Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Polisi Wanita (Polwan), sejumlah anggota Polwan dari Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Aisyiyah Sa’adah, Sudagaran, pada Senin (19/08/2024)
Kegiatan yang bertajuk “Polwan Goes to School” ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan Polres Wonosobo dalam rangka HUT Polwan. Pada kunjungan tersebut, para Polwan memberikan bantuan berupa paket sembako dan alat kesehatan kepada para siswa SLB. Selain itu, mereka juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para siswa dan guru di sekolah tersebut.
Pakor Polwan Polres Wonosobo, Aiptu Lifiana, yang memimpin kegiatan ini, menyatakan bahwa bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polwan terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa dan guru di SLB Aisyiyah Sa’adah, serta mempererat hubungan antara Polwan dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah dan para siswa. Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan Polwan Polres Wonosobo.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polwan Polres Wonosobo. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan diakhiri dengan foto bersama serta penyerahan simbolis bantuan kepada pihak sekolah. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Polwan Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan.
Author: Admin
Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-79, Polres Wonosobo Laksanakan Upacara
Polres Wonosobo menggelar upacara bendera di halaman Mapolres dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada Sabtu (17/08/2024) pagi.
Bertindak sebagai Inspektur upacara, Kabagren Polres Wonosobo, Kompol Sutopo, S.H. Upacara tersebut dihadiri juga oleh anggota Polres Wonosobo mulai dari perwira, bintara hingga ASN Polres Wonosobo.
Kompol Sutopo menekankan makna tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” harus dimaknai sebagai semangat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
“Tema ini merefleksikan semangat bangsa Indonesia untuk terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan, berkolaborasi bersama memanfaatkan momentum untuk mewujudkan Indonesia maju,” kata Kompol Sutopo.
Kabagren Polres Wonosobo juga mengajak seluruh anggota Polres Wonosobo untuk merenungkan makna kemerdekaan dan mengisinya dengan prestasi.
“Mari kita jadikan momentum HUT RI ke-79 ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi kita dalam melayani dan melindungi masyarakat,” tambahnya.
Usai upacara, Kompol Sutopo menyampaikan harapannya agar semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju” dapat terus diimplementasikan dalam tugas sehari-hari seluruh anggota Polri khususnya Polres Wonosobo.
Polres Wonosobo Gelar Latihan Beladiri, Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keterampilan Anggota
Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan personel, Polres Wonosobo menggelar latihan beladiri Polri di halaman Mapolres, Jumat (16/8). Latihan tersebut dipimpin oleh Aipda Mario, salah satu instruktur beladiri yang berpengalaman di lingkungan Polres Wonosobo.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo dengan antusias. Latihan beladiri ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan dalam menghadapi situasi yang memerlukan tindakan cepat dan tepat.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menyatakan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya Polres untuk memastikan setiap personel memiliki kemampuan yang memadai dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Wonosobo.
“Kami berharap dengan latihan rutin ini, anggota Polres Wonosobo semakin siap dalam menjalankan tugasnya di lapangan, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan keterampilan beladiri,” ujar Kapolres.
Selain itu, latihan ini juga dimaksudkan untuk menjaga kebugaran fisik anggota agar tetap prima dalam menjalankan tugas sehari-hari. Aipda Mario dalam arahannya juga menekankan pentingnya disiplin dan konsentrasi dalam setiap gerakan yang diajarkan.
Latihan beladiri ini akan dilaksanakan secara rutin untuk memastikan setiap personel Polres Wonosobo selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan
Personel Polres Wonosobo Ikuti Bimbingan Rohani dan Mental Ingatkan Bahaya Radikalisme
Personel Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Al Mujahidin pada hari ini Kamis (15/8). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Polres Wonosobo dengan tujuan memperkuat keimanan dan ketakwaan mereka, serta sebagai bentuk pembinaan mental dan spiritual.
Acara binrohtal kali ini menghadirkan Ustadz Taufik Kurohman sebagai pembicara utama. Dalam ceramahnya, Ustadz Taufik Kurohman mengajak para personel untuk selalu menjaga keikhlasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum sehingga dalam kehidupan selalu dilimpahi kebahagian.
“Setiap manusia berhak untuk bahagia, selalu syukuri dan jalani hidup ini dengan penuh rasa syukur.”
Kegiatan Binrohtal ini merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo dalam membina dan meningkatkan kualitas moral serta etika personel agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Taufik Kurohman, memohon perlindungan dan bimbingan dari Allah SWT dalam setiap langkah tugas yang diemban oleh seluruh personel Polres Wonosobo.
Asah Keterampilan, Ratusan Personel Polres Wonosobo Ikuti Latihan Menembak
Polres Wonosobo kembali mengadakan latihan menembak yang rutin dilaksanakan di Lapangan Desa Larangan Kulon, Wonosobo pada Selasa (13/8). Kegiatan ini diikuti oleh para anggota kepolisian dari berbagai satuan di Polres Wonosobo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan menembak dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan tegas.
Kapolres Wonosobo, AKBP DONNY LUMBANTORUAN, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program rutin yang bertujuan untuk menjaga kemampuan personel dalam menggunakan senjata api dengan tepat dan aman. Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk memperkuat disiplin dan kerjasama antar anggota kepolisian.
Dalam latihan tersebut, para peserta diberi materi dasar tentang penggunaan senjata api, teknik menembak, serta cara penanganan senjata dengan aman. Latihan ini juga melibatkan simulasi skenario tertentu untuk mempersiapkan para anggota dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti latihan dengan serius dan penuh dedikasi. Ia berharap, keterampilan yang diperoleh dalam latihan ini dapat diaplikasikan dengan baik dalam tugas sehari-hari untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo.
Latihan menembak ini merupakan salah satu upaya Polres Wonosobo dalam menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan bahwa setiap anggota polisi selalu siap dalam melaksanakan tugasnya, terutama dalam situasi yang menuntut tindakan yang cepat dan tepat.

Personel Polsek Mojotengah Datangi TKP Kebakaran Di Desa Slukatan
Sebuah peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (12/8) di Dusun Slukatan, Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. Kebakaran ini menimpa rumah milik Ngadi Sabar dan diduga berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan oleh istri korban, Bawon, untuk memasak.
Kejadian bermula ketika saudari Bawon meninggalkan tungku kayu bakar sebentar. Sembari memasak, saudari Bawon menunggu di ruang tengah, tidak lama kemudian tercium bau asap tidak sedap dan muncul kepulan asap dari ruang dapur.
Api dari tungku tersebut kemudian merambat dan membakar seluruh rumah. Warga sekitar yang melihat kejadian ini segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tidak berhasil karena api dengan cepat membesar.
Mendapat laporan tentang kebakaran ini, personel dari Polsek Mojotengah, BPBD Wonosobo, dan petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian. Mereka bergotong-royong berusaha memadamkan api. Meskipun demikian, rumah beserta isinya hangus terbakar.
Kapolsek Mojotengah AKP Sanyoto menjelaskan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian material yang dialami cukup besar kurang lebih mencapai Rp 70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah) dan 6 (enam) ekor kambing jenis gembel juga habis terbakar.
Puluhan Personel Polres Wonosobo Amankan Final Sepak Bola Bupati Cup 2024 Wonosobo
Puluhan personel dari Polres Wonosobo dikerahkan untuk mengamankan jalannya final pertandingan sepak bola Bupati Cup 2024 yang digelar pada Minggu (11/08/2024) sore. Pertandingan yang mempertemukan tim Jaga Tengah FC dan Polos FC ini berlangsung dengan meriah namun tetap aman.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk menyaksikan pertandingan final.
“Kami telah menyiapkan personel di beberapa titik strategis baik di lokasi pertandingan maupun di penggal jalan menuju lokasi untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung,” ujarnya.
Final Bupati Cup 2024 ini merupakan puncak dari rangkaian pertandingan sepak bola yang telah berlangsung selama beberapa hari belakangan. Bupati Wonosobo, dalam sambutannya mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersedia menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat telah menjalankan amanah Pak Kapolres dengan baik. Karena izin pertandingan diberikan dengan syarat penyelenggaraan harus tertib, aman dan sukses,” ungkap Bupati.
Pihaknya juga mengungkapkan terimakasih atas peran serta Polres Wonosobo dalam mengamankan rangkaian pertandingan yang digelar sejak awal Agustus sehingga acara dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Kapolres juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga ketertiban selama pertandingan.
“Saya mengucapkan terimakasih atas peran serta seluruh masyarakat yang hadir hari ini, meski antusiasme tinggi namun situasi tetap tertib dan aman, hal ini sangat membantu tugas Kepolisian dalam mengamankan pertandingan ini,” lanjut Kapolres Wonosobo.
Keberhasilan gelaran Bupati Cup 2024 Wonosobo, menjadi kebanggan seluruh pihak yang terlibat. Kapolres berharap tahun depan kegiatan ini juga dapat terselenggara tanpa kendala serta aman dan sukses dalam pelaksanaannya seperti tahun ini.
Polri dan Tim Gabungan Gelar Operasi Berantas Rokok Ilegal di Wonosobo
Kamis, 8 Agustus 2024, Tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait melaksanakan operasi pemberantasan rokok ilegal di Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Operasi ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 13.00 WIB.
Dipimpin oleh Kasi Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol PP Wonosobo, tim yang terdiri dari 7 anggota Satpol PP, 2 personel Kodim 0707 Wonosobo, serta Aipda Anang Gian, S.H. dan Brigadir Achmad Sarif Hidayat, S.H. dari Satreskrim Polres Wonosobo, menyisir beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran rokok ilegal.
Sebelumnya, pada Rabu, 7 Agustus 2024, tim berhasil menyita 822 bungkus rokok merk GUS’E dan 10 bungkus rokok merk JIANK di Kecamatan Watumalang. Barang bukti tersebut telah diserahkan kepada petugas Bea Cukai Magelang untuk diproses lebih lanjut.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Tim gabungan berharap dengan adanya operasi ini, peredaran rokok ilegal di wilayah Wonosobo bisa ditekan.
Satlantas Polres Wonosobo Evakuasi Kecelakaan Tunggal di Kaliwiro
Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Wonosobo. Sebuah mobil Suzuki Carry mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan Raya Wonosobo-Kaliwiro.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/8/2024) siang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil yang dikemudikan oleh Slamet Wahono dan ditumpangi Siyamti melaju dari arah Wonosobo menuju Kaliwiro. Saat melewati tikungan di Dusun Rowokele, Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, diduga pengemudi kehilangan kendali sehingga mobil terperosok ke ladang warga.
Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan anggota Unit Laka Lantas untuk mengevakuasi korban.
“Akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.
Sementara itu, petugas kepolisian dari Satlantas Polres Wonosobo telah melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Satlantas Polres Wonosobo Gencarkan Edukasi Keselamatan dan Penegakan Hukum Lalu Lintas
Satlantas Polres Wonosobo terus mengintensifkan edukasi terkait keselamatan berlalu lintas sekaligus penegakan hukum bagi pengguna kendaraan yang melanggar aturan. Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., menekankan pentingnya penggunaan kendaraan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Menurutnya, kendaraan yang tidak sesuai spek dapat membahayakan pengendara serta pengguna jalan lainnya.
“Penggunaan ban yang ukurannya lebih kecil dari standar, misalnya, dapat mempengaruhi daya cengkeram ban ke permukaan jalan. Dengan tapakan ban yang lebih sedikit, risiko slip dan kecelakaan pun meningkat,” jelas AKP Edi. Ia menambahkan, perubahan ukuran ban yang lebih kecil juga dapat mengurangi efektivitas pengereman, mengingat daya cengkeram ban ke aspal saat pengereman menjadi berkurang.
Selain itu, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan juga menjadi sorotan. “Knalpot yang tidak sesuai spektek menghasilkan suara bising, mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Edi. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 7 Tahun 2009 dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tingkat kebisingan kendaraan bermotor, terutama sepeda motor, tidak boleh melebihi 77 dB.
Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Wonosobo mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan. “Kelengkapan kendaraan sangat penting untuk keselamatan. Surat-surat kendaraan, perlengkapan keselamatan, dan perlengkapan darurat harus selalu tersedia,” kata AKP Edi.
Kelengkapan kendaraan tidak hanya penting sebagai identitas kendaraan dan pengendara, tetapi juga sebagai sarana untuk melindungi mereka dan orang lain jika terjadi kecelakaan. Pengendara yang tidak melengkapi kendaraannya sesuai dengan peraturan yang berlaku dapat dikenakan sanksi, seperti denda, kurungan, atau pencabutan SIM.
Melalui berbagai kegiatan ini, Satlantas Polres Wonosobo berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mematuhi aturan yang ada demi kebaikan bersama.
