Polres Wonosobo Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Bakomsus Bintara Polri

Polres Wonosobo melangsungkan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas seleksi penerimaan Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) Polri di bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat. Acara ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Rendi Johan Prasetyo, S.H., S.I.K., M.A.P., pada Senin, 18 November 2024, pukul 08.00 wib di Gedung Serba Guna Polres Wonosobo.

Dalam acara yang berlangsung khidmat ini, para calon Bintara dengan kompetensi khusus di bidang ketahanan pangan mengucapkan sumpah mereka di hadapan Kompol Rendi. Prosesi tersebut juga dihadiri oleh tim pengawas eksternal yang bertugas memastikan seluruh tahapan berlangsung dengan transparan dan akuntabel.

Kompol Rendi dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama di sektor-sektor vital seperti pertanian, perikanan, dan kesehatan masyarakat. “Pengambilan sumpah dan penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen nyata bagi calon Bintara untuk mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen profesional mereka. Dengan adanya pengawasan dari tim eksternal, diharapkan para calon Bintara yang lolos seleksi ini mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam mengawal ketahanan pangan di wilayah Wonosobo.

Polsek Kepil Evakuasi Tanah Longsor yang Menimpa Rumah Warga di Desa Jangkrikan Kepil

Tanah longsor menimpa sebuah rumah di Dusun Sabrangkidul RT 02 RW 019, Desa Jangkrikan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (16/11) sekitar pukul 16.00. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.

Tanah longsor mengakibatkan kerusakan pada bagian belakang rumah milik warga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Polsek Kepil, bersama dengan perangkat desa, masyarakat sekitar, dan relawan, segera melakukan proses evakuasi dan penanganan darurat di lokasi.

Kapolsek Kepil menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga setempat. “Kami langsung mengerahkan personel untuk membantu evakuasi material longsor dan memastikan tidak ada korban terjebak di dalam rumah,” ujarnya.

Selain membersihkan material longsor, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kepil, Koramil Kepil dan warga juga membantu memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari dalam rumah. Pihak berwenang juga mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu pemulihan kondisi rumah korban dan mengantisipasi potensi longsor susulan di wilayah tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada, terutama saat musim hujan.

Satresnarkoba Polres Wonosobo Bekuk Pelaku Peredaran Sabu

Satresnarkoba Polres Wonosobo, yang dipimpin oleh AKP Teguh Sukoso, berhasil menangkap Wahyu Eko Wibowo, seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, di mana salah satu tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari Eko.

AKP Teguh Sukoso menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula setelah petugas melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial H, yang ditemukan memiliki sabu di kediamannya di Kelurahan Wonosobo Barat. Dalam pemeriksaan, H mengungkapkan bahwa sabu yang ia miliki diperoleh dari Wahyu Eko.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut, yang berujung pada penangkapan Wahyu Eko di rumah kontrakannya di Sidojoyo, Wonosobo, pada pukul 13.00 WIB. Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk paket sabu yang disembunyikan dalam berbagai kemasan, serta peralatan untuk mengonsumsi narkoba seperti bong, pipet kaca, dan timbangan digital.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lainnya berupa plastik klip, sedotan warna-warni, dan sejumlah rokok yang berisi sabu. Wahyu Eko kini ditahan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Satresnarkoba Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi celah bagi para pelaku kejahatan narkoba.

Kapolres Wonosobo Pimpin Langsung Pengamanan Debat Publik Kedua Cabup Cawabup

Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan terhadap jalannya debat publik kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo yang digelar pada Jumat, 15 November 2024 siang. Kegiatan debat yang berlangsung di Gedung Sasana Adipura Wonosobo ini menjadi salah satu momen penting dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Wonosobo 2024.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung pengamanan dengan menerjunkan ratusan personel termasuk personel Polsek jajaran. Selain itu, pihak Polres juga melibatkan personel pengamanan dari TNI, Satpol PP, serta instansi terkait guna menjaga kelancaran dan keamanan selama acara berlangsung.

Dalam keterangannya, Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif, sehingga seluruh peserta debat, baik pasangan calon, tim sukses, maupun masyarakat yang hadir, dapat mengikuti acara tersebut dengan tenang.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar proses demokrasi di Wonosobo berlangsung dengan lancar, damai, dan tanpa gangguan apapun,” ujar Kapolres.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengatur arus lalu lintas sekitar lokasi acara untuk meminimalisir kemacetan dan memastikan kenyamanan masyarakat yang sedang beraktivitas. Pengamanan ketat dilakukan di area pintu masuk, sekitar lokasi debat, serta jalur-jalur yang dilalui oleh peserta dan pengunjung.

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan akan dilaksanakan sampai lokasi debat benar-benar bersih dari masyarakat pendukung.

“Personel akan terus berjaga di sekitar lokasi hingga masyarakat pendukung masing-masing calon meninggalkan tempat debat untuk memastikan tidak terjadi gesekan dan bentrok lebih lanjut,” pungkas Kapolres.

Dengan adanya pengamanan yang profesional dan terkoordinasi dengan baik, diharapkan pelaksanaan debat publik dan seluruh tahapan pilkada yang masih berlangsung dapat berjalan sukses tanpa adanya gangguan yang berarti.

 

Sat Resnarkoba tangkap Pengedar Sabu hasil pengembangan Kasus sebelumnya

Satresnarkoba Polres Wonosobo, yang dipimpin oleh AKP Teguh Sukoso, berhasil menangkap **Wahyu Eko Wibowo**, seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, di mana salah satu tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari Eko.

AKP Teguh Sukoso menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula setelah petugas melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial H, yang ditemukan memiliki sabu di kediamannya di Kelurahan Wonosobo Barat. Dalam pemeriksaan, H mengungkapkan bahwa sabu yang ia miliki diperoleh dari Wahyu Eko.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut, yang berujung pada penangkapan Wahyu Eko di rumah kontrakannya di Sidojoyo, Wonosobo, pada pukul 13.00 WIB. Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk paket sabu yang disembunyikan dalam berbagai kemasan, serta peralatan untuk mengonsumsi narkoba seperti bong, pipet kaca, dan timbangan digital.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lainnya berupa plastik klip, sedotan warna-warni, dan sejumlah rokok yang berisi sabu. Wahyu Eko kini ditahan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Satresnarkoba Polres Wonosobo terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi celah bagi para pelaku kejahatan narkoba.

Personel Satlantas Polres Wonosobo Bantu Evakuasi Truk Mogok

Personel Satlantas Polres Wonosobo, Kamis (14/11), turun tangan dalam membantu evakuasi kendaraan truk yang mengalami mogok di Jalan Reco, Kecamatan Wonosobo. Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di area tersebut, namun berkat kerjasama antara petugas kepolisian dan warga setempat, situasi kembali terkendali.

Aipda Eko Puji Personel Satlantas Polres Wonosobo mengungkapkan bahwa truk yang mengalami mogok tersebut terhalang di tengah jalan utama yang cukup ramai, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Menyikapi situasi ini, petugas yang lain segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi truk yang mengalami kerusakan.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Edi Nugroho dalam keterangannya menyampaikan bahwa tugas personel Satlantas tidak hanya sebatas pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan pada pengguna jalan yang mengalami kendala, seperti mogok atau kecelakaan.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman, serta membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan di jalan,” ujar Kasat Lantas.

Setelah proses evakuasi berlangsung, truk yang mogok berhasil dipindahkan dari lokasi tersebut dan arus lalu lintas kembali normal tanpa ada hambatan. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat agar kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang.

Polsek Wadaslintang Evakuasi Korban Longsor di Dusun Kemutug

Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Tirip, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo pada Selasa, 12 November 2024, menyebabkan tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Dusun Kemutug RT 03 RW 01. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika tanah dari senderan longsor dan menghantam rumah milik Mutamam.

Menurut keterangan saksi, Sholihin, yang juga tetangga korban, sekitar pukul 13.30 WIB hujan deras mulai turun di Desa Tirip. Tidak lama setelah itu, ia mendengar suara gemuruh yang menggetarkan. Ketika diperiksa, Sholihin melihat senderan tanah di dekat rumah Mutamam telah longsor dan menimpa bagian rumah. Sholihin bersama warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban.

Dalam upaya penyelamatan, warga berhasil mengevakuasi Ibu Tukiyem dan cucunya yang berusia dua tahun, Nur Aynaya Safika. Ibu Tukiyem mengalami luka lecet di kaki sebelah kiri, sementara Nur Aynaya berhasil diselamatkan tanpa cedera. Kerugian material yang diderita mencapai sekitar 30 juta rupiah akibat kerusakan pada rumah.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Wadaslintang oleh Ibu Tukiyem untuk penanganan lebih lanjut. Kapolsek Wadaslintang dan tim segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pendataan kerugian. “Kami bergerak cepat untuk memastikan keselamatan korban dan melakukan upaya penanganan darurat. Masyarakat juga kami imbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung,” ujar Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K.

Polsek Wadaslintang juga bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi lanjutan. Dengan kondisi geografis yang rawan bencana di musim hujan, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi perhatian utama untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, proses pemulihan dan perbaikan rumah korban akan dilakukan secara bertahap. Warga Dusun Kemutug diharapkan tetap bersatu dan saling membantu dalam menghadapi dampak bencana. Bantuan dari berbagai pihak diharapkan bisa meringankan beban keluarga yang terkena musibah dan memulihkan kondisi di wilayah terdampak.

Gelar Latihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Polres Wonosobo Ajak Bhabinkamtibmas Turut Implementasikan Asta Cita Presiden RI

Dalam rangka meningkatkan kemampuan para Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan di masyarakat, Polres Wonosobo mengadakan pelatihan bertema Implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam Bidang Ketahanan Pangan pada hari Selasa, 12 November 2024.

Pelatihan yang digelar di gedung serba guna Polres Wonosobo ini dibuka langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K. Dalam sambutannya, AKBP Donny menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Sebagai perpanjangan tangan kepolisian di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas dalam Asta Cita Presiden RI,” ujar AKBP Donny.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya. Pertama, Bapak Asror, S.P., yang memberikan materi tentang pertanian. Beliau membagikan berbagai strategi dan teknik pertanian modern yang bisa diterapkan di lingkungan desa untuk meningkatkan hasil panen dan ketahanan pangan lokal. Selain itu, Bapak Hariyanto turut memberikan materi di bidang perikanan, di mana beliau menjelaskan metode budi daya ikan yang ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan oleh masyarakat setempat.

Para bhabinkamtibmas tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang berlangsung interaktif. Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, para Bhabinkamtibmas di wilayah Polres Wonosobo mampu menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan di desa-desa. Kapolres AKBP Donny juga berharap bahwa ilmu yang diperoleh oleh Bhabinkamtibmas dalam pelatihan ini dapat langsung diaplikasikan di lapangan demi kesejahteraan masyarakat.

Jelang Pengamanan Pilkada, Kapolres Wonosobo Pimpin Apel Bhabinkamtibmas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin apel Bhabinkamtibmas dan Polisi RW dalam rangka penguatan pengamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Bertempat di lapangan Mapolres Wonosobo, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Dalam acara tersebut, Kapolres juga menyerahkan rompi anti sayat dan senter kepada Bhabinkamtibmas sebagai peralatan pendukung dalam bertugas di lapangan.(12/11/2024)

Dalam amanatnya, AKBP Donny menekankan pentingnya menjaga netralitas di tengah situasi politik yang semakin memanas jelang Pilkada. “Bhabinkamtibmas dan Polisi RW harus mampu menjaga posisi yang netral dan independen. Kita bertugas untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, bukan menjadi bagian dari politik praktis,” tegasnya. Kapolres juga mengingatkan para anggotanya untuk tetap profesional dan bijaksana dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Penyerahan rompi anti sayat dan senter ini menjadi simbol kesiapan Polres Wonosobo dalam mengawal proses Pilkada yang aman dan tertib. Dengan adanya peralatan ini, diharapkan para Bhabinkamtibmas dan Polisi RW dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih aman dan efektif, terutama dalam mengatasi potensi ancaman atau gangguan keamanan.

Apel ini tidak hanya berfokus pada peningkatan fisik dan perlengkapan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk mengingatkan anggotanya tentang peran penting mereka dalam menjaga kepercayaan publik. Kapolres Wonosobo menegaskan bahwa keberadaan Bhabinkamtibmas dan Polisi RW sangat strategis dalam menciptakan rasa aman di masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti Pilkada.

Dengan demikian, Polres Wonosobo melalui apel ini berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pesta demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas di wilayahnya.

Polsek Wadaslintang Evakuasi Rumah Roboh Akibat Tanah Bergerak

Sebuah peristiwa tanah bergerak dan amblas terjadi di Desa Gumelar, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (9/11/2024) sekira pukul 16.00 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan sebuah rumah warga roboh dan hancur akibat pergerakan tanah yang tiba-tiba.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Kapolsek Wadaslintang, Iptu Anriastida, menuturkan terdapat tiga rumah yang terdampak dalam kejadian tersebut. Satu rumah milik Sdr. Sukardi mengalami roboh, satu rumah milik Sdr. Nirin mengalami retak di bagian dapur dan kamar mandi, sedangkan rumah milik Sdr. Gimun mengalami retak di dinding dan teras.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Kapolsek Wadaslintang.

Usai kejadian tersebut, pihak Polsek Wadaslintang bersama Koramil dan BPBD memberikan bantuan dan melakukan evakuasi lebih lanjut.

“Pemantauan dan pendataan di wilayah tersebut juga akan dilaksanakan untuk memastikan keselamatan warga sekitar. Kami mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi, terutama selama musim hujan yang masih berlangsung,” pungkas Iptu Anri.