Author: Admin
Kapolsek Selomerto Hadiri Kegiatan REGSOSEK Di Balai Desa Simbarejo
Kasus Anak Hilang Berhasil Diungkap Satreskrim Polres Wonosobo
Wonosobo – Polres Wonosobo berhasil mengungkap kasus viralnya berita tentang anak hilang yang diduga diculik. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban membuat laporan anak hilang dikantor Satreskrim Polres Wonosobo pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2023.
Berdasarkan laporan tersebut Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo melakukan penyelidikan yang intensif. Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo berhasil menemukan korban dan pelaku di wilayah Kabupaten Banyumas.

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Wonosobo pada hari Rabu (10/5), Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Kuseni, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa pelaku tersebut berinisial S (21). Pelaku berhasil diamankan oleh tim Satreskrim Polres Wonosobo bersama dengan bantuan dari tim Satreskrim Polresta Banyumas.
Menurut keterangan yang diperoleh dari Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo, menjelaskan bahwa pelaku mengenal korban sejak setahun yang lalu melalui grup WhatsApp. Pelaku mengaku terpesona dengan korban yang masih berusia 13 tahun dan memutuskan untuk bertemu dengannya. Namun, setelah berhasil membawa korban pergi, pelaku mengajak korban dengan iming-iming akan menikahi dan membahagiakan korban. Pelaku dan korban berencana menuju ke rumah tersangka di Kabupaten Bogor dengan menaiki kereta api sebelum berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo.

Kasat Reskrim menyatakan keberhasilan dalam mengungkap kasus ini berkat kerja keras dari Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan memantau anak-anaknya dalam bermedia sosial.
“Kita mengapresiasi kerja keras dari Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo yang berhasil mengungkap kasus ini. Kami juga mengimbau kepada orangtua untuk selalu waspada dan memantau perilaku anak-anak terutama di media sosial. Kasus seperti ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan anak-anak,” ujarnya.
Saat ini Pelaku dijerat dengan Pasal 332 KUHP “barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa, tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu, baik di dalam maupun di luar perkawinan”. Dan untuk pasal tindak pidana lainnya masih dalam penyidikan. Pelaku kini telah diamankan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kapolsek Selomerto Laksanakan Patroli Sambang Desa Pastikan Situasi Kondusif
Kapolsek Selomerto AKP Agus Priyono, S.H. melaksanakan patroli sambang warga jelang Pemilu 2024 guna memastikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayahnya tetap terjaga dengan baik. Kegiatan patroli tersebut dilakukan pada hari Selasa (tanggal 10 Mei 2023) Pagi di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Selomerto.
Dalam patroli sambang tersebut, AKP Agus Priyono, S.H. berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat setempat untuk mengumpulkan informasi terkait situasi keamanan dan potensi gangguan yang mungkin terjadi di masa Tahapan Pemilu 2024. Selain itu, ia juga memberikan imbauan dan pesan-pesan kampanye yang bersifat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan perdamaian selama pelaksanaan Pemilu 2024.
AKP Agus Priyono, S.H. mengatakan bahwa kegiatan patroli sambang tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Ia berharap, dengan kegiatan tersebut, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman selama masa tahapan Pemilu 2024.
“Kami berharap, dengan adanya patroli sambang ini, masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman. Kami siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama masa tahapan Pemilu 2024, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, damai, dan lancar,” ujarnya.
AKP Agus Priyono, S.H. juga menegaskan bahwa Polsek Selomerto akan terus melakukan patroli sambang dan pengamanan selama masa tahapan Pemilu 2024, guna mencegah dan mengatasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.
Berikan Rasa Aman, Polres Wonosobo Intensifkan Giat Patroli
Polres Wonosobo terus mengintensifkan patroli rutin guna meningkatkan kemanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. Patroli ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, menekan angka kriminalitas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dalam patroli rutin kali ini, Polres Wonosobo menurunkan sejumlah personel dan kendaraan patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti pemukiman warga, jalan raya, dan area publik lainnya. Selama patroli, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan atau hal mencurigakan yang terjadi di sekitar lingkungan mereka.
Selain itu, dalam patroli kali ini, Polres Wonosobo juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait waspada bencana alam, mengingat saat ini di Wilayah Wonosobo curah hujannya tinggi sehingga banyak terjadi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.
Patroli rutin yang dilakukan Polres Wonosobo ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Masyarakat merasa senang dan merasa lebih aman dengan adanya kehadiran petugas kepolisian di lingkungan mereka. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Korban Kecelakaan Yang Hanyut Di sungai Sayangan Ditemukan Di Waduk Mrica
Setalah tiga hari dilakukan pencarian terhadap korban laka lantas yang diduga terjatuh dan hanyut di Sungai Nyanggong Dusun Sayangan, Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo berhasil ditemukan di Waduk Mrica Kabupaten Banjarnegara pada Selasa (9/5) sekira pukul 10.45 Wib.
Kejadian bermula ketika seorang warga melaporkan kejadian kecelakaan dimana sepeda motor bebek modif warna hitam, tanpa No Polisi/ No Register dan tanpa pengendara ditemukan di jembatan turut Dusun Sayangan, Sudungdewo, Kertek pada hari Minggu (7/5). Mendapati laporan tersebut petugas langsung mendatangi TKP dan setelah dilakukan penyelidikan diduga korban terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai Nyanggong.
Polres Wonosobo bersama tim SAR, termasuk personel dari Basarnas dan relawan dari masyarakat sekitar melakukan pencarian terhadap korban.
Setelah tiga hari dilakukan pencarian disekitar sungai namun tidak ditemukan, kemudian tim mendapat laporan bahwa telah ditemukan jenazah di Waduk Mrica, Kabupaten Banjarnegara.
Mendapati laporan tersebut AKP Ali Musofa beserta anggota Polsek Kertek bersama Tim gabungan Basarnas, Relawan dan SAR Kabupaten Wonosobo langsung bergegas menuju ke Waduk Mrica Banjarnegara untuk memastikan identitas korban.
“Setelah mendapat Informasi adanya penemuan jenazah di Waduk Mrica saya bersama Tim langsung menuju ke lokasi untuk memastikan identitas korban. Dan setelah dilakukan identifikasi ternyata benar bahwa korban adalah Saudara Muhammad Rifqi Riswanda (22) yang merupakan korban kecelakan yang terjatuh ke sungai Nyanggong, Sayangan.” Ungkap AKP Ali.
Pihaknya juga menambahkan saat ini korban telah di bawa ke RSUD Banjarnegara yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Personel Sat Samapta Susuri Sungai Sayangan Cari Warga Yang Diduga Hanyut
Wonosobo – Personel Satuan Samapta Polres Wonosobo, Jawa Tengah, melaksanakan pencarian seorang warga yang diduga hanyut di Sungai Desa Sayangan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada Senin (8/5) sore. Pencarian dilakukan setelah adanya laporan dari warga sekitar bahwa ada seseorang yang hanyut di sungai tersebut.
Tim pencarian yang terdiri dari 15 personel dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdhani, Mereka langsung bergerak menuju lokasi sungai yang dilaporkan, dan melakukan pencarian dengan menggunakan peralatan yang sesuai.
“Pencarian dilakukan secara intensif dengan menggunakan peralatan yang dimiliki, serta dengan penggunaan alat pendeteksi yang dapat menentukan posisi orang yang hilang,” ujar AKP Ramdhani.

Hingga saat ini, pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan, termasuk personel dari Basarnas dan relawan dari masyarakat sekitar. Pihak kepolisian dan tim SAR berharap dapat menemukan korban secepat mungkin, dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan seperti sekarang.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya dalam pencarian korban yang diduga hanyut di Sungai Desa Sayangan. “Kami akan terus bekerja sama dengan pihak SAR dan instansi terkait lainnya untuk menemukan korban secepat mungkin dan memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujarnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan seperti sekarang. Jangan membuang sampah sembarangan dan hindari bermain air di sungai karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Polsek Kertek Laksanakan Blue Light Patrol Pastikan Masyarakat Aman
Wonosobo – Polsek Kertek Polres Wonosobo melaksanakan Blue Light Patrol untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tersebut. Patroli tersebut dilakukan dengan menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi dengan lampu biru di atasnya, sebagai tanda kehadiran polisi di jalan. Selasa (9/5/2023) dini hari.
Blue Light Patrol ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kejahatan, seperti pencurian, perampokan, atau gangguan kamtibmas lainnya yang dapat membahayakan keamanan masyarakat. Patroli juga sebagai bentuk dari polisi yang dekat dengan masyarakat, sehingga petugas kepolisian dapat berinteraksi langsung dengan warga dan pemilik usaha selama patroli.
Kanit samapta Polsek Kertek Aiptu Handoko Budi Santoso, mengatakan bahwa Blue Light Patrol ini adalah salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat dan meningkatkan keamanan. “Kami ingin memastikan masyarakat bahwa polisi hadir untuk melayani dan melindungi mereka. Blue Light Patrol adalah salah satu cara kami melakukan itu,” katanya.
Petugas kepolisian yang terlibat dalam Blue Light Patrol dilengkapi dengan peralatan komunikasi, dan mereka berkoordinasi satu sama lain selama patroli. Mereka juga melakukan berhenti di lokasi-lokasi strategis, seperti jalan-jalan ramai, area publik, dan lingkungan, untuk memantau situasi dan memastikan keamanan masyarakat.
Di akhir patroli, Kanit samapta menyatakan kepuasannya dengan kesuksesan Blue Light Patrol. “Patroli ini efektif dalam meningkatkan kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat dan mencegah terjadinya kejahatan. Kami akan terus melakukan patroli seperti ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.
Blue Light Patrol adalah tanda nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tersebut. Patroli ini juga sebagai pengingat bagi pelaku kejahatan bahwa polisi selalu waspada dan siap untuk menanggapi segala gangguan yang mungkin terjadi.
Polsek Amankan Pentas Ndolalak Desa Lumajang Watumalang
Polsek Watumalang Polres Wonosobo, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan dalam acara halal bi halal di Dusun Rejosari, Desa Lumajang. Kegiatan tersebut melibatkan para pemuda pemudi dan masyarakat setempat dalam rangka mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Senin (8/5/2023).
Dalam acara tersebut, masyarakat setempat menampilkan hiburan tari ndolalak yang merupakan salah satu tarian tradisional dari Jawa Tengah. Polsek Watumalang pun turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran acara dan mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Kapolsek Watumalang, AKP Yuliyanto, S.H. mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung. “Kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Watumalang melibatkan personel yang terlatih dan dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti alat komunikasi dan kendaraan patroli. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan panitia acara dan pihak terkait lainnya.
Dalam akhir kegiatan, Kapolsek Watumalang menyatakan keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kelancaran acara halal bi halal tersebut. “Kegiatan ini berjalan lancar dan aman tanpa ada gangguan keamanan yang signifikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
Dengan adanya kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Watumalang, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat serta mengurangi tingkat kekhawatiran terjadinya gangguan keamanan dalam kegiatan masyarakat.
Polsek Sukoharjo Terjun Langsung Bantu Evakuasi Warga Terdampak Bencana Tanah Longsor
Kabar duka kembali datang dari Kabupaten Wonosobo, kali ini pada Minggu tanggal 7 Mei 2023 sekitar pukul 23.00 Wib telah terjadi bencana alam berupa tanah longsor yang menimpa Rumah milik Bapak Ahmad Toyib di Dusun Garung Cangak RT 05 RW 03 Desa Garung Lor Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo.
Menurut keterangan saksi Kusmo Suparjo (53) yang berada di sekitar lokasi, Kemungkinan hujan deras yang berlangsung sejak sore hari sekira pukul 16.00 Wib membuat debit air semakin besar yang memberi tekanan Pondasi dan senderan rumah mengakibatkan longsor, kejadian bencana alam ini terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan sebagian rumah korban serta senderan yang tinggi mencapai kurang lebih 5 meter dan panjang sekitar 14 meter, roboh dan menimpa rumah warga setempat.
“Saya sedang tiduran di rumah ketika tiba-tiba mendengar suara gemuruh dan bergetar, lalu saya keluar rumah dan melihat sebagian rumah korban dan senderan longsor sudah roboh,” ujar Kusmo.
Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, Sdr Sarifudin (49) yang berada di dekat lokasi kejadian segera memberitahukan kepada masyarakat sekitar, perangkat desa, dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukoharjo untuk segera ditangani.
Kapolsek Sukoharjo, Kompol Suradi, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan bersama dengan masyarakat setempat, tim relawan kecamatan Sukoharjo, dan instansi terkait langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan longsor.
“Saat ini tim gabungan sedang melakukan pembersihan dan evakuasi korban bencana alam tersebut. Kami juga akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujarnya.
Kami mengucapkan belasungkawa dan doa untuk keluarga korban serta berharap agar warga setempat dapat segera pulih dari bencana alam ini. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam di daerah masing-masing.
