Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Usia Dini, Satlantas Polres Wonosobo Laksanakan Kegiatan Polisi Sahabat Anak

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Polisi Lalu Lintas Sahabat Anak di TK Kemala Bhayangkari 88 Wonosobo pada Rabu (12/06). Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda sejak dini.

Dalam kegiatan ini, petugas Satlantas Polres Wonosobo berinteraksi secara langsung dengan para siswa TK. Mereka memperkenalkan berbagai jenis rambu lalu lintas beserta fungsinya. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, anak-anak diajak untuk mengenal rambu-rambu tersebut dan memahami pentingnya patuh terhadap peraturan lalu lintas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, menyatakan bahwa sosialisasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini sangat penting untuk menciptakan budaya berlalu lintas yang aman di masa depan.

“Anak-anak merupakan agen perubahan yang potensial dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih baik. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Kapolres.

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan permainan interaktif yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman anak-anak tentang keselamatan berlalu lintas. Para petugas Satlantas juga memberikan contoh-contoh situasi di jalan raya beserta cara-cara aman dalam menyeberang.

Diharapkan, melalui kegiatan Polisi Lalu Lintas Sahabat Anak ini, semakin banyak generasi muda yang paham akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan siap untuk menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab di masa depan.

HUT Bhayangkara Ke- 78, Polres Wonosobo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Di Pasar Induk Wonosobo

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, personel Sidokkes bersama dengan personel Kamsel Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis kepada supir angkutan umum, pedagang, dan masyarakat di sekitar Pasar Induk Wonosobo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap kesehatan mereka, khususnya para supir angkutan umum dan pedagang yang sering kali tidak memiliki waktu luang untuk memeriksakan kesehatan mereka. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan gratis dan pemberian multivitamin.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan dapat mencegah penyakit sejak dini,” ujar Kapolres.

Masyarakat di sekitar Pasar Induk Wonosobo menyambut baik kegiatan ini. “Saya sangat senang dan terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” kata salah satu pedagang.

Unit Dalmas Polres Wonosobo Lakukan Patroli, Tanggapi Keluhan Warga

Unit Dalmas Satuan Samapta Polres Wonosobo melakukan patroli malam sebagai respons terhadap laporan yang diterima dari seorang warga melalui pesan langsung Instagram resmi Humas. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa sebuah warung kaki lima di daerah tersebut melakukan kegiatan karaoke hingga larut malam, menyebabkan gangguan bagi lingkungan sekitar.

Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian segera bertindak dan mengirim tim Dalmas untuk melakukan patroli di area yang dimaksud pada Senin (10/06) malam. Dalam patroli tersebut, petugas menegur pemilik warung serta pengunjung yang sedang melakukan kegiatan karaoke di tengah malam.

Kaur Bin Ops Sat Samapta, Iptu Sudigdo, S.H., M.H., mengkonfirmasi bahwa patroli dilakukan dengan tujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Kami menerima laporan dari warga melalui platform Instagram resmi Humas, terkait gangguan yang disebabkan oleh kegiatan karaoke di warung kaki lima tersebut. Kegiatan ini sebagai respon cepat Polres Wonosobo,” ungkapnya.

Personel Dalmas memberikan himbauan kepada pemilik warung untuk menghentikan kegiatan karaoke pada larut malam guna menghindari gangguan bagi warga sekitar. Pihak kepolisian juga melakukan pemantauan intensif untuk memastikan kegiatan yang melanggar aturan tersebut tidak terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemilik usaha untuk mematuhi aturan yang berlaku, terutama terkait dengan jam operasional usaha mereka. Kepatuhan terhadap peraturan ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” tambah Iptu Sudigdo.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk gangguan atau pelanggaran yang terjadi di lingkungan sekitar melalui saluran pengaduan resmi yang telah disediakan.

Dengan langkah-langkah tegas seperti ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di Wonosobo tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas mereka tanpa adanya gangguan yang mengganggu.

Pengamanan Ketat di Dieng Caldera Race Maksimalkan Keselamatan Peserta dan Penonton

Dieng Caldera Race yang digelar pada tanggal 7 hingga 9 Juni 2024 menjadi sorotan utama di Kabupaten Wonosobo. Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan acara yang digelar di Tambi Tea Resort, Kecamatan Kejajar, Polres Wonosobo memperkuat pengamanan sebelum acara dimulai hingga berahirnya acara. Minggu, 9/6

Lebih dari sekadar tugas rutin, pengamanan Dieng Caldera Race tahun ini menjadi fokus utama Polres Wonosobo. Dengan ratusan personel yang dikerahkan, termasuk petugas kepolisian dari berbagai unit seperti Satuan Sabhara, Satuan Lalu Lintas, dan Satuan Reserse Kriminal, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menjamin keselamatan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Dalam upaya memastikan pengamanan yang efektif, sejumlah langkah proaktif diambil oleh Polres Wonosobo. Pemeriksaan ketat dilakukan di titik-titik masuk menuju lokasi acara, kendaraan bermotor yang masuk diperiksa secara cermat, dan setiap peserta maupun penonton dicegah membawa barang-barang yang dapat membahayakan.

Kapolres Wonosobo, AKBP DONNY LUMBANTORUAN, S. H., S. I. K., M. I. K, menyampaikan bahwa pengamanan Dieng Caldera Race merupakan prioritas utama Polres Wonosobo. “Kami telah menyiapkan segala sesuatu dengan matang untuk memastikan bahwa acara ini berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya dengan tegas.

Dengan dedikasi yang tinggi dan kerja sama yang solid antara Polres Wonosobo dan berbagai pihak terkait, Dieng Caldera Race tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga yang sukses, tetapi juga menjadi contoh nyata tentang pentingnya kolaborasi dalam mempromosikan pariwisata dan menjaga keamanan masyarakat.

Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Gotong Royong Membersihkan Tanah Sisa Longsor yang Menutupi Akses

Bhabinkamtibmas Polsek Selomerto Briptu A. Riyan bersama Babinsa Ds. Candi Serty Ali Purnomo pada hari Jumat (7/6) melaksanakan kegiatan gotong royong di akses jalan Dsn. Candi menuju Dsn. Pendekan Ds. Candi Kec. Selomerto. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membersihkan tanah sisa longsor yang menutupi akses jalan dari Dusun Candi menuju Dusun Pendekan di Desa Candi, Kecamatan Selomerto.
Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Longsor ini menyebabkan akses jalan utama antar dusun menjadi tertutup dan menghambat mobilitas warga setempat.
Bhabinkamtibmas dan Babinsa, bekerja sama dengan masyarakat setempat, bahu-membahu membersihkan material longsor yang menutupi jalan. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong untuk mengangkat tanah yang menghalangi jalan. Partisipasi aktif dari masyarakat menunjukkan semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah-tengah warga desa.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari pihak kepolisian dan TNI. Kerjasama ini sangat berarti bagi kami dan mempercepat proses pemulihan akses jalan yang sangat vital bagi aktivitas sehari-hari warga,” ujar salah satu warga.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan jalan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Bhabinkamtibmas Polsek Selomerto, Briptu A. Riyan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari pengabdian dan kepedulian aparat terhadap masyarakat. “Kami selalu siap membantu warga dalam situasi apapun. Gotong royong seperti ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan serta bentuk nyata sinergitas kami tengan TNI,” ujar Briptu A. Riyan.
Dengan selesainya pembersihan jalan, akses dari Dusun Candi menuju Dusun Pendekan kini sudah kembali normal. Warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa tanpa harus khawatir terhambat oleh tanah longsor. Kegiatan ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya sinergitas dan solidaritas dalam menghadapi tantangan dan bencana alam.

Polsek Kejajar Datangi TKP Kebakaran Rumah

Petugas Polsek Kejajar bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian kebakaran rumah di Desa Jojogan, Kecamatan Kejajar, pada Kamis pagi (6/6/2024) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran yang menimpa rumah milik Bapak Makruf dan Bapak Idris ini diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atap rumah Bapak Makruf.

Api yang membesar dengan cepat menjalar ke rumah Bapak Idris, sehingga warga sekitar berbondong-bondong membantu memadamkan api. Berkat kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah lain.

Akibat kejadian ini, kerugian materi ditaksir mencapai Rp200.000.000,-. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Petugas Polsek Kejajar yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, dan mendata korban serta kerugian yang dialami.

Kapolsek Kejajar, AKP Abror melalui Kanit Reskrim, Aipda Aswin Wirawan, S.IP., menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam keadaan baik dan tidak menggunakan alat-alat elektronik yang berlebihan,” ujar Aipda Aswin.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam keadaan baik, sediakan alat pemadam kebakaran yang mudah dijangkau, dan selalu berhati-hati saat menggunakan api. Mari kita jaga bersama-sama keselamatan diri dan harta benda dari bahaya kebakaran.

Sebanyak 50 Anak Paud Bhina Sakti Kunjungi Polres Wonosobo

Sebanyak 50 anak dari PAUD Bhina Sakti hari ini melakukan kunjungan edukatif ke Polres Wonosobo pada Kamis (6/6). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak usia dini terhadap tugas dan fungsi kepolisian, serta menanamkan rasa cinta terhadap tanah air sejak dini.

 

Personel Satbinmas Polres Wonosobo menyambut kedatangan anak-anak dengan hangat. Mereka mengajak anak-anak untuk berkeliling melihat berbagai fasilitas yang ada di Polres Wonosobo serta memberikan penjelasan singkat mengenai tugas-tugas kepolisian.

 

“Kami sangat senang bisa menerima kunjungan dari PAUD Bhina Sakti. Ini adalah kesempatan yang baik untuk mengenalkan anak-anak kepada tugas-tugas kepolisian dan pentingnya disiplin serta keamanan sejak dini,” ujar Bripka Hana, salah satu anggota Satbinmas Polres Wonosobo.

 

Selain itu, anak-anak juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung alat-alat yang digunakan oleh polisi dalam menjalankan tugas sehari-hari. Mereka tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap penjelasan yang diberikan.

 

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak PAUD Bhina Sakti serta mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat sejak usia dini.

 

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak akan lebih mengenal dan menghargai tugas-tugas kepolisian serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap keamanan di lingkungan mereka.

Hadiri Apel 3 Pilar di Kabupaten Wonosobo, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Jelaskan Peran Penting 3 Pilar

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri Apel 3 Pilar yang bertempat di Pendopo Kabupaten Wonosobo pada Senin (3/6/2024). Acara ini bertujuan untuk mewujudkan Jawa Tengah yang aman dan kondusif menjelang gelaran Pemilu serentak Gubernur, Walikota, dan Bupati.

Acara yang dihadiri oleh Forkompinca Wonosobo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, dan Bhabinsa ini dibuka langsung oleh Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat, S.Ag.

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan keadaan geografis Kabupaten Wonosobo, kuliner khas, dan kearifan lokal yang menjadikan Wonosobo sebagai destinasi wisata. Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Wonosobo cenderung kondusif, termasuk dalam pemilu presiden bulan Februari lalu yang berjalan aman, lancar, dan dengan tingkat partisipasi 83.3%.

“Kinerja dan koordinasi anatara tiga Pilar di Kabupaten Wonosobo sudah berjalan dengan baik, mulai dari kegiatan bersama pengamanan Tahun Baru, pengamanan mudik lebaran, hingga kegiatan di tingkat desa yang diprakarsai Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Bhabinsa. Hal yang sudah baik ini, mari kita pertahankan dan hadapi pemilu yang akan datang dengan lebih aman dan lancar sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas,” ungkap Bupati.

Dalam arahannya, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa rasa aman adalah hak setiap warga negara dan jaminan keamanan adalah kewajiban Polri.

“Rasa aman adalah hak setiap warga negara, jaminan keamanan adalah kewajiban bagi Polri. Jadi, bapak ibu yang hadir saat ini adalah jaminan keamanan di wilayah kita masing-masing. Keamanan bukan hanya berkat usaha TNI-Polri, tetapi juga melalui proses standar operasional prosedur yang dijalankan serta peran seluruh masyarakat,” kata Kapolda.

Kapolda juga menjelaskan bahwa Operasi Mantap Brata hampir selesai dan akan dilanjutkan dengan Operasi Mantap Praja.

“Operasi Mantap Brata adalah operasi kepolisian terpusat dalam pemilihan presiden dan legislatif, sedangkan Operasi Mantap Praja akan kita hadapi besok untuk pengamanan pemilihan gubernur, walikota, dan bupati,” jelasnya.

Menurut Irjen Pol Ahmad Luthfi, Tiga Pilar merupakan unsur penting karena langsung berhadapan dengan masyarakat dan harus mampu mengendalikan wilayah.

“Tiga Pilar adalah pimpinan terkecil yang harus mampu mengendalikan wilayahnya. Kalian juga harus menarik dari segi penampilan, tutur kata, dan sikap perilaku karena Tiga Pilar adalah etalase yang mewakili negara,” ujarnya.

“Dengan gotong royong, kita akan melaksanakan Operasi Mantap Praja sehingga aman dan kondusif. Semua masyarakat harus mempunyai Sense of Crisis untuk menciptakan rasa aman, karena rasa aman ini akan mempengaruhi ekonomi dan status sosial di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Sebelum arahannya selesai, Kapolda melakukan dialog interaktif dengan tanya jawab kepada audiens. Ketika camat bertanya atau ditanya, Kapolsek dan Danramil harus berdiri mendampingi camat serta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan. Untuk tingkat desa pun sama, Kades, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas harus bisa menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dapat ditingkatkan. Terutama dalam menghadapi Pemilu serentak mendatang sehingga dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.

Polres Wonosobo Terima Tim Supervisi Bidang Humas Polda Jateng

Tim Supervisi Polda Jateng yang dipimpin oleh Kasubbid PID Bidang Humas Polda Jateng, AKBP Miftah Kul Ulum, S.S., mengunjungi Polres Wonosobo pada Selasa (4/6/2024).

Kegiatan supervisi yang berlangsung di ruang rapat Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo tersebut dihadiri oleh Kasi Humas Polres jajaran se rayon Kedu. Tak hanya itu, masing-masing Polres juga wajib menghadirkan bamin dan operator.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ulum, menyampaikan sejumlah poin penting dalam pelaksanaan dan kinerja kehumasan di Polres jajaran. Pihaknya menekankan agar fungsi Humas di Polres jajaran dimaksimalkan terutama dalam menjamin keterbukaan informasi.

“Tugas kehumasan saat ini cukup penting dan memiliki peran utama untuk mengekspos semua kegiatan Kepolisian kepada masyarakat, tentunya melalui media sosial, dalam menyajikan informasi kepada masyarakat ada sejumlah hal yang harus dipedomani oleh personel pengemban fungsi Humas,” ungkapnya.

Menurutnya, tugas Kehumasan idealnya bisa mengangkat citra Polri di tengah masyarakat. Hal tersebut karena saat ini masyarakat bisa melihat kinerja Polri melalui media sosial.

“Di era perkembangan sekarang ini, menjadi tantangan tersendiri yang akan dihadapi oleh Seksi Humas dalam menjalankan peran dan fungsinya untuk meningkatkan opini positif masyarakat terhadap Polri,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap bahwa peran Humas Polri harus benar-benar dimaksimalkan, sekaligus terus membangun kemitraan dengan awak media.

“Jadikan awak media sebagai mitra kerja di lapangan, sehingga diharapkan mampu memberikan informasi tentang kegiatan Kepolisian secara aktual, akurat dan akuntabel kepada masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan pendalaman materi yang dilaksanakan oleh tim supervisi.

Sat Samapta Polres Wonosobo Gelar Patroli Dialogis di Kota Wonosobo Demi Terciptanya Situasi Aman dan Kondusif

Wonosobo – Untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Samapta Polres Wonosobo mengadakan patroli dialogis di berbagai titik strategis di sekitaran Kota Wonosobo. Kegiatan ini dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada warga.

Patroli yang dilaksanakan pada hari Minggu 05/06 ini melibatkan sejumlah personel yang menyusuri area publik, seperti pusat perbelanjaan, terminal, dan kawasan perumahan. Dalam patrolinya, anggota Sat Samapta tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan keluhan terkait masalah keamanan.

Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd, mengungkapkan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah proaktif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas. “Melalui pendekatan dialogis, kami berharap dapat mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga mereka merasa lebih aman dan terlindungi. Kami juga ingin mendengar langsung masukan dari warga agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, patroli ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan dengan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian,” tambah AKP Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd.