Polres Wonosobo menggelarbakti sosial Polri untuk Negeri dengan memberikan bantuan berupa satu unit pompa air kepada Pondok Pesantren Sunan Kalijaga yang terletak di Dusun Jembengan, Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang pada Jumat (8/9/2023).
Program ini merupakan bentuk kepedulian Polres Wonosobo dalam membantu masyarakat, khususnya Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik terutama di musim kemarau yang cukup panjang, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Wonosobo melalui Kabag Perencanaan, Kompol Sutopo, menjelaskan bahwa program ini merupakan program yang diinisiasi oleh Kapolri sebagai tindak lanjut dari musim kemarau panjang yang mengakibatkan beberapa daerah di Indonesia mengalami kekeringan.
“Kami ingin memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok, dan dengan memberikan satu unit pompa air, kami berharap dapat membantu mempermudah akses air bersih bagi santri dan masyarakat sekitar,” ungkap Kompol Sutopo.
Selain Pondok Pensantren Sunan Kalijaga, kemarin Polres Wonosobo juga sudah mendistribusikan pompa air kepada warga Wonosari. Pengasuh Pondok Pesantren, Ibnu Husain Ibrohim, menyambut baik bantuan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Polres Wonosobo atas kepeduliannya. Mereka berharap semoga program seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam berbagai bidang guna menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga negara.
Author: Admin
Polres Wonosobo dan Instansi Terkait Ikuti Pembekalan 6 Pilar Virtual
Jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga Lurah se-Kabupaten Wonosobo mengikuti acara sinergitas 6 pilar dalam rangka menciptakan pemilu 2024 yang aman dan damai secara virtual melalui zoom meeting di gedung serbaguna Polres Wonosobo pada Kamis (7/9/2023).
Acara yang dihadiri seluruh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah dan Camat dari seluruh Propinsi Jawa Tengah ini diinisiasi oleh Kapolda Jawa Tengah jelang pemilu 2024 menuju Indonesia emas. Wakapolres Wonosobo, Dandim 0707 Wonosobo, Sekertaris Derah Wonosobo, Ketua KPU dan sejumlah pemangku jabatan di Kabupaten Wonosobo juga menghadiri acara tersebut secara virtual di Polres Wonosobo.
Dalam sambutannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, kegiatan ini merupakan pembekalan bagi 6 pilar dalam rangka mengahadapi Pemilu 2024 mendatang.
“Berkumpulnya 6 pilar ini menjadi bentuk konsolidasi untuk wujudkan pemilu damai di Jawa Tengah, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar pejabat di wilayah. Sehingga mampu mencegah munculnya kerawanan yang dapat mempengaruhi jalannya Pemilu 2024,” ungkap Kapolda.
Dihadapan para peserta, Kapolda Jateng menekankan agar para pemangku jabatan 6 pilar memahami tugas pokoknya selama pemilu sehingga bisa menjadi cooling system guna terciptanya pemilu yang aman dan damai.
Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai sarana menciptakan cooling system di tengah masyarakat untuk mewujudukan sitkamtibmas yang kondusif saat Pemilu.
“Dengan membentuk satgas cooling system dan satgas cyber crime diharapkan tidak terjadi polarisasi, politik identitas, black campaign, dan sebagainya di masyarakat sehingga tercipta gelaran pemilu yang aman dan damai,” pungkas Wakapolres Wonosobo.
Polres Wonosobo Bagikan Souvenir Gratis dalam Rangka Ops Zebra Candi 2023
Polres Wonosobo membagikan spuvenir dan helm gratis dalam rangka Operasi Zebra Candi 2023 di sekitar jalan Angkatan 45 pada Kamis (7/9). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di jalan raya, terutama selama masa operasi Zebra Candi 2023.
Dalam kegiatan ini, Polres Wonosobo bersama UPPD serta jasa Raharja membagikan sejumlah helm dan souvenir berupa mug, jam, tas secara gratis kepada masyarakat yang taat aturan dan membawa kelengkapan berkendara.
Kapolres Wonosobo melalui Kasat Lantas, AKP Ginandra Putri, mengatakan bahwa pembagian helm ini adalah salah satu upaya konkrit dari kepolisian dalam mendukung keselamatan berlalu lintas. Pembagian helm dan souvenir ini akan dilakukan di beberapa titik strategis di Wonosobo. Tak hanya membagikan helm gratis, Polres juga menyediakan mobil samsat keliling di lokasi bagi pengendara yang didapati belum membayar pajak kendaraannya.
“Dengan membagikan helm secara gratis ini kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk mematuhi aturan berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh ketidakpatuhan pengendara dalam menggunakan helm, bagi masyarakat yang pajaknya mati juga bisa membayarkan langsung di lokasi,” ujar AKP Ginandra.
Selain itu, pembagian helm dan souvenir gratis ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap pengendara yang sudah patuh berlalu lintas. Kasat Lantas berharap pengendara semakin menyadari pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas, seperti memakai helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan tidak menggunakan handphone saat berkendara.
“Dari sejumlah pengendara yang dihentikan dan diperiksa, masih ditemui beberapa masyarakat yang tidak membawa kelengkapan berkendara, meski tidak ada penindakan atau tilang namun kami memberikan teguran dan imbauan untuk patuh berkendara,” lanjut AKP Ginandra.
Lebih lanjut, Polres Wonosobo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Operasi Zebra Candi 2023 dengan mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan helm, dan berkendara dengan aman. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan jalan raya yang lebih aman bagi semua.
Kapolri Pantau Command Center Pengamanan KTT Asean
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kunjungi dan melakukan analisa serta evaluasi pengamanan KTT Asean di Posko Command Center Polri di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (6/9/2023).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Achmad Ramadhan mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam analisa dan evaluasi tersebut.
“Dalam rapat tadi, Kapolri melakukan pengecekan situasi pengamanan KTT Asean. Dimana, Kaposko Operasi Tribrata Jaya 2023, Kombes Pol Marsudianto menyampaikan situasi terkini pengamanan KTT Asean,” katanya di Posko Command Center.
Ramadhan juga menyampaikan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga membahas terkait, rekayasa lalulintas yang akan diterapkan setiap hari secara dinamis dan situasional.
“Tadi juga dibahas soal rencana penetapan rekayasa lalulintas yang akan diterapkan pada hari ini mulai pukul 16:00 WIB hingga pukul 22:00 WIB,” ungkapnya.
Ramadhan juga menyampaikan, dalam kegiatan itu Kapolri menyampaikan terkait rekayasa pengalihan arus diprediksi akan menimbulkan kepadatan. Jalur-jalur yang akan ditutup agar diinformasikan lebih awal ke masyarakat terutama memberikan informasi jalur alternatif.
“Kami akan menempatkan anggota di jalur-jalur itu, untuk membantu mengarahkan masyarakat ke jalur-jalur alternatif dan memberikan layanan informasi” katanya.
“Ini penting, karena masyarakat harus paham betul situasi dan kondisinya. Apabila sosialisasi dan bantuan petugas di lapangan kurang, maka akan dilakukan penebalan dan diinformasikan secara berulang” sambungnya.
Untuk itu, kata Ramadhan, Kapolri meminta penyampaian komunikasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalulintas berupa pengalihan arus agar disampaikan berulang berulang.
“Sampaikan informasi tersebut melalui media massa dan media sosial. Karena masyarakat dapat akses informasi, maka penyampaian informasi melalui semua kanal media adalah hal yang menjadi penting,” jelasnya.
Tak hanya itu Kapolri juga membahas terkait rencana pengamanan Gala Dinner yang akan diadakan di Senayan, Jakarta Selatan.
“Dibahas juga soal rencana persiapan akan diadakannya Malam Gala Dinner para Delegasi atau peserta KTT Asean di Senayan,” ujarnya.
“Kapolri menegaskan, karena ini menyangkut kegiatan masyarakat, kita harus memastikan bahwa kegiatan gala dinner ini berjalan dengan aman dannkondusif,” sambungnya.
“Intinya, Pak Kapolri berpesan yang terpenting adalah keberadaan personel Polri ditengah tengah masyarakat dan berkoordinasi dengan rekan-rekan TNI serta seluruh stakeholder di lapangan,” tandasnya.
Biro SDM Polda Jateng Distribusikan Buku Edukasi Pada Murid PAUD dan TK di Yayasan Kasih Ibu Semarang
SEMARANG – POLDA JATENG – Karo SDM Polda Jateng Kombes Yohanes Ragil Heru Susetyo, S.I.K., M.Hum melaksanakan kegiatan Polri Peduli Budaya Literasi Distribusi Buku di Yayasan Kasih Ibu di Genuk Sari, Kota Semarang, Rabu (6/9/2023).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolrestabes Semarang, Kabagbinkar Ro SDM Polda Jateng, Kabagwatpers Ro SDM Polda Jateng, PJU Polrestabes Semarang, anggota Biro SDM Polda Jateng, anggota Polrestabes Semarang, Forkompimcam Genuk, tokoh Masyarakat dan warga setempat.
Sebanyak 1.575 buku tentang keagamaan, cerita rakyat dan konten edukasi lainnya diserahkan Karo SDM pada yayasan tersebut. Secara simbolis bantuan diterima Pimpinan Yayasan Kasih Ibu Semarang, Hedi Rahmat, S. Com, SH., MH.
Dalam kegiatan itu, Hedi Rahmat mengucapkan apresiasinya atas program yang dilaksanakan Polri ini. Dirinya berharap budaya literasi makin berkembang di tengah masyarakat khususnya di Kota Semarang
“Terima kasih kepada Kapolri termasuk Kapolda Jateng, yang peduli kepada Masyarakat melalui pembagian buku ini. Diharapkan dengan kegiatan ini semakin mendorong tercipta budaya literasi sampai dengan lapisan bawah terutama di kawasan ini,” ucapnya
Sementara itu, Karo SDM menerangkan,
dipilihnya Yayasan Kasih Ibu Semarang bukan tanpa alasan. Yayasan ini dinilai cukup aktif dan memiliki lembaga pendidikan tingkat PAUD dan TK.
“Warga masyarakat sekitar juga mempunyai semangat sangat tinggi serta sadar tentang pentingnya budaya literasi, dimana setiap pagi dan sore cukup banyak warga masyarakat yang memanfaatkan waktunya untuk membaca,” kata Karo SDM
Kegiatan positif serupa juga dilaksanakan serentak dijajaran Polda Jawa Tengah mulai dari Polres/ta/tabes sampai dengan Polsek-Polsek sehingga diharapkan kedepan dengan bantuan pendistribusian buku ini mampu mendorong minat baca anak-anak sedari usia dini sampai pelosok Jawa Tengah.
“Semoga budaya literasi di Semarang dan Jateng semakin berkembang sehingga turut menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan kemajuan jaman,” tandasnya
Tingkatkan Kemampuan Berkomunikasi, Polres Wonosobo Gelar Pelatihan Kemampuan Komunikasi dan Interaksi Digital
Polres Wonosobo mengadakan pelatihan kemampuan komunikasi dan interaksi digital yang diikuti oleh anggota Seksi Humas dan Bhabinkamtibmas Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam berkomunikasi secara efektif melalui media sosial dan platform digital.
Kemampuan komunikasi dan interaksi digital semakin penting dalam era digitalisasi ini, terutama bagi anggota kepolisian yang harus berinteraksi dengan masyarakat secara online. Pelatihan ini diadakan sebagai upaya untuk menjawab tantangan komunikasi modern dan memastikan bahwa polisi memiliki keterampilan yang diperlukan dalam berkomunikasi dengan masyarakat melalui berbagai platform digital.
Kegiatan pelatihan digelar di Rung Piket Fungsi pada Rabu (6/9). Peserta pelatihan terdiri dari anggota Humas yang bertugas dalam pengelolaan informasi dan promosi Polres serta Bhabinkamtibmas yang memiliki peran penting dalam menjaga hubungan baik dengan warga masyarakat.
Beberapa materi yang diajarkan dalam pelatihan meliputi:
Prinsip-prinsip Komunikasi Digital: Peserta diajarkan tentang prinsip-prinsip dasar komunikasi digital, termasuk penggunaan bahasa yang tepat dan etika berkomunikasi online.
Manajemen Media Sosial: Materi ini mencakup cara mengelola akun media sosial secara efektif, mengidentifikasi target audiens, dan membuat konten yang relevan.
Keamanan Digital: Anggota polisi diajarkan tentang pentingnya menjaga keamanan dalam berkomunikasi online, termasuk melindungi informasi pribadi dan data polisi.
Penanganan Krisis Online: Pelatihan juga mencakup bagaimana mengatasi situasi darurat atau kontroversial secara online dan menjaga reputasi positif.
Pemanfaatan Teknologi: Peserta diajarkan untuk memanfaatkan teknologi seperti live streaming, video, dan gambar untuk memperkuat pesan Polres dan berkomunikasi secara efektif.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Dia juga menekankan bahwa polisi harus menjadi bagian dari masyarakat online dan berkomunikasi dengan baik melalui media sosial untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan warga masyarakat.
Semoga pelatihan ini akan membantu anggota Humas dan Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif di era digital ini, serta memperkuat keterhubungan antara polisi dan masyarakat.
Satuan Resnarkoba Polres Wonosobo Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
Satuan Resnarkoba Polres Wonosobo berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika berjenis sabu pada Minggu (6/8) lalu. Dari penyelidikan yang telah dilakukan, tim opsnal Sat resnarkoba berhasil mengamankan 2 orang pelaku berinisial S dan H yang merupakan warga Wonosobo.
Kasat Narkoba, AKP Teguh Sukosso, mengungkapkan bahwa kedua pelaku diamankan di kampung Campursari. Dari tangan kedua pelaku didapati satu paket sabu seberat 0,54 gram.

“Satu paket sabu seberat 0,54 gram, dua buah pipet kaca dan satu buah handphone milik pelaku kami sita sebagai barang bukti,” ungkap AKP Teguh.
Kedua pelaku kemudian dibawa ke Polres Wonosobo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasat Narkoba menambahkan, keduanya akan dijerat pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jis pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, pasal 53 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Rutin, Personel Polres Wonosobo Jalani Tes Kesamaptaan Jasmani
Seluruh personel Polres Wonosobo mengikuti tes kesamaptaan jasmani yang digelar rutin setiap enam bulan sekali. Kesamaptaan jasmani dilaksanakan di halaman Mapolres Wonosobo pada Senin, 4 September hingga Rabu 6 September 2023 mendatang.
Menurut Kabag SDM Polres Wonosobo, Kompol Deni Wibowo, kegitan ini wajib diikuti seluruh personel Polres Wonosobo sebagai sarana untuk mengecek kondisi kesehatan maupun kondisi fisik seluruh anggota Polres Wonosobo.
“Seluruh personel wajib mengikuti tes kesamaptaan ini, sebelum melaksanakan tes jasmani anggota akan di cek kondisi kesehatannya yang meliputi tensi, berat badan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Sedangkan untuk tes fisik yang dilaksanakan anggota antara lain adalah lari 12 menit, push up, sit up, shuttle run dan pull up serta lari di treadmill untuk anggota yang berusia di atas 45 tahun. Tak hanya itu, personel juga melakukan pemanasan sebelum menjalani tes jasmani.
Kabag SDM menambahkan bahwa pelaksanaan tes ini juga menjadi salah satu penunjang pengembangan karir personel Polri. Melalui tes berkala ini diharapkan juga anggota bisa mengontrol kondisi tubuh masing-masing baik fisik maupun kondisi kesehatannya.
“Hasil tes jasmani ini merupakan salah satu persyaratan pengusulan kenaikan pangkat maupun syarat mengikuti pendidikan pengembangan atau Dikbang, nilai tes kesamaptaan jasmani cukup berpengaruh bagi karir personel Polri,” lanjut Kabag SDM.
Lebih lanjut Kabag SDM berharap seluruh anggota bisa melaksanakan tes periodik ini dengan sungguh-sungguh untuk mengukur kondisi kesehatan dan fisik anggota Polri.
Polri Siapkan Rekayasa Lalin dan Pengamanan Jalur Delegasi KTT ASEAN
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan pengamanan jalur dan rekayasa lalu lintas terkait dengan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 yang digelar di Jakarta pada 5-7 September 2023. Pengamanan jalur ini dimaksudkan agar arus lalu lintas yang akan dilalui para delegasi dan masyarakat dapat berjalan baik dan lancar.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, sebanyak 1.679 personel dikerahkan guna mengamankan pengawalan, pengamanan jalur dan rekayasa lalu lintas untuk penyelenggaraan KTT ASEAN.
“Untuk pengamanan rute sebanyak 1.128 personel, 300 personel untuk pengamanan parkir dan 251 personel untuk pengawalan yang terdiri dari 75 personel untuk pengawalan delegasi baik dengan kendaraan roda dua dan roda empat, lalu sebanyak 176 personel BKO paspampres,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).
Sandi menuturkan, dalam pelaksanaan KTT ASEAN juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalur di sejumlah jalan. Hal ini dilakukan saat delegasi melintas baik ke venue utama KTT ASEAN, ke akomodasi maupun venue lainnya.
Kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat surat edaran soal pembatasan kendaraan besar di sejumlah ruas. Lalu ada juga kebijakan work from home (WFH) untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama penyelenggaraan KTT ASEAN.
“Kami juga mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta untuk mengganti proses belajar mengajar sekolah yang ada di sekitar venue KTT ASEAN untuk dilakukan secara daring,” katanya.
Polri yang nanti akan menjaga di luar ring 1 juga akan berkoordinasi dengan paspampres agar pergerakan tamu VVIP dapat berjalan lancar.
“Kami akan terus berkoordinasi dan memback-up paspampres mulai dari delegasi tiba di Bandara hingga ke tempat akomodasi hingga venue-venue yang akan didatangi para delegasi,” katanya.
Ia pun meminta masyarakat untuk memaklumi jika nanti saat melintas akan terjadi penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas. “Kami minta maaf dan meminta masyarakat memaklumi jika nanti saat beraktivitas terkena penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas saat rombongan delegasi melintas. Kami harap masyarakat juga mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN agar berjalan lancar,” katanya.
Operasi Zebra Candi Dimulai 4 hingga 17 September 2023, Polres Wonosobo Laksanakan Gelar Pasukan
Polres Wonosobo – Sejumlah anggota Polres Wonosobo mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka operasi Zebra Candi 2023 yang dilaksanakan di halaman Polres Wonosobo. Apel yang dilaksanakan pada hari Senin, 4 September 2023 tersebut diikuti kurang lebih 145 peserta yang terdiri dari berbagai instansi samping seperti Dishub, Satpol PP maupun Kodim 0707/Wonosobo.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya dalam rangka Operasi Zebra Candi tahun 2023, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Dalam arahan saat pelaksanaan apel Wakapolres Wonosobo Komisaris Polisi Andi Setiyo Wibowo, S. Si, S.I.K.,M.I.K menyampaikan bahwa dalam operasi kepolisian yang digelar selama 14 hari ini mengedepankan giat edukatif dan persuasif secara humanis didukung penegakan hukum lantas secara elektronik (statis & mobile) dan teguran simpatik dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Dalam Operasi kali ini penindakan dilakukan secara mobile maupun hunting dengan 80% dilakukan secara ETLE/ tilang elektronik.” Ungkapnya
Selain itu Operasi Zebra Candi 2023 yang dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai 17 September 2023 ini sebagai pendukung untuk menciptakan kamseltibcarlantas menjelang penggelaran operasi Mantap Brata 2023-2024 sehingga pelaksanaan pemilu 2024 dapat berjalan dengan kondusif.
Lebih lanjut Wakapolres menekankan bahwa tujuan operasi adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas serta pelanggaran lalu lintas.
Diharapkan kepada seluruh stakeholder mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi baik secara taktis, teknis maupun strategis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi bisa diminimalisir sehingga tercipta kamseltibcarlantas yang baik.
