Wonosobo – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan menjaga stabilitas pangan di wilayah tersebut, Polres Wonosobo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis (7 Agustus 2025). Kali ini, kegiatan yang bertempat di Dusun Bumen, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, disambut antusias oleh ratusan warga. GPM merupakan bagian dari program Gerak Selaras (Gerakan Aksi Sinergis untuk Pelayanan Masyarakat Sejahtera) yang digagas Polres Wonosobo sebagai upaya mendekatkan layanan sosial kepada masyarakat. Melalui program ini, warga dapat memperoleh beras SPHP (Suplai dan Stabilisasi Harga Pangan) dengan harga terjangkau, di bawah harga pasaran. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan distribusi beras yang tertata rapi untuk kenyamanan dan meminimalisir antrean panjang. Warga Dusun Bumen menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut di wilayah lainnya. Gerakan Pangan Murah rencananya akan digelar secara bergilir di berbagai kecamatan lain di Kabupaten Wonosobo melalui koordinasi dengan masing-masing Kepolisian Sektor setempat sebagai upaya menjaga ketahanan pangan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan.
Author: Admin
Polres Wonosobo dan Bulog Gelar Gerak Pangan Murah, Wujudkan Pangan Aman dan Terjangkau untuk Warga
Wonosobo – Polres Wonosobo bersama Bulog Cabang Wonosobo menggelar Gerak Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres, Kamis (7/8/2025). Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut demi mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerak Selaras (Gerakan Aksi Sinergi Layanan Rakyat Sejahtera) yang digagas oleh Polres Wonosobo dalam rangka menyambut HUT RI ke-80 dan menjaga stabilitas pangan di daerah.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. mengatakan, Gerak Pangan Murah ini menjadi bentuk konkret dukungan Polri terhadap ketahanan pangan dan daya beli masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi. Lewat Gerak Selaras, kami ingin warga bisa beli beras berkualitas dengan harga aman,” ujar AKBP Akbar.
Kepala Bulog Cabang Wonosobo, Dody Hardiansyah, menyebut pihaknya akan terus mendukung distribusi beras SPHP sebagai upaya menstabilkan harga pangan dan menekan inflasi daerah.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari Polres Wonosobo. Sinergi ini penting agar program SPHP tepat sasaran,” kata Dody.
Kegiatan serupa direncanakan akan digelar di beberapa kecamatan lain di Wonosobo melalui Polsek Wilayah, sebagai bentuk keberlanjutan program pangan murah jelang Hari Kemerdekaan.
Polres Wonosobo Turun ke Jalan, Bagikan Bendera Merah Putih Langsung ke Pengguna Jalan
WONOSOBO – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Wonosobo menggelar aksi pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat di sekitar Jalan Bhayangkara, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 09.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., beserta jajaran pejabat utama Polres Wonosobo seperti Kabagops Kompol Darianto, S.H., Kabagren Kompol Suwondo, S.H., Kabag SDM Kompol Deni Wibowo S.A.H., S.T., S.H., M.M. Kabaglog Kompol Agus Priyono, S.H., serta para kasat, kasi, dan anggota lainnya.
Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif Polri dalam mengajak masyarakat menumbuhkan semangat nasionalisme melalui simbol kebangsaan.
“Melalui pemasangan bendera, kami ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang pentingnya rasa cinta tanah air, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI,” ujar AKBP Kasim.
Pembagian dan pemasangan bendera dilakukan secara langsung kepada para pengendara dan warga yang melintas di kawasan tersebut. Antusiasme warga pun terlihat tinggi, banyak di antaranya yang langsung memasang bendera di kendaraannya maupun di depan rumah.
Polres Wonosobo berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat patriotisme di tengah masyarakat, khususnya menjelang peringatan kemerdekaan.
Ketahanan Pangan Dimulai dari Pesantren, Polres Wonosobo Libatkan Lintas Sektor
WONOSOBO – Polres Wonosobo menginisiasi kegiatan tanam jagung secara serentak di lahan milik Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur, Desa Gunungtawang, Kecamatan Selomerto, pada Rabu (6/8/2025). Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., dan turut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah serta tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, Camat Selomerto, Danramil Selomerto, Kepala Desa Gunungtawang, Koordinator PPL Selomerto, dan PPL Kecamatan Selomerto.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tanam jagung tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KH. Khoirulloh Nuruddin, M.Pd. selaku pengasuh Ponpes An-Nur, para santri, jajaran Kapolsek Selomerto, serta seluruh elemen yang telah bergotong royong menyiapkan lahan dan menyukseskan kegiatan hari ini,” ujar AKBP Akbar.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan pangan, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi lahan produktif.
Sementara itu, KH. Khoirulloh Nuruddin, M.Pd. menyambut baik keterlibatan Polres Wonosobo dan para pemangku kebijakan dalam menggerakkan sektor pertanian berbasis pesantren.
“Kami mengapresiasi langkah Polres Wonosobo yang telah melibatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ini menjadi pembelajaran langsung bagi para santri untuk mencintai pertanian dan kemandirian pangan,” ungkapnya.
Tanam jagung serentak ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara optimal demi menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Polres Wonosobo Gelar Evaluasi Bulanan, Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan
WONOSOBO – Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Gelar Operasional dan Anev bulan Juli 2025 pada Selasa(5/8), sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satuan dan strategi pemeliharaan kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo.
Kegiatan yang dihadiri Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh kepala satuan fungsi (Kasatfung) ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan forum penting untuk refleksi, penyamaan persepsi, dan penyatuan visi sebagai pelayan masyarakat.
“Gelar Operasional dan Anev bukan sekadar rutinitas, melainkan momen introspeksi, perbaikan, dan penyatuan visi kita sebagai pelayan masyarakat,” tegas Kapolres.
Dalam forum ini, masing-masing Kasatfung turut memberikan paparan terkait capaian kinerja, tantangan yang dihadapi, serta rencana strategis ke depan. Paparan tersebut mencakup bidang operasional, pembinaan, penegakan hukum, serta pelayanan publik.
Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan langkah preventif dan preemtif sebagai pendekatan utama dalam menjaga kamtibmas. Ia mengingatkan agar personel tetap responsif terhadap dinamika sosial yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kegiatan Anev ini menjadi momentum penting untuk menguatkan koordinasi antarbagian dan fungsi, serta menyusun langkah-langkah strategis yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui Gelar Operasional ini, Polres Wonosobo berharap seluruh personel dapat bekerja lebih profesional, sinergis, dan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polres Wonosobo Gelar Forum Belajar Bahas Regulasi Pilkades dan Pengisian Perangkat Desa
WONOSOBO – Polres Wonosobo kembali menggelar kegiatan Forum Belajar Bersama Polres Wonosobo sebagai upaya peningkatan wawasan personel dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Forum kali ini mengangkat tema “Regulasi Pilkades, Mekanisme Pengisian Perangkat Desa, dan Gejolak atau Potensi Pilkades”, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polres Wonosobo tersebut diikuti oleh anggota Polres dari berbagai satuan dan fungsi. Dalam forum ini, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh terkait landasan hukum pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), alur pengisian perangkat desa, hingga potensi konflik yang kerap muncul dalam prosesnya.
Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Wonosobo, AKP Sugeng Haryanto selaku koordinator kegiatan menyebutkan bahwa forum ini merupakan bentuk penguatan kapasitas personel dalam membaca dinamika sosial di tingkat desa, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di sejumlah wilayah Kabupaten Wonosobo.
“Anggota di lapangan perlu memahami regulasi dan potensi persoalan yang mungkin terjadi. Dengan begitu, langkah-langkah antisipatif bisa dilakukan secara tepat dan profesional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Polres Wonosobo mampu memberikan dukungan yang konstruktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.
Polres Wonosobo Gandeng Bulog dan Dinas Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan
Polres Wonosobo melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Perum Bulog Cabang Kedu dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah konkret Polres Wonosobo sebagai institusi penegak hukum yang juga memiliki peran dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui kemitraan lintas sektor ini, Polres Wonosobo ingin memastikan bahwa aspek keamanan berjalan beriringan dengan penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar menegaskan, kerja sama ini mencakup dua mitra utama. Dengan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan benih unggul dan pupuk berkualitas, serta pendampingan kepada kelompok tani guna mendorong produktivitas berbasis potensi wilayah.
Sementara itu, kerja sama dengan Perum Bulog Cabang Kedu fokus pada penampungan hasil panen dan pendistribusian komoditas pertanian lokal sesuai dengan harga ketetapan pemerintah, guna menjaga stabilitas harga dan keberlangsungan penghidupan petani.
“Melalui sinergi ini, kami berupaya memastikan hasil pertanian masyarakat terserap dengan baik dan dihargai secara adil. Ini sejalan dengan prinsip food sovereignty atau kedaulatan pangan, yang menempatkan petani sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari sistem pertanian nasional,” kata Kapolres.
Kabupaten Wonosobo dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian, mulai dari hortikultura, tanaman pangan, hingga perikanan air tawar. Namun, kendala seperti pemasaran dan keterbatasan sarana produksi masih menjadi tantangan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut dengan pendekatan yang strategis dan berkelanjutan.
“Sinergi ini bukan sekadar kolaborasi administratif, tapi juga bentuk komitmen moral dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga ketahanan pangan daerah, dan menciptakan stabilitas ekonomi dari tingkat akar rumput,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya, Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Perum Bulog Cabang Kedu dan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo atas kepercayaan dan kolaborasi yang dibangun.
“Semoga kerja sama ini menjadi titik awal terbentuknya sistem ketahanan pangan lokal yang kuat, adil, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pengamanan Konser Hari Jadi Wonosobo, Kapolres Tekankan Sinergitas
Polres Wonosobo menerjunkan ratusan personel untuk pengamanan konser musik dalam rangka Hari Jadi ke-200 Kabupaten Wonosobo.
Apel pengamanan digelar di halaman Pendopo Bupati Wonosobo pada Sabtu (2/8) dan diikuti oleh berbagai unsur pengamanan. Tak hanya dari Polri, apel juga melibatkan personel TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta sejumlah stakeholder lainnya.
Kapolres Wonosobo dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi demi kelancaran dan keamanan jalannya acara hiburan rakyat tersebut. Penerjunan personel dilakukan secara terstruktur, baik di area konser maupun titik-titik strategis lainnya seperti jalur lalu lintas dan lokasi parkir.
Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan konser musik dalam rangka Hari Jadi ke-200 Wonosobo dapat berlangsung meriah, aman, dan tertib untuk seluruh masyarakat.
Sinergi Alam dan Otomotif: Bhayangkara Merdeka Trail Sukses Digelar di Pecekelan
WONOSOBO – Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai daerah memadati jalur wisata trail di Dusun Panto, Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo pada Minggu (3/8/2025) dalam rangka Bhayangkara Merdeka Trail Adventure 2025. Kegiatan ini digelar oleh Polres Wonosobo bekerja sama dengan komunitas Dedengkot Trips dan Satria dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78 dan peringatan Kemerdekaan RI ke-80.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., dan Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sport otomotif, namun juga wahana mempererat sinergi antara masyarakat, komunitas, dan TNI-Polri.
“Event ini juga sarana mempromosikan kekayaan wisata dan budaya lokal Wonosobo,” ujar Bupati.
Selain menaklukkan jalur menantang yang membentang di kawasan pegunungan, peserta juga diajak menjaga kelestarian alam melalui penanaman simbolis 1.000 bibit pohon pinus. Acara dilanjutkan dengan trabasan massal serta lomba tanjakan yang disambut antusias.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah hingga pembagian doorprize pada sore harinya.
Semangat Merah Putih: Pelatihan Paskibra Polsek Kalikajar Libatkan Siswa dari 8 Sekolah
WONOSOBO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Wonosobo mulai melakukan pelatihan intensif bagi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Salah satunya dilakukan oleh Polsek Kalikajar yang menggelar pelatihan di Lapangan Kecamatan Kalikajar, Jumat pagi, 1 Agustus 2025.
Sebanyak 46 siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Kalikajar terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan, yang berasal dari delapan sekolah, mulai dari tingkat SMP hingga SMK. Di antaranya SMKN 1 Kalikajar, SMPN 1 hingga SMPN 5, serta dua madrasah tsanawiyah: MTs Butuh dan MTs Bakalan.
Pelatihan yang sudah memasuki hari keempat itu dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, dipandu oleh dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aiptu Budi Santoso Bhainkamtibmas Desa Wonosari dan Aipda Eko R.W. Bhabinkamtibmas Desa Mangunrejo. Dua anggota Koramil Kalikajar turut dilibatkan untuk memperkuat kedisiplinan dan kekompakan para peserta.
Menurut keterangan yang diterima, pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter tangguh dan meningkatkan kesiapan mental serta fisik para siswa dalam menghadapi momen sakral upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.
“Pelatihan difokuskan pada kekompakan barisan, tata upacara, serta kedisiplinan yang menjadi nilai utama dalam tugas pengibaran bendera,” ujar salah satu petugas pelatih.
Polres Wonosobo menargetkan pelaksanaan upacara di tingkat kecamatan dapat berjalan khidmat dan membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
