menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah di bulan suci Ramadhan. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara lahir dan batin, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga integritas dan profesionalitas sebagai aparat penegak hukum.

“Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki akhlak. Nilai-nilai yang kita bangun di bulan ini harus tercermin dalam tugas sehari-hari,” ujar Ustadz Kamaludin di hadapan para jamaah.

Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama. Doa dipanjatkan agar seluruh personel diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas, khususnya selama bulan Ramadhan mendatang.

Melalui binrohtal rutin ini, jajaran Polres Wonosobo berharap seluruh anggota semakin siap menyambut Ramadhan dengan semangat pengabdian yang lebih baik, sekaligus menghadirkan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat.

Panen Jagung Kuartal IV oleh Polsek Kaliwiro di Lahan Desa Pucungkerep

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Kaliwiro melaksanakan kegiatan panen jagung masa tanam Kuartal IV tahun 2025 bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani setempat.

Kegiatan panen tersebut dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertempat di lahan LBS bengkok desa Dusun Purwo, Desa Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, dengan luas lahan kurang lebih 1 hektare.

Panen jagung dipimpin langsung oleh Kapolsek Kaliwiro AKP Susiyono, S.H., didampingi Kanit Binmas Aiptu Samudi, Bhabinkamtibmas Aiptu Khanifudin, serta PPL Pertanian Desa Pucungkerep Siti Aminah. Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Kelompok Tani Purwo, Rokayat, bersama delapan orang anggotanya.

Jagung yang dipanen merupakan bibit bantuan Korpri Kabupaten Wonosobo tahun 2025 dengan jenis dua tongkol. Hasil panen menunjukkan kualitas jagung dalam kondisi normal dan baik. Proses pascapanen dilakukan secara manual melalui pemipilan dan pengeringan dengan cara dijemur hingga kadar air mencapai 12–14 persen.

Rencananya, hasil panen jagung tersebut akan dijual kepada pedagang lokal, mengingat harga jual dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan harga pembelian oleh Bulog. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kaliwiro.