Jumlah Pengunjung : 103
Author: Admin
KOMPENSASI PELAYANAN SPKT POLRES WONOSOBO
Pastikan Tak Ada Pelanggaran, Sipropam Polres Wonosobo Lakukan Gaktibplin
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Polisi Wanita, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) khusus bagi seluruh personel Polwan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Wonosobo beserta Sipropam ini dilaksanakan pada Kamis (29/8) pagi setelah apel pagi.
Fokus pemeriksaan dalam Gaktibplin ini meliputi sikap tampang, penggunaan gampol, kelengkapan surat-surat identitas diri, serta kehadiran, dengan tujuan untuk memastikan seluruh Polwan siap dalam melaksanakan tugas dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
Kabag SDM Polres Wonosobo Kompol Denny Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap disiplin dan profesionalisme anggota.
“Gaktibplin ini bertujuan untuk mengecek kesiapan anggota dalam berdinas, sehingga diharapkan anggota selalu disiplin serta menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh Polwan yang mengikuti Gaktibplin tidak ditemukan pelanggaran. Namun demikian, Kanitprovos Sipropam Polres Wonosobo tetap memberikan beberapa penekanan, di antaranya untuk meningkatkan kedisiplinan, selalu mentaati peraturan, bijak bermedia sosial, dan seluruh anggota diminta untuk menghindari penggunaan pinjaman online (pinjol) serta judi online.
Dengan dilaksanakannya Gaktibplin ini, diharapkan seluruh Polwan Polres Wonosobo dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjaga citra positif institusi Polri.

Satlantas Polres Wonosobo Lakukan Rekayasa Lalu Lintas , Deklarasi dan Pendaftaran Bakal Calon Bupati
Satlantas Polres Wonosobo melakukan rekayasa lalu lintas pada Rabu, 28 Agustus 2024, mulai pukul 08.00 Wib hingga selesai. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan deklarasi dan pendaftaran bakal pasangan calon Bupati Wonosobo.
Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Edi Nugroho menyebutkan kegiatan tersebut akan dipusatkan di Gedung Adipura Kencana Wonosobo dan Kantor KPU Wonosobo, serta akan disertai konvoi kendaraan.
“Adapun rute konvoi yang akan dilalui yaitu dimulai dari Gedung Sasana Adipua melintasi Jalan Soekarno Hatta menuju ke Jalan Merdeka, Jalan P. Diponegoro, Jalan Tirto aji, Jalan Sabuk Alu kemudian menuju ke Kantor KPU Wonosobo.” Ungkapnya
Satlantas Polres Wonosobo menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari jalur-jalur tersebut selama kegiatan berlangsung, guna menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas. Masyarakat diharapkan dapat mencari alternatif rute lain demi kenyamanan bersama.
Personel Polres Wonosobo Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Wonosobo Melawan (AWM)
Personel Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa dan pernyataan sikap yang diselenggarakan oleh Aliansi Wonosobo Melawan (AWM) pada hari Senin, 26 Agustus 2024. Aksi tersebut berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB di depan Kantor DPRD Kabupaten Wonosobo.
Aliansi Wonosobo Melawan (AWM) menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut, antara lain mengawal hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Nomor 70/PUU-XXI/2024, mendesak DPR untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta mendesak netralitas ASN dalam Pilkada 2024.
Wakapolres Wonosobo Kompol Rendi Johan menyampaikan bahwa personel Polres Wonosobo terus memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi unjuk rasa tersebut. Pengamanan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga agar aksi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa gangguan.
Polres Wonosobo berkomitmen untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama dalam aksi-aksi yang melibatkan banyak massa seperti unjuk rasa ini.
Polsek Mojotengah Evakuasi Kebakaran di Larangan, Empat Rumah dan Satu Mushola Terbakar
Kebakaran melanda Desa Larangan Kulon, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo pada Jumat (23/08/2024). Sekitar pukul 01.20 WIB, api melahap rumah milik Sdr. Kuat. Kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik tersebut dengan cepat menyebar ke tiga rumah lain di sekitarnya dan satu mushola.
Berdasarkan kronologi kejadian, kebakaran bermula dari korsleting listrik di rumah milik Sdr. Kuat yang dihuni oleh dua keluarga. Dalam waktu singkat, api merambat dan membakar tiga rumah tetangga, yakni milik Sdr. Firdaus, Sdr. Slamet, dan Sdri. Muslimah.
Kapolsek Mojotengah, AKP Sanyoto menuturkan selain membakar tiga rumah lain, sebuah mushola yang berada di dekat lokasi kebakaran juga ikut dilalap api.
Mengetahui peristiwa tersebut, warga sekitar segera mendatangi lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin tidak terkendali, warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Mojotengah, Koramil, BPBD Wonosobo, dan Pemadam Kebakaran.
“Polsek Mojotengah segera menurunkan personel ke lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama petugas dari BPBD, Koramil dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonosobo dan segera melakukan upaya pemadaman,” ungkap AKP Sanyoto.
Akibat kebakaran ini empat rumah dan satu mushola mengalami kerusakan parah. Meski tidak terdapat korban jiwa namun diperkirakaan kerugian materil akibat kejadian ini mencapai 220 juta rupiah.
Lebih lanjut, Polsek Mojotengah menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing dalam kondisi yang aman.
Sat Lantas Polres Wonosobo Permudah Pelayanan Samsat di Alun-Alun
Dalam rangka mempermudah masyarakat Wonosobo untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tahunan, Sat Lantas Polres Wonosobo kembali menggelar Samsat Weekend di depan kantor Samsat Wonosobo, tepatnya di sisi selatan Alun-Alun Wonosobo. Layanan ini hadir setiap hari Minggu, memberikan kesempatan bagi warga yang berlibur bersama keluarga di Alun-Alun untuk sekaligus menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan.
Dengan adanya Samsat Weekend, masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja diharapkan dapat memanfaatkan layanan ini. Selain itu, Sat Lantas Polres Wonosobo terus menggalakkan sosialisasi penggunaan Aplikasi Signal, sebuah aplikasi yang memudahkan pengesahan STNK dan pembayaran pajak secara online. Melalui Signal, masyarakat dapat menghemat waktu tanpa perlu hadir langsung di kantor Samsat.
Sementara itu, program pemerintah terkait optimalisasi Crash Program 2024 juga menjadi fokus sosialisasi di wilayah hukum Polres Wonosobo. Program ini berdasarkan Peraturan Gubernur No. 10 Tahun 2024, yang menawarkan berbagai kemudahan bagi masyarakat, termasuk pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua, pembebasan pajak progresif kendaraan bermotor, serta keringanan pokok pajak kendaraan bermotor tahun berjalan dan tunggakan dari tahun pertama hingga tahun kelima.
Langkah-langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kepatuhan dalam pembayaran pajak kendaraan. Dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan, diharapkan tingkat partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan akan terus meningkat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memantau akun Instagram resmi @samsat.wonosobo atau @satlantaspolreswonosobo.
Satlantas Polres Wonosobo Tempatkan Puluhan Personel Amankan Jalur DCF 2024
Selama tiga hari ke depan, sebanyak 29 personel Satlantas Polres Wonsoobo akan bersiaga 24 jam melakukan pengamanan Dieng Culture Festival (DCF) 2024.
Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, mengatakan sebanyak 29 personel akan disiagakan 1x 24 jam selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (23-25/8/2024). Pihaknya telah mempersiapkan dengan matang pengamanan DCF di kawasan Dieng bersama Polres Banjarnegara.
“Kami menerjunkan personil sebanyak kurang lebih 29 personel per harinya selama tiga hari. Jadi personil dalam 1 kali 24 jam di sana. Kemudian nanti per harinya personel berbeda,” ungkap AKP Edi.
Kegiatan DCF yang menjadi agenda rutin setiap tahun ini dimungkinkan akan dipadati wisatawan. Terlebih kegiatan ini diadakan pada kahir pekan, sehingga penempatan anggota di jalur menuju Dieng sangat diperlukan.
“Selain menempatkan personel di jalur menuju Dieng, kami juga sudah menyiapkan sejumlah kayu ganjal untuk antisipasi kemacetan karena kendaraan yang tidak kuat menanjak di sejumlah titik menuju Dieng,” lanjutnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan kemacetan selama acara, Satlantas Polres Wonosobo juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas, terutama di Simpang Titik 0 Km Dieng.
Kendaraan dari arah Wonosobo akan diarahkan menuju Telaga Warna melalui jalur kiri. Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
“Termasuk water barrier, mobil derek, dan tim urai yang siap menggunakan roda dua. Kolaborasi dengan Polres Banjarnegara juga telah dilakukan mengingat sebagian besar wilayah Dieng berada di Kabupaten Banjarnegara,” ungkap AKP Edi.
Lebih lanjut Kasat Lantas berharap dengan persiapan matang ini, kemacetan dan masalah lalu lintas lainnya dapat diminimalisir, sehingga agenda DCF dapat berlangsung dengan sukses dan aman.
Siap Amankan Pilkada Serentak 2024, Polres Wonosobo Lakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Candi 2024
Polres Wonosobo menggelar apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Candi 2024, di Alun-Alun Wonosobo, Jumat (23/08). Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Wonosobo, Drs. H. M. Albar, M.M., Forkompimda Kabupaten Wonosobo dan undangan lain
Kapolres Wonosobo dalam amanatnya mengatakan, apel gelar pasukan ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapsiagaan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana Polri serta unsur terkait.
“Sebelum diterjunkan ke lapangan dalam pengamanan Pilkada Serentak 2024, kesiapsiagaan personel Polri maupun sarananya harus benar-benar dipastikan,” ungkap Kapolres.
Kapolres mengharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan secara optimal dalam rangka mensukseskan pengamanan Pemilukada serentak tahun 2024.
“Pemilu memiliki arti penting bagi berlangsungnya kepemimpinan nasional, pemerintah dan pembangunan dalam mencapai tujuan negara, maka dalam hal ini Polisi sebagai penanggung jawab untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pilkada serentak 2024 bersama TNI dan petugas dari instansi terkait lainnya,” lanjutnya.
Rencananya, sekitar 500 personel Polres Wonosobo akan ditugaskan selama tahapan pilkada bersama dengan personel Kodim 0707, Linmas dan pam swakarsa masyarakat.
Lebih lanjut Kapolres berharap dengan matangnya persiapan yang telah dilaksanakan oleh berbagai pihak dapat mengawal pelaksanaan pilkada yang damai dan aman di Kabupaten Wonosobo.
Siap Amankan Pilkada, Polres Wonosobo Gelar Latihan Sispamkota
Dalam rangka memastikan kesiapan personel pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024, Kepolisian Resor Wonosobo, Jawa Tengah menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) pada Rabu, 21 Agustus 2024 di jalan Merdeka Wonosobo. Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda dan Kapolsek serta Danramil jajaran.
Kapolres Wonosobo AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pelatihan sispamkota ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya berbagai situasi yang mungkin terjadi.
“Pengamanan akan dilaksanakan di semua tahapan pilkada, mulai dari pendaftaran, kampanye, pemungutan suara hingga pelantikan tentunya dengan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya,” katanya.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 300 personel gabungan dari Polres, TNI, Damkar, Dishub, Satpol PP dan Dinkes. Mereka menyimulasikan situasi rusuh, massa menuntut adanya perhitungan ulang karena diduga ada kecurangan di sebuah TPS. Massa melakukan aksi protes kepada penyelenggara pemilu berujung bentrok dengan petugas.
Selain itu, massa juga melakukan aksi anarkis dengan menjarah dan membakar toko. Dengan menggunakan kendaraan taktis water cannon, anjing K9 dan sejumlah personel lainnya, massa dapat dipukul mundur dan kondisi berangsur kondusif.
Bupati Wonosobo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan simulasi ini. Pihaknya berharap ketertiban dan kedamaian pilpres beberapa waktu lalu dapat dipertahankan di Kabupaten Wonosobo.
“Pilkada sserentak ini baru pertama kali digelar sehingga perlu adanya persiapan yang ekstra, masing-masing wilayah tentunya bertanggung jawab atas wilayahnya sendiri. Jika biasanya ada bantuan personel dari Polres samping, tahun ini masing-masing daerah harus siap mengamankan daerahnya sendiri,” ungkap Bupati.
Sehingga pelaksanaan simulasi serupa, lanjut Bupati, menjadi langkah yang cukup baik agar seluruh personel pengamanan siap menghadapi berbagai situasi.
“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesiapsiagaan Polres Wonosobo bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk mewujudkan Wonosobo yang aman tertib menyambut pilkada seerentak 2024, situasi dan kondisi Wonosobo harus tetap aman dan damai,” katanya.
Diharapkan dengan adanya simulasi sispamkota ini mampu menambah wawasan masyarakat agar tercipta suasana pilkada yang aman, nyaman dan damai.
