Pastikan Pelayanan Optimal, Kapolres Wonosobo Laksanakan Kunker ke Polsek Kepil

Wonosobo — Kapolres Wonosobo bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo dan Bhayangkari Cabang Wonosobo melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Kepil, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan guna memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal di tingkat kewilayahan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolres Wonosobo melakukan pengecekan terhadap sarana prasarana, kesiapsiagaan personel, serta memberikan arahan kepada anggota Polsek Kepil agar senantiasa meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Sementara itu, Bhayangkari Cabang Wonosobo turut melaksanakan kegiatan pendampingan dan silaturahmi sebagai bentuk dukungan moril kepada keluarga besar Polsek Kepil. Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik serta semangat kerja personel dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Kapolres Wonosobo Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Saat Kunker ke Polsek

Wonosobo — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama pejabat utama Polres Wonosobo melaksanakan kunjungan kerja  ke Polsek Wonosobo, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan internal sekaligus evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat polsek.

Dalam kunjungan itu, Kapolres disambut Kapolsek Wonosobo beserta jajaran personel. Kapolres meninjau langsung kondisi mako, sarana dan prasarana, serta kesiapan anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi seluruh personel Polsek Wonosobo yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta dukungan seluruh personel Polsek Wonosobo. Berkat kerja sama dan soliditas yang terjaga, situasi kamtibmas dapat berlangsung aman dan kondusif,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Menurut Kapolres, kunjungan kerja tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih efektif melalui tatap muka langsung dengan personel di tingkat polsek.

“Dengan kunjungan kerja ini, kami bisa bertatap muka secara langsung dengan rekan-rekan di Polsek, mendengar masukan, sekaligus memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal,” katanya.

Kapolres menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, serta meningkatkan pelayanan humanis kepada masyarakat. Ia berharap Polsek Wonosobo terus memperkuat sinergi dan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Personel Polres Wonosobo Asah Kemampuan Komunikasi Lewat Forum Belajar Bersama

Wonosobo — Personel Polres Wonosobo mengikuti kegiatan Forum Belajar Bersama pada Rabu (28/1) yang mengangkat tema public speaking dan public service sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Iqbal dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Bapak Sumali, penggiat jurnalistik. Forum ini menjadi ruang pembelajaran bagi personel kepolisian untuk memperkuat kemampuan komunikasi, baik dalam pelayanan publik maupun saat berbicara di depan umum.

Dalam materinya, Iqbal menekankan pentingnya pola komunikasi anggota Polri sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik harus dibangun dengan pendekatan humanis, jelas, dan berorientasi pada kebutuhan publik.

“Cara berbicara polisi kepada masyarakat sangat menentukan tingkat kepercayaan publik. Bahasa yang digunakan harus mudah dipahami dan mencerminkan sikap melayani,” kata Iqbal.

Sementara itu, Sumali menyampaikan materi public speaking, meliputi teknik berbicara yang efektif, penguasaan materi, serta kepercayaan diri saat berhadapan dengan audiens maupun media.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo berharap para personel semakin siap memberikan pelayanan publik yang profesional serta mampu menyampaikan informasi secara tepat, terbuka, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Melalui Sobo Wargo, Polres Wonosobo Sosialisasikan Call Center 110 dan Dengarkan Aspirasi Warga

Polres Wonosobo menggelar kegiatan Sobo Wargo bersama masyarakat di Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa (27/1/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 WIB hingga 22.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres, PJU Polres Wonosobo, Camat Wadaslintang, Danramil Wadaslintang, Kapolsek Wadaslintang, Lurah Wadaslintang, personel Satbinmas, Polsek Wadaslintang, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk saling berkomunikasi dan segera memberikan informasi apabila terjadi bencana alam di wilayah Wadaslintang. Ia menegaskan Polres Wonosobo siap siaga dengan Tim Siaga Bhayangkara yang akan segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan cepat kepada warga terdampak.

Selain itu, Kapolres Wonosobo juga mensosialisasikan Call Center Polri 110 yang dapat dihubungi masyarakat selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian, baik terkait gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya.

Pada sesi dialog, salah satu perwakilan masyarakat, Boni Suyatno, menyampaikan keluhan terkait masih maraknya penggunaan knalpot tidak standar (knalpot brong) yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Ia berharap penertiban tidak hanya bersifat represif, tetapi juga menyasar sekolah-sekolah melalui pendidikan hukum dan pendekatan persuasif.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa pihaknya akan mengagendakan kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah melalui fungsi Lantas, Binmas, dan Polsek setempat terkait larangan penggunaan knalpot tidak standar. Edukasi juga akan diberikan kepada orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum cukup umur.

“Permasalahan ini perlu ditangani bersama melalui kerja sama Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat dengan pendekatan persuasif tanpa kekerasan, serta imbauan yang rasional dan bermanfaat,” ujar Kapolres.

Melalui kegiatan Sobo Wargo ini, Polres Wonosobo berharap terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Wadaslintang.

Panen Jagung di Pesodongan, Polsek Kaliwiro Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

Wonosobo – Panen jagung dilaksanakan di lahan baku sawah (LBS) Dusun Gintung, Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, pada Rabu (14/1/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Desa Pesodongan.

Panen jagung dilakukan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Mitra Tani dengan luas sekitar 2.000 meter persegi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kaliwiro AKP Susiyono, S.H., Kanit Binmas Aiptu Samudi, Kanit Intel Aiptu Jarwo, dua personel Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kaliwiro, serta Ketua Poktan Mitra Tani, Ali Sugiyanto.

Pelaksanaan panen dilakukan secara bersama-sama antara pihak Polsek Kaliwiro, PPL Kecamatan Kaliwiro, dan anggota Poktan Mitra Tani sebagai bentuk sinergi dalam mendukung ketahanan pangan desa. Kehadiran aparat kepolisian juga menjadi wujud dukungan terhadap sektor pertanian masyarakat.

Hasil panen jagung tersebut rencananya akan dijual kepada pengepul di Desa Pesodongan. Selanjutnya, lahan baku sawah yang telah dipanen akan ditanami kembali menggunakan benih yang diperoleh dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo, sehingga produktivitas lahan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Kegiatan panen ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kaliwiro.

Polsek Leksono Bersinergi dengan Stakeholder Laksanakan Penanaman Jagung di Desa Lipursari

Wonosobo – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, kegiatan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di lahan bengkok Dusun Lipursari III, Desa Lipursari, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini dilakukan di lahan seluas 2.500 meter persegi (0,25 hektare) dengan menggunakan benih jagung hibrida F1 Bisi 2 sebanyak 30 kilogram. Benih tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pertanian yang disalurkan kepada Kelompok Tani (Poktan) Dadah Makmur Desa Lipursari.

Penanaman jagung ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Polsek Leksono, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Pemerintah Desa Lipursari, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pertanian dan pemberdayaan petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Koordinator PPL Kecamatan Leksono Ibu Susi Linawati, S.P., PPL Desa Lipursari Bapak Sutarno, Bhabinkamtibmas Desa Lipursari Aiptu Parito, Kanit Propam Polsek Leksono Aiptu Fajar S., Kanit Binmas Polsek Leksono Aipda Muhyidin, S.Pd.I, Bhabinkamtibmas Aipda Yuda Timor S., S.H., Kasi Trantib Desa Lipursari Bapak Sukiswo, serta Kepala Dusun Dampit Bapak Ngarofah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan produksi jagung di Desa Lipursari dapat meningkat serta mampu mendorong kesejahteraan petani. Selain itu, kehadiran aparat kepolisian juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus mempererat kemitraan antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kegiatan penanaman jagung berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat gotong royong.

Dukung Kegiatan Keagamaan, Kapolsek Mojotengah Hadiri Haflah Khotmil Quran di Mudal

Wonosobo — Kapolsek Mojotengah, IPTU Sudigdo, menghadiri kegiatan Haflah Khotmil Quran ke-4 Pondok Pesantren Mahad Ahlul Quran yang dirangkaikan dengan pengajian umum bersama DR. K.H. Muchotob Hamzah, M.M, Senin (26/1).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Manggisan Permai, Kelurahan Mudal, Kecamatan Mojotengah, dan dihadiri oleh santri, pengurus pondok pesantren, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

IPTU Sudigdo mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral dan persatuan masyarakat.

“Kegiatan seperti Haflah Khotmil Quran ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, santri, dan masyarakat. Polri tentu mendukung penuh kegiatan positif yang membawa kesejukan dan kedamaian,” ujar IPTU Sudigdo.

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas agar setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat kepolisian bersama panitia melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga selesai.

Haflah Khotmil Quran ke-4 ini menjadi momentum penting bagi Pondok Pesantren Mahad Ahlul Quran dalam meneguhkan nilai-nilai keagamaan serta memperkuat kebersamaan antara pesantren dan masyarakat.

Polres Wonosobo Anugerahkan Satyalancana Pengabdian kepada 53 Personel

Wonosobo,— Polres Wonosobo menggelar upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian pada Senin (26/01). Upacara berlangsung di halaman Polres Wonosobo dan diikuti oleh jajaran pejabat serta personel Polri.

Sebanyak 53 personel Polres Wonosobo menerima tanda kehormatan tersebut dengan rincian, 3 personel menerima Satyalancana Pengabdian 32 tahun, 6 personel menerima Satyalancana Pengabdian 24 tahun, 18 personel menerima Satyalancana Pengabdian 16 tahun, serta 26 personel menerima Satyalancana Pengabdian 8 tahun.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, dalam amanatnya menegaskan bahwa penganugerahan Satyalancana Pengabdian bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan, serta kedisiplinan dalam melaksanakan tugas kepolisian secara terus-menerus.

“Satyalancana yang dianugerahkan ini merupakan simbol kehormatan sekaligus amanah. Di balik tanda kehormatan tersebut terdapat pengabdian panjang, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran demi tugas serta tanggung jawab sebagai insan Bhayangkara,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh penerima tanda kehormatan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi personel dalam menjalankan tugas, sekaligus diharapkan mampu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Menutup amanatnya, Kapolres mengimbau agar momen penganugerahan ini dijadikan sebagai bahan refleksi bersama. Ia menekankan bahwa setiap tugas yang dilaksanakan, sekecil apa pun, apabila dilakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, akan memiliki nilai dan makna bagi negara, institusi, serta masyarakat.

Polsek Kaliwiro Laksanakan Pengamanan Pengajian Isra Mi’raj di Masjid Miftakhul Iman

WONOSOBO — Polsek Kaliwiro, Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan kegiatan pengajian umum dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Miftakhul Iman, Dusun Wonoroto, Desa Tracap, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan keagamaan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari wilayah Kecamatan Kaliwiro dan sekitarnya. Pengajian menghadirkan penceramah K.H. Usman Ridho dari Kabupaten Temanggung.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Kaliwiro AKP Susiyono, S.H., Camat Kaliwiro Hermawan Animoro, S.STP., M.M., perwakilan Danramil Kaliwiro, Kepala KUA Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang, anggota DPRD Kabupaten Wonosobo, serta Kepala Desa Tracap.

Dalam rangka memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, personel Polsek Kaliwiro bersinergi dengan Linmas Desa Tracap dan Banser Kaliwiro melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi. Pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas di jalan raya, patroli di area parkir, serta pemantauan lingkungan sekitar masjid.

Selain pengamanan, petugas juga melakukan monitoring pasca kegiatan dengan menjalin komunikasi dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat Desa Tracap. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa tahun 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan pengajian umum Isra Mi’raj berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

Longsor di Jalur Kalilembu–Dieng Sempat Ganggu Arus Lalu Lintas, Penanganan Cepat Dilakukan

WONOSOBO — Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya dapuran glonggong dan tanah longsor di Jalan Raya Kalilembu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jumat (23/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di dua titik lokasi. Material longsoran berupa tanah dan batu menutup sebagian badan jalan dengan perkiraan lebar sekitar 25 meter dan tinggi mencapai 10 meter.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah Dieng menuju Kota Wonosobo maupun sebaliknya sempat mengalami gangguan. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas secara bersamaan sehingga diberlakukan sistem buka tutup secara bergantian.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kondisi jalan yang tertutup material longsor mengharuskan dilakukan penanganan cepat guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas.

Petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Kejajar, Tim Penanggulangan Bencana Polres Wonosobo, Tim Bencal Zona Utara, anggota Satlantas, serta personel TNI dari Koramil Kejajar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor dan pengamanan jalur.

Proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat dan satu unit mobil pemadam kebakaran guna mempercepat pembukaan akses jalan yang tertutup material tanah.

Berkat sinergi antarinstansi, material longsoran berhasil dibersihkan dan sekitar pukul 20.00 WIB, jalur Jalan Raya Kalilembu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo telah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat di kedua jalur.

Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.