Polres Wonosobo Gelar Zoom Rakorlinsek, Matangkan Kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026

WONOSOBO — Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonosobo mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakorlinsek) Bidang Operasional tingkat menteri dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting tersebut berlangsung di Polres Wonosobo, tepatnya di Aula Endra Dharma Laksana.

Rakorlinsek ini dipimpin dari tingkat pusat dan diikuti secara serentak oleh jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Di Kabupaten Wonosobo, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wonosobo, , Kapolres Wonosobo, Komandan Kodim 0707/Wonosobo, serta segenap unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo.

Kapolres Wonosobo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana pendukung pengamanan Hari Raya Idulfitri.

“Melalui Rakorlinsek ini, kita menyamakan persepsi serta memperkuat sinergitas antarinstansi guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik maupun balik Lebaran 2026,” ujarnya.

Operasi Ketupat Candi merupakan operasi kemanusiaan terpusat yang setiap tahun digelar untuk mengamankan momentum Idulfitri, termasuk pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, pusat keramaian, serta destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.

Bupati Wonosobo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh pelaksanaan operasi tersebut, khususnya dalam aspek kesiapan infrastruktur, layanan kesehatan, serta pengendalian arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo menyatakan kesiapan TNI dalam mendukung pengamanan terpadu bersama Polri dan instansi terkait lainnya, termasuk penempatan personel di pos-pos pengamanan dan pelayanan.

Melalui Rakorlinsek ini, diharapkan seluruh unsur terkait di Kabupaten Wonosobo dapat bergerak secara terkoordinasi dan terintegrasi, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan optimal serta masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Satlantas Polres Wonosobo Intensifkan Patroli Ngabuburit di Titik Keramaian

WONOSOBO — Satlantas Polres Wonosobo rutin melaksanakan patroli ngabuburit selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas warga menjelang waktu berbuka puasa.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan pujasera dan pusat penjualan takjil di depan Masjid Al Mansyur, serta ruas Jalan Veteran dan Jalan A. Yani, Wonosobo. Ketiga titik tersebut kerap mengalami peningkatan volume kendaraan pada sore hari.

Petugas terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap mematuhi peraturan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Kasatlantas Polres Wonosobo mengatakan, patroli ngabuburit merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan. Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga mengantisipasi pelanggaran seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan aksi kebut-kebutan.

Menurut dia, pendekatan yang dilakukan bersifat humanis dan persuasif. “Kami mengedepankan upaya pencegahan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sejumlah warga mengapresiasi kehadiran petugas di lokasi keramaian. Mereka menilai pengaturan lalu lintas yang dilakukan membantu memperlancar aktivitas jual beli takjil sekaligus memberikan rasa aman bagi pengunjung.

Polres Wonosobo memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala selama bulan Ramadhan guna menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut

Jaga Kondusivitas Ramadhan, Polres Wonosobo Intensifkan Patroli Skala Besar

WONOSOBO – Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama bulan Ramadhan, Jumat (2702/2026) malam. Patroli dimulai pukul 22.30 WIB dengan rute Kota Wonosobo, Kertek, hingga perbatasan Reco.

Kegiatan tersebut melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi. Petugas menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk jalur utama, pusat aktivitas warga, serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul pada malam hari.

Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi balap liar, penggunaan petasan, peredaran minuman keras, maupun potensi gangguan lainnya yang cenderung meningkat selama Ramadhan.

“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Selain patroli mobile, petugas juga melakukan pemantauan dan memberikan imbauan secara langsung kepada warga yang ditemui di lapangan. Pendekatan persuasif dikedepankan, namun penindakan tetap dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polres Wonosobo terpantau aman dan terkendali. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta menghormati suasana Ramadhan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan umum.

 

Tatap Muka dengan Warga Kertek, Polres Wonosobo Prioritaskan Pencegahan dan Pelayanan Profesional

Wonosobo — Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Polres Sobo Wargo di Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Wonosobo, Wakapolres, para Pejabat Utama Polres Wonosobo, Kapolsek Kertek, Kepala Desa Sudungdewo Mulison, Ketua BPD Desa Sudungdewo, personel Satbinmas, personel Polsek Kertek, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sekitar 50 warga setempat.

Dalam pemaparannya, Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, menyampaikan bahwa sejak 17 Februari dan beberapa hari ke depan, jajaran kepolisian menggelar Operasi Pekat Candi 2026 dengan fokus pada penanggulangan penyakit masyarakat, termasuk maraknya penyalahgunaan bahan peledak (handak) jenis low explosive di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Kepolisian menegaskan prinsip pencegahan lebih diutamakan daripada penindakan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif. Terutama untuk para orang tua, diimbau mengawasi aktivitas anak, termasuk penggunaan ponsel, memperhatikan barang-barang di kamar anak, serta memberikan edukasi tentang bahaya dan konsekuensi hukum petasan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian SDM Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, juga mensosialisasikan Penerimaan Terpadu Polri melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Rekrutmen ditegaskan menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta tidak dipungut biaya.

Kelulusan sepenuhnya ditentukan kemampuan peserta. Masyarakat diminta tidak percaya pada praktik percaloan atau tawaran kelulusan berbayar dan segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sambung rasa atau tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sejumlah warga menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait situasi kamtibmas, pengawasan peredaran petasan, hingga mekanisme pendaftaran anggota Polri.

Menutup kegiatan tersebut, Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan bahwa pihaknya terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan tatap muka seperti ini merupakan langkah nyata Polres Wonosobo untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, kritik, dan masukan secara terbuka.

Terkait isu-isu yang viral di media sosial, ia memastikan jajaran tidak tinggal diam, melainkan proaktif menjemput bola dengan mendatangi pelapor atau korban guna memastikan apakah perkara akan dilanjutkan atau tidak serta menjamin penanganannya sesuai prosedur hukum.

“Semua proses kami laksanakan secara terbuka dan profesional. Besar harapan kami, dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang kuat, Polri ke depan semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kapolres.

Kapolres Wonosobo Pimpin Apel Siaga, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Ramadhan

WONOSOBO– Polres Wonosobo menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jumat(27/2).

Apel dipimpin Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan, dan diikuti Tim Siaga Bencana Polres, Dishub, Satpol PP, BPBD, serta gabungan Banser, Kokam, dan AMRI.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan Ramadhan dan Idul Fitri merupakan momentum yang identik dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat, mulai dari ibadah tarawih dan tadarus hingga arus mudik dan balik Lebaran.

“Di satu sisi ini bulan penuh berkah, tetapi di sisi lain peningkatan aktivitas masyarakat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak kita kelola dengan baik,” ujar AKBP M. Kasim Akbar.

Ia menyebutkan sejumlah potensi kerawanan, seperti pencurian rumah kosong saat mudik, copet di pusat keramaian, curanmor, peredaran minuman keras, perang sarung, balap liar, penggunaan petasan berbahaya, hingga kepadatan arus lalu lintas dan potensi gangguan saat pelaksanaan ibadah.

Kapolres menegaskan apel tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan aparat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kita harus hadir, siap bertindak, dan siap memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia meminta personel meningkatkan patroli pada jam rawan seperti menjelang sahur dan setelah tarawih, mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum. Pengamanan arus mudik dan balik juga diminta dipersiapkan secara maksimal dengan memahami titik rawan kemacetan dan pola rekayasa lalu lintas.

“Kehadiran kita harus menjadi simbol ketenangan, bukan ketakutan. Masyarakat tidak hanya menilai dari seberapa cepat kita bertindak, tetapi juga dari bagaimana cara kita bertindak,” tutupnya

Polres Wonosobo dan Insan Pers Berbagi di Ramadan, Ratusan Takjil dan Sembako Dibagikan

Wonosobo — Di tengah suasana Ramadan, Polres Wonosobo mempererat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama yang dikemas dengan aksi sosial pembagian bantuan sembako dan takjil, Rabu sore, 25 Februari 2026, di Kedai Jakarta, Wonosobo.

Sejak pukul 15.30 WIB, jajaran pejabat utama Polres Wonosobo bersama pengurus Bhayangkari turun langsung ke lapangan membagikan paket takjil dan sembako kepada masyarakat. Aksi sosial tersebut digelar di tiga titik, yakni di depan Mapolres Wonosobo, Jalan Angkatan 45 depan Samsat Wonosobo (kawasan Alun-alun Wonosobo), serta Pasar Induk Wonosobo. Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan, pedagang kecil, buruh angkut, juru parkir, serta masyarakat kurang mampu yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Usai kegiatan tersebut, acara berlanjut dengan buka puasa bersama insan pers di Kedai Jakarta. Hadir Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, Wakapolres Kompol Agustinus David Putraningtyas, jajaran pejabat utama, pengurus Bhayangkari, Ketua Komunitas Jurnalistik Wonosobo (KJW) Agus Supriyadi, Ketua PWI Wonosobo Muharno Harka, serta 34 wartawan dari berbagai media cetak, online, radio, dan televisi.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan pembagian sembako dan takjil tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali ini. Menurut dia, kegiatan sosial itu akan terus berlanjut dan digelar secara berkelanjutan hingga ke seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek.

“Kegiatan ini kami mulai dari Polres Wonosobo, dan selanjutnya akan kami laksanakan di seluruh jajaran hingga ke Polsek. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah warga,” ujar Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media. Pers dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Pers adalah mitra strategis Polri,” katanya.

Ketua KJW Agus Supriyadi menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kebersamaan antara Polres Wonosobo dan insan pers merupakan fondasi penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.
Usai penyerahan bantuan sosial secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil di depan Kedai Jakarta oleh jajaran pejabat utama Polres Wonosobo, Bhayangkari, serta insan pers kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Apel dan Asesmen Digelar, Polres Wonosobo Evaluasi Kesiapan Pengamanan Wilayah

WONOSOBO  — Polres Wonosobo menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan sekaligus asesmen pada Kamis (26/2/2026) di halaman Mapolres Wonosobo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukumnya.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan. Seluruh personel, baik dari tingkat polres maupun polsek jajaran, turut hadir, khususnya anggota yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprin) Power on Hand Dalmas.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa apel dan asesmen tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari sistem pengamanan yang terukur dan berkelanjutan.

“Apel dan asesmen yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bagian dari upaya kita memastikan bahwa setiap personel, setiap perlengkapan, dan setiap fungsi pendukung benar-benar siap digerakkan kapan pun dibutuhkan demi menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Wonosobo,” tegasnya.

Ia menjelaskan, asesmen yang dilakukan bertujuan mengukur secara nyata tingkat kesiapan personel maupun sarana prasarana pendukung. Menurutnya, tidak boleh ada celah dalam kesiapan operasional.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada personel yang ragu menjalankan tugasnya, tidak ada perlengkapan yang tidak layak pakai, dan tidak ada prosedur yang diabaikan,” lanjutnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Penegakan hukum, kata dia, harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta menjaga nama baik institusi.

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pendekatan humanis, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta menjaga nama baik institusi. Hindari tindakan yang berlebihan, jaga emosi, dan laksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui apel kesiapan dan asesmen tersebut, Kapolres berharap seluruh personel semakin solid, percaya diri, dan profesional dalam menjalankan tugas. Momentum ini juga diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan kesiapsiagaan yang terukur dan komitmen profesionalisme, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, khususnya dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang terus berkembang

Polisi dan Warga Renovasi Jembatan Gantung Penghubung Slukatan–Dero Dhuwur

Polres Wonosobo melaksanakan renovasi jembatan gantung penghubung Desa Slukatan dan Desa Dero Dhuwur, Kabupaten Wonosobo, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan melibatkan personel kepolisian bersama unsur terkait serta masyarakat setempat.

Renovasi dilakukan pada jembatan gantung yang menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Kecamatan Mojotengah. Infrastruktur tersebut selama ini digunakan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas ekonomi dan sosial.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan lantai, pagar, serta rangka besi jembatan. Proses pembersihan dilakukan secara manual menggunakan sapu, sikat kawat, dan alat semprot air untuk menghilangkan kotoran serta karat yang berpotensi merusak struktur. Setelah itu, dilakukan pengecatan ulang pada rangka besi, pagar pengaman, dan tiang penyangga menggunakan cat antikarat guna mencegah korosi akibat paparan cuaca dan kelembapan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Wonosobo, Kapolsek Mojotengah AKP Sudigdo, jajaran anggota Polres dan Polsek Mojotengah, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Wonosobo, serta masyarakat Desa Slukatan.

Renovasi ini menjadi bagian dari upaya pemeliharaan fasilitas umum agar tetap aman dan layak digunakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan kondusif dan terkendali.

Sipropam dan Sidokkes Polres Wonosobo Lakukan Tes Urine dan Pemeriksaan HP

Wonosobo, 24 Februari 2026 — Sipropam bersama Sidokkes Polres Wonosobo menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) yang dirangkaikan dengan tes urine terhadap personel, Selasa (24/2/2026). Kegiatan dilaksanakan di halaman Mapolres dan Kantor Sidokkes Polres Wonosobo.

Dalam kegiatan tersebut, Gaktiblin secara khusus menyasar pengecekan telepon genggam (HP) personel. Pemeriksaan dilakukan secara acak guna memastikan tidak ada anggota yang mengakses, menyimpan, maupun terlibat dalam aktivitas perjudian online serta konten yang melanggar aturan disiplin dan kode etik kepolisian.

Pengecekan dilakukan langsung oleh tim Propam dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan pengawasan yang terukur. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan internal di era digital, sekaligus upaya mencegah potensi pelanggaran yang memanfaatkan perangkat elektronik pribadi.

Selain itu, Sidokkes Polres Wonosobo juga melaksanakan tes urine kepada sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi. Pemeriksaan tersebut bertujuan sebagai deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab. Penegakan disiplin internal menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Satsamapta Polres Wonosobo Hadir Saat Sahur, Situasi Terjaga Kondusif

Polres Wonosobo melalui Satuan Samapta melaksanakan kegiatan patroli sahur pada Minggu (22/2/2026) dini hari mulai pukul 02.00 WIB. Patroli menyasar sejumlah kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Wonosobo, yakni Perumahan Asli Permai, Pemukiman Sidojoyo, Perumahan Mendolo, hingga Pemukiman Sari Agung Indah.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan cek dan kontrol di sejumlah titik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada jam rawan dini hari.

Secara umum, hasil patroli menunjukkan situasi dan kondisi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Kasatsamapta, AKP Susiyanto, mengatakan patroli sahur merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli sahur ini rutin kami laksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada waktu dini hari yang rawan. Alhamdulillah, dari hasil pemantauan, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar AKP Susiyanto.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli pada waktu-waktu tertentu guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo.