Petugas Polsek dan Unit Identifikasi Polres Wonosobo Olah TKP Penemuan Pria Meninggal Dunia

Polsek Wonosobo dan Unit Identifikasi Olah TKP Pria Tewas Gantung Diri di Rumah Kos

Wonosobo – Personel Polsek Wonosobo bersama Unit Identifikasi dan SPKT Polres Wonosobo mendatangi lokasi kejadian ditemukannya seorang pria berinisial HFT yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri di jemuran lantai dua rumah kos di wilayah Wonosobo Barat, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo, pada Senin (10/11).

Kapolsek Wonosobo, Kompol Sunaryono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban yang kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Wonosobo. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

“Petugas telah melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi dan SPKT Polres Wonosobo. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo untuk pemeriksaan medis,” jelas Kompol Sunaryono.

Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga yang diwakili oleh ibu kandung korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.

Polres Wonosobo Refleksikan Semangat Kepahlawanan Lewat Upacara Hari Pahlawan Nasional

WONOSOBO – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Polres Wonosobo menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Wonosobo, Senin (10/11). Upacara dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, yang membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Wakapolres mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani semangat juang dan nilai luhur para pahlawan bangsa. Ia menegaskan bahwa dari para pahlawan, masyarakat dapat belajar tentang kesabaran dalam berjuang, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan demi kemakmuran generasi penerus.

“Darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” ujar Wakapolres.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian untuk membela yang lemah serta memperjuangkan keadilan sosial.

Lebih lanjut, Wakapolres menyampaikan pesan Menteri Sosial bahwa semangat para pahlawan harus terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan ketahanan nasional, pendidikan, keadilan sosial, dan pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan berdaya

Layanan Samsat Fleksibel, Warga Wonosobo Kini Bisa Bayar Pajak di Malam dan Akhir Pekan

WONOSOBO – Satlantas Polres Wonosobo terus menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui pelaksanaan Samsat Malam dan Samsat Weekend, yang digelar di halaman Kantor Samsat Wonosobo pada Sabtu malam (8/11/2025) dan Minggu pagi (9/11/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi penggunaan aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal) untuk mendorong masyarakat beralih ke layanan digital pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan yang adaptif dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui Samsat Malam dan Weekend, warga yang sibuk bekerja di hari kerja tetap dapat menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraan. Sementara aplikasi Signal menjadi langkah menuju pelayanan publik yang serba digital,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan Samsat Malam, pelayanan dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Wonosobo bersama staf UPPD dan Bank Jateng. Petugas melayani pengesahan STNK tahunan serta pembayaran pajak satu tahunan, disertai pendampingan langsung kepada warga dalam penggunaan aplikasi Signal. Selama kegiatan berlangsung, tercatat 20 objek pajak berhasil dilayani dengan lancar.

Keesokan harinya, tim kembali membuka Samsat Weekend di lokasi yang sama. Dengan format pelayanan yang lebih santai, kegiatan ini turut menarik perhatian masyarakat yang beraktivitas pagi di sekitar area kota. Dalam kegiatan ini, petugas melayani 30 objek pajak, sekaligus memberikan edukasi langsung mengenai cara registrasi dan transaksi digital melalui aplikasi Signal.

AKP Seno menjelaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik berbasis teknologi dan transparansi.

“Kami ingin masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital agar proses administrasi kendaraan menjadi lebih mudah, cepat, dan bebas antre. Ini juga bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah melalui kesadaran membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Masyarakat yang datang menyambut positif program ini karena dinilai memudahkan mereka dalam mengurus administrasi kendaraan tanpa harus mengorbankan waktu kerja. Satlantas Polres Wonosobo berencana melanjutkan kegiatan serupa secara rutin sebagai bagian dari pelayanan publik yang inovatif dan humanis.

Jaga Situasi Kondusif, Satsamapta Polres Wonosobo Gelar Patroli di Sejumlah Titik Strategis

WONOSOBO – Personel Satsamapta Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis, Cek, dan Kontrol di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Wonosobo, Jumat (8/11/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi Terminal Mendolo, Pasar Kertek, serta kawasan permukiman seperti Perumahan Purnamandala dan Perumahan Madukoro Asri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi, berdialog dengan masyarakat, pedagang, serta petugas keamanan setempat guna menyerap informasi terkait potensi gangguan kamtibmas.

Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah humanis kepolisian untuk menjalin komunikasi langsung dengan warga.
“Melalui dialog, kami bisa mendengar langsung keluhan maupun masukan dari masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Selain memastikan situasi aman dan kondusif, personel juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan, terutama di area publik seperti terminal dan pasar.
Warga pun diharapkan segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dengan kegiatan patroli rutin ini, diharapkan tercipta rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Wonosobo.

Sinergi Petugas dan Warga, Gotong Royong Bersihkan Longsoran di Lereng Surengede

WONOSOBO – Tim Siaga Bencana Alam Polres Wonosobo bersama personel Satsamapta, Kapolsek Kejajar beserta anggota, serta warga masyarakat dan relawan Desa Surengede bergotong-royong melakukan pembersihan material tanah longsor di pemukiman warga Desa Surengede, Kecamatan Kejajar, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kejadian tanah longsor yang terjadi pada Kamis (6/11/2025) sekira pukul 17.00 WIB, di pekarangan rumah milik Muslem (71), seorang buruh tani warga Dusun Surengede RT 08/01. Material longsoran menimpa rumah milik Abib Musoleh (36) yang berada tepat di bawahnya di RT 07/01 Desa Surengede.

Longsoran dengan ketinggian sekitar 30 meter dan lebar 5 meter itu terjadi akibat kondisi geografis wilayah berupa lereng perbukitan, curah hujan yang tinggi, serta struktur tanah yang labil.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian materiel sekitar Rp15 juta.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Wonosobo, Polsek Kejajar, dan masyarakat sekitar segera melakukan pembersihan material tanah dan batu yang menutup sebagian halaman dan dinding rumah korban.

Kapolsek Kejajar, AKP Abror menyampaikan apresiasi atas sinergi antara petugas dan masyarakat dalam penanganan bencana.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap situasi kebencanaan. Kami mengimbau agar warga tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor,” ujarnya.

Dengan kerja sama yang solid antara petugas, warga, dan relawan, proses pembersihan material longsor dapat diselesaikan dengan aman dan tertib.

Petugas Polres Wonosobo Tindaklanjuti Laporan Kecelakaan di Munggang Bawah Mojotengah

Wonosobo – Petugas Polres Wonosobo bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110 terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Argopeni, Munggang Bawah, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 18.21 WIB.

Laporan yang masuk menyebutkan adanya kecelakaan di depan Eagle Motor Wonosobo, dengan informasi awal korban mengalami luka berat. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas operator 110 segera meneruskan informasi kepada PAMAPTA 1, piket SPKT, Unit Laka Lantas, dan Polsek Wonosobo, serta berkoordinasi dengan tim medis untuk segera menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), memberikan pertolongan, dan mengevakuasi korban ke RSUD Wonosobo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di sekitar lokasi, diketahui bahwa peristiwa tersebut merupakan tabrakan antara dua sepeda motor (adu banteng), bukan kecelakaan tunggal sebagaimana laporan awal.

Setelah dilakukan proses identifikasi, pengumpulan data, dan pendataan saksi, penanganan perkara diserahkan kepada Unit Laka Lantas Polres Wonosobo untuk dilakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Seluruh rangkaian penanganan berjalan tertib, cepat, dan terkoordinasi, sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang responsif terhadap laporan masyarakat melalui layanan darurat Call Center 110 Polres Wonosobo.

Survei Jalur Wisata dan Pelebaran Jalan, Satlantas Siapkan Strategi Kelancaran Nataru

WONOSOBO – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wonosobo melakukan survei jalur wisata dan lokasi pelebaran jalan di ruas 088 Rake Kayuwangi, tepatnya di jalur Rejosari–Sikatok, Kecamatan Kejajar, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo Ipda Imam Santos dan melibatkan jajaran petugas lalu lintas, perwakilan Dinas PUPR, penyedia jasa konstruksi dan pengawasan pekerjaan, serta warga sekitar.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menyambut peningkatan volume kendaraan di jalur wisata Dieng dan sekitarnya saat masa libur panjang akhir tahun. Dari hasil survei, jalur alternatif Wonosobo–Temanggung melalui Sikatok dipastikan menjadi salah satu titik vital yang tengah dalam tahap pelebaran jalan dan jembatan. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025, sehingga dapat digunakan untuk mendukung kelancaran arus wisata dan libur Nataru.

“Jalur ini merupakan akses penting menuju kawasan wisata. Kami mendorong agar pekerjaan konstruksi dapat selesai tepat waktu dan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan,” ujar Ipda Imam Santos.

Selain memantau progres pembangunan, petugas Satlantas juga memberikan imbauan kepada Dinas PUPR dan penyedia jasa konstruksi agar memasang rambu peringatan di setiap titik pengerjaan, serta memperbaiki ruas jalan yang rusak atau berlubang.

Tak hanya itu, sosialisasi kepada masyarakat sekitar juga digencarkan. Petugas mengingatkan agar warga dan pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan serta selalu tertib berlalu lintas, terutama saat melintas di area proyek pelebaran jalan.

Dengan sinergi antara Satlantas, instansi teknis, dan masyarakat, diharapkan jalur wisata Wonosobo tetap aman, nyaman, dan siap menghadapi lonjakan kendaraan pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2025.

Tim Inafis Turun Tangan Tangani Penemuan Mayat di Wilayah Kaliwiro

WONOSOBO – Petugas Polsek Kaliwiro bersama Tim Inafis Polres Wonosobo menindaklanjuti laporan penemuan sesosok mayat di area perkebunan turut Dusun Lokabaya Rt. 14/02 Desa Cledok Kecamatan Kaliwiro pada Selasa (4/11/2025).

Korban diketahui berinisial M (75), warga Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban telah meninggalkan rumah sekitar 12 hari sebelumnya tanpa berpamitan dan telah dilaporkan ke pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.

Setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB, petugas Polsek Kaliwiro bersama relawan RPB SAR dan tenaga medis dari Puskesmas Kaliwiro mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan dari dr. Adam Salman selaku petugas medis Puskesmas Kaliwiro menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 36 jam sebelum ditemukan, dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dari hasil identifikasi, ciri-ciri korban sesuai dengan laporan orang hilang yang sebelumnya diterima pihak kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menolak dilakukan autopsi dengan disertai surat pernyataan resmi.

Pelayanan SKCK Polres Wonosobo Tuai Apresiasi, Warga Puji Proses Cepat dan Ramah

WONOSOBO – Pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Wonosobo mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga menilai pelayanan yang diberikan semakin mudah, cepat, dan disertai keramahan petugas.

Salah satu pemohon, Arinda Aulia, menyampaikan rasa terima kasihnya usai mengurus SKCK di Polres Wonosobo. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya sistem pembuatan SKCK secara online melalui aplikasi POLRI Super App.

“Pelayanannya ramah dan cepat, saya juga bisa menghemat waktu. Terima kasih kepada Polri, khususnya Polres Wonosobo,” ujar Arinda saat ditemui, Selasa (4/11/2025).

Inovasi digital melalui POLRI Super App merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan pembuatan maupun perpanjangan SKCK secara online tanpa perlu mengantre panjang di kantor polisi.

Cukup dengan mengunduh aplikasi POLRI Super App di PlayStore atau AppStore, pemohon dapat melakukan verifikasi identitas, mengunggah dokumen persyaratan, dan mencetak bukti pembayaran PNBP SKCK online sebelum datang ke kantor polisi untuk proses pencetakan.

“Langkahnya mudah. Unduh aplikasi, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen, lakukan pembayaran melalui virtual account, lalu cetak bukti pembayaran. Setelah itu, datang ke kantor polisi sesuai lokasi yang dipilih, seperti Polres Wonosobo, untuk mencetak SKCK,” jelas Kasi Humas Polres Wonosobo.

Dengan hadirnya layanan digital ini, Polres Wonosobo berharap masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kepolisian yang cepat, efisien, dan transparan. Langkah ini sejalan dengan semangat Polri PresisiPrediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—menuju institusi yang modern serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Diterjang Angin Kencang, Pohon di Jaraksari Roboh Timpa Tiang Listrik

WONOSOBO – Sebuah pohon suren berukuran besar tumbang dan mennimpa jaringan listrik PLN di Kampung Jaraksari RT 014 RW 001, Kelurahan Jaraksari, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo, pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 13.45 WIB. Insiden ini menyebabkan satu tiang listrik roboh melintang di jalan serta menimpa garasi rumah warga.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian berawal saat terdengar suara gemuruh keras dari depan rumah. Sat dicek, pohon suren setinggi sekitar 20 meter dengan diameter 50 sentimeter telah tumbang dan menghantam jaringan listrik. Akibatnya, tiang PLN setinggi 10 meter patah dan arus listrik di wilayah setempat terputus.

Selain memutus aliran listrik, pohon tumbang juga menimpa garasi rumah milik warga yang terbuat dari baja ringan hingga roboh.

Akses jalan dari Kampung Jaraksari menuju arah Siantap sempat terganggu karena batang pohon dan tiang melintang di jalan.

Petugas gabungan dari Piket SPKT Polsek Wonosobo, Tim Siaga Bencana Alam Poles Wonosobo, Koramil Wonosobo, BNPB Kabupaten Wonosobo, serta warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi pohon dan tiang listrik yang roboh.

Diduga, peristiwa ini disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Wonosobo sejak siang hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta.

Langkah cepat petugas bersama warga berhasil menormalkan kembali lalu lintas, sementara pihak PLN masih melakukan perbaikan jaringan listrik di lokasi.