Kapolres Hadiri Hardiknas 2026, Pemkab Wonosobo Tegaskan Sistem Penerimaan Transparan

WONOSOBO – Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dengan Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara yang diikuti jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, dan tenaga pendidik tersebut menjadi momentum refleksi pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Wonosobo.

Dalam amanatnya, Bupati Afif Nurhidayat menekankan pentingnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang sesuai regulasi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses harus berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan guna menciptakan sistem pendidikan yang bersih dan berkualitas.

“Melalui komitmen bersama, kita wujudkan SPMB yang berintegritas dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta upacara.

Dalam rangka memperkuat komitmen tersebut, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan SPMB oleh para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Selain itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan capaian rapor pendidikan, khususnya pada indikator literasi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan pendidikan yang berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan literasi peserta didik.

Kehadiran Kapolres Wonosobo dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan Polri terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, sekaligus menjaga kondusivitas dalam setiap tahapan kebijakan publik di daerah.

Patroli Malam Polres Wonosobo Tekan Balap Liar, Aktivitas Menurun Signifikan

Wonosobo — Personel Satuan Samapta Polres Wonosobo menggelar patroli dialogis untuk mengantisipasi balap liar di sejumlah titik rawan pada Jumat (1/5/2026) malam. Kegiatan dimulai pukul 21.30 WIB hingga selesai, dengan menyasar ruas jalan utama yang kerap dijadikan lokasi aktivitas tersebut.

Patroli dilakukan di sejumlah rute, meliputi Jalan Bhayangkara, Jalan Resimen 18, Jalan Pemuda, kawasan Alun-Alun Wonosobo, Jalan Sabuk Alu, Jalan Kyai Muntang, Jalan Ajibarang-Secang, Jalan Jogo Negoro, Jalan Raya Kalierang, hingga kembali ke Jalan Bhayangkara.

Kepala Satuan Samapta Polres Wonosobo, AKP Susiyanto, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya balap liar yang meresahkan warga.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin dan terukur, terutama pada malam akhir pekan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku balap liar sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” ujar AKP Susiyanto dalam keterangannya.

Ia menambahkan, selain melakukan pengawasan, petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada kelompok remaja yang terindikasi akan melakukan balap liar.

Hasil patroli menunjukkan adanya penurunan signifikan aktivitas balap liar di wilayah tersebut. Kerumunan yang sebelumnya kerap muncul di titik rawan juga terpantau berkurang, sehingga situasi kamtibmas menjadi lebih kondusif.

Selain itu, potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seiring dengan meningkatnya ketertiban pengguna jalan. Petugas di lapangan juga melakukan pembubaran terhadap kelompok yang berkumpul, disertai pemberian imbauan terkait bahaya balap liar dan konsekuensi hukumnya.

Polres Wonosobo memastikan patroli serupa akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di lokasi yang berpotensi menjadi titik balap liar.

Diguyur Hujan Sejak Siang, Tebing di Wadaslintang Wonosobo Longsor

Wonosobo – Peristiwa longsornya senderan tebing terjadi di wilayah Dusun Medasih, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Kamis (30/04/2026).

Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, setelah sebelumnya wilayah setempat diguyur hujan dengan intensitas lebat sejak siang hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, hujan mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan berangsur reda pada pukul 16.00 WIB.

Saksi di lokasi menyebutkan, saat hujan telah reda terdengar suara gemuruh dari arah samping rumah warga. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui senderan tebing dengan panjang kurang lebih 17 meter dan tinggi sekitar 10 meter yang berada di samping rumah warga mengalami longsor dan materialnya menutup sebagian akses jalan lingkungan.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Wadaslintang Polres Wonosobo bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp25.000.000,- akibat kerusakan senderan tebing.

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Wadaslintang, Koramil, Trantib Kecamatan, serta SAR dan relawan setempat turut melakukan pendataan serta langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.

Dari hasil keterangan di lapangan, diketahui bahwa senderan tebing tersebut baru selesai dibangun sekitar dua minggu sebelum kejadian longsor.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi yang dapat memicu terjadinya longsor di wilayah rawan.

Apel Kesiapan Digelar, Kapolres Wonosobo Tekankan Profesionalisme dan Respons Cepat

WONOSOBO — Polres Wonosobo menggelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan guna memastikan kesiapan pengamanan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Kamis (30/4/2026).

Apel yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB di halaman Mapolres Wonosobo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., serta diikuti oleh personel dari berbagai satuan fungsi.

Kegiatan ini melibatkan personel Kompi Dalmas Awal, Kompi Dalmas Lanjut, dan Pleton POH Raimas, serta didukung oleh Tim Negosiator dan Tim Penegakan Hukum (Gakkum) sebagai bagian dari kesiapan operasional di lapangan.

Dalam apel tersebut, Polres Wonosobo juga menggelar berbagai peralatan pendukung, antara lain kendaraan taktis pengeras suara, kendaraan AWC (Armored Water Cannon), ambulans, kendaraan angkut personel, sepeda motor Raimas, kendaraan taktis APC Samapta, serta kendaraan Provos.

Apel kesiapan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan menyeluruh terhadap kekuatan personel dan sarana prasarana yang dimiliki, sehingga dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa kesiapan personel dan peralatan menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan tugas di lapangan.

“Kegiatan apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas. Saya tekankan kepada seluruh personel agar selalu profesional, responsif, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan respons cepat dan tepat terhadap setiap dinamika yang berkembang di wilayah hukum Kabupaten Wonosobo.

Polres Wonosobo Cek Lahan Jagung Poktan Krida Tani, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Optimal Jelang Panen

WONOSOBO – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Wonosobo melalui kegiatan pemantauan langsung di lapangan. Pada Selasa, 28 April 2026 pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Bendungan, Kecamatan Kaliwiro, Bripka Eko Budi Santosa melaksanakan pengecekan lahan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Krida Tani di Desa Tanjunganom.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Krandegan dan Dusun Tanjunganom tersebut turut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tanjunganom, Ari Kusuma, serta Ketua Poktan Krida Tani, Rohim Hidayat.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi dan pertumbuhan tanaman jagung pada bulan April 2026 tetap berjalan optimal. Dari hasil pemantauan di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi, diketahui tanaman jagung tumbuh dalam kondisi normal, sehat, dan terawat.

“Monitoring ini sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani agar proses budidaya berjalan baik serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar Bripka Eko Budi Santosa di sela kegiatan.

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung diperkirakan siap memasuki masa panen pada akhir Mei 2026. Kondisi tersebut menunjukkan prospek hasil yang cukup baik bagi para petani setempat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Wonosobo yang mengedepankan nilai Tulus dan Religius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian sebagai penopang ekonomi warga.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kaliwiro terus meningkat serta mampu memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kapolres Wonosobo Pimpin Sertijab, Tegaskan Peran Kapolsek sebagai Ujung Tombak

Upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Kapolsek dan pejabat utama digelar di Aula Endra Dharmalaksana Polres Wonosobo pada Senin, 27 April 2026, berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., sebagai bagian dari proses pembinaan organisasi di lingkungan Polri.

Rotasi jabatan yang dilaksanakan meliputi Kapolsek Wadaslintang, Kapolsek Leksono, Kapolsek Garung, Kapolsek Kertek, Kapolsek Kepil, serta pelantikan Kapolsek Kota dan Kasiwas. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Wonosobo menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru. Ia menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan dinamika organisasi kepolisian yang tidak hanya berkaitan dengan pengembangan karier, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan.

Kapolres menekankan bahwa peran Kapolsek sangat vital sebagai ujung tombak di wilayah. Para Kapolsek diminta mampu memitigasi berbagai potensi permasalahan secara cepat dan tepat dengan turun langsung ke lapangan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme. Para Kapolsek diminta aktif mengarahkan anggotanya agar menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun. Disiplin, etika, dan tanggung jawab dinilai sebagai kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Di akhir amanatnya, Kapolres berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait. Dengan kepemimpinan yang responsif, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo tetap aman dan kondusif—karena dinamika wilayah boleh bergerak cepat, tapi kesiapan aparat harus selalu selangkah di depan.

Patroli Rutin Polsek Sukoharjo Sasar Titik Rawan, Kapolsek Sampaikan Imbauan Ini

WONOSOBO – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Sukoharjo, Polres Wonosobo, mengintensifkan kegiatan patroli dialogis dan sambang ke sejumlah objek vital di wilayah Kecamatan Sukoharjo, Senin (27/4/2026).

Kegiatan patroli tersebut menyasar beberapa titik strategis, yakni Pertashop Sukoharjo, BRILink Sukoharjo, Jalan Kajeksan Sukoharjo, serta Depo Kayu Sukoharjo.

Kapolsek Sukoharjo AKP Slamet Riyanto, S.E. mengatakan, patroli rutin ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli dan sambang ini kami lakukan secara intensif guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi dan berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan,” ujar AKP Slamet Riyanto.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga berdialog langsung dengan karyawan, pelaku usaha, dan warga sekitar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan pengawasan, serta segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kapolsek berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi terciptanya keamanan bersama.

“Kami menghimbau dan berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Bila ada potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tandasnya.

Dengan adanya patroli rutin tersebut, Polsek Sukoharjo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Aksi Balap Liar di Jalan T. Jogonegoro Digagalkan, 6 Orang Diamankan Polisi

Pada Minggu (26/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, Polres Wonosobo merespons laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas balap liar di Jalan T. Jogonegoro, tepatnya di sekitar Bundaran Sapen. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Pamapta 2 bersama personel Samapta dan Reskrim yang bergerak menuju lokasi guna memastikan situasi.

Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya, mengingat lokasi berada di jalur yang masih dilalui kendaraan meski pada jam-jam tertentu relatif lengang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan enam orang yang berada di lokasi serta delapan unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar. Selanjutnya, seluruhnya dibawa ke Mapolres guna dilakukan pendataan, pemeriksaan, serta penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepolisian menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada malam hingga dini hari yang kerap dimanfaatkan untuk aktivitas serupa. Di sisi lain, aparat juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang proaktif memberikan informasi, sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi.

Imbauan pun kembali disampaikan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak terlibat dalam kegiatan balap liar. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Polsek Wadaslintang Cek Pertumbuhan Jagung Poktan di Dusun Brondong

Wadaslintang — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Wadaslintang melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung kuartal I tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di lahan Perhutani yang berada di Dusun Brondong, Desa Kumejing, Kecamatan Wadaslintang.

Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kumejing terhadap tanaman jagung yang ditanam secara serentak dan dikelola oleh kelompok tani setempat. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan usia sekitar 81 hari, memiliki tinggi berkisar antara 100 hingga 200 sentimeter, serta sebagian tanaman telah memasuki fase berbuah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam melakukan monitoring serta pendampingan terhadap sektor pertanian guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Diharapkan, hasil panen yang akan datang dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Kecamatan Wadaslintang.

 

Personel Polres Wonosobo Melaksanakan Olahraga Bersama

Wonosobo – Dalam rangka menjaga kebugaran fisik dan meningkatkan kekompakan, personel Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan olahraga bersama berupa senam aerobik pada Jumat (24/04/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Wonosobo tersebut diikuti oleh pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN di lingkungan Polres Wonosobo. Seluruh peserta mengikuti rangkaian gerakan senam dengan penuh semangat dan tertib.

Senam aerobik berlangsung dengan suasana yang energik dan kebersamaan yang kuat antaranggota. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan fisik guna mendukung kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Selain menjaga kesehatan jasmani, kegiatan olahraga bersama ini juga berperan dalam mempererat solidaritas serta meningkatkan sinergi di lingkungan internal Polres Wonosobo.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo terus mendorong terwujudnya personel yang sehat, disiplin, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.