Pentas Seni Tari Topeng–Kuda Kepang Meriahkan Merdi Dusun Gintung, Polsek Garung Lakukan Pengamanan

WONOSOBO — Polsek Garung Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan dan pemantauan kegiatan pentas seni Tari Topeng–Kuda Kepang dalam rangka tradisi Merdi Dusun Gintung, Desa Tegalsari, Kecamatan Garung, Selasa malam (6/1/2026).

Kegiatan seni budaya yang digelar di lapangan Dusun Gintung tersebut menampilkan Tari Topeng–Kuda Kepang Pucung Sari Budaya dari Dusun Pucung Pandak, Desa Sidorejo, Kecamatan Selomerto, dan dihadiri sekitar 150 penonton dari masyarakat setempat.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polsek Garung yang didukung anggota Koramil serta Linmas desa. Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu ketertiban umum.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Garung terpantau aman dan terkendali. Masyarakat dapat menikmati pertunjukan seni budaya dengan nyaman sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan kebersamaan warga.

Polres Wonosobo terus berkomitmen mendukung kegiatan budaya masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas sosial kemasyarakatan.

Pastikan Kelancaran Program, Polres Wonosobo Lakukan Pengecekan Renovasi Jembatan

WONOSOBO — Personel Polres Wonosobo melaksanakan pengecekan lapangan terkait Program Renovasi Infrastruktur Jembatan Penghubung Desa Banjar dan Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek, pada Senin (5/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Regu Siaga Bhayangkara A yang dipimpin Ipda Eko Setiadi, S.H., sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan dan kelancaran pelaksanaan program renovasi.

Selain melakukan pengecekan kondisi jembatan, personel Polres Wonosobo juga turut membantu proses renovasi di lapangan. Kehadiran anggota kepolisian ini menjadi bentuk kepedulian serta dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat setempat.

Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan yang selama ini menjadi akses utama warga, baik untuk mobilitas harian, kegiatan ekonomi, maupun akses pendidikan. Jembatan tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan dua desa dan sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakat.

Program renovasi jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Wonosobo dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo sebagai wujud sinergi dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga. Diharapkan, melalui perbaikan infrastruktur ini, akses antar desa menjadi lebih aman dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat preventif, sosial, dan kemanusiaan, termasuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada keamanan serta kelancaran aktivitas warga.

Satsamapta Polres Wonosobo Lakukan Patroli Dialogis Jaga Stabilitas Kamtibmas

Wonosobo — Personel Satsamapta Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan patroli dialogis serta cek dan kontrol di sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat, sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Pamapta IPDA Sugeng Hari, dengan menyasar sejumlah ruas jalan dan lokasi strategis, di antaranya Jalan Bhayangkara, Jalan RSU Setjonegoro (RSU Wonosobo), Jalan Kolonel Kardjono, Jalan Kartini, Jalan Pemuda, Jalan Merdeka (Pendopo Wonosobo), Jalan Pangeran Diponegoro, hingga kawasan Jalan Wonosobo–Kejajar, termasuk Taman Selomanik dan SPBU Krasak.

Dalam pelaksanaannya, personel Satsamapta tidak hanya melakukan pengawasan dan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara dialogis kepada masyarakat, petugas keamanan, serta pengguna jalan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

IPDA Sugeng Hari menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Melalui patroli dialogis ini, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat, memantau situasi serta menjalin komunikasi agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman dan kondusif. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Polres Wonosobo Perpanjang KRYD untuk Jaga Kamseltibcarlantas Pascanataru

WONOSOBO — Pasca berakhirnya Operasi Lilin Candi 2025/2026 pada 2 Januari 2026, Polres Wonosobo melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sejak 3 hingga 5 Januari 2026. Dalam rangka KRYD tersebut, Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.M., memimpin pengecekan personel penebalan pengamanan di jalur wisata Dieng, Minggu, 4 Januari 2026, dini hari usai pelaksanaan salat Subuh.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam mengantisipasi arus lalu lintas pada akhir libur Natal dan Tahun Baru 2026. Dari hasil pemantauan di lapangan, personel terpantau lengkap dan arus lalu lintas di jalur wisata Dieng terpantau landai.

Dalam pelaksanaan KRYD ini, Polres Wonosobo memastikan penebalan personel tetap dilanjutkan hingga Senin, 5 Januari 2026. Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi pergerakan wisatawan, arus balik masyarakat dari Kabupaten Wonosobo, serta kendaraan lintasan dari kabupaten sekitar yang melintas melalui wilayah Wonosobo.

Selain jalur wisata Dieng, penebalan personel juga dilakukan di jalur Kertek–Wonosobo. Pengamanan turut dilaksanakan di dua terminal utama, yakni Terminal Mendolo di pusat kota dan Terminal Sawangan di wilayah perbatasan Wonosobo–Banjarnegara, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Wakapolres Wonosobo mengimbau kepada masyarakat pemudik maupun para pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima serta tidak memaksakan perjalanan apabila merasa lelah.

Selain itu, kepada para penumpang bus diimbau agar lebih berhati-hati dan waspada dalam membawa serta menjaga barang bawaan masing-masing guna mencegah terjadinya kehilangan maupun tindak kejahatan selama perjalanan.

Polres Wonosobo menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas hingga aktivitas masyarakat kembali normal pascalibur panjang.

fokus Jalur Wisata dan Kertek, Kapolres Wonosobo Tegaskan Penebalan Personel Arus Balik

Wonosobo — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan memimpin apel kesiapan pelayanan arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 di halaman Mapolres Wonosobo, Jumat (2/1). Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo sebagai bentuk pengecekan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Polres Wonosobo akan melakukan penebalan personel mulai besok guna mengantisipasi potensi lonjakan arus lalu lintas pada masa arus balik libur Natal dan Tahun Baru.

“Mulai besok, personel akan diploting untuk melaksanakan penebalan di sejumlah titik rawan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan arus balik. Seluruh personel harus siap siaga dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Akbar.

Ia menjelaskan, pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan difokuskan pada jalur-jalur wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, antara lain jalur Dieng, wilayah Garung, serta kawasan Telaga Menjer. Selain itu, Kapolres menekankan perlunya konsentrasi dan penanganan serius pada arus lalu lintas di wilayah Kertek yang memiliki potensi kepadatan tinggi.

“Kertek menjadi salah satu titik krusial sehingga perlu penanganan yang lebih intensif. Untuk itu, penempatan dan insert personel di strong point harus dimasifkan agar arus lalu lintas tetap lancar,” tegasnya.

Kapolres berharap, dengan kehadiran personel Polri di lapangan serta upaya mitigasi yang cepat dan terukur, situasi keamanan dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Wonosobo selama arus balik libur Nataru dapat tetap terkendali. Ia juga mengimbau para pengendara agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Kami berharap kondisi Kabupaten Wonosobo tetap landai, tidak ada hal menonjol yang perlu dikhawatirkan. Kehadiran personel Polri merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Kapolres

Polres Wonosobo Gelar Sertijab Kabag SDM, Kasatsamapta, dan Lantik Kasatbinmas

Wonosobo — Polres Wonosobo menggelar upacara serah terima jabatan Kabag SDM dan Kasat Samapta, sekaligus pelantikan Kasat Binmas, Jumat (2/1). Upacara berlangsung di Mapolres Wonosobo dan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri. Pergantian jabatan tersebut diharapkan membawa semangat baru serta mendorong peningkatan kinerja organisasi.

“Pergantian kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ungkap AKBP Akbar.

Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada Kompol Nuryawan Eko Ramdani yang dilantik sebagai Kabag SDM, AKP Susiyanto sebagai Kasatsamapta, dan AKP Suratno sebagai Kasatbinmas. Ia meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta melanjutkan program-program yang telah berjalan.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Wonosobo. Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, hindari pelanggaran sekecil apa pun, dan jadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres menutup amanatnya.

55 Personel Polres Wonosobo Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Wonosobo — Polres Wonosobo menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian dan kenaikan pangkat reguler periode 1 Januari 2026. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo dan diikuti oleh jajaran pejabat utama serta personel Polres Wonosobo.

Sebanyak 55 personel Polri menerima kenaikan pangkat dalam periode ini, mulai dari perwira menengah dari AKP ke Kompol, hingga bintara dari Bripda ke Briptu. Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan kinerja anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi setiap anggota Polri dalam perjalanan kariernya. Menurutnya, kenaikan pangkat juga menjadi bagian dari sistem pembinaan karier guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.

“Kenaikan pangkat pengabdian ini tidak serta-merta diberikan, karena harus memenuhi persyaratan tertentu. Kenaikan ini diberikan kepada anggota yang secara terus-menerus menjalankan tugas sebagai anggota Polri tanpa catatan pelanggaran, baik pidana maupun disiplin,” ujar Kapolres.

Ia berharap, kenaikan pangkat yang diterima para personel dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polres Wonosobo untuk senantiasa menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan disiplin yang tinggi dalam pelaksanaan tugas.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya menghindari pelanggaran pribadi yang justru dapat menghambat dan merusak karier, baik menjelang kenaikan pangkat reguler maupun pengabdian.

Upacara kenaikan pangkat tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi simbol komitmen Polres Wonosobo dalam membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

120 Personel Polres Wonosobo Amankan Sholawatan Akhir Tahun dalam Operasi Lilin Candi

WONOSOBO — Polres Wonosobo menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan puncak malam pergantian tahun dalam kegiatan “Pentas Religi Malam Tahun Baru” yang digelar di Alun-alun Wonosobo, Rabu malam, 31 Desember 2025. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta bertindak cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan. “Setiap kejadian sekecil apa pun agar segera dilaporkan. Pada saat pengamanan akan kami tangani secara cepat dan tepat,” ujar Kapolres.

Kegiatan Pentas Religi Malam Tahun Baru tersebut menghadirkan Gus Ali Gondrong dan diikuti ribuan masyarakat yang memadati kawasan Alun-alun Wonosobo. Antusiasme warga yang tinggi menjadi perhatian khusus jajaran Polres Wonosobo dalam menyusun pola pengamanan.

Selain pengamanan di lokasi kegiatan, Polres Wonosobo juga memfokuskan perhatian pada pengaturan arus lalu lintas, baik sebelum maupun setelah acara berlangsung. Personel ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan kemacetan dan kepadatan massa guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Dengan pengamanan terpadu tersebut, Polres Wonosobo berharap perayaan malam pergantian tahun di Kabupaten Wonosobo dapat berlangsung dalam suasana religius, aman, dan tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang hadir.

Polres Wonosobo Siagakan Pasukan Penebalan, Perkuat Pengamanan Pergantian Tahun

WONOSOBO — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan memimpin apel kesiapan pasukan penebalan pengamanan malam pergantian tahun di halaman Mapolres Wonosobo, Rabu pagi, 31 Desember 2025. Apel yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB itu digelar untuk memastikan kesiapan personel tambahan yang akan memperkuat pengamanan malam Tahun Baru.

Dalam apel tersebut, ratusan personel pasukan penebalan diperiksa kelengkapan perorangan. Pemeriksaan meliputi rompi hijau reflektif agar personel mudah terlihat saat bertugas pada malam hari, lampu kedip untuk pengaturan arus lalu lintas malam, bendera kecil dan stik pengatur lalu lintas untuk siang hari, hingga peluit dan jas hujan mengingat kondisi cuaca Wonosobo yang kerap diguyur hujan.

Pasukan penebalan ini akan memperkuat pengamanan yang sebelumnya telah ditempati oleh personel Operasi Lilin Candi 2025. Personel yang terlibat dalam operasi tersebut telah lebih dulu menempati strong point dan pos pengamanan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Usai apel, seluruh pasukan penebalan langsung digeser ke lokasi pengamanan masing-masing. Ratusan personel ditempatkan di strong point dan penggal-penggal jalan yang mengarah ke objek wisata serta lokasi pemusatan massa. Pada malam pergantian tahun, Alun-alun Wonosobo menjadi salah satu titik utama kegiatan doa bersama dan tausiah oleh Gus Ali Gondrong.

Selain pengaturan arus lalu lintas, Polres Wonosobo juga menyiapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi-lokasi keramaian, baik di kawasan objek wisata maupun di Alun-alun Wonosobo. Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama malam Tahun Baru.

Kapolres Wonosobo menegaskan pentingnya pengawasan dan disiplin personel di lapangan. Ia memerintahkan Kasi Propam Polres Wonosobo untuk segera melakukan pengecekan terhadap pasukan yang telah digeser ke lapangan.

“Pengawasan harus dilakukan sejak pagi. Pastikan seluruh personel berada di titik tugasnya dan melaksanakan pengamanan sesuai prosedur,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Dalam pengamanan malam Tahun Baru, Polres Wonosobo didukung oleh Kodim 0707/Wonosobo, Satpol PP Kabupaten Wonosobo, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Wonosobo. Dukungan layanan kesehatan disiagakan melalui posko Dokkes Polres Wonosobo yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Wonosobo, PMI Wonosobo, para relawan, serta rumah sakit di Kabupaten Wonosobo.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang telah disiapkan di titik-titik utama wilayah Wonosobo. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Polri 110 untuk memperoleh informasi maupun bantuan kepolisian selama perayaan malam pergantian tahun.

Antisipasi Lonjakan Wisata, Satlantas Wonosobo Cek Kesiapan Personel Pengamanan Jalur Dieng

Wonosobo — Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo menggelar apel pengecekan kelengkapan personel dalam rangka persiapan pengamanan malam Tahun Baru 2026 di jalur dan objek wisata Dieng. Apel dilaksanakan di Pos Polisi Gardu Pandang, Selasa pagi, 30 Desember 2025.

Apel dipimpin oleh Padal Pengamanan Jalur Dieng, Ipda Hariyanto, S.H., dan diikuti personel strong point jalur wisata Dieng. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ini bertujuan memastikan kesiapan personel sebelum puncak arus wisata dan perayaan malam pergantian tahun.

Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan anggota dan kelengkapan perorangan, meliputi senter, peluit, tongkat Polri, borgol, mantel atau jas hujan, rompi hijau, serta alat komunikasi handy talky (HT). Seluruh personel dinyatakan lengkap, dalam kondisi sehat, dan siap melaksanakan tugas pengamanan.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., mengimbau para wisatawan yang akan menuju kawasan Dieng agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia menekankan pentingnya keselamatan berkendara di jalur pegunungan.

“Wisatawan kami imbau untuk mengatur waktu perjalanan. Apabila merasa lelah, agar beristirahat di rest area atau lokasi yang telah disediakan dan tidak berhenti sembarangan karena dapat mengganggu arus lalu lintas. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta gunakan gigi rendah saat melintasi jalur Dieng yang memiliki banyak tanjakan dan tikungan,” ujar AKP Seno.

Selain itu, AKP Seno menegaskan larangan menyalakan kembang api maupun petasan saat pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan Dieng. Larangan tersebut diberlakukan guna mencegah gangguan keamanan, risiko kecelakaan, dan potensi kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat dan wisatawan merayakan malam Tahun Baru secara aman dan tertib, tanpa menyalakan petasan atau kembang api yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Satlantas Polres Wonosobo akan terus melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di jalur wisata Dieng guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan lancar selama perayaan Tahun Baru 2026.