Pohon Tumbang Tutup Jalan Dieng Km 7, Kapolres dan Tim Gabungan Sigap Lakukan Evakuasi

Pohon beringin berukuran besar tumbang dan menutup badan Jalan Dieng kilometer 07, tepatnya di wilayah Penampelan RT 1 RW 8, Desa Sendangsari, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Kamis malam, 3 April 2025.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Mendapat laporan dari warga, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., turun langsung ke lokasi dan memimpin proses evakuasi. Personel Polres Wonosobo bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah instansi terkait bergerak cepat menyingkirkan batang pohon yang melintang di jalan.

Evakuasi dilakukan dengan sigap di tengah kondisi gelap dan hujan ringan. Proses pembersihan berlangsung selama lebih dari satu jam hingga arus lalu lintas kembali normal.

Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur Dieng, untuk lebih waspada saat berkendara di malam hari, terlebih saat cuaca ekstrem. “Kami minta pengguna jalan berhati-hati dan segera melapor jika menemukan potensi bahaya di sekitar jalur ini,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kepolisian tetap melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan di beberapa titik rawan pohon tumbang.

Polres Wonosobo Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran

Wonosobo – Personel Polres Wonosobo dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah lokasi wisata guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur lebaran. Beberapa destinasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain Waduk Wadaslintang, Telaga Menjer, kawasan wisata Dieng, dan Kebun Teh Tambi.

Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan mengatakan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada para pengunjung.

“Kami menempatkan personel di titik-titik strategis guna memastikan keamanan wisatawan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres

Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tetap berhati-hati, terutama di lokasi dengan medan yang curam atau berpotensi rawan kecelakaan. Petugas juga memastikan tidak ada aktivitas yang membahayakan keselamatan pengunjung di sekitar lokasi wisata.

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman di berbagai destinasi wisata di Wonosobo.

Polres Wonosobo Siagakan Petugas di Jalur Dieng untuk Kelancaran Arus Wisatawan

Memasuki masa libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Dieng mengalami peningkatan signifikan. Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, turun langsung melakukan pengecekan jalur Wonosobo-Dieng pada Rabu, 2 April 2025.

Dalam inspeksi tersebut, Kapolres didampingi jajaran pejabat utama Polres Wonosobo. Mereka menyusuri jalur utama menuju Dieng yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim liburan.

“Kami memastikan jalur Wonosobo-Dieng tetap lancar dan aman bagi masyarakat yang hendak berwisata. Petugas sudah kami tempatkan di beberapa titik rawan untuk mengatur arus lalu lintas serta mengantisipasi kemacetan,” ujar AKBP Akbar.

Berdasarkan pemantauan, arus lalu lintas terpantau lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan. Beberapa titik rawan seperti tanjakan lima belas persen, Gardu Pandang, dan Simpang Tiga Dieng mendapat perhatian khusus dari petugas guna mencegah kepadatan berlebih.

Polres Wonosobo mengimbau para wisatawan untuk tetap berhati-hati saat berkendara mengingat jalur menuju Dieng memiliki medan yang menanjak dan berkelok. Selain itu, masyarakat diminta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Wonosobo menyediakan ganjal ban bagi kendaraan yang tidak kuat menanjak. Jika terdapat kendaraan mogok, petugas yang bersiaga di beberapa titik langsung memberikan bantuan. Selain itu, satu unit mobil derek disiapkan di Pos Polisi Gardu Pandang untuk menangani kendaraan yang mengalami gangguan mesin.

“Seperti pagi ini, ada beberapa mobil yang tidak kuat menanjak. Anggota kami langsung membantu mengganjal ban agar tidak terperosok. Satu kendaraan harus diderek dan dipindahkan ke kantong parkir untuk pengecekan mesin. Jika perlu servis lebih lanjut, kendaraan akan dibawa ke bengkel atau rest area yang lebih luas di Polsek Kejajar,” tambahnya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Polres Wonosobo juga mengingatkan pengendara agar tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama di bahu jalan, guna menghindari kemacetan akibat penyempitan jalur.

Kapolres Wonosobo Tinjau Festival Balon Culture, Tekankan Keselamatan Penerbangan

Kapolres Wonosobo melakukan pengecekan dan monitoring dalam ajang Festival Balon Culture yang digelar di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, pada Selasa (01/04). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta, yang mayoritas berasal dari wilayah Kecamatan Kertek.

Festival Balon Culture menarik perhatian masyarakat, dengan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 500 orang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo menegaskan pentingnya keselamatan dalam pelaksanaan festival, terutama terkait dengan penerbangan balon udara yang harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami mendukung tradisi budaya lokal seperti festival balon ini, namun tetap harus memperhatikan faktor keamanan agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan dan lingkungan sekitar,” ujar Kapolres Wonosobo.

Selain melakukan pengecekan teknis, Kapolres juga berinteraksi dengan para peserta serta masyarakat yang hadir, mengimbau mereka agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh panitia dan pihak berwenang.

Festival Balon Culture sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk melestarikan tradisi penerbangan balon udara khas Wonosobo. Acara ini berlangsung meriah dengan berbagai hiasan balon berwarna-warni yang diterbangkan secara terkontrol.

Pastikan Festival Balon Berjalan Aman, Kapolres Wonosobo Cek Sejumlah Lokasi

Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan bersama Pejabat Utama Polres Wonosobo melakukan pengecekan langsung ke beberapa lokasi Festival Balon yang akan digelar di sejumlah kecamatan di Wonosobo.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Lapangan Kembaran, Kecamatan Kalikajar, Lapangan Semayu, Kecamatan Selomerto, dan Lapangan Mendolo. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan jalannya festival berlangsung aman dan tertib.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Wonosobo meninjau sejumlah titik strategis yang menjadi pusat kegiatan festival. Ia menekankan pentingnya pengamanan serta kepatuhan terhadap regulasi yang telah ditetapkan demi keselamatan peserta dan masyarakat yang hadir.

“Kami ingin memastikan bahwa Festival Balon ini berjalan dengan aman dan lancar. Pengamanan akan kami tingkatkan untuk mencegah potensi gangguan serta memastikan bahwa seluruh peserta mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Kapolres Wonosobo.

Selain itu, Kapolres juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara serta instansi terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk jalur evakuasi serta titik-titik pengamanan.

“Kami mengimbau masyarakat dan peserta festival untuk menaati ketentuan yang ada. Keselamatan bersama menjadi prioritas utama dalam acara ini,” tambahnya.

Festival Balon di Wonosobo sendiri merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu menarik perhatian wisatawan dan masyarakat lokal. Dengan adanya pengamanan yang maksimal, diharapkan acara ini dapat berlangsung dengan sukses tanpa kendala berarti.

Pererat Silaturahmi, Polres Wonosobo Berikan Bantuan Sembako ke Pondok Pesantren Darul Hadlonah

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama Pejabat Utama Polres Wonosobo menyerahkan bantuan sosial di Pondok Pesantren Darul Hadlonah, pada Jumat (28/3). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Wonosobo terhadap masyarakat, khususnya santri yang membutuhkan dukungan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Wonosobo secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada pengasuh Pondok Pesantren Darul Hadlonah. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk mendukung aktivitas para santri.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Wonosobo kepada masyarakat, khususnya santri di Pondok Pesantren Darul Hadlonah. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Wonosobo.
Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Polres Wonosobo dengan pihak pondok pesantren. Kapolres Wonosobo juga berpesan kepada para santri agar tetap semangat dalam menuntut ilmu serta turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polres Wonosobo dan masyarakat semakin erat, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kapolres Wonosobo Terawih Keliling Di Masjid Al Arqom

WONOSOBO – Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., melaksanakan salat tarawih keliling bersama masyarakat di Masjid Al Arqom, Tosari, pada Kamis malam, 27 Maret 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga di bulan suci Ramadan.

Selain beribadah, Kapolres juga menyampaikan beberapa imbauan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi lalu lintas di jalur wisata Dieng yang ramai dikunjungi wisatawan selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Dieng selalu menjadi destinasi favorit, tapi medan yang berliku dan cuaca yang sering berkabut bisa berbahaya jika pengendara tidak berhati-hati. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, memastikan kendaraan dalam kondisi baik, dan selalu mematuhi rambu lalu lintas,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti maraknya penerbangan balon udara liar yang kerap dilakukan warga menjelang Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa menerbangkan balon tanpa izin bisa membahayakan penerbangan serta jaringan listrik.

“Balon liar bisa mengganggu lalu lintas udara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan pesawat. Jika jatuh mengenai jaringan listrik, bisa memicu gangguan bahkan kebakaran. Ini bukan tradisi yang bisa kita biarkan begitu saja,” kata Kapolres.

Kegiatan tarawih keliling ini disambut baik oleh masyarakat. Selain memperkuat hubungan antara polisi dan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan bersama.

“Kami senang Pak Kapolres mau turun langsung ke masjid-masjid untuk menyampaikan pesan keamanan. Kadang warga tidak sadar kalau hal seperti balon udara bisa membahayakan,” ujar Suripto, salah satu jemaah.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendekatan persuasif dan patroli untuk memastikan ketertiban selama Ramadan, khususnya di jalur wisata dan kawasan yang rawan penerbangan balon liar. “Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli dan ikut menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.

Kapolres Wonosobo Salurkan Zakat Fitrah Untuk Warga Yang Membutuhkan

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., memimpin pembagian zakat fitrah di halaman Polres Wonosobo pada hari Jumat, 28 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo dalam membantu masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Polres, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar aparat kepolisian dengan warga.

Sebanyak 546 personel Polres Wonosobo turut serta dalam kegiatan pembagian zakat fitrah yang berupa beras ini. Zakat fitrah yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban hidup warga yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai kewajiban dalam rangka memenuhi rukun Islam, namun juga sebagai wujud kepedulian Polres Wonosobo terhadap masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu dan mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat. Semoga zakat fitrah yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Warga sekitar Polres Wonosobo yang menerima zakat fitrah ini menyambut baik inisiatif yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian, sebagai bentuk perhatian dan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembagian zakat fitrah ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lainnya untuk berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dengan pembagian zakat fitrah ini, Polres Wonosobo berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Antisipasi Kemacetan Saat Libur Lebaran, Kapolres Wonosobo Cek Jalur Wisata ke Dieng

Menjelang libur panjang Lebaran, Kapolres Wonosobo AKBP M.Kasim Akbar Bantilan melakukan pengecekan jalur wisata menuju kawasan Dieng, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan wisatawan.

Dalam kegiatan pengecekan yang berlangsung pada Rabu (26/3), Kapolres didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Wonosobo. Pengecekan ini difokuskan pada titik-titik rawan macet, seperti jalur tanjakan, tikungan tajam, serta kawasan dengan potensi longsor.

“Kami ingin memastikan bahwa jalur menuju Dieng dalam kondisi aman dan lancar. Kami juga akan menempatkan personel di beberapa titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan bantuan jika terjadi kendala di jalan,” ujar AKBP Akbar

Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti rekayasa lalu lintas dan menyiapkan derek untuk mengantisipasi kendaraan yang mogok. Diharapkan, dengan adanya persiapan ini, masyarakat yang berwisata ke Dieng dapat merasa lebih aman dan nyaman.

Polres Wonosobo juga mengimbau kepada para wisatawan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta menghindari perjalanan pada jam-jam puncak guna mengurangi risiko kepadatan lalu lintas.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan arus mudik dan wisata saat libur Lebaran dapat berjalan dengan tertib dan lancar, serta memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan bagi para pengunjung yang ke Dieng.

Cegah Pelanggaran, Propam Polres Wonosobo Periksa Kelengkapan Administrasi dan Etika Personel

Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Wonosobo menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) bagi anggota kepolisian, Rabu, 26 Maret 2025. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025 guna memastikan kesiapan serta profesionalisme personel di lapangan.

Gaktibplin yang dipimpin oleh Kasi Propam Polres Wonosobo, Ipda Rahmad Sujaka, S.H., menyasar sikap tampang anggota, kelengkapan surat nyata diri, serta pemeriksaan gawai personel. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran disiplin, termasuk keterlibatan dalam judi daring atau aktivitas ilegal lainnya.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dalam keadaan siap, baik secara fisik, administrasi, maupun etika dalam bertugas. Kedispilinan anggota adalah kunci utama dalam keberhasilan operasi ini,” ujar Kasi Propam di sela-sela pemeriksaan.

Dalam kegiatan tersebut, setiap anggota diperiksa kerapihan seragam, atribut, serta kelengkapan dokumen pribadi seperti KTP, SIM, STNK, dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri. Selain itu, gawai personel diperiksa untuk memastikan tidak ada aplikasi atau aktivitas yang berkaitan dengan perjudian daring atau tindakan melanggar hukum lainnya.

Operasi Ketupat Candi 2025 yang digelar secara nasional bertujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Untuk itu, kesiapan internal Polres Wonosobo menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran operasi. Kasi Propam menegaskan bahwa pengawasan disiplin akan terus dilakukan selama operasi berlangsung guna menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.