Polsek Kalikajar Polres Wonosobo Melaksanakan Patroli Dini Hari untuk Mencegah Kejahatan Malam Hari

Wonosobo – Polsek Kalikajar Polres Wonosobo telah melaksanakan patroli dini hari guna mencegah terjadinya kejahatan pada malam hari dan menjaga keamanan di wilayah mereka. Patroli ini dipimpin oleh Aiptu Anang dan Briptu Arya, dua petugas yang berdedikasi dalam menjalankan tugas kepolisian. Selasa (13/6) dini hari.

Pukul 01.00 WIB, Aiptu Anang dan Briptu Arya bersama tim patroli Polsek Kalikajar mulai menjelajahi berbagai area strategis di wilayah Kalikajar. Mereka melintasi kawasan perkampungan, jalan-jalan sepi, dan tempat-tempat yang dianggap rawan kejahatan pada malam hari.

Tujuan utama dari patroli ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan gangguan kamtibmas lainnya. Dengan kehadiran petugas kepolisian di lapangan, diharapkan potensi kejahatan dapat dikurangi dan masyarakat dapat tidur dengan tenang.

Aiptu Anang, yang telah memiliki pengalaman dalam tugas kepolisian selama lebih dari 10 tahun, menyatakan pentingnya kehadiran polisi pada malam hari. “Kami sadar bahwa kejahatan cenderung meningkat pada malam hari. Oleh karena itu, kami berupaya keras untuk melaksanakan patroli dini hari ini guna mencegah tindakan kriminalitas dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Briptu Arya, anggota muda yang baru bergabung dengan Polsek Kalikajar, juga menyatakan keberhasilan tim patroli dalam menjaga keamanan wilayah. “Saya bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan patroli ini. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi masyarakat Kalikajar dari segala bentuk kejahatan,” kata Briptu Arya.

Partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Petugas patroli memberikan imbauan kepada warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan segala kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan terjaga.

Masyarakat Kalikajar merespon positif terhadap kegiatan patroli dini hari yang dilaksanakan oleh petugas Aiptu Anang dan Briptu Arya. Mereka mengapresiasi upaya polisi dalam menjaga keamanan di wilayah mereka. “Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli polisi. Terima kasih kepada petugas yang telah bekerja keras demi keamanan kami,” ungkap seorang warga.

Polsek Kalikajar Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli rutin guna mencegah kejahatan pada malam hari dan menjaga keamanan wilayah. Keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak terlepas dari peran aktif petugas seperti Aiptu Anang dan Briptu Arya, serta dukungan dari masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan bersama.

Polsek Selomerto Melakukan Pembongkaran Helikopter/Kakus Menuju Wonosobo, Bebas ODF di Dusun Tanggalan, Dusun Dermayu, dan Dusun Kalimade Desa Karangrejo

Wonosobo – Polsek Selomerto kembali mengukir prestasi dengan berhasil melakukan pembongkaran sebuah helikopter/kakus yang menuju Wonosobo, wilayah yang telah mencapai status “bebas Open Defecation Free (ODF)” di Dusun Tanggalan, Dusun Dermayu, dan Dusun Kalimade Desa Karangrejo. Giat tersebut dipimpin oleh petugas Aipda Agung Arifianto, yang secara aktif terlibat dalam kegiatan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Pembongkaran helikopter/kakus ini merupakan hasil dari upaya pencegahan dan penindakan terhadap praktik buang air besar sembarangan yang masih ditemukan di beberapa daerah. Dusun Tanggalan, Dusun Dermayu, dan Dusun Kalimade Desa Karangrejo adalah daerah yang telah mencapai status bebas ODF, namun ditemukan adanya helikopter/kakus yang melanggar aturan tersebut.

Aipda Agung Arifianto, petugas yang terlibat dalam giat pembongkaran tersebut, mengungkapkan, “Kami telah menerima laporan adanya helikopter/kakus yang beroperasi di wilayah bebas ODF ini. Kami segera melakukan investigasi dan menemukan helikopter/kakus yang telah beroperasi secara ilegal. Tindakan pembongkaran ini sebagai bentuk penegakan hukum dan perlindungan terhadap lingkungan yang telah mencapai status bebas ODF.”

Proses pembongkaran helikopter/kakus tersebut melibatkan beberapa petugas dari Polsek Selomerto yang dipimpin oleh Aipda Agung Arifianto. Mereka bekerja dengan hati-hati dan profesional untuk melaksanakan tugas ini dengan aman dan tanpa mengganggu masyarakat sekitar.

Kapolsek Selomerto, AKP Agus Priyono, S.H., menyampaikan apresiasi atas kerja keras petugas yang terlibat dalam pembongkaran helikopter/kakus tersebut. “Ini adalah langkah penting dalam memastikan keberhasilan program bebas ODF di wilayah kita. Kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan menjaga kebersihan masyarakat,” ujarAKP Agus.

Dengan berhasilnya pembongkaran helikopter/kakus ini, diharapkan menjadi efek jera bagi pihak-pihak yang melanggar aturan dan menjaga kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Polsek Selomerto dan Polres Wonosobo juga akan terus berupaya dalam menjaga dan memperluas area bebas ODF di wilayah hukumnya.

Kegiatan penindakan dan pencegahan terhadap pelanggaran lingkungan seperti ini menunjukkan komitmen Polsek Selomerto dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan menjunjung tinggi aturan yang berlaku.

Polsek Leksono Intensif Laksanakan Patroli Dini Hari Cegah Kerawanan

Wonosobo Jateng – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, Polsek Leksono Polres Wonosobo melaksanakan patroli dini hari secara intensif. Dua petugas kepolisian yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Aipda Riswanto dan Bripka Yudha Timur, yang bekerja sama untuk memastikan keamanan masyarakat pada jam-jam rawan kejahatan. Senin (12/6) dini hari.

Patroli dini hari ini dipimpin oleh Aipda Riswanto, seorang anggota polisi yang berpengalaman dan terlatih dalam penanganan kejahatan. Bripka Yudha Timur, rekan sejawatnya, juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya menjaga keamanan di wilayah Polsek Leksono.

Dalam patroli dini hari ini, kedua petugas tersebut menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi dengan peralatan komunikasi dan pencahayaan yang memadai. Mereka melintasi berbagai daerah di wilayah hukum Polsek Leksono, termasuk pemukiman padat penduduk, kawasan bisnis, dan lokasi yang dianggap rawan kejahatan.

Aipda Riswanto menyatakan, “Patroli dini hari merupakan bagian dari strategi kepolisian kami dalam mencegah tindak kejahatan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk hadir dan siap tanggap terhadap kebutuhan keamanan di wilayah kami.”

Bripka Yudha Timur menambahkan, “Selain menjaga kehadiran polisi di wilayah ini, kami juga aktif berinteraksi dengan masyarakat. Kami memberikan himbauan tentang pentingnya kesadaran akan keamanan pribadi, serta memberikan informasi tentang cara melaporkan kegiatan mencurigakan atau tindak kejahatan kepada pihak kepolisian.”

Kehadiran petugas Aipda Riswanto dan Bripka Yudha Timur dalam patroli dini hari ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan melihat kehadiran polisi yang aktif menjaga wilayah pada jam-jam rawan, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan terhindar dari tindak kejahatan.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Polsek Leksono, khususnya Aipda Riswanto dan Bripka Yudha Timur. “Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras petugas yang terlibat dalam patroli dini hari ini. Ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami untuk menjaga keamanan wilayah Wonosobo,” ujar Kapolres.

Polres Wonosobo juga akan terus melaksanakan kegiatan patroli rutin di berbagai wilayah di bawah kendalinya, dengan tujuan menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat.

Personel Polres Wonosobo Amankan Ibadah Sholat Jumat di Masjid-Masjid Kota Wonosobo

Wonosobo – Personel Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah sholat Jumat di beberapa masjid seputaran Kota Wonosobo. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan para jamaah yang melaksanakan ibadah di masjid-masjid tersebut.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah, personel Polres Wonosobo ditempatkan di beberapa masjid strategis di Kota Wonosobo. Mereka bertugas untuk melakukan pengamanan sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan sholat Jumat.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan salah satu langkah proaktif yang dilakukan oleh kepolisian dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah. Dengan adanya kehadiran personel Polres Wonosobo, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tenang.

Selama pelaksanaan pengamanan, personel Polres Wonosobo melakukan patroli di sekitar masjid untuk menjaga situasi keamanan dan mencegah terjadinya gangguan keamanan. Mereka juga siap untuk mengatasi berbagai situasi darurat atau kejadian yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi.

Para jamaah di beberapa masjid yang diamankan mengapresiasi kehadiran personel Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan ibadah sholat Jumat. Mereka merasa lebih tenang dan percaya diri dalam melaksanakan ibadah di tengah situasi yang aman dan terkendali.

Kegiatan pengamanan ibadah sholat Jumat ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Kepolisian terus berupaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenteram dan damai.

Polres Wonosobo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kesadaran akan keamanan dan ketertiban serta patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku. Dengan kerjasama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Kota Wonosobo tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.

Kapolsek Selomerto Polres Wonosobo Laksanakan Giat Pembongkaran Helikoper/Kakus Menuju Wonosobo Bebas ODF di Desa Semayu

Wonosobo – Desa Semayu, di Kecamatan Selomerto, menuju status Wonosobo Bebas Open Defecation Free (ODF) dengan melaksanakan giat pembongkaran Helikoper/Kakus. Tim dari Kecamatan Selomerto, didampingi oleh Polsek Selomerto dan Koramil Selomerto, turut serta dalam kegiatan ini untuk memastikan kelancaran dan suksesnya pembongkaran.

Desa Semayu terpilih sebagai salah satu desa yang memiliki jumlah WC Helikopter terbanyak di Kecamatan Selomerto. Sebagai langkah menuju status Wonosobo Bebas ODF, telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pembongkaran Helikoper/Kakus yang tidak lagi memenuhi standar sanitasi dan kesehatan.

Pembongkaran dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan 35 unit WC Helikopter di Desa Semayu. Tim dari Kecamatan Selomerto, dengan dukungan dan pengawalan dari Polsek Selomerto dan Koramil Selomerto, bekerja sama dalam menjalankan tugas ini. Mereka berupaya memastikan proses pembongkaran berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Kapolsek Selomerto, AKP Agus Priyono, S.H., turut hadir dan mendukung pelaksanaan pembongkaran tersebut. Beliau menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat, terutama terkait dengan sanitasi dan pengelolaan limbah. Pembongkaran WC Helikopter yang sudah tidak layak digunakan merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pencemaran.

Dalam sambutannya, Kapolsek Selomerto juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Desa Semayu dalam menyambut dan mendukung kegiatan pembongkaran ini. Kesadaran dan kerjasama masyarakat sangat penting dalam mencapai status Wonosobo Bebas ODF yang diinginkan.

Pemerintah daerah dan instansi terkait terus mendorong dan mendukung program-program sanitasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kegiatan pembongkaran Helikoper/Kakus di Desa Semayu, diharapkan wilayah Kecamatan Selomerto dapat segera mencapai status Wonosobo Bebas ODF.

Pembongkaran Helikoper/Kakus di Desa Semayu merupakan langkah awal yang signifikan dalam perjalanan menuju Wonosobo Bebas ODF. Seluruh pihak terlibat berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas sanitasi dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran di wilayah Wonosobo.

Kapolsek Kejajar dan Staf Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Sigedang

Kapolsek Kejajar beserta stafnya melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Alamat Sigedang RT.7 RW.04, Kampung Sigedang, Kecamatan Kejajar. Acara penyerahan bantuan sosial ini disaksikan oleh Bapak Kades Sigedang, Bp. Mat Habib, bersama staf pemerintahan dan warga masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kapolsek Kejajar ini merupakan upaya nyata dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah kebakaran. Dalam acara yang berlangsung dengan khidmat, Kapolsek beserta timnya menyerahkan paket-paket sembako kepada korban kebakaran yang kehilangan rumah dan harta benda mereka akibat kejadian tragis tersebut.

Bantuan sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan bahan makanan pokok lainnya, diharapkan dapat meringankan beban dan membantu korban kebakaran dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kehadiran Bapak Kades Sigedang, Bp. Mat Habib, serta staf pemerintahan dan warga masyarakat turut memberikan dukungan dan semangat kepada korban untuk tetap tabah dan optimis menghadapi cobaan ini.

Dalam sambutannya, Kapolsek Kejajar menyampaikan rasa simpati dan kepedulian kepada para korban kebakaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan sedikit harapan dan kekuatan bagi mereka untuk bangkit dari keterpurukan. Beliau juga mengapresiasi kerjasama dan partisipasi aktif dari Bapak Kades Sigedang, staf pemerintahan, serta seluruh warga masyarakat yang telah turut mendukung kegiatan sosial ini.

Bapak Kades Sigedang, Bp. Mat Habib, juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Kejajar dan stafnya atas bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran. Ia menyatakan bahwa solidaritas dan gotong-royong adalah kunci untuk mengatasi kesulitan dan memperkuat kebersamaan di tengah cobaan.

Kegiatan sosial ini menjadi contoh nyata bahwa aparat kepolisian dan pemerintahan setempat hadir untuk menjaga keamanan serta memberikan bantuan kepada masyarakat dalam situasi sulit. Semoga bantuan sembako yang disalurkan oleh Kapolsek Kejajar dan stafnya dapat meringankan beban korban kebakaran, memulihkan semangat mereka, dan membantu dalam proses pemulihan pasca-musibah.

Tingkatkan Keamanan, Sat Samapta Laksanakan Patroli Sepeda

Sejumlah anggota Sat Samapta Polres Wonosobo meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara melakukan patroli bersepeda di seputaran Kota Wonosobo, Jumat (9/6).

Kegiatan patroli bersepeda tersebut dilaksanakan dengan tujuan agar bisa menjangkau setiap sudut jalanan yang sulit untuk di lalui oleh kendaraan dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, oleh karena itu Patroli Bersepeda dianggap efektif.

“Patroli Bersepeda tentunya dapat menjangkau jalan ataupun gang yang sempit dan lebih fleksibel ketika harus menyapa masyarakat yang sedang berkegiatan diseputaran kota Wonosobo.” Ungkap Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdani, S. Pd.

Kegiatan patroli tersebut akan dilaksanakan secara rutin mengingat kegiatan masyarakat diseputaran kota Wonosobo cukup banyak. Selain untuk mencegah adanya tindak kriminalitas serta kegiatan patroli bersepeda tersebut juga untuk meningkatkan kehadiran Polisi di tengah- tengah masyarakat.

“Kegiatan Patroli bersepeda ini juga merupakan pelaksanaan program #AdaPolisi yakni merupakan program Kapolres Wonosobo  dimana dengan menghadirkan Polisi ditengah masyarakat agar lebih dekat dan mudah saat membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.” Ungkapnya.

 

Kirim Ratusan ABK Secara Ilegal, Bos Perusahaan Di Pemalang Ditangkap Polisi

POLDA JATENG – Polda Jateng dan Polres Pemalang | Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali diungkap oleh jajaran Polda Jateng. Kali ini Polres Pemalang yang berhasil mengungkap kasus yang memakan korban hingga 447 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam konferensi pers yang digelar di Polres Pemalang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirreskrimum, Kabidhumas dan Kapolres Pemalang. Rabu, (7/6/2023)

Kapolda menyebut, pengungkapan itu merupakan pengembangan dari kejadian kecelakaan laut yang dialami kapal asing melibatkan ABK ilegal dari Indonesia.

“Berbekal informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan oleh Polres Pemalang terhadap perusahaan yang memberangkatkan ABK ilegal tersebut,” tutur Kapolda.

Hasilnya, Polres Pemalang kemudian mengamankan seorang tersangka AI (35), selaku Direktur Utama sebuah perusahaan yang merekrut dan mengumpulkan calon tenaga kerja anak buah kapal (ABK) untuk dikirim ke luar negeri.

“Diduga tersangka tidak memiliki Surat Izin Penempatan Pekerja Migran Indonesia (SIP3MI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, serta Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan,” kata Kapolda Jateng.

Tanpa dilengkapi surat perizinan tersebut, Kapolda Jateng mengatakan, tersangka terus melakukan kegiatan merekrut, mengumpulkan dan mengirimkan calon tenaga kerja anak buah kapal (ABK) ke luar negeri dalam kurun waktu 2 tahun lebih, sejak bulan Mei 2021 sampai dengan bulan Juni 2023.

“Dari 447 orang korban nya tersangka telah mendapatkan hasil mencapai kurang lebih sebesar 2 milyar rupiah,” imbuh Kapolda Jateng.

Kapolda Jateng mengatakan, tersangka AI dikenakan pasal 2 dan atau pasal 4 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Subsider pasal 84 huruf c Juncto pasal 72 huruf c Undang-undang RI nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kapolda Jateng.

Setiap Pagi Personel Polres Wonosobo laksanakan Ambang Gangguan Pagi

Polres Wonosobo Polda Jawa Tengah menggelar kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan seluruh personel Polres Wonosobo dan bertujuan untuk meningkatkan keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Pada hari Kamis pukul 06.00 pagi, para personel Polres Wonosobo yang dipimpin oleh Kasat Lantas Wonosobo AKP Ragil Irawan, S.H. berkumpul di halaman Polres. Mereka melaksanakan apel pagi sebelum memulai kegiatan “Ambang Gangguan Pagi”. Selama kegiatan ini, personel polisi melakukan patroli dan pengawasan di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Wonosobo, termasuk perkampungan, sekolah, dan pusat perbelanjaan.

Kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo. Personel Polres Wonosobo siap sedia untuk merespon setiap situasi darurat atau keadaan yang membutuhkan penanganan cepat, seperti kecelakaan lalu lintas, pencurian, atau tindak kejahatan lainnya.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban, personel Polres Wonosobo juga memberikan perhatian khusus kepada keselamatan lalu lintas. Mereka melakukan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas, seperti penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, penggunaan seat belt bagi pengendara mobil, serta penggunaan lampu kendaraan pada saat malam hari. Tindakan preventif ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan melindungi keselamatan masyarakat.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. mengungkapkan bahwa kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” ini merupakan salah satu bentuk pelayanan prima yang diberikan oleh Polres Wonosobo kepada masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” akan terus dilaksanakan oleh Polres Wonosobo secara rutin guna memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat. Polres Wonosobo berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional dan responsif demi menjaga keamanan serta kenyamanan hidup bagi seluruh warga Wonosobo.

Brigjen Pol Firly R Samosir, Putra Batak Pertama Komandan Pasukan Brimob I Sumatera

BINJAI – Brigjen Pol Drs Firly R Samosir Msi merupakan orang pertama yang ditunjuk mengawali sejarah terbentuknya Pasukan Brimob I Korbrimob Polri di wilayah Sumatera.

Hal ini merupakan awal sejarah baru bagi perjalanan Korbrimob Polri sebagai penguatan struktur organisasi Korps Brimob Polri dimana memiliki peranan penting dalam mengamankan berbagai proyek strategis nasional.

Lalu dikuatkan dengan terbitnya Perpol No. 6 Tahun 2022 perubahan ke empat atas Perpol No. 6 Tahun 2017 tentang susunan organisasi dan tata kerja pada tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kemudian, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Kepolisian yang mengatur tentang penambahan jabatan Komandan Pasukan Brimob I, II, III, Korbrimob Polri dengan pangkat bintang satu. Dengan demikian maka secara keseluruhan terdapat penambahan empat perwira tinggi Polri berpangkat bintang satu di jajaran Korbrimob Polri.

Pada 24 Februari 2023 telah dilaksanakan pengukuhan Danpas Brimob di Markas Komando Korbrimob Polri, Cimanggis, Depok. Pengukuhan ini mengandung maksud agar wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke dapat terjaga keamanan dan ketertiban masyarakatnya, guna mempercepat dan berjalannya dinamika operasional (Wilayah Barat/Pulau Sumatera).

Pada 10 Maret 2023, Dankor Brimob Polri Komjen Pol Anang Revandoko, meresmikan tiga struktur organisasi Korps Brimob Polri serta pelantikan komandan Pasukan Brimob I, II dan III.

“Dengan terus menggelorakan rasa kesetiaan kepada negara yang diwujudkan melalui kesetiaan tegak lurus terhadap setiap kepentingan nasional dan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan tertinggi demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Selanjutnya, Korps Brimob Polri resmi menempati eks Batalyon A Brimob Polda Sumut di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara, sebagai markas komando pasukan Brimob I Polri, Selasa (6/6).

Pasukan Brimob I Polri yang berjumlah sebanyak 12.000 itu dipimpin langsung Brigjen Pol Firly R Samosir. Juga membawahi empat resimen (Resimen Pelopor dan Resimen Gegana) dan berperan sebagai pembina teknis 10 satuan Brimob Polda (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Bengkulu, Jambi, Sumsel, Babel dan Lampung ).

Dalam sambutan Apel Kesatuan Pasukan Brimob I, Wadankor Brimob Polri, Irjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.han mengatakan diresmikannya markas komando pasukan Brimob I Polri di lokasi eks Batalyon A Brimob Polda Sumut, Kota Binjai, bertujuan untuk menanggulangi pencegahan tindak kejahatan dengan skala intensitas tinggi.

“Keberadaan pasukan Brimob I Polri ini juga melaksanakan kegiatan operasional pengamanan agenda nasional 2024 dan internasional. Semoga dengan adanya pasukan Brimob I Polri bisa bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa,” pungkasnya.