Polsek Kaliwiro Laksanakan Pengamanan Pengajian Isra Mi’raj di Masjid Miftakhul Iman

WONOSOBO — Polsek Kaliwiro, Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan kegiatan pengajian umum dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Miftakhul Iman, Dusun Wonoroto, Desa Tracap, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan keagamaan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari wilayah Kecamatan Kaliwiro dan sekitarnya. Pengajian menghadirkan penceramah K.H. Usman Ridho dari Kabupaten Temanggung.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Kaliwiro AKP Susiyono, S.H., Camat Kaliwiro Hermawan Animoro, S.STP., M.M., perwakilan Danramil Kaliwiro, Kepala KUA Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang, anggota DPRD Kabupaten Wonosobo, serta Kepala Desa Tracap.

Dalam rangka memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, personel Polsek Kaliwiro bersinergi dengan Linmas Desa Tracap dan Banser Kaliwiro melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi. Pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas di jalan raya, patroli di area parkir, serta pemantauan lingkungan sekitar masjid.

Selain pengamanan, petugas juga melakukan monitoring pasca kegiatan dengan menjalin komunikasi dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat Desa Tracap. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa tahun 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan pengajian umum Isra Mi’raj berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Longsor di Jalur Kalilembu–Dieng Sempat Ganggu Arus Lalu Lintas, Penanganan Cepat Dilakukan

WONOSOBO — Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya dapuran glonggong dan tanah longsor di Jalan Raya Kalilembu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jumat (23/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di dua titik lokasi. Material longsoran berupa tanah dan batu menutup sebagian badan jalan dengan perkiraan lebar sekitar 25 meter dan tinggi mencapai 10 meter.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah Dieng menuju Kota Wonosobo maupun sebaliknya sempat mengalami gangguan. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas secara bersamaan sehingga diberlakukan sistem buka tutup secara bergantian.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kondisi jalan yang tertutup material longsor mengharuskan dilakukan penanganan cepat guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas.

Petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Kejajar, Tim Penanggulangan Bencana Polres Wonosobo, Tim Bencal Zona Utara, anggota Satlantas, serta personel TNI dari Koramil Kejajar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor dan pengamanan jalur.

Proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat dan satu unit mobil pemadam kebakaran guna mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material tanah.

Berkat sinergi antarinstansi, material longsoran berhasil dibersihkan dan sekitar pukul 20.00 WIB, jalur Jalan Raya Kalilembu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo telah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat di kedua jalur.

Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

Edukasi Sejak Dini, Satbinmas Polres Wonosobo Gelar PSA Bersama Anak KB

Wonosobo — Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Polisi Sayang Anak (PSA) bersama Kelompok Bermain (KB) Mutiara Bhakti 1 Kembaran, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (22/1).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan anak-anak sejak usia dini, sekaligus menanamkan pemahaman positif tentang tugas dan peran polisi di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan PSA ini, personel Satbinmas memperkenalkan tugas-tugas dasar kepolisian secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, seperti peran polisi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara edukatif dan komunikatif.

Selain pengenalan tugas kepolisian, peserta juga diajak mengenal lingkungan Polres Wonosobo. Anak-anak diperlihatkan beberapa fasilitas kepolisian serta diberikan penjelasan ringan mengenai fungsi masing-masing ruang dan sarana penunjang tugas polisi.

Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Suratno, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sayang Anak bertujuan untuk membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak, sehingga dapat menumbuhkan rasa aman, percaya, dan tidak takut terhadap sosok polisi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal polisi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keceriaan. Guru pendamping KB Mutiara Bhakti 1 menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Momentum Penguatan Moral dan Spiritual Personel Polres Wonosobo

Wonosobo — Polres Wonosobo melaksanakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Mujahidin Polres Wonosobo tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Wonosobo beserta pejabat utama dan seluruh personel Polres Wonosobo.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW: Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Kamal. Dalam tausiyahnya, Ustadz Kamal mengisahkan perjalanan agung Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, serta menyampaikan pesan-pesan keteladanan Rasulullah SAW yang relevan dengan kehidupan dan pengabdian anggota Polri.

Melalui kisah Isra Mi’raj tersebut, Ustadz Kamal menekankan pentingnya menjaga keimanan, memperkuat ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan kehadiran Kapolres Wonosobo dalam kegiatan ini, peringatan Isra Mi’raj diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan spiritual bagi seluruh personel Polres Wonosobo agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen Polres Wonosobo dalam membentuk personel yang religius serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sinergi Polri dan Petani, Penanaman Jagung Kuartal I 2026 Digelar di Kaliwiro

WONOSOBO – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kaliwiro bersama unsur pemerintah desa dan kelompok tani melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026, Rabu pagi (21/1/2026).

Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di lahan non eksisting milik Bapak Sukur, anggota Kelompok Tani Mitra Tani, yang berlokasi di Dusun Gintung, Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo.

Penanaman jagung ini menggunakan bibit bantuan dari Kementerian Pertanian Tahun 2026 jenis Maxxi 2 sebanyak 3 kilogram. Adapun luas lahan yang ditanami sekitar 3.000 meter persegi dengan pola jarak tanam 70 cm x 20 cm dan sistem satu lubang satu bibit.

Hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut antara lain Bhabinkamtibmas Desa Kauman Aiptu Khanifudin, Bhabinkamtibmas Desa Kemiriombo Briptu Ronggo K, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kaliwiro wilayah Desa Pesodongan Teguh Pamuji, Kepala Desa Pesodongan Suratno, S.E., serta anggota Kelompok Tani Mitra Tani Dusun Gintung.

Melalui kegiatan ini, Polri khususnya Polres Wonosobo menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat.

Kegiatan penanaman jagung berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Satreskrim Polres Wonosobo Amankan Pelaku Curanmor di Dusun Banaran

Polres Wonosobo mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di pinggir sungai, tepatnya di ikut Alas Jemblong, Dusun Banaran, Desa Kalierang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam kejadian itu, satu unit sepeda motor milik warga dilaporkan hilang saat ditinggal pemiliknya memancing ikan di Sungai Magung. Sepeda motor jenis Honda Kirana tersebut diparkir di pinggir sungai dengan jarak sekitar 100 meter dari lokasi korban memancing.

Berdasarkan keterangan korban, sepeda motor diparkir menggunakan standar samping tanpa dikunci stang karena kondisi kunci kontak sudah rusak dan telah dimodifikasi. Mesin kendaraan dimatikan dengan cara mencabut kabel busi sebelum korban menuju lokasi memancing.

Sekitar dua jam kemudian, menjelang waktu Maghrib, korban kembali ke lokasi parkir. Namun sepeda motor yang ditinggalkan sudah tidak berada di tempat. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wonosobo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Wonosobo melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial AAK (33), warga Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Dalam pengungkapan perkara ini, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Kirana tahun 2005 milik korban sebagai barang bukti. Pada Selasa malam, 20 Januari 2026, terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Wonosobo untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasi Humas Polres Wonosobo Ipda Eko Setyadi, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan komitmen Polres Wonosobo dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. “Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional dan tuntas. Pelaku saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Ipda Eko juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, khususnya di lokasi sepi. “Kami mengimbau warga untuk selalu menggunakan pengaman ganda dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tidak terkunci guna mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor,” pungkasnya.

Perkuat Integritas, Polres Wonosobo Teken Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas

WONOSOBO — Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas pada Senin (19/1/2025) di Aula Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo dan diikuti oleh pejabat utama serta seluruh jajaran personel.

Penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat integritas personel dalam pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui perjanjian kinerja, setiap satuan fungsi menetapkan target kerja yang terukur dan berorientasi pada hasil. Sementara Pakta Integritas menegaskan kesiapan seluruh personel untuk bekerja secara jujur, bertanggung jawab, serta bebas dari praktik penyimpangan.

Dengan kegiatan ini, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih dan berintegritas guna mendukung kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Wonosobo Pimpin Hari Kesadaran Nasional dan Apresiasi Anggota Teladan

Wonosobo — Kapolres Wonosobo menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional sekaligus penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi pada hari Senin (19/01). Upacara tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolres Wonosobo dan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh anggota Polri. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, serta rasa pengabdian sebagai anggota Polri dan aparatur negara.

“Melalui upacara ini, kita kembali diingatkan akan jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta sebagai penegak hukum yang senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Kapolres.

Kapolres Wonosobo juga menekankan pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun di tengah masyarakat. Profesionalisme, disiplin, dan integritas disebut sebagai modal utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain itu, Kapolres turut menyoroti karakteristik wilayah Kabupaten Wonosobo yang didominasi daerah pegunungan dengan kondisi cuaca yang relatif sering hujan. Ia menekankan kesiapsiagaan personel, terutama pleton siaga bencana, agar selalu berada dalam kondisi siap operasional.
“Kesiapan personel, peralatan, dan mental harus terus dijaga sehingga dapat segera digerakkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan saat bertugas di lapangan, serta mematuhi standar operasional prosedur yang telah ditetapkan, mengingat cuaca yang tidak menentu dapat berdampak pada keselamatan pelaksanaan tugas.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan pengabdian personel dalam melaksanakan tugas kepolisian.

“Saya berharap prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh personel lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” pungkas Kapolres

Rem Diduga Blong, Karambol Enam Kendaraan Terjadi di Jalan Wonosobo–Parakan

Wonosobo — Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Wonosobo–Parakan, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Enam kendaraan terlibat dalam peristiwa tersebut, terdiri dari satu truk Mitsubishi Colt Diesel, tiga mobil penumpang, satu bus, dan dua sepeda motor. Tujuh orang mengalami luka-luka dan tidak ada korban meninggal dunia.

Kanit Laka Satlantas Polres Wonosobo IPTU Agista Erik mengatakan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Colt Diesel melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Saat melintas di jalan lurus dan menurun, kendaraan diduga mengalami gangguan sistem pengereman.

“Truk membentur mobil Honda Brio, kemudian oleng ke kiri dan menabrak bus Scania yang sedang parkir. Kendaraan masih melaju dan kembali menghantam mobil Honda BR-V hingga terguling,” kata Agista Erik, Sabtu, 17 Januari 2026.

Akibat benturan tersebut, mobil Honda BR-V terdorong ke kanan melewati as jalan dan menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan hingga terperosok ke saluran air.

Para korban yang mengalami luka ringan masing-masing berinisial B.U. (Magelang), E.M. (Magelang), T.H. (Temanggung), A.H. (Temanggung), R.O. (Banyumas), S. (Banyumas), dan I.R. (Brebes). Seluruh korban dalam kondisi sadar dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

IPTU Agista Erik menambahkan, petugas Satlantas Polres Wonosobo telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mencatat keterangan saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan, khususnya sistem pengereman.

 

Diduga Gangguan Pengereman, Sepeda Motor Alami Laka Tunggal di Watumalang

Wonosobo — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Sebuah sepeda motor terjun ke sungai sedalam sekitar empat meter setelah diduga mengalami gangguan pengereman.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Desa Klepu–Sumber, tepatnya di jembatan sungai Dusun Klepu, Desa Sumber, Kecamatan Watumalang, pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Kejadian itu baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada Jumat, 16 Januari 2026, pukul 12.40 WIB.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H. melalui Kanit Laka Satlantas Polres Wonosobo IPTU Agista Erik menjelaskan, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AA-53**-HZ.

“Sepeda motor melaju dari arah Dusun Klepu menuju Dusun Sumber. Saat melintas di jalan menurun dan menikung ke kiri, kendaraan diduga mengalami gangguan sistem pengereman sehingga pengendara tidak dapat menguasai laju motor dan terjatuh ke sungai,” jelas IPTU Agista Erik.

Dalam peristiwa tersebut, pengendara perempuan berinisial NH (23) bersama dua orang pembonceng, masing-masing FA (28) dan seorang balita berinisial YA (3), mengalami luka-luka. Seluruh korban dalam kondisi sadar dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Setjonegoro Wonosobo, sementara salah satu korban dirujuk ke rumah sakit di wilayah Banyumas.

Tidak terdapat korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp100 ribu akibat kerusakan pada kendaraan.

IPTU Agista Erik mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk mengenakan helm berstandar SNI serta melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan, khususnya sistem pengereman. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan, terutama di jalur menurun dan rawan kecelakaan.

Satlantas Polres Wonosobo juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama, guna mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo.