Di Balik Layanan 110, Suka Duka Petugas Call Center Polres Wonosobo Saat Arus Mudik

WONOSOBO — Di tengah padatnya arus mudik Lebaran, ada sosok-sosok yang tetap siaga di balik layar untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Mereka adalah para operator layanan call center 110 Polres Wonosobo, yang setia menerima setiap laporan, keluhan, hingga permintaan bantuan dari para pemudik.
Salah satunya adalah Briptu Puji Trian. Di ruang kerja yang tak pernah benar-benar sepi, ia bersama rekan-rekannya berjibaku menjawab panggilan dari berbagai penjuru. Mulai dari laporan kecelakaan, kemacetan, hingga permintaan informasi jalur alternatif.
Bagi Puji, ada kepuasan tersendiri saat bisa membantu masyarakat di momen penting seperti mudik Lebaran. “Alhamdulillah, saya merasa senang karena bisa membantu masyarakat pemudik yang membutuhkan bantuan kepolisian. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Namun, di balik rasa bangga itu, terselip pula rasa haru. Tugas yang diemban membuatnya harus merelakan momen berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri.
“Sedih juga, karena di hari raya ini kami tidak bisa berkumpul bersama keluarga seperti masyarakat lainnya. Tapi ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami,” katanya dengan nada lirih.
Meski demikian, semangat pengabdian tetap menjadi prioritas. Para operator call center 110 terus memastikan setiap panggilan ditangani dengan cepat dan tepat, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
Di tengah hiruk pikuk mudik, kisah para petugas ini menjadi pengingat bahwa di balik kenyamanan perjalanan, ada pengorbanan yang tak selalu terlihat. Mereka memilih tetap siaga, agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang bersama keluarga tercinta

Delapan Lokasi Festival Balon Diamankan, Kapolres Wonosobo Tekankan Sinergi Pengamanan

WONOSOBO — Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., memimpin pemantauan jalur wisata Dieng sekaligus pengecekan personel pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, Senin, 23 Maret 2026. Kegiatan dimulai pukul 05.00 WIB dengan menyasar jalur wisata dan pos-pos pengamanan.

Didampingi para kasatgas, Kapolres memastikan seluruh personel telah menempati pos masing-masing. Petugas menjalankan tugas pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat. Arus kendaraan menuju kawasan Dieng terpantau ramai lancar tanpa kemacetan berarti.

Pengamanan juga difokuskan pada pelaksanaan Festival Balon Udara yang digelar serentak di delapan titik di wilayah Wonosobo. Patroli dibagi menjadi beberapa tim untuk menjangkau seluruh lokasi.

Kapolres bersama tim utama menuju Lapangan Karang Luhur, Kecamatan Kertek. Sementara itu, tim lain disebar ke Lapangan Semayu (Selomerto), Komplek Terminal Mendolo, Lapangan Sumber Dalem (Kertek), Tanjung Sari Land (Sapuran), Lapangan Desa Kembaran (Kalikajar), Lapangan Desa Butuh (Kalikajar), serta Lapangan Desa Simbang (Kalikajar).

Seluruh lokasi festival diamankan oleh personel Polres Wonosobo yang didukung pengamanan swakarsa dari panitia dan masyarakat setempat. Di setiap titik, petugas melakukan penjagaan area kegiatan, pengaturan lalu lintas, serta pengawasan parkir.

Di lokasi Karang Luhur, Kapolres menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan panitia dalam menjaga keamanan. Ia mengingatkan anggota untuk tidak hanya fokus pada pengamanan kegiatan utama, tetapi juga area pendukung.

“Selain pengamanan masyarakat dan pengaturan lalu lintas, anggota harus bekerja sama dengan panitia untuk mengamankan lokasi parkir agar tidak terjadi tindak kriminal,” ujarnya.

Hingga kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian Festival Balon Udara di berbagai titik terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya tetap bersiaga guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Respons Cepat Polisi, Pengendara Mogok di Jalur Wonosobo–Dieng Tertangani

WONOSOBO — Personel Polres Wonosobo menunjukkan respons cepat dengan membantu pengendara yang mengalami gangguan kendaraan di jalur Wonosobo–Dieng. Bantuan diberikan kepada pengendara yang kendaraannya mogok maupun terperosok di sejumlah titik rawan, terutama di tanjakan dan tikungan.

Saat sebuah kendaraan mogok di tengah jalur, petugas yang berjaga segera menghampiri dan membantu mendorong kendaraan ke lokasi yang lebih aman. Di saat yang sama, arus lalu lintas tetap diatur agar tidak menimbulkan kemacetan maupun potensi kecelakaan.

Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk sigap membantu masyarakat di lapangan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas, sehingga kehadiran polisi diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian, khususnya saat melintasi jalur Wonosobo–Dieng yang memiliki karakteristik jalan berkelok dan menanjak.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau informasi terkait arus mudik, dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan layanan SIPOLAN Polda Jawa Tengah yang siap memberikan pelayanan secara cepat dan responsif.

Polisi Wonosobo Melaksanakan Pengawasan Festival Balon Udara, Fokus di Sejumlah Lapangan

Wonosobo — Kepolisian Resor Wonosobo mulai melaksanakan patroli pengamanan dalam rangka Festival Mudik Balon Udara pada Minggu (22/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat selama tradisi tahunan tersebut berlangsung.

Patroli dipimpin langsung oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo yang dibagi ke dalam dua regu. Pembagian ini dilakukan untuk menjangkau sejumlah titik lokasi penerbangan balon udara yang tersebar di wilayah kabupaten.

Regu pertama bergerak bersama Kapolres Wonosobo dengan menyasar sejumlah lapangan, yakni Lapangan Lumajang di Kecamatan Watumalang, Lapangan Gemblengan di Kecamatan Garung, serta Lapangan Wonolelo di wilayah Wonosobo.

Sementara itu, regu kedua dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo yang melakukan patroli di Tanjung Sari Land, Kecamatan Sapuran. Selain itu, patroli juga dilakukan di Lapangan Kembaran dan Lapangan Butuh yang berada di Kecamatan Kalikajar.

Pelaksanaan patroli ini difokuskan pada pengawasan kegiatan penerbangan balon udara agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan.

Festival Mudik Balon Udara sendiri merupakan tradisi yang rutin digelar masyarakat Wonosobo saat periode Lebaran, yang kerap menarik perhatian warga maupun wisatawan. Oleh karena itu, pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kegiatan budaya tersebut tetap berlangsung aman dan kondusif.

Sholat Id di Halaman Polres Wonosobo, Warga dan Polisi Berbaur

WONOSOBO — Halaman Markas Kepolisian Resor Wonosobo dipadati warga pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Area yang sehari-hari digunakan untuk apel itu disulap menjadi tempat pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejak sebelum pukul 06.30 WIB, jemaah mulai berdatangan dengan membawa sajadah, memadati halaman Mapolres.

Sholat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung khidmat. Ustaz Kamaludin, imam Masjid Al-Mujahidin Polres Wonosobo, memimpin jalannya salat. Barisan jemaah tampak rapi, terdiri atas warga sekitar, keluarga anggota polisi, serta personel Polres Wonosobo yang berbaur tanpa sekat.

Khotbah Idul Fitri disampaikan Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Wonosobo, Ajun Komisaris Polisi Hasan. Ia menekankan makna Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada kesucian diri setelah menjalani Ramadan serta pentingnya mempererat silaturahmi.

Di bagian akhir khotbah, AKP Hasan mengingatkan jemaah agar berhati-hati saat melakukan perjalanan silaturahmi. Ia mengimbau masyarakat tetap tertib dan sopan dalam berlalu lintas, serta memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama bepergian.

“Keselamatan dalam perjalanan dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar tetap harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Polres Wonosobo menyiapkan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Satuan Lalu Lintas mengatur arus kendaraan di sekitar Mapolres untuk mengantisipasi kepadatan saat kedatangan dan kepulangan jemaah. Adapun personel Satuan Samapta disiagakan di area dalam untuk membantu pengamanan serta penataan parkir.

Petugas di lapangan menyatakan pengamanan dilakukan secara persuasif agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa terganggu arus lalu lintas maupun keamanan kendaraan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau kondusif.

Usai sholat dan khotbah, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal. Imam Masjid dan Khotib berdiri berjajar untuk bersalaman dengan warga. Suasana berlangsung akrab, dengan sejumlah warga memanfaatkan momen tersebut untuk berbincang singkat dengan aparat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Jemaah meninggalkan lokasi secara tertib, dan arus lalu lintas di depan Mapolres Wonosobo kembali normal tidak lama kemudian. Tidak ada laporan gangguan keamanan selama pelaksanaan berlangsung.

Polres Wonosobo Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir 1447 H

WONOSOBO — Personel Polres Wonosobo melaksanakan apel kesiapan pengamanan malam takbir Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana pendukung menjelang pelaksanaan pengamanan.

Apel yang digelar di halaman Mapolres Wonosobo itu diikuti oleh jajaran pejabat utama serta personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan malam takbiran. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta pendekatan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan tugas. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk arak-arakan takbir keliling yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui sistem SiPolan yang dimiliki Polda Jawa Tengah. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus cepat, responsif, dan solutif.

Selain itu, Kapolres mengingatkan bahwa momentum malam takbir juga diiringi dengan mulai meningkatnya kedatangan wisatawan ke wilayah Wonosobo. Oleh karena itu, pengaturan arus lalu lintas khususnya di jalur-jalur wisata harus tetap dioptimalkan guna mencegah kepadatan dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta memastikan malam takbir dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Manfaatkan SiPolan, kita harus hadir secepat mungkin membantu masyarakat yang membutuhkan. Walaupun malam takbir, arus wisata juga mulai meningkat, sehingga pengaturan jalur wisata harus tetap optimal. Jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah bagi kita semua,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Selain itu, pengamanan akan difokuskan pada titik-titik keramaian, jalur lalu lintas, serta lokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Polres Wonosobo juga akan bersinergi dengan instansi terkait guna mendukung kelancaran pelaksanaan pengamanan.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan rasa aman dan nyaman

Jelang Magrib, Kapolres Wonosobo Turun Langsung Pantau Arus Mudik di Simpang Kertek

Wonosobo — Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama jajaran pejabat utama Polres Wonosobo melakukan pemantauan arus lalu lintas di Simpang Empat Kertek, Rabu (18/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang waktu magrib, saat volume kendaraan pemudik mulai meningkat di jalur utama.

Pemantauan dilakukan di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik di wilayah Kabupaten Wonosobo. Pada waktu tersebut, arus kendaraan terpantau lebih padat seiring aktivitas masyarakat yang bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres turut turun langsung membantu anggota mengatur lalu lintas. Simpang Empat Kertek menjadi salah satu titik strategis yang mendapat perhatian khusus karena merupakan jalur perlintasan utama pemudik.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, Kapolres juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan informasi yang telah disediakan oleh Polda Jawa Tengah.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait arus lalu lintas, jalur mudik, maupun lokasi pos pelayanan, dapat memanfaatkan layanan SIPOLAN Polda Jateng,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Kehadiran langsung petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian pengamanan arus mudik berjalan optimal.

Polres Wonosobo juga menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan serta pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di jalur mudik. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kepadatan arus maupun gangguan kamtibmas, sehingga perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.

Di Tengah Operasi Ketupat 2026, Polisi Wonosobo Gelar Doa Bersama Anak Yatim

Wonosobo — Di tengah pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Wonosobo menggelar doa bersama dengan anak-anak yatim piatu di Aula Endra Dharma Laksana, Selasa (17/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar batin agar seluruh rangkaian operasi pengamanan Idulfitri berjalan aman dan lancar.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan hadir bersama Wakapolres Kompol Agustinus David P dan jajaran pejabat utama. Turut serta para perwira, bintara, serta anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al Manam Kebrengan.

Acara dimulai pukul 16.00 WIB dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa pelaksanaan operasi tidak hanya bertumpu pada kesiapan personel dan sarana prasarana, tetapi juga doa sebagai penguat.

“Di tengah pelaksanaan operasi ini, kita memohon kepada Allah SWT agar seluruh personel diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Tausiah yang disampaikan Ustad Taufiqurrahman mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat keimanan dan kepedulian sosial, terutama di bulan Ramadan. Doa bersama kemudian dipanjatkan untuk keselamatan anggota di lapangan serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim piatu. Di tengah dinamika operasi yang sedang berlangsung, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian juga dibarengi dengan kepedulian dan harapan yang dipanjatkan bersama.

Kapolres Wonosobo Sambangi Pos Ketupat Candi, Beri Motivasi dan Bingkisan untuk Petugas

WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Wonosobo Ny. Fira Akbar Bantilan dan para pejabat utama Polres Wonosobo melakukan kunjungan ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayana Operasi Ketupat Candi, pada Selasa (17/3).

Kunjungan tersebut dilaksanakan di beberapa titik, yakni Pos Pengamanan Kertek, Pos Pelayanan Terminal Mendolo, Pos Terpadu Alun-alun Wonosobo, serta Pos Pengamanan Telaga Menjer. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memberikan dukungan moril kepada anggota yang tengah menjalankan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam setiap kunjungannya, Kapolres beserta rombongan memberikan motivasi secara langsung kepada para petugas gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, bingkisan juga diserahkan sebagai bentuk perhatian kepada anggota yang bertugas di lapangan.

AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan tetap siaga selama pelaksanaan operasi berlangsung.

“Kami berharap seluruh personel tetap semangat, menjaga kesehatan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga situasi kamtibmas selama arus mudik dan balik tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo untuk memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi berjalan optimal serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

Polres Wonosobo Fasilitasi Pemudik Gratis dengan Layanan Antar hingga Rumah

Polres Wonosobo Siapkan Layanan Hospitality untuk Pemudik, Sediakan Mobil Backbone Antar ke Domisili
Polres Wonosobo memberikan pelayanan lanjutan kepada para peserta program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Daerah dengan menyiapkan kendaraan untuk mengantarkan pemudik hingga ke wilayah domisili masing-masing. Layanan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Wonosobo pada Senin malam (16/03).

Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum arus mudik Lebaran. Setelah para peserta mudik gratis tiba di Wonosobo, kepolisian membantu memastikan para pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju tempat tinggal mereka dengan aman dan nyaman.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H. mengatakan pihaknya menyiapkan kendaraan operasional berupa 14 mobil backbone dari jajaran Polsek untuk membantu mengantarkan pemudik ke wilayah tujuan di Kabupaten Wonosobo.

“Kami dari Polres Wonosobo tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya dengan menyiapkan layanan hospitality bagi para pemudik di wilayah Kabupaten Wonosobo. Kami menyediakan mobil backbone Polsek jajaran yang dapat dimanfaatkan untuk membantu mengantarkan pemudik menuju wilayah domisili masing-masing, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi. Harapannya, dengan adanya layanan ini para pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman, nyaman, dan sampai di tujuan dengan selamat. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya selama pelaksanaan pengamanan arus mudik Lebaran,” ujar AKP Seno.

Melalui layanan tersebut, diharapkan para peserta program mudik gratis dari pemerintah daerah dapat tiba di tempat tinggal masing-masing dengan aman dan nyaman, sekaligus merasakan kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat selama momentum mudik Lebaran.