Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia Di Hutan Pinus

Seorang perempuan ditemukan dalam keadan meninggal dunia oleh dua orang pencari rumput di Hutan Pinus, Dusun Sijabung, Desa Pengarengan, Kalibawang, Wonosobo.

Setelah mendapat laporan dari warga anggota Pospol Kalibawang dan Polsek Sapuran bersama instansi terkait langsung mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan evakuai korban.

Korban yang diketahui bernama Soimah (36) beralamat di Dusun Undakan, Rt. 3, Rw.4, Desa Tempurejo, Kalibawang tersebut ditemukan sekira pukul 10.00 Wib, Senin (22/08).

Dari keterangan kelurga, korban menderita epilepsi dan gangguan kejiwaan sejak kecil. Dan dari hasil identifikasi tidak ditemukan adanya luka akibat penganiyayaan.

“Ditubuh korban tidak ada luka – luka penganiyayaan dan hanya lebam di tubuh yang di duga korban telah meninggal 12 jam sebelum di temukan.” Ungkap AKP Widodo, Kapolsek Sapuran.

“Dan kelurga telah menerima kematian korban serta menolak melakukan autopsi, kemudian  Jenazah kami serahkan kembali kepada keluarga untuk di lakukan pemakaman.” Pungkasnya

Selain itu berdasarkan keterangan warga korban sudah sering pergi meninggalkan rumah dan selalu di dapati di area hutan oleh Tim Sar Kalibawang dan warga sekitar.

Polsek Leksono Bantu Warga Tambal Jalan Jonggolsari – Manggis

Baru – baru ini intensitas hujan di wilayah Wonosobo terus meningkat dan menyebabkan jalanan yang berlubang menjadi tergenang air.

Menanggapi hal tersebut anggota Polsek Leksono bersama dengan warga sekitar dan di bantu dari koramil Leksono bergotong royong menambal jalan yang rusak. Utamanya di jalur dari Desa Jonggolsari menuju Desa Manggis.

Dari laporan warga sekitar menyampaikan bahwa banyak sekali jalanan yang berlubang di sepanjang jalan dari Desa Jonggolsari menuju Desa Manggis dan sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat hujan turun tak jarang pengendara yang melintas mengalami kecelakaan.

“Jalanan yang berlubang sangat berbahaya, terutama saat hujan turun karena tergenang air, jalanan yang berlubang tidak terlihat dan sangat membahayakan para pengendara. Hal tersebut juga rawan menyebabkan kecelakaan.” Ungkap Iptu Jumali, Kapolsek Leksono

“Oleh sebab itu kami TNI-Polri bersinergi dengan masyarakat melakukan penambalan jalan yang berlubang menggunakan alat seadanya untuk meminimalisir kerawanan saat hujan turun”. Pungkasnya

Tingkatkan Disiplin dalam Tugas, Polres Wonosobo Gelar Pengecekan dan Penegakan Disiplin Anggota

Sebagai langkah pengendalian anggota, seksi Propam Polres Wonosobo menggelar pengecekan dan penegakan disiplin rutin kepada personel Polri pada Senin (22/08) pagi. Pengecekan dilaksanakan usai pelaksanaan apel pagi dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo.

Menurut Wakapolres melalui Kasi Propam, Ipda Tahjudin, pengecekan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan untuk meningkatkan kedisplinan anggota.

“Pengecekan meliputi sikap tampang dan kelengkapan identitas diri, pengecekan ini diadakan rutin bisa satu bulan sekali atau bahkan dua kali dengan waktu yang tidak diberitahukan sebelumnya,” ungkap Ipda Tahjudin.

Selain itu, para personel Polwan juga diperiksa tersendiri. Menurut Kasipropam, hal tersbut juga merupakan salah satu agenda dalam rangka menyambut HUT Polwan yang akan dilaksanakan 1 September.

“Selain sebagai agenda rutin, pemeriksaan kali ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Polwan September mendatang,” lanjutnya.

Tak hanya sikap tampang dan kelengkapan identitas diri anggota Polri, tes urin juga dilakukan kepada sejumlah anggota Polres Wonosobo.

“Kami juga melakukan tes urin kepada anggota Polres Wonosobo untuk mencegah penyalahgunaan obat terlarang oleh anggota Polri,” ungkapnya.

Wakapolres berharap dengana danya pengecekan rutin ini bisa meningkatkan kedisiplinan anggota Polri dalam melaksanakan tugas.

“Pedomani aturan-aturan yang ada, tertib dan disiplin dalam betugas jangan sampai melakukan pelanggaran yang bisa menambah citra buruk Polri di masyarakat,” pungkas Wakapolres.

Antisipasi Tindak Terorisme, Personel Satlantas Lakukan Pengamanan Di Gereja- Gereja

Polres Wonosobo – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas diwilayah tetap aman dan kondusif, antisipasi tindak terorisme, radikalisme dan intoleransi di Wilayah Kabupaten Wonosobo. Personel Polres Wonosobo melakukan kegiatan patroli dengan sasaran rumah ibadah Gereja di seputaran Kota Wonosobo, Minggu (21/8)

Kegiatan patrol dipimpin oleh KBO Lantas Ipda Sarno ”Dalam bertindak, kita memberikan imbauan kepada para jemaat untuk waspada terhadap paham terorisme, radikalisme dan intoleransi. Selain itu kami juga menghimbau mereka untuk segera melaporkan kepada pihak terkait apabila ada kejadian yang tidak diinginkan termasuk adanya tindak terorisme .

Sarno mengatakan, Patroli yang di lakukan kali ini yaitu, Antisipasi paham terorisme, radikalisme dan intoleransi serta memberikan rasa aman kepada umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadah di Gerejanya.

“Apabila ada seseorang yang sekiranya mencurigakan masuk ke area gereja agar diwaspadai dan jangan segan untuk segera melaporkan kepada kami.” Pungkas Sarno

PATROLI GABUNGAN POLRES WONOSOBO TINGKATKAN RASA AMAN

Polres Wonosobo – Untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya malam hari, Polres Wonosobo terus meningkatkan kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di lokasi- lokasi rawan terjadinya tindak kejahatan. Sabtu(20/8))Malam
Kegiatan BLP kali ini anggota Satlantas selain menyambangi lokasi – lokasi objek vital yang rawan terjadi tindak kriminalitas.
Tak hanya itu petugas yang merupakan gabungan dari Satsamapta, Satlantas dan Piket Fungsi Polres Wonosobo juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terutama di malam hari.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak keluar sendiri saat malam hari dan pastikan dimanapun saat hendak memarkirkan kendaraan pastikan di tempat yang aman, untuk mencegah adanya curanmor.” Ungkap Bripka Adi Kanit Dalmas II Satsamapta
Tak hanya itu petugas juga melakukan patroli di seputaran wilayah Wonosobo untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan diharapkan dengan kehadiran petugas Kepolisian dapat mengurangi tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Wonosobo

Sambangi Warga Binaannya, Bhabinkamtibmas Antisipasi Adanya Paham Radikalisme, Terorisme, Dan Intoleransi

Bahaya Terorisme sudah menjadi perhatian khusus pemerintah karena dapat menggangu stabilitas negara. Sebagai anggota kepolisian Bhabinkamtibmas Aipda Yudi  sambangi warga binaannya di Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo.

Dalam kegiatannya bhabinkamtibmas memberikan himbauan tentang paham terorisme- radikalisme dan intoleransi. Diharapkan masyarakat tidak terpengaruh terhadap paham tersebut dan lebih proaktif  serta besama – sama membantu pemerintah untuk memberantas paham terorisme, radikalisme dan intoleransi.

“Kami berikan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya paham terorisme, radikalisme dan intoleransi sehingga kedepan mereka tidak  terpengaruh akan paham tersebut.” Ucap Yudi

Selain itu Yudi juga berpesan kepada warga binaanya untuk segera melaporkan ke Polsek apabila didapati warga yang bertindak mencurigakan dan sudah bertindak ke hal – hal yang menjurus ke paham terorisme, radikalisme maupun intoleransi.

Polres Wonosobo Gelar Lomba PBB Tanpa Aba-aba dan Art Defence Beladiri Polri

Polres Wonosobo menggelar lomba Peraturan Baris Berbaris tanpa aba-aba dan Art Defence beladiri Polri dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Lomba tersebut diawali upacara pembukaan yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Agustus lalu dan langsung dilanjutkan pelaksanaan lomba PBB.

Menurut Kapolres, AKBP Eko Novan, lomba ini diikuti oleh perwakilan personel dari seluruh bagian, satuan, seksi dan Polsek jajaran. Masing-masing tim PBB terdiri dari 6 personel.

“Dalam lomba PBB tanpa aba-aba terkandung nilai kedisiplinan yang membentuk karakter tegas dan bertanggung jawab sebagai anggota Polri,” ungkapnya.

Sikap-sikap tersebut, lanjutnya, bisa diimplementasikan dalam keseharian dan hubungan kerja. Tak hanya itu, Kapolres berharap melalui lomba PBB tanpa aba-aba ini masing-masing personel Polri bisa melatih kekompakan.

“Dari lomba ini bisa kita ambil pelajaran yaitu pentingnya kekompakan dan kerjasama dalam tim, harus ada rasa kebersamaan juga agar seluruh peserta PBB bisa kompak dalam gerakan baris berbaris,” lanjut Kapolres.

Selain lomba baris berbaris, Polres Wonosobo juga mengadakan lomba art defence dan beladiri Polri. Masing-masing peserta harus menampilkan berbagai gerakan beladiri Polri seperti membawa tahanan dengan dan tanpa alat, gerakan drill dengan tongkat dan peragaan art defence.

“Lomba beladiri dan art defence ini merupakan ajang melatih skill pertahanan diri, masing-masing peserta harus memiliki dan menampilkan skenario membela diri saat bertugas,” jelas AKBP Eko Novan.

Dari hasil penilaian dewan juri, kelompok PBB Polwan berhasil meraih juara 1, disusul Sat Samapta di posisi juara 2 dan pasukan gabungan seksi di juara 3. Sedangkan lomba art defence dimenangkan oleh Satlantas, juara 2 diduduki Polsek Kertek serta bagian Logistik pada juara ketiga. Piala diserahkan langsung oleh Kapolres Wonosobo kepada para pemenang pada Senin (15/8) pagi.

Kapolres berharap lomba serupa dapat dijadikan agenda rutin sebagai bentuk latihan dan peningkatan skill anggota Polres Wonosobo. (mega hms)

POLRES WONOSOBO LAKSANAKAN PATROLI MALAM GABUNGAN CEGAH KEJAHATAN

Polres Wonosobo – Untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya malam hari, Polres Wonosobo terus meningkatkan kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di lokasi- lokasi rawan terjadinya tindak kejahatan. Sabtu(13/8))Malam
Kegiatan BLP kali ini anggota Satlantas selain menyambangi lokasi – lokasi objek vital yang rawan terjadi tindak kriminalitas.
Tak hanya itu petugas yang merupakan gabungan dari Satsamapta, Satlantas dan Piket Fungsi Polres Wonosobo juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terutama di malam hari.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak keluar sendiri saat malam hari dan pastikan dimanapun saat hendak memarkirkan kendaraan pastikan di tempat yang aman, untuk mencegah adanya curanmor.” Ungkap Bripka Adi Kanit Dalmas II Satsamapta
Tak hanya itu petugas juga melakukan patroli di seputaran wilayah Wonosobo untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan diharapkan dengan kehadiran petugas Kepolisian dapat mengurangi tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Wonosobo