Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Polres Wonosobo Edukasi Murid SD Secara Menyenangkan

WONOSOBO — Sebanyak 79 murid SD Negeri 1 Siwuran, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, berkesempatan mengunjungi Mapolres Wonosobo, Kamis (15/1). Kunjungan ini merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan tersebut, para murid diperkenalkan dengan tugas-tugas kepolisian sejak dini sekaligus diajak membangun rasa aman dan kepercayaan terhadap Polri. Setibanya di Mapolres Wonosobo, rombongan disambut oleh personel Satbinmas Polres Wonosobo, Brigpol Lia Yuanita.

Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, Brigpol Lia Yuanita menyampaikan berbagai materi kepada para murid, mulai dari pengenalan profesi polisi dan fungsi kepolisian, hingga pentingnya tertib berlalu lintas serta menghindari perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Tak hanya menerima materi di dalam ruangan, para murid juga diajak berkeliling untuk melihat langsung sejumlah fasilitas kepolisian di Mapolres Wonosobo. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keceriaan, dengan antusiasme tinggi dari anak-anak.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Binmas Polres Wonosobo AKP Suratno mengatakan, program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Polres Wonosobo untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat yang selalu hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin mengenal peran Polri serta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum sejak usia dini.

Laga PSIW Wonosobo Kontra Persitema Aman Kondusif, Kapolres Turun Langsung Pimpin Pengamanan

Wonosobo — Kepolisian Resor (Polres) Wonosobo mengamankan jalannya pertandingan Liga 4 Jawa Tengah antara PSIW Wonosobo melawan Persitema Temanggung yang berlangsung di Lapangan Gelora Pancasila Wonosobo, pada Rabu, 14 Januari 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1–1 dan berjalan aman serta kondusif.

Pengamanan pertandingan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Wonosobo, unsur kesehatan, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonosobo.

Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh, mulai dari sterilisasi lokasi sebelum pertandingan, pengamanan di dalam dan sekitar stadion, pengaturan arus lalu lintas, hingga kesiapsiagaan penanganan situasi darurat medis maupun kebakaran.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh unsur pengamanan serta kedewasaan para suporter dalam menjaga sportivitas,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan petugas kesehatan dan Damkar yang disiagakan di lokasi sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat selama pertandingan berlangsung.

Kolaborasi lintas instansi dalam pengamanan pertandingan Liga 4 Jawa Tengah ini menjadi bukti solidnya komitmen bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban, sekaligus mendukung terselenggaranya kegiatan olahraga secara aman di Kabupaten Wonosobo.

Seorang Warga Dilaporkan Tenggelam di Waduk Wadaslintang, Polisi dan Tim SAR Lakukan Pencarian

WONOSOBO — Seorang pria dilaporkan tenggelam di Waduk Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, pada Senin malam, 12 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang melakukan aktivitas bongkar muat bibit ikan bersama sejumlah rekan kerjanya di area waduk.

Menurut keterangan saksi di lokasi, korban sempat menuju ke tengah waduk menggunakan perahu untuk mengambil wadah bibit ikan. Beberapa saat kemudian, saksi melihat perahu yang digunakan korban terbawa angin tanpa ada orang di atasnya. Saat dilakukan pengecekan, saksi juga mendengar teriakan minta tolong dari arah perairan, namun korban tidak lagi terlihat di sekitar perahu tersebut.

Menerima informasi kejadian tersebut, Polsek Wadaslintang bersama unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, potensi SAR, kelompok nelayan, dan warga sekitar segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta upaya pencarian. Identitas korban telah diketahui, sementara identitas pelapor dan saksi dirahasiakan demi menjaga privasi.

Kapolsek Wadaslintang AKP Antriastida M.J. S.H. bersama personel juga melakukan pendataan saksi dan berkoordinasi dengan tim SAR guna mempercepat proses pencarian. Berdasarkan hasil awal di lokasi, diduga korban berusaha mengejar perahunya yang terbawa angin dengan berenang, namun mengalami kesulitan di perairan waduk.

Hingga laporan ini disampaikan, korban masih dalam proses pencarian dan upaya penyisiran akan terus dilanjutkan dengan melibatkan unsur terkait. Polres Wonosobo mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan perlengkapan yang memadai guna mencegah terjadinya hal serupa.

Wakapolres Wonosobo Serukan Lingkungan Sekolah Aman bagi Generasi Masa Depan

Wonosobo — Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas bertugas sebagai inspektur upacara di SMAS Kristen Wonosobo, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Safari Sekolah Ramah Anak yang digelar sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres membacakan sambutan Bupati Wonosobo. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa siswa SMA merupakan generasi penerus dan masa depan Wonosobo yang akan menentukan kemajuan daerah maupun bangsa.

“Tidak boleh ada satu pun dari anak-anakku yang datang ke sekolah dalam keadaan takut atau tertekan. Sekolah harus terbebas dari tiga dosa besar pendidikan, yakni kekerasan seksual, perundungan atau bullying, dan intoleransi,” demikian kutipan sambutan Bupati yang dibacakan Wakapolres.

Bupati juga menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang menghargai martabat setiap siswa. Setiap anak berhak merasa aman, dihormati, dan dilindungi tanpa adanya kekerasan, ejekan, maupun sikap saling merendahkan hanya karena perbedaan.

Selain itu, disampaikan pula bahwa pendidikan, pengembangan diri, serta kesiapan mental merupakan fondasi penting sebelum melangkah ke tahap kehidupan berikutnya, termasuk dalam membangun keluarga. Masa muda diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Kepada para guru, Bupati mengajak untuk bersama-sama menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik. Guru diharapkan hadir sebagai pembimbing, pelindung, sekaligus teladan bagi anak-anak di sekolah.

Sementara kepada para siswa, pesan yang disampaikan adalah agar menyambut masa depan dengan menjaga pergaulan dan perilaku, menaati aturan, menghormati guru, serta saling menghargai antar sesama.

“Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. Selamat belajar dan kejarlah cita-citamu semaksimal mungkin dengan ketekunan, kesabaran, serta doa dari diri sendiri, guru, dan orang tua. Insya Allah masa depan yang cerah akan tergapai dengan penuh kebanggaan,” tutup sambutan tersebut.

Kegiatan Safari Sekolah Ramah Anak ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan aparat kepolisian dalam menciptakan iklim sekolah yang positif dan mendukung tumbuh kembang generasi muda Wonosobo

Ratusan Personel Dikerahkan, Polres Wonosobo Amankan Pertandingan PSIW Kontra Slawi United

Wonosobo — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. memimpin langsung pengamanan pertandingan sepak bola Liga 4 Jawa Tengah antara tim tuan rumah PSIW Wonosobo melawan Slawi United, yang digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Stadion Gelora Pancasila Wonosobo.

Pengamanan dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama berlangsungnya pertandingan yang menyedot antusiasme tinggi para suporter. Polres Wonosobo menerjunkan ratusan personel gabungan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menuturkan, personel disiagakan pada sejumlah titik strategis, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di sekitar stadion hingga skrining penonton saat memasuki area stadion. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif.

“Pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penonton, pemain, serta official yang terlibat dalam pertandingan,” ujar Kapolres.

Meski sempat diguyur hujan deras, pertandingan tetap berlangsung lancar hingga peluit akhir. Laga tersebut berakhir dengan skor 3–1, dengan PSIW Wonosobo keluar sebagai pemenang atas Slawi United.

Secara keseluruhan, pengamanan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Kapolres Wonosobo Pastikan Kesiapan Pengamanan Pertandingan PSIW vs Slawi United

Wonosobo — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. memimpin kegiatan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka persiapan pengamanan pertandingan sepak bola Liga 4 Jawa Tengah antara PSIW Wonosobo melawan Slawi United. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu pagi, 10 Januari 2026, bertempat di Stadion Gelora Pancasila Wonosobo.

Kegiatan Tactical Floor Game ini bertujuan untuk memberikan gambaran situasi dan kondisi lokasi pertandingan, sekaligus mematangkan pola serta strategi pengamanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Melalui TFG, seluruh personel pengamanan diharapkan memahami tugas, tanggung jawab, serta alur pengamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama pertandingan berlangsung.

Selain memimpin pelaksanaan TFG, Kapolres Wonosobo juga melakukan pengecekan langsung ke dalam stadion untuk memastikan kesiapan lokasi serta penempatan dan plotting personel pengamanan di titik-titik strategis, baik di area dalam stadion maupun di sekitarnya.

Kapolres Wonosobo menekankan pentingnya kesiapsiagaan, koordinasi, dan profesionalisme seluruh personel yang terlibat agar pelaksanaan pengamanan berjalan optimal. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan situasi pertandingan yang aman, tertib, dan kondusif bagi pemain, ofisial, maupun para suporter.

Diketahui, pertandingan sepak bola Liga 4 Jawa Tengah antara PSIW Wonosobo melawan Slawi United dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, di Stadion Gelora Pancasila Wonosobo.

Bhabinkamtibmas Tegalsari Dampingi Musdes Sosialisasi Rancangan APBDes 2026

Bhabinkamtibmas Desa Tegalsari, Polsek Garung, Polres Wonosobo, Brigadir Nur Arifin, menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Rancangan APBDes Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Desa Tegalsari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, pada Jum’at, 9 Januari 2026.

Kegiatan Musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Tegalsari beserta perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, Ketua TP PKK Desa Tegalsari beserta anggota, unsur tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) se-Desa Tegalsari, Bhabinkamtibmas Desa Tegalsari, Babinsa Desa Tegalsari, serta warga masyarakat Desa Tegalsari.

Musdes Sosialisasi Rancangan APBDes 2026 ini bertujuan untuk menyampaikan secara terbuka rencana penggunaan anggaran desa kepada seluruh elemen masyarakat, sekaligus menampung aspirasi dan masukan agar pelaksanaan pembangunan desa ke depan dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tegalsari Brigadir Nur Arifin menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan musyawarah desa merupakan bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang baik dan partisipatif.

“Melalui Musdes ini diharapkan terjalin sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga setiap program yang direncanakan dalam APBDes 2026 benar-benar membawa manfaat bagi kesejahteraan warga Desa Tegalsari,” ujar Brigadir Nur Arifin.

Ia juga menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas akan terus mendukung setiap kegiatan positif di desa serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan desa.

Kegiatan Musdes Sosialisasi Rancangan APBDes 2026 berjalan dengan lancar, aman, dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun Desa Tegalsari yang lebih maju dan sejahtera.

Polsek Wonosobo Hadiri Musrenbang Kelurahan Wonosobo Timur Tahun 2027

WONOSOBO — Polsek Wonosobo Polres Wonosobo turut berpartisipasi dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Wonosobo Timur tahun 2027 yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di Aula Kelurahan Wonosobo Timur. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini diwakili oleh Polisi Masyarakat (Polmas) Kelurahan Wonosobo Timur, Aiptu Suwignyo, S.H., sebagai bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Musrenbang Kelurahan Wonosobo Timur dihadiri oleh Camat Wonosobo Subagyo Agus Budi Mulyono, S.STP., M.M., Lurah Wonosobo Timur Elvi Sukowati, S.Sos., perangkat kelurahan, Babinsa Kelurahan Wonosobo Timur, para Ketua RW se-Kelurahan Wonosobo Timur, Ketua Tim Penggerak PKK, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan pembangunan untuk tahun 2027. Hasil dari Musrenbang ini menetapkan sembilan usulan prioritas yang akan ditindaklanjuti, dengan tiga usulan utama yang diprioritaskan dari total 15 RW di Kelurahan Wonosobo Timur.

Secara keseluruhan, kegiatan Musrenbang berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Kehadiran Polri diharapkan dapat terus mendukung sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang harmonis selama proses pembangunan di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Polres Wonosobo Kawal Panen Raya Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan 2026

Wonosobo — Polres Wonosobo turut hadir dan mendukung penuh kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, di lahan seluas 5.000 meter persegi. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam mendukung program swasembada pangan Tahun 2026.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa swasembada pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga menjadi perhatian serius Kepolisian.

“Swasembada pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, namun juga menjadi perhatian serius kami dari Kepolisian. Oleh karena itu, kami siap mendukung dari sisi pengamanan, pengawasan distribusi hasil panen, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah pertanian,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa panen raya ini merupakan momentum penting sebagai bentuk syukur atas keberhasilan panen sekaligus bukti ketangguhan petani dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, penyuluh, dan seluruh pihak terkait atas kerja keras dan dedikasinya. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus memberikan pengawalan dan dukungan pengamanan demi terciptanya ekosistem pertanian yang aman dan produktif,” tambahnya.

Kapolres berharap kegiatan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi masyarakat pertanian serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. Dusun Madukoro dinilai menjadi contoh nyata kekuatan lokal dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain panen jagung, pada kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan sarana pertanian berupa 12 unit pompa air yang diberikan kepada 12 kecamatan di Kabupaten Wonosobo, serta benih jagung sebanyak 36 kilogram untuk tiga kelompok tani di Desa Candimulyo. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal setiap tahapan pertanian, mulai dari proses tanam, panen, hingga distribusi, agar berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.

Peninjauan MBG di Kertek, Polres Wonosobo Pastikan Makanan Aman dan Sehat

Wonosobo — Polres Wonosobo melaksanakan peninjauan sekaligus pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polres Wonosobo, Kamis (8/1). Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peluncuran program, tetapi juga menitikberatkan pada kesiapan operasional SPPG serta manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Polres Wonosobo memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelum peluncuran dilakukan, Yayasan Kemala Bhayangkari melaksanakan pengecekan standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan seluruh tahapan produksi hingga pendistribusian makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Selain pengecekan SOP, pemeriksaan juga dilakukan oleh tim Dokkes Polres Wonosobo. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan makanan yang diproduksi aman, sehat, dan layak dikonsumsi sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, kehadiran SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.
“Program Makanan Bergizi Gratis ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan aman dan sehat. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kapolres.

Setelah dinyatakan memenuhi standar, MBG kemudian didistribusikan ke beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Wonosobo. Salah satu sekolah penerima manfaat adalah TK Pertiwi Bojasari. Program MBG tersebut disambut antusias oleh para siswa siswi yang tampak gembira saat menerima makanan bergizi.

Menurut Kapolres, program SPPG juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. “SPPG ini kami harapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran SPPG Polres Wonosobo menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Wonosobo