Polres Wonosobo Terima Kunjungan Kerja PJ Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah

PJ Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Ny. Titi Abioso mengunjungi PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Cemerlang di Krasak, Mojotengah pada Senin (13/3) siang.

Kunjungan tersebut dalam rangka agenda kunjungan kerja rutin Bhayangkari Cabang Jawa Tengah ke wilayah. PKBM Cemerlang merupakan sebuah lembaga pendidikan berbasis kemasyarakatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak punya akses ke pendidikan formal yang didirikan oleh seorang anggota Bhayangkari Ranting Kertek.

Kunjungan PJ Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah diterima langsung oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Wonosobo di Mapolres setempat. Selain melaksanakan pemeriksaan administrasi, Ny. Titi Abioso juga menyambangi sejumlah lokasi diantaranya PKBM Cemerlang dan Pusat Batik Tulis Komunitas Difabel di Menjer, Garung.

Dalam kunjungannya ke PKBM Cemerlang, Ny. Titi Abioso menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ny. Anna Wardiyati yang juga seorang anggota Bhayangkari dalam membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mengakses pendidikan formal.

“Saya salut dengan tekad yang dimiliki Bu Anna dalam membantu anak-anak bahkan remaja putus sekolah untuk mengejar mimpi yang tidak bisa diraih akibat putus sekolah formal,” ungkapnya.

Selain mendapatkan pendidikan secara gratis, warga belajar yang ada di PKBM Cemerlang juga mendapatkan ilmu mengenai wirausaha dan dilatih langsung untuk terjun ke dunia usaha yang dikelola PKMB Cemerlang.

Lebih lanjut Ny. Titi Abioso berharap akan lebih banyak lagi Bhayangkari yang terinspirasi untuk membantu masyarakat melalui berbagai hal disamping tugas pokoknya sebagai pendamping setia Polri dan seorang ibu bagi anak-anaknya.

“Kami berharap dengan adanya sosok Bhayangkari yang menginspirasi ini bisa lebih banyak lagi kemunculan ide dan inisiatif pengabdian Bhayangkari untuk masyarakat luas,” pungkasnya.

Pemeriksaan Berkala Personel Polres Wonosobo Oleh Biddokkes Polda Jateng

Wonosobo – Polres Wonosobo melalui Pemeriksaan Kesehatan (rikes) Berkala yang dilaksanakan oleh Bid Dokkes Polda Jawa Tengah dan bekerjasama dengan medical Lab Klinik Kualita Medica melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala pada Senin, 13 Maret hingga Selasa, 14 Maret 2023 yang bertempat di halaman parkir selatan dan diikuti oleh Kapolres PJU serta seluruh anggota Polres Wonosobo dan ASN. Pemeriksaan meliputi, pemeriksaan Darah dan Urine,EKG, dan pemeriksaan Gigi.

Rikes Berkala ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh Anggota guna mencegah berbagai penyakit sejak awal dan apabila dalam hasil pemeriksaan ditemukan penyakit maka segera dilakukan tindakan dini dan diobati. Rikkes berkala ini juga memantau kondisi kesehatan anggota, bagaimanapun juga kesehatan fisik merupakan syarat mutlak anggota Polri menjalankan tugasnya.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menjelaskan pentingnya pemeriksaan Kesehatan Berkala ini agar bisa mengetahui kesehatan Anggota Polres Wonosobo dan apabila ditemukan penyakit segera dilakukan tindakan medis.

“Pemeriksaan kesehatan ini adalah untuk kebaikan kita semua, periksakan kesehatan diri kita sebelum sakit, dan sehat itu mahal harganya apibila sakit, yang selanjutnya kita bisa mencegah dan mengobati mulai sejak dini dari penyakit yang ada di dalam tubuh kita, agar kita selalu bisa menjaga kesehatan kita guna menunjang tugas-tugas sebagai anggota Polri khususnya Anggota Polres Wonosobo” Ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses, terlihat seluruh anggota Polres Wonosobo dari PJU hingga anggota Sangat antusias dalam mengikuti tahapan demi tahapan dari berbagai Aspek kegiatan Rikkes Berkala tersebut.

Polda Jateng Terjunkan Ratusan Personel Brimob hingga Mobil SAR Bantu Warga Terdampak Merapi

SEMARANG, Semarang– Satuan Brimob Polda Jateng menggelar apel dalam upaya misi kemanusiaan pasca-erupsi Gunung Merapi. Apel diikuti ratusan personel di Markas Komando Jajaran Satbrimob Polda Jateng, Minggu (12/3/2023).

Apel di antaranya diikuti Batalyon A dan C Pelopor Satbrimob Polda Jateng. Disiapkan tim SAR, dapur lapangan hingga mobil SAR. Peralatan lain juga dibawa personel dalam rangka misi kemanusiaan ini, di antaranya; kendaraan dapur lapangan, cangkul, sekop, mobil dobel kabin hingga kantong mayat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengemukakan apel gelar pasukan sengaja digelar dalam rangka antisipasi bencana Gunung Merapi. Para personel Brimob akan dikerahkan ke beberapa lokasi, di antaranya Kompi 1/C Pelopor ke Polsek Kemalang Klaten, Kompi 3/C Pelopor ke Polsek Selo Boyolali, Kompi 4/C ke Polres Magelang Kota. “Polda Jateng hadir untuk masyarakat,” ungkap Iqbal.

Personel juga akan mendirikan tenda di Desa Balerante, Klaten; di Selo Boyolali dan di Kecamatan Dukuh Magelang. Selain Brimob, personel Direktorat Samapta juga diturunkan. Mereka telah melakukan apel gelar pasukan dan sarana prasarana. Tim ini akan digerakkan sewaktu-waktu ke lokasi terdampak erupsi.

Selain itu, Polres jajaran di wilayah terdampak juga telah melakukan berbagai aksi. Seperti di Polsek Srumbung, Polsek Dukun, Polsek Ngablak, Polsek Sawangan Polresta Magelang mengimbau di lokasi penambangan agar penduduk sekitar segera turun dan menjauh dari Merapi. Masker juga dibagikan ke penduduk serta membantu membersihkan timbunan abu vulkanis.

Personel juga mengimbau masyarakat di radius 3km dari puncak Merapi mengosongkan aktivitas. Selain itu di radius 5 km daerah alur sungai yang berhulu di Merapi yakni Sungai Bebeng dan Sungai Krasak dikosongkan untuk antisipasi awan panas dan guguran lahar dingin.

Hal senada juga dilakukan Polres Magelang Kota. Sementara di Polres Boyolali juga melakukan pendataan kerugian personel dan materiil di lokasi bencana alam itu. Tempat pengungsian sementara telah disiapkan. Polisi bekerja sama dengan TNI, BPBD, Basarnas ataupun unsur-unsur lain untuk misi kemanusiaan ini.

Gunung Merapi Erupsi dan Mengeluarkan Guyuran Lava, Ini Himbauan Polda Jateng

SEMARANG – Gunung Merapi menunjukkan kenaikan aktivitas. Gunung yang berada di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu mengeluarkan guguran awan panas yang meluncur ke arah Bebeng/Krasak, Yogyakarta pada Sabtu (11/3/2023)

Guyuran lava juga terpantau terjadi satu kali dengan jarak luncur 1500 meter ke arah barat daya.

“Terjadi awan panas guguran di Merapi tanggal 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB,” demikian keterangan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Terkait aktivitas Gunung Merapi ini, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta masyarakat khususnya di wilayah Magelang, Klaten dan Boyolali untuk berhati-hati. Dirinya meminta segala aktivitas masyarakat di sekitar gunung Merapi terutama di radius 7 km, untuk dihentikan.

“Baik aktivitas pendakian gunung, wisata maupun penambangan pasir. Kami minta untuk segera dihentikan dan warga agar segera bergeser ke lokasi yang lebih aman,” kata Kabidhumas

Polda Jateng, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan BPBD dan menyiapkan personil untuk digerakkan bila sewaktu-waktu dibutuhkan

Terkait erupsi Gunung Merapi, Kabidhumas mengungkapkan Polda Jateng mengeluarkan sejumlah himbauan agar masyarakat aman dan tidak terdampak serius dari letusan gunung tertinggi di Jawa Tengah itu

“Pertama, siapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengatasi debu vulkanik. Kedua, mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak pemerintah. Ketiga, siapkan logistik perorangan, antara lain makanan siap saji, lampu senter dan baterai cadangan, uang tunai yang cukup serta obat-obatan,” terangnya

Lebih lanjut, Polda Jateng juga menghimbau masyarakat untuk tidak berada di lokasi yang direkomendasikan untuk dikosongkan termasuk pendaki dan penambang pasir.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak berada di lembah atau daerah aliran sungai karena berpotensi terlanda bahaya lahar dingin apabila hujan

“Terakhir, kami menghimbau warga untuk mengenakan pakaian tertutup yang melindungi tubuh seperti, baju lengan panjang, celana panjang, dan topi,” tuturnya

“Jangan mudah termakan berita hoax dan selalu mematuhi anjuran yang diberikan oleh pemerintah, petugas TNI dan Polri serta pihak berkompeten lainnya,” imbuh Kabidhumas

Ciptakan Kondisi Aman Polsek Kaliwiro Tingkatkan Blue Light Patrol

Radikalisme dan terorisme merupakan ideologi yang bertentangan dengan pandangan masyarakat dan negara, maka perlu ada upaya yang sistematis untuk mengatasinya.

Menanggapi hal tersebut Polres Wonosobo melalui Bhabinkamtibmas menggalakkan patroli dialogis untuk menyentuh secara langsung lapisan masyarakat. Sabtu, (11/3).

Melalui patroli dialogis para bhabinkamtibmas dapat berdialog langsung membahas isu kamtibmas dan memberikan penyuluhan serta sosialisasi terkait paham radikalisme dan  terorisme.

Dalam dialognya seperti yang disampaikan oleh bhabinkamtibmas Polsek Kaliwiro Bripka Budi menghimbau kepada warga binaannya terkait bahaya dari paham radiklisme maupun terorisme.

“Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya hanya boleh mempedomani Ideologi Pancasila, jangan pernah percaya dengan ajakan orang lain yang mengatasnamakan agama ataupun kepercayaan lain yang mengarah kedalam sikap – sikap radikal.” Ungkapnya

Sejatinya radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. Sedangkan terorisme penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan situasi teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas dan menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas harta benda orang lain, yang mengakibatkan kerusakan atau kehancuran obyek-obyek vital strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik dan fasilitas negara.

Olahraga Bersama Untuk Tingkatkan Imun Dilaksanakan Oleh Personel Polres Wonosobo

Polres Wonosobo – Sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh semua anggota Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan olahraga pagi bersama dihalaman Mapolres, Jumat (10/03/2023).

Dalam apel pagi yang dipimpin Wakapolres Wonosobo Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.Si., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa kegiatan Olahraga bersama ini agar dilaksanakan dengan penuh semangat dan kegembiraan seluruh Personil Polres Wonosobo, yang dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB.

“Sudah menjadi program kegiatan rutin setiap satu minggu sekali dengan bertujuan untuk menjaga kesehatan dan paling penting untuk meningkatkan imunitas tubuh para personel Polres Wonosobo. Seperti biasanya, Para personel sangat antusias melaksanakan kegiatan olahraga pagi tersebut.” Ungkapnya.

Lebih lanjut ditambahkannya juga bahwa dengan dilaksanakan kegiatan olahraga bersama tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kebugaran seluruh Personel, bahwa olahraga sangatlah bermanfaat bagi imunitas, sehingga harus selalu manjaga kesehatan tubuh salah satunya dengan melakukan olahraga.

Polisi Sahabat Anak, Polres Wonosobo Terima Kunjungan Siswa – Siswi TK Sukoharjo

Polres Wonosobo mendapat kunjungan dari siswa-siswi TK Sukoharjo Kamis (9/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Polisi Sahabat Anak (PSA).

Pada  kesempatan tersebut sebanyak 105 Siswa- Siswi TK Sukoharjo didampingi langsung oleh BRIKA Hana Personel Satbinmas Polres Wonosobo.

Dalam kunjungannya anak- anak diajak mengelilingi Mako Polres dan dikenalkan dengan berbagai tugas serta fungsi dari Kepolisian. Selain itu mereka juga di ajak untuk mengunjungi kandang K9. Anak – anak dikenalkan dengan anjing – anjing K9 milik Polres Wonosobo yang memiliki berbagai tugas salah satunya sebagai anjing pelacak.

Tak hanya itu, anak- anak dari TK Sukoharjo ini juga dijelaskan terkait sarana dan prasaran yang digunakan oleh Kepolisian diantaranya meliputi Kendaraan Patroli, perlatan dalmas dan lain sebagainya.

Kegiatan Polisi Sahabat anak (PSA) ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat khususnya pada anak-anak untuk memberikan penyuluhan dan pembinaan, agar dapat membiasakan kepada anak-anak terhadap sosok Polisi dan mereka tidak lagi takut terhadap Polisi. karena Kepolisian sekarang bukanlah sebagai momok yang menakutkan, namun Kepolisian merupakan Sahabat Anak-anak serta sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.

Polres Wonosobo Laksanakan Apel Ikan Selayar

Wonosobo – Polres Wonosobo gelar Apel Ikan Selayar (Ikut Andil Keselamatan Berlayar) di Telaga Menjer Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo. Rabu, (8/3).

Apel Ikan Selayar yang dilaksanakan di atas perahu milik warga ini dihadiri Wakapolres Wonosobo, kasat Binmas, Kasat Sabhara, Kapolsek Garung, Kepala Desa Maron Bpk Marji, serta para pelaku usaha perahu wisata di Telaga Menjer

Wakapolres Wonosobo Polda Jateng Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.Si., S.i.K., M.I.K. selaku Pimpinan Apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa Program Ikan Selayar ( Ikut Andil Keselamatan Berlayar) merupakan salah satu program kegiatan Polda Jateng yang terbentuk karena rasa keprihatinan atas terjadinya musibah kecelakaan laut/air yang terjadi diwilayah Jajaran Polda Jateng.

Pada Tahun 2022 terjadi kejadian kecelakaan di perairan sebanyak 186 kejadian dengan korban meninggal dunia 131 orang, korban yang belum ditemukan 30 orang, korban luka luka 4 orang, dari jumlah 131 orang meningal dunia 54 orang diantaranya disebabkan karena tenggelam, hanyut, jatuh di laut atau perairan. “Untuk kita bersama harus memahami pentingnya keselamatan dalam aktivitas wisata perairan, selalu peduli dan mampu menjadi pelopor keselamatan disaat beraktivitas di perairan. Dengan terjaminnya keselamatan dan kenyamanan dalam aktivitas wisata perairan akan berdampak positif bagi wisatawan dan peningkatan kunjungan wisata perairan yang tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga program nasional pemulihan ekonomi disektor pariwisata akan tercapai”, tutup Kompol Andi.

Pada Kesempatan yang sama, Arbi (30) pelaku usaha perahu wisata di telaga menjer mengucapkan terimakasih kepada Polda jateng dan Polres Wonosobo pada khususnya karena telah memberikan bantuan berupa life jacket kepada kami para pelaku usaha. “semoga dengan program Ikan Selayar wisata di Jawa Tengah lebih baik lagi keselamatannya juga lebih terjaga sehingga wisatawan yang berkunjung ke Telaga Menjer meningkat”, kata Arbi.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Wonosobo Kompol Andi menyerahkan secara simbolis 25 life jacket kepada pelaku usaha perahu wisata di Telaga Menjer. Kedisiplinan pengelola maupun pengunjung Wisata Air telaga Menjer meningkat sehingga dapat meminimalisir kejadian atau kecelakaan di lokasi wisata air ini, pahami tata cara penggunaan life jacket agar bisa terhindar dari kejadian kecelakaan air, Program Ikan Selayar ini merupakan wujud kepedulian dan bakti Polri khususnya Polres Wonosobo kepada masyarakat.

Polres Wonosobo Gelar Apel Sinergitas TNI-Polri

Polres Wonosobo menggelar apel sinergitas TNI-Polri di Mapolres Wonosobo pada Selasa (07/02).
Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, didampingi oleh Dandim 0707 Wonsoobo yang diwakilkan oleh Danramil Sapuran, Kapten Kav. Sudarmaji, dan diikuti personel gabungan dari Polres Wonosobo dan Kodim 0707/Wonosobo.
Kapolres Wonosobo dalam amanatnya menuturkan bahwa agenda apel bersama ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI Polri dalam menyongsong agenda nasional 2023 dan menjelang pemilu 2024.
“Dengan terwujdunya soliditas diharapkan TNI Polri siap hadir dalam mendukung agenda nasional dan internasional tahun 2023 serta menjelang tahun politik 2024 mendatang,” ungkap Kapolres Wonosobo.
Kapolres menambahkan dalam melaksanakan tugas dan peran Polri yang sesuai dalam UU Nomor 2002, tentunya Polri perlu berkolaborasi, bekerjasama dan bersinergi dengan TNI untuk mendukung terwujudnya stabilitas kamtibmas khususnya di Kabupaten Wonosobo.
“Selain kolaborasi dan sinergi yang baik anatara TNI dengan Polri, peran masyarakat juga dibutuhkan dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sebagai contoh keberhasilan dalam penanganan pandemi Covid-19,” lanjutnya.
Dalam penanganan pandemi covid, lanjutnya, maupun menyongsong pelaksanaan agenda nasional seperti pilkada dan pemilu TNI, Polri serta masyarakat diharakan mampu memelihara sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin baik.
“Terimakasih kepada jajaran Kodim 0707/Wonosobo atas kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik, semoga kita bisa terus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Wonosobo yang kondusif dan senantiasa nyaman,” pungkas Kapolres.

Dinilai Lebih Ramah, Polres Wonosobo Terapkan Investigative Interviewing

Pola pemeriksaan dan atau permintaan keterangan yang selama ini diterapkan oleh Penyidik Polri dinilai kurang efektif serta masih dimungkinkan diterapkannya metode-metode yang menggunakan kekerasan dan tidak ramah HAM. Begitu pula penggalian keterangan terhadap saksi, terbiasa dilakukan menggunakan pertanyaan tertutup yang berpotensi menjadi penyebab hilang atau terlewatnya informasi-informasi penting yang dapat disampaikan kepada Penyidik.

Seiring tingginya tuntutan terhadap proses penyidikan yang berjalan profesional dan modern, perlu ada pembaharuan metode pemeriksaan dan permintaan keterangan oleh Penyidik Polri yang lebih aman (kerja tim), legal (tidak menggunakan kekerasan), ramah HAM, menggunakan victim’s perspective dan historical perspective, sehingga dapat mengumpulkan keterangan secara efektif dengan hasil yang akurat dan dapat dipercaya. Dari kajian ilmiah yang telah banyak dilakukan, metode Investigative interviewing (wawancara investigatif), dapat memenuhi harapan dan tujuan tersebut di atas.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopustio menyampaikan, “Metode pemeriksaan detective (reserse) harus aman, legal, ramah ham, dan efektif untuk mendapatkan keterangan yang akurat dan dapat dipercaya”.

Oleh karena itu, Polres Wonosobo mengambil peran sebagai pelopor penerapan metode Investigative interviewing (wawancara investigatif) dalam proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, yang terfasilitasi secara lengkap di ruang investigasi, menggunakan sarana pendukung digital interview recorder persembahan dari David Horn Communications, Inggris.

“Dengan adanya sarana ruang investigasi dan didukung peralatan modern, diharapkan dapat memaksimalkan proses penyidikan dan sebagai bukti wajah Polri yang semakin humanis”, terang Eko Novan pada saat press release di Polres Wonosobo, Senin (6/3).

“Penyidik kami ajak untuk berpikiran global terhadap perubahan – perubahan yang ada. Harapan saya, seluruh anggota Polres Wonosobo dapat mendapatkan ilmu seperti pada saat saya mengikuti pelatihan Investigative Interviewing di Oslo University, Norwegia”, tambah polisi lulusan Akpol 2001 ini. Untuk memastikan bahwa penyidiknya mampu membawa perubahan sebagaimana yang diharapkan, Polres Wonosobo telah mendatangkan narasumber Kjell Erik Eriksen, dari  Norwegian Centre for Human Rights, untuk memberikan pelatihan secara langsung bagaimana proses wawacara investigatif dilaksanakan.

Tidak hanya di Wonosobo, mabes Polri telah memerintahkan beberapa Kapolda untuk mengirimkan penyidik terbaiknya, guna mengikuti pelatihan yang akan dipusatkan di Semarang mulai Selasa (7/3), sampai dengan Jumat, (10/3). “Pelatihan ini akan 25 penyidik dari 6 Polda percontohan, dengan narasumber terbaik di bidangnya”, pungkas Eko Novan.(rsk/III)