Pastikan Disiplin Personel, Bidpropam Polda Jateng Lakukan Gaktibplin di Polres Wonosobo

Wonosobo — Tim Bidpropam Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di Polres Wonosobo dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kompol Djunaidi, S.H., bersama sejumlah personel Bidpropam Polda Jateng. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan kedisiplinan anggota Polri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek kedisiplinan personel, di antaranya sikap tampang, kelengkapan penggunaan seragam dinas, kelengkapan surat nyata diri seperti KTP, SIM, dan KTA, serta pengecekan terkait judi online dan tes urin bagi anggota.

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik, meliputi penjagaan Mapolres Wonosobo, penjagaan ruang tahanan, Pos Pengamanan Terpadu Alun-Alun Wonosobo, Pos Pelayanan Terminal Mendolo, serta Polsek Kertek.

Kompol Djunaidi mengatakan, kegiatan Gaktibplin ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel tetap mematuhi aturan serta menjaga disiplin selama menjalankan tugas pengamanan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, sekecil apa pun. Kedisiplinan harus tetap dijaga agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Djunaidi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tim Bidpropam Polda Jateng tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel Polres Wonosobo maupun jajaran. Namun demikian, masih ditemukan beberapa anggota dengan penampilan yang kurang rapi, seperti rambut yang dinilai sudah cukup panjang sehingga diberikan teguran dan diingatkan untuk segera menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Polres Wonosobo Salurkan Zakat Fitrah Personel, 1.525 Kg Beras Dibagikan kepada Mustahik

WONOSOBO — Polres Wonosobo melaksanakan pembayaran kewajiban zakat fitrah bagi anggota yang beragama Islam pada Senin (16/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Primkoppol Polres Wonosobo sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Penyerahan zakat fitrah secara simbolis dilakukan oleh Kabag Ren Polres Wonosobo Kompol Suwondo kepada Kyai Kamaludin imam utama Masjid Al Mujahidin Polres Wonosobo yang disaksikan oleh PJU dan seluruh anggota.

Sedangkan, Kabag SDM Polres Wonosobo Kompol Eko Nuryawan Ramdani selaku panitia kegiatan menyampaikan dalam kegiatan tersebut, zakat fitrah dihimpun dari 563 personel Polres Wonosobo dengan total dana sebesar Rp22.801.500. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk beras sebanyak 1.525 kilogram yang dikemas masing-masing 5 kilogram untuk selanjutnya disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima.

“Sebanyak 400 kilogram beras kami salurkan kepada delapan lembaga dan yayasan, di antaranya Yayasan Umi Kulsum di Kecamatan Kalikajar, Yayasan Hubbullah Rumah Anak Kesayanganku, Panitia Zakat Fitrah Muhammadiyah Ranting Larangan Kulon, Panitia Zakat Fitrah Masjid Baiturrohmah Singkir Jaraksari, Panitia Zakat Fitrah Masjid At Taqwa Dukuh Kemejing, Ikatan Tuna Netra ITMI Wonosobo, Panti Asuhan Darul Aitam Bumirso, serta Panti Asuhan Darul Hadlonah Karangluhur.” ungkapnya

Selain itu, sebanyak 425 kilogram beras disalurkan kepada 85 orang mustahik yang berada di lingkungan sekitar Mapolres Wonosobo, asrama, serta para pekerja seperti office boy.

Sementara itu, sebanyak 700 kilogram beras lainnya disalurkan melalui jajaran Polsek untuk diberikan kepada 10 orang mustahik di lingkungan sekitar Mapolsek di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Kabag SDM Polres Wonosobo juga mengungkapkan, penyaluran zakat fitrah tersebut merupakan wujud kepedulian personel Polres Wonosobo kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Zakat fitrah yang dihimpun dari personel Polres Wonosobo ini kami salurkan kepada para mustahik, baik melalui lembaga, masyarakat di sekitar Mapolres maupun melalui Polsek jajaran. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Wonosobo berharap zakat fitrah yang disalurkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Pastikan Kesiapan Personel, Kapolres Wonosobo Patroli Cek Pos Pengamanan Lebaran

WONOSOBO — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan didampingi para pejabat utama Polres Wonosobo melaksanakan patroli pengecekan jalur serta pos pengamanan maupun pos pelayanan Operasi Ketupat Candi 2026, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan menjelang arus mudik dan libur Lebaran. Dalam pelaksanaannya, patroli dibagi menjadi dua tim.

Tim pertama dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan. Tim ini melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Telaga Menjer, Pos Pengamanan Sawangan, Pos Pelayanan Terminal Mendolo, serta Pos Terpadu Alun-alun Wonosobo.

Sementara itu, tim kedua dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas. Tim tersebut melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Dieng, Pos Pengamanan Gardu Pandang, serta Pos Pengamanan Kertek.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan arahan kepada personel yang bertugas di pos pengamanan maupun pos pelayanan agar selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan yang melintas di wilayah Wonosobo.

Selain melakukan pengecekan, Kapolres dan tim juga mensosialisasikan layanan SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) kepada personel di pos. Anggota yang bertugas diminta turut menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Melalui layanan berbasis WhatsApp ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai informasi lalu lintas, mulai dari kondisi jalan, rekayasa lalu lintas, hingga pelayanan kepolisian lainnya secara cepat dan praktis melalui telepon seluler.

Inovasi yang dihadirkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah itu diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi secara real time sekaligus menjadi bagian dari upaya Polantas menghadirkan pelayanan yang lebih modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Polres Wonosobo Resmikan Dua Jembatan Merah Putih Presisi

Wonosobo — Polres Wonosobo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek, Jumat, 13 Maret 2026. Peresmian yang berlangsung pukul 17.00 hingga 19.00 WIB itu juga menandai beroperasinya jembatan gantung di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf Helmy, S.A.P., M.Han., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo Nurudin Ardiyanto, S.T., M.T., Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., serta sejumlah pejabat Polres Wonosobo dan unsur pemerintah daerah. Hadir pula Camat Kertek Ardian Indra Saputra, S.STP., M.M., Kapolsek Kertek AKP Sutono, S.H., pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Kertek Ardian Indra Saputra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut pembangunan jembatan ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Desa Tlogodalem, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, jembatan lama sebelumnya sempat putus pada Desember 2025. Namun dalam waktu relatif singkat pembangunan kembali dapat diselesaikan dan diresmikan pada awal Maret 2026. Bahkan, jembatan yang dibangun saat ini memiliki konstruksi yang lebih baik dan lebih lebar dibandingkan jembatan sebelumnya.
“Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat. Tadi para simbah juga menyampaikan ungkapan sederhana, ‘wes biso ngaret’, yang menggambarkan rasa syukur warga karena kini akses sudah bisa dilalui kembali,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap setelah jembatan dibangun, masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut.
“Harapannya masyarakat dapat memanfaatkan jembatan ini dengan baik sekaligus bersama-sama merawatnya, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” kata dia.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Jembatan ini bisa terselesaikan berkat kolaborasi antara Polri dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo serta dukungan masyarakat,” kata Kapolres.
Ia menambahkan, selain berfungsi sebagai penghubung wilayah, jembatan tersebut juga menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pembukaan akses jembatan secara simbolis. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa, kemudian buka puasa bersama di lokasi kegiatan. Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah antara unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Polres Wonosobo Sediakan 2 Ton Beras dan 1.200 Liter Minyak dalam Gerakan Pangan Murah

WONOSOBO — Polres Wonosobo menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak di halaman Mapolres Wonosobo, Jumat(13/3), sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang datang untuk membeli paket bahan pokok yang dijual lebih murah dari harga pasaran.

Dalam kegiatan ini, Polres Wonosobo menyediakan sekitar 2 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng yang dijual kepada masyarakat dengan harga subsidi. Warga terlihat memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako tersebut.

Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas mengatakan, kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Semoga dengan diadakannya pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata David.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena harga beras dan minyak yang dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Polres Wonosobo berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan warga.

Polres Wonosobo Dirikan 7 Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Candi 2026

WONOSOBO — Polres Wonosobo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 pada kamis (12/3) sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan Lebaran.

Apel dipimpin oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergi lintas sektor dalam memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik masyarakat.

Bupati Afif Nurhidayat mengatakan, Kabupaten Wonosobo memiliki karakteristik tersendiri saat musim mudik Lebaran karena selain menjadi jalur penghubung antar daerah di Jawa Tengah, Wonosobo juga menjadi tujuan wisata, khususnya kawasan Dieng, yang setiap libur Lebaran mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Kabar Bantilan mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan personel untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Wonosobo.

“Kami menerjunkan sebanyak 394 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan. Selain itu, kami juga mendirikan lima pos pengamanan, satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu untuk memberikan pelayanan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran,” ujar Kasim.

Ia menambahkan, seluruh personel akan difokuskan pada pengamanan jalur mudik, kawasan wisata, serta pusat keramaian guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama libur Lebaran.

Ramadan Penuh Berkah, Polres Wonosobo Berbagi Takjil kepada Pengendara

Wonosobo — Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, jajaran Polres Wonosobo menggelar kegiatan pembagian puluhan paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) di Jalan Taman Makam Pahlawan, Wonosobo.

Aksi sosial ini menyasar pengendara roda dua, roda empat, hingga masyarakat yang melintas di sekitar lokasi menjelang waktu berbuka puasa. Personel Polres Wonosobo turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Wonosobo kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Momentum bulan suci Ramadan ini kami manfaatkan untuk berbagi kepada masyarakat. Semoga takjil yang kami bagikan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan selama bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Selain membantu para pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka, kegiatan ini juga menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan di tengah aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial selama bulan Ramadan sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat

Tarawih Keliling dan Bakti Sosial Kapolres Bersama Forkopimda Wonosobo di Masjid As Saadah

Wonosobo – Kapolres Wonosobo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang dirangkaikan dengan bakti sosial di Masjid As Saadah, RT 09 RW 04, Dusun Pliyangan, Desa Sumberwulan, Kecamatan Selomerto, pada Rabu (11/03/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Wonosobo beserta jajaran, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid As Saadah.

Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan Masjid As Saadah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Perwakilan tokoh masyarakat Desa Sumberwulan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Tarawih Keliling dan bakti sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk perhatian dan kedekatan antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat.

Kegiatan Tarawih Keliling dan bakti sosial berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan antara aparat pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat suasana kebersamaan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Selama Ramadhan, Satresnarkoba Polres Wonosobo Berhasil Bongkar Tiga Kasus Narkobae

Wonosobo — Satresnarkoba Polres Wonosobo berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika dalam pelaksanaan Operasi Pekat Candi 2026. Operasi ini digelar sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat yang kerap meningkat menjelang dan selama bulan suci Ramadan, saat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai lebih rawan.

Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba Polres Wonosobo berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kasatresnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso menyampaikan, dari tiga kasus yang berhasil diungkap tersebut petugas mengamankan barang bukti sabu dengan total berat bruto 6,99 gram. Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Wonosobo dalam menekan peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Pengungkapan kasus tersebut terjadi di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Wonosobo. Kasus pertama terjadi di wilayah Kecamatan Leksono, di mana petugas mengamankan seorang pria berinisial BSR (44) dan menemukan satu paket sabu dengan berat bruto 1,31 gram yang sempat dibuang di sekitar lokasi kejadian. Kasus kedua diungkap di Kecamatan Selomerto, dengan mengamankan seorang pria berinisial PR (43) beserta satu paket sabu seberat 1,38 gram yang disimpan di saku celana. Sementara itu, kasus ketiga terjadi di wilayah Kecamatan Sapuran, petugas menangkap seorang pria berinisial K (35) dan menemukan tiga paket sabu dengan total berat bruto 4,3 gram yang dimasukkan kedalam bungkus rokok dan disimpan dalam sebuah kardus.

AKP Teguh Sukosso menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Wonosobo dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

“Polres Wonosobo akan terus melakukan upaya penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dari narkoba,” ujarnya.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Trimulyo Wadaslintang, Perkuat Kolaborasi Bangun Desa

Wonosobo — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 resmi ditutup dalam sebuah upacara yang digelar di Lapangan Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan penutupan tersebut dihadiri oleh Bupati Wonosobo, Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program TMMD.

Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selama pelaksanaan program, berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik telah dilakukan untuk meningkatkan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Desa Trimulyo dan sekitarnya.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.

“Program TMMD ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah pedesaan. Kami berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan kemajuan daerah,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Wonosobo akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polri, khususnya Polres Wonosobo, siap mendukung setiap program pembangunan daerah. Melalui kolaborasi yang baik antara seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat, kami optimistis upaya percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Dengan ditutupnya TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, diharapkan berbagai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan dan konektivitas wilayah di Kabupaten Wonosobo