Wonosobo — Aparat kepolisian bersama TNI, BPBD, dan relawan melakukan pengecekan serta evakuasi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (3/4).
Bencana dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan sungai meluap hingga merendam permukiman warga di sejumlah titik.
Berdasarkan data yang dihimpun, banjir dan longsor terjadi di beberapa lokasi, antara lain Kelurahan Pagerkukuh (tiga titik), Kelurahan Jaraksari (satu titik longsor), Kelurahan Wonosobo Timur (dua titik), serta Desa Jogoyitnan (satu titik longsor).
Di Kelurahan Pagerkukuh, banjir merendam sedikitnya 19 rumah warga yang tersebar di Kampung Semagung, Sidojoyo, dan Kemiri. Sementara di Kampung Sidojoyo tercatat 11 kepala keluarga dengan total 33 jiwa terdampak.
Selain banjir, longsor juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Jaraksari dan Desa Jogoyitnan. Material longsor sempat menutup bahu Jalan Lingkar Selatan di Dusun Tanggung, sehingga mengganggu akses warga.
Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, BPBD, serta relawan bergerak cepat melakukan pendataan korban dan membantu proses evakuasi di lokasi terdampak. Warga setempat juga turut bergotong royong membersihkan material banjir dan longsor.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, hingga kini kerugian material masih dalam proses pendataan.
Hingga malam hari, petugas masih bersiaga di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berawan.
