WONOSOBO – Polres Wonosobo menggelar pelatihan pemahaman teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi sekitar 400 siswa SMA Muhammadiyah Wonosobo, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini digelar untuk membekali pelajar agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, bertanggung jawab, dan produktif di tengah perkembangan teknologi digital.
Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan materi yang terbagi dalam empat modul utama, yakni Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax, dan AI Prompt. Materi tersebut tidak hanya mengenalkan pemanfaatan AI, tetapi juga membangun kesadaran siswa terhadap risiko penyalahgunaan teknologi serta penyebaran informasi palsu di ruang digital.
Polisi mengingatkan bahwa penggunaan AI tidak menggantikan proses verifikasi informasi. Informasi yang diperoleh melalui teknologi tersebut tetap harus diperiksa melalui sumber resmi sebelum dipercaya maupun disebarluaskan. Para siswa juga dibekali pemahaman mengenai etika penggunaan AI, termasuk tidak menggunakannya untuk membuat atau menyebarkan informasi palsu, melakukan plagiarisme, maupun memasukkan data pribadi dan informasi sensitif ke dalam sistem AI.
Selain pemaparan materi, kegiatan dilengkapi pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Dalam materi AI Prompt, siswa diperkenalkan teknik menyusun perintah kepada AI secara jelas, spesifik, dan sesuai tujuan agar menghasilkan jawaban yang lebih relevan.
Melalui pelatihan ini, Polres Wonosobo mendorong pelajar tidak sekadar menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara kritis dan bertanggung jawab. Edukasi ini sekaligus menjadi upaya membentengi generasi muda dari penyalahgunaan teknologi, hoaks, dan berbagai risiko di ruang digital.
