Dengan Semangat Toleransi, Polres Wonosobo Gelar Doa Lintas Agama

Wonosobo – Polres Wonosobo menggelar acara doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara yang ke-77. Acara yang diadakan di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo pada Kamis malam (15/6/) dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, Forkopimda, perwakilan masyarakat, dan personel TNI- Polri.

Dalam suasana yang khidmat, perwakilan dari berbagai agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha saling bergandengan tangan dalam doa bersama untuk mendoakan keberkahan dan keselamatan bagi bangsa dan negara.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito dalam sambutannya menyampaikan kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk silaturahmi dengan semangat toleransi agar tercipta situasi kamtibmas yang tertib dan kondusif sebagaimana yang menjadi harapan kita bersama.

“Seperti kita ketahui bersama menjelang kontestasi politik ini biasanya kondisi sosial di masyarakat akan terpengaruh, namun pastinya kita semua berharap agar tidak ada gejolak apapun secara umum di seluruh wilayah negeri kita khususnya di wilayah Kabupaten Wonosobo.”

“Untuk itu pada kesempatan yang baik ini mari kita berdoa bersama meskipun dengan cara yang berbeda sesuai dengan ajaran yang kita yakini namun doa yang kita panjatkan dan mohonkan tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk keselamatan, keberkahan dan perlindungan bagi kita semua beserta keluarga dan untuk negeri yang kita cintai.” Ungkap Kapolres

Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kepada anak yatim piatu Panti Asuhan Umi Kulsum Prumbanan sebagai bentuk kepedulian Polres terhadap sesama.

Dalam kesempatan yang sama Drs. One Andang Wardoyo selaku Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo juga memberikan apresiasi kepada Polres Wonosobo yang telah membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Wilayah Kabupaten Wonsoobo.

“Pada perayaan HUT Bhayangkara ke-77 ini mari kita berikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh anggota Polri yang telah bekerja keras demi keamanan dan keadilan di tanah air dan tentunya dengan kegiatan ini kedepannya para tokoh pemuka agama diharapkan bisa turut serta membantu tugas-tugas Polri untuk menyampaikan himbauan kamtibmas dan mengedukasi, menyampaikan program Polri dan pemerintah yang saat ini sedang berlangsung.” Ungkapnya

Dengan adanya acara doa bersama lintas agama ini, diharapkan semangat Bhayangkara yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan toleransi dapat terus dijunjung tinggi dan menjadi bagian dari upaya membangun bangsa yang lebih baik.

Sambut HUT Bhayangkara Ke-77 Polres Wonosobo Anjangsana Ke Rumah Purnawirawan

Polres Wonosobo – Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-77, Polres Wonosobo melaksanakan giat anjangsana dengan mengunjungi purnawirawan Polri dan keluarga anggota Polres Wonosobo yang telah meninggal dunia. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para purnawirawan serta keluarga anggota Polres yang telah berjasa dalam menjaga keamanan di Wonosobo.

 

Pada pagi hari ini, sejumlah personel Polres Wonosobo dipimpin oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., berkumpul di halaman kantor Polres sebelum memulai giat anjangsana. Mereka membawa bingkisan dan ucapan selamat atas HUT Bhayangkara yang akan disampaikan kepada para purnawirawan dan keluarga yang telah ditinggalkan.

 

Kapolres Wonosobo mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada para purnawirawan dan keluarga anggota Polres yang telah berjuang dan berkorban demi keamanan Wonosobo. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan solidaritas antara anggota Polri, purnawirawan, dan keluarga dalam menciptakan kondisi keamanan yang lebih baik di masa depan.

 

“Melalui giat anjangsana ini, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengorbanan para purnawirawan serta keluarga anggota Polres yang telah menjadi bagian dari kekuatan kepolisian di Wonosobo. Kami berharap semoga semangat Bhayangkara terus terjaga dan kita dapat bekerja sama membangun keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ujar Kapolres Wonosobo.

 

Setelah itu, personel Polres Wonosobo bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju rumah-rumah purnawirawan Polri dan keluarga yang telah meninggal dunia. Dengan penuh rasa hormat, mereka memberikan bingkisan dan mengucapkan selamat HUT Bhayangkara secara langsung kepada para keluarga yang ditinggalkan.

 

Giat anjangsana ini juga menjadi kesempatan bagi personel Polres Wonosobo untuk berdialog dan mendengarkan cerita serta pengalaman dari para purnawirawan Polri. Mereka juga memberikan dukungan dan perhatian kepada keluarga anggota Polres yang telah kehilangan orang terkasih mereka.

 

“Kami berharap melalui giat anjangsana ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi antara anggota Polri, purnawirawan, dan keluarga yang telah meninggal dunia. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tetap menjadi bagian penting dalam keluarga besar Polres Wonosobo,” tambah Kapolres Wonosobo.

 

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan haru, para purnawirawan dan keluarga anggota Polres menyambut giat anjangsana ini dengan tulus dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Wonosobo. Mereka menyampaikan harapan agar Polri terus menjadi lembaga yang profesional dan mampu menjaga keamanan di masyarakat.

 

Dengan melaksanakan giat anjangsana ini, Polres Wonosobo memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para purnawirawan Polri serta keluarga anggota Polres yang telah meninggal dunia. Semangat HUT Bhayangkara ke-77 turut dirasakan dan dirayakan bersama sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga keamanan dan membangun kekuatan kepolisian yang lebih baik di Wonosobo.

Giat Donor darah HUT Bhayangkara Ke-77 Polres Wonosobo Dapatkan 72 kantong darah

Wonosobo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-77, Polres Wonosobo menggelar giat donor darah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo. Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Polres Wonosobo, Bhayangkari, dan personel Kodim 0707 Wonosobo. Dalam kesempatan ini, Polres Wonosobo berhasil mengumpulkan sebanyak 72 kantong darah yang akan disumbangkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kamis (15/6) pagi.

Giat donor darah ini diawali dengan sambutan dari Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., yang menyampaikan pentingnya partisipasi aktif dalam menyumbangkan darah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Beliau juga mengucapkan selamat HUT Bhayangkara dan mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang telah turut berpartisipasi dalam giat ini.

“Dengan menyelenggarakan giat donor darah ini, kita tidak hanya merayakan HUT Bhayangkara ke-77, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui penyediaan pasokan darah yang sangat penting. Sumbangan darah dari kita semua dapat menyelamatkan nyawa dan memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Kapolres Wonosobo.

Seluruh peserta giat donor darah kemudian ditempatkan dalam ruangan khusus yang telah disiapkan di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo. Tim medis yang telah bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) Wonosobo bertugas untuk melakukan proses pengambilan darah dengan cermat dan profesional.

Anggota Polres Wonosobo, Bhayangkari, dan personel Kodim 0707 Wonosobo dengan sukarela memberikan darah mereka untuk membantu sesama. Semangat kebersamaan dan semangat Bhayangkara terasa kuat dalam suasana giat donor darah ini. Seluruh peserta menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi dan keinginan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Setelah selesai proses donor darah, Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta dalam giat donor darah tersebut. Beliau mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh anggota Polres, Bhayangkari, dan personel Kodim 0707 Wonosobo.

“Dengan berhasil terkumpulnya 72 kantong darah, kita telah memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Semangat solidaritas dan kepedulian ini merupakan cerminan dari semangat Bhayangkara yang senantiasa hadir dalam diri kita. Terima kasih atas partisipasi dan kontribusi yang telah diberikan,” tambah Kapolres Wonosobo.

Donor darah sebagai salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian Polres Wonosobo dalam melayani masyarakat terus dilakukan sebagai upaya menjaga kebutuhan darah di wilayah Wonosobo. Polres Wonosobo berharap kegiatan semacam ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam aksi sosial yang bermanfaat bagi sesama.

Personel Polsek jajaran Polres Wonosobo Laksanakan Giat Ambang gangguan Pagi

Selain anggota Polres Wonosobo, personel dari Polsek jajaran Polres Wonosobo juga aktif terlibat dalam kegiatan ambang gangguan pagi dengan tujuan memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam memulai aktivitas pagi. Sebagai bagian dari langkah preventif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, personel Polsek Wonosobo melakukan apel di masing-masing kantor Polsek sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Pada pukul 06.00 WIB, personel dari Polsek Wonosobo berkumpul di halaman masing-masing kantor Polsek. Dalam suasana yang penuh semangat, mereka dipimpin oleh Kapolsek setempat untuk melaksanakan apel pagi dan menerima arahan tugas dari atasannya.

Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya peran personel Polsek dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Beliau juga mengingatkan tentang pentingnya kerjasama antara Polsek dengan instansi terkait dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kegiatan ambang gangguan pagi merupakan bagian dari komitmen kita untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kehadiran kita di lapangan, kita dapat mencegah gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Wonosobo,” ujar Kapolsek Wonosobo.

Setelah apel selesai, personel Polsek Wonosobo bergabung dengan anggota Polres Wonosobo untuk melaksanakan ambang gangguan pagi. Mereka ditempatkan di berbagai titik strategis di wilayah Wonosobo, seperti perempatan jalan utama, pusat perbelanjaan, dan sekolah-sekolah, untuk memberikan pengamanan, mengatur lalu lintas, serta memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat.

Personel Polsek juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan keselamatan berkendara. Mereka siap merespons dan menangani situasi darurat serta memberikan bantuan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami, personel Polsek Wonosobo, siap melaksanakan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi. Kami akan bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait untuk menciptakan Wonosobo yang aman dan nyaman bagi semua. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika ada kebutuhan atau situasi darurat,” tambah Kapolsek.

Melalui partisipasi aktif personel Polsek jajaran Polres Wonosobo dalam kegiatan ambang gangguan pagi ini, diharapkan dapat memberikan kepercayaan dan kenyamanan bagi masyarakat. Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai bagi seluruh masyarakat Wonosobo.

Siswa Latja SPN Polda Jateng Laksanakan Apel Bersama Satlantas Polres Wonosobo

Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo (Satlantas) melaksanakan apel pagi bersama siswa Latihan Jasmani (Latja) SPN Polda Jawa Tengah pada hari ini. Apel tersebut diadakan pada pukul 06.00 WIB di halaman kantor Satlantas Wonosobo yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Ragil Irawan, S.H.

Dalam rangka memperkuat kedisiplinan dan keterampilan para siswa Latja, Satlantas Polres Wonosobo rutin mengadakan latihan dan kegiatan operasional. Apel pagi ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi ambang gangguan pagi yang mungkin terjadi di jalan raya.

Dalam apel tersebut, Kasat Lantas AKP Ragil Irawan, S.H. memberikan arahan kepada para siswa Latja tentang pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan berlalu lintas. Beliau juga menekankan pentingnya kerjasama tim antara polisi lalu lintas dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.

“Saya berharap para siswa Latja dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan selama latihan di SPN Polda Jawa Tengah. Selain itu, saya juga mengajak para siswa untuk menjadi contoh yang baik dalam berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujar AKP Ragil Irawan.

Setelah apel pagi selesai, para siswa Latja dan petugas Satlantas Polres Wonosobo bersama-sama melaksanakan ambang gangguan pagi di sejumlah titik rawan lalu lintas di wilayah Wonosobo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan dan kemampuan para siswa dalam menangani situasi nyata di lapangan.

Diharapkan melalui latihan dan kegiatan seperti ini, para siswa Latja SPN Polda Jawa Tengah dapat mengembangkan keterampilan dan keberanian mereka dalam melaksanakan tugas sebagai petugas lalu lintas yang profesional. Satlantas Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada generasi muda guna menciptakan polisi lalu lintas yang handal dan berintegritas di masa depan.

Berikan Rasa Aman Dan Nyaman Personel Polres Wonosobo Laksanakan Ambang Gangguan Pagi

Wonosobo – Polres Wonosobo telah menerapkan kegiatan rutin yang dikenal sebagai “Giat Ambang Gangguan Pagi” untuk menjaga keamanan dan ketertiban di jalan depan sekolah dan pusat keramaian. Setiap pagi, seluruh personel polres melakukan patroli dan pengawasan di area-area tersebut guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dan melindungi anak-anak yang sedang berangkat ke sekolah. Dalam giat Ambang Gangguan Pagi, personel Polres Wonosobo dipimpin oleh Kapolres atau perwira yang ditunjuk, membagi tugas dan melakukan patroli di sepanjang jalan depan sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polres Wonosobo. Mereka juga melibatkan personel dari Satuan Lalu Lintas dan Satuan Sabhara untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mencegah gangguan kamtibmas. Selama patroli, personel polres mengawasi dan mengontrol situasi di sekitar jalan-jalan tersebut, termasuk memastikan kelancaran lalu lintas, mencegah tindakan kejahatan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas. Mereka juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang sedang berangkat ke sekolah, memberikan pengawasan ekstra untuk melindungi mereka dari ancaman kejahatan atau kecelakaan. Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si, mengungkapkan pentingnya kegiatan Ambang Gangguan Pagi ini. Dia menjelaskan bahwa keberadaan polisi di jalan depan sekolah dan pusat keramaian pada pagi hari adalah langkah preventif untuk mencegah tindakan kriminalitas dan mengoptimalkan keamanan masyarakat. Dengan adanya kehadiran polisi, diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintasi area-area tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki tujuan edukatif. Personel polres memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, tindakan pencegahan kejahatan, serta cara melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwenang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dan peran aktif mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. Giat Ambang Gangguan Pagi ini merupakan upaya konkret Polres Wonosobo dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga. Kegiatan ini juga terus dilaksanakan secara rutin untuk memastikan kehadiran polisi di jalan depan sekolah dan pusat keramaian secara konsisten, sehingga masyarakat merasa terlindungi dan terjamin keamanannya. Dengan kegiatan Ambang Gangguan Pagi yang dilakukan oleh seluruh personel Polres Wonosobo, diharapkan tingkat kejahatan dan gangguan kamtibmas di area-area tersebut dapat ditekan. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus menjaga kehadiran polisi di dekat masyarakat, memberikan perlindungan, dan membangun kerjasama yang kuat antara polisi dan masyarakat untuk menciptakan Wonosobo yang aman dan damai. (jetli)

Aktif Sambang Warga Polisi RW Polres Wonosobo Mendekatkan Diri dengan Masyarakat

Wonosobo – Polisi dari Polres Wonosobo aktif melakukan kegiatan sambang ke lingkungan masyarakat dengan tujuan untuk lebih mendekatkan diri dengan warga dan memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Polisi RW yang berhasil mempererat ikatan antara polisi dan warga di tingkat yang lebih lokal.

Dalam kegiatan sambang tersebut, polisi dari Polres Wonosobo mendatangi berbagai wilayah yang terbagi dalam lingkungan RW. Mereka berinteraksi langsung dengan warga, berbincang, dan mendengarkan berbagai masukan, aspirasi, serta keluhan yang mungkin dimiliki oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berdiskusi langsung dengan polisi, membangun kepercayaan, serta memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang peran dan tugas kepolisian.

Polisi RW dari Polres Wonosobo merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepolisian di tingkat lingkungan yang lebih kecil. Dalam peran mereka, mereka bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan RW, memberikan informasi kepada warga terkait tindakan pencegahan kejahatan, serta melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait kegiatan keamanan dan patroli di wilayah tersebut.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si, menyampaikan pentingnya kegiatan sambang tersebut. Dia menjelaskan bahwa dengan mendekatkan diri kepada masyarakat, polisi dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan warga, memahami kebutuhan dan permasalahan yang ada di lingkungan setempat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitarnya.

Kegiatan Polisi RW ini juga sejalan dengan program Polres Wonosobo dalam membangun polisi yang lebih humanis dan terpercaya. Dengan melibatkan polisi dalam interaksi langsung dengan masyarakat, diharapkan citra positif polisi semakin ditingkatkan dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin meningkat.

Selain itu, melalui kegiatan sambang ini, polisi dari Polres Wonosobo dapat memberikan edukasi dan informasi kepada warga mengenai berbagai aspek keamanan, termasuk tindakan pencegahan kriminalitas, bahaya narkoba, serta pentingnya kerja sama antara polisi dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Dengan adanya kegiatan Polisi RW yang aktif sambang warga ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih intens antara polisi dan masyarakat. Hal ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di lingkungan Wonosobo, serta memperkuat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Polres Wonosobo Laksanakan Latihan Menembak Di Lapangan Desa Larangan Kulon

Wonosobo – Polres Wonosobo menggelar latihan menembak guna meningkatkan kompetensi dan keahlian anggota Polri dalam menghadapi berbagai situasi dan tugas yang berkaitan dengan penegakan hukum dan keamanan. Latihan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kehandalan dan kecakapan anggota dalam menghadapi tantangan yang kompleks di lapangan. Selasa (14/6). Latihan menembak ini diikuti oleh puluhan anggota Polres Wonosobo, termasuk petugas dari berbagai satuan, seperti Satuan Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas, dan Satuan Sabhara. Mereka menjalani serangkaian latihan menembak dengan menggunakan berbagai jenis senjata, termasuk pistol, senapan, dan senjata lain yang umum digunakan dalam tugas-tugas kepolisian. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Desa Larangan Kulon Kecamatan Mojotengah yang telah disiapkan dengan fasilitas dan sasaran tembak yang sesuai dengan standar keamanan. Para peserta latihan diberikan pengarahan dan pembekalan sebelum latihan dimulai, termasuk tentang teknik menembak yang baik dan prinsip-prinsip keamanan dalam penggunaan senjata api. Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan pentingnya latihan menembak sebagai upaya peningkatan kompetensi anggota Polri. Dia mengungkapkan bahwa latihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggota Polres Wonosobo memiliki kemampuan menembak yang memadai dalam melindungi diri sendiri, rekannya, dan masyarakat saat melaksanakan tugas kepolisian. Selain itu, Kapolres Eko Novan juga menekankan pentingnya keahlian menembak dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan penegakan hukum, seperti menghadapi pelaku kejahatan yang berbahaya atau mengamankan lokasi kejadian. Dengan meningkatnya keahlian menembak, diharapkan anggota Polri dapat dengan cepat dan tepat mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang membutuhkan penggunaan senjata api. Latihan menembak ini juga sejalan dengan program pembinaan dan pelatihan yang rutin dilaksanakan oleh Polres Wonosobo guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan serupa dijadwalkan akan terus dilakukan secara berkala agar keahlian menembak anggota Polres Wonosobo senantiasa terjaga dan ditingkatkan. Dengan adanya latihan menembak yang intensif dan terarah, diharapkan anggota Polres Wonosobo akan semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya Polres Wonosobo dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi warga Wonosobo. (jetli)

Polisi RW Polres Wonosobo Aktif Menyambangi Perangkat Desa dan Warga, Serap Informasi dan Memberikan Rasa Aman serta Kedekatan dengan Masyarakat

Wonosobo – Anggota Polisi Rukun Warga (RW) dari Polres Wonosobo telah menunjukkan keaktifan mereka dengan melakukan kunjungan ke perangkat desa dan warga masyarakat. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk serap informasi terkait keamanan serta mempererat kedekatan antara polisi dengan masyarakat. Anggota Polisi RW yang tergabung dalam tim kunjungan tersebut meliputi beberapa personel yang telah terlatih dalam penanganan masalah keamanan dan kemitraan dengan masyarakat. Mereka sambangi berbagai perangkat desa dan bertemu dengan warga di sejumlah lingkungan. Selama kunjungan, anggota Polisi RW aktif berinteraksi dengan perangkat desa dan warga masyarakat. Mereka mendengarkan keluhan, masukan, serta permintaan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi penanganan keamanan yang lebih efektif. Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menyampaikan pentingnya keterlibatan polisi dalam memahami kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan permasalahan yang ada. “Kunjungan anggota Polisi RW ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dengan mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan mereka, kami dapat lebih efektif dalam menyelenggarakan tugas kepolisian,” ujar AKBP Eko Novan. Selain itu, kehadiran anggota Polisi RW juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dalam suasana yang santai dan akrab, anggota Polisi RW berdiskusi dengan warga, memberikan edukasi tentang pencegahan kejahatan, serta menjalin kerjasama dalam menjaga keamanan lingkungan. Bapak Suryadi, perangkat desa di salah satu wilayah yang dikunjungi, menyambut baik kehadiran anggota Polisi RW. “Kami sangat mengapresiasi langkah ini karena kami merasa lebih dekat dengan polisi. Kolaborasi yang baik antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kami,” ungkap Bapak Suryadi. Anggota Polisi RW juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada, saling menjaga, dan melaporkan segala kejadian yang mencurigakan. Masyarakat dihimbau agar tidak ragu untuk berkomunikasi dengan polisi dalam hal keamanan dan masalah lain yang membutuhkan penanganan. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat. Dengan melakukan kunjungan seperti ini, diharapkan akan terjalin hubungan yang lebih erat antara polisi dengan masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban dapat terjaga dengan baik. (jetli)

Polres Wonosobo Menggelar Sambutan Hangat untuk Tim Penilai Lomba Satuan Keamanan Lingkungan dari Polda Jateng

Mojotengah Wonosobo – Polres Wonosobo dengan sukacita menyambut kedatangan Tim Penilai Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) dari Polda Jawa Tengah. Tim penilai tersebut dipimpin oleh AKBP Maulud, S.Ag (Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Jateng), didampingi oleh KP Joko, S.H., Iptu Agus Darmawan, ST., dan Bripda Aswin. Kehadiran mereka di Dusun Kemejing, Desa Larangan Kulon, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo merupakan bagian dari evaluasi dalam lomba Satkamling tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Kapolres Wonosobo yang diwakili Wakapolres Wonosobo KP Andi Setiyo Wibowo, S.St., S.I.K., M.I.K. menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan tim penilai lomba Satkamling. Ia menyatakan bahwa Satkamling memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat lingkungan. “Satkamling merupakan garda terdepan dalam memelihara situasi kamtibmas yang kondusif. Kami berterima kasih atas upaya tim penilai dalam mendorong peningkatan kualitas Satkamling di wilayah Jawa Tengah,” ujar Kompol Andi.

Tim penilai lomba Satkamling dari Polda Jateng melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja Satkamling di Dusun Kemejing. Mereka memperhatikan berbagai aspek, termasuk koordinasi, pengawasan, pencegahan kejahatan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

AKBP Maulud, S.Ag, sebagai Ketua Tim Penilai, mengungkapkan kepuasannya atas kerjasama yang terjalin antara Satkamling dengan masyarakat di Dusun Kemejing. “Kami melihat komitmen yang kuat dari Satkamling dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Ini adalah bukti nyata bahwa kerjasama yang erat antara kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan keamanan yang optimal,” kata AKBP Maulud.

Pada kesempatan tersebut, KP Joko, S.H., Iptu Agus Darmawan, ST., dan Bripda Aswin juga memberikan apresiasi kepada Satkamling dan masyarakat setempat atas upaya mereka dalam menjaga keamanan lingkungan. Mereka memberikan masukan yang konstruktif untuk peningkatan kinerja Satkamling di masa mendatang.

Pemerintah Desa Larangan Kulon juga ikut berpartisipasi dalam menyambut Tim Penilai Lomba Satkamling. Kepala Desa dan perangkat desa memberikan informasi mengenai program-program yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Lomba Satkamling merupakan ajang untuk mengapresiasi kinerja Satkamling di tingkat provinsi. Polres Wonosobo berharap bahwa keikutsertaan dalam lomba ini akan mendorong Satkamling untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan lingkungan.