Sesosok Lelaki Paruh Baya Ditemukan Gantung Diri Di Pohon Alpukat

Sesosok lelaki paruh baya ditemukan gantung diri di Kebun Salak Blok Pereng turut Dusun Krasak, Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo pada Sabtu (20/5) sekira pukul 10.20 Wib.

Kapolsek Leksono AKP Jumali Gala menjelaskan bahwa sebelum korban ditemukan gantung diri, dirinya sempat berpamitan kepada isterinya untuk bekerja di kebun ikut Blok pereng Dusun Krasak Desa Kalimendong Leksono Wonosobo sekira pukul 07.30 Wib.

Jasat korban ditemukan Kastoyo (54) warga setempat yang melihat sesosok tergantung di pohon alpokat ketika sedang memanen kapulaga di kebun miliknya sekira pukul 09.30 Wib.

Setelah diperhatikan kembali ternyata memang benar  sosok tersebut adalah orang yang tergantung, karena kaget dan takut Kastoyo pun berteriak minta tolong.

Mendengar ada orang yang berteriak Darsono (66) yang sedang berkebun di blok tersebut pun langsung menghampiri sumber suara, dan diketahui bahwa ada orang yang tergatung di Pohon Alpukat. Setelah diperhatikan lebih lanjut ternyata sosok yang tergantung adalah Saudara Poniso (45).

Adanya kejadian tersebut selanjutnya Kastoyo melaporkan ke Perangkat Desa yang kemudian diteruskan ke Kades dan Polsek Leksono bahwa telah ditemukan orang gantung diri.

Mendapat laporan Kapolsek Leksono AKP Jumali Gala Briyo dan anggota bersama unsur Muspika, Tim medis dari Puskesmas Leksono 1 langsung bergegas mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan serta mengevakuasi  jasad korban.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban, sementara keluarga korban menyatakan menerima atas kejadian ini dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan outopsi terhadap jasat korban. Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disucikan dan dimakamkan.” Ungkap Kapolsek

Dukung Penurunan Prevalensi Stunting, Polri Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sebagai wujud dukungan Polri terhadap pencegahan dan penurunan prevalensi stunting di Indonesia. Polri menggelar bakti sosial kesehatan gratis di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Sabtu (20/5).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam kolaborasi  Polres Wonosobo, Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo, tenaga medis dan stakeholder serta dukungan dari Dexa Grub ini mencakup berbagai aspek kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, pemberian obat sesuai indikasi medis dan konsultasi medis.

Bakti Sosial kesehatan gratis ini dikuti oleh 350 orang dan dibuka langsung oleh Asop Kapolri Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bukti nyata dari kepedulian Polri terhadap masalah stunting yang menjadi ancaman serius bagi perkembangan anak-anak di negara Indonesia.

“Aksi ini merupakan wujud nyata dari penerapan Perpres No. 72 tentang percepatan penurunan stunting. Dimana stunting adalah kondisi yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada masa pertumbuhan anak, dampaknya tidak hanya terbatas pada keterbatasan fisik, tetapi juga berpengaruh pada kemampuan belajar, produktivitas, dan kualitas hidup anak di masa depan.” Ungkapnya

Pihahknya juga menyebutkan acara ini bukan hanya sekadar memberikan pemerikasaan kesehatan gratis, tetapi juga merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang stunting.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si manambahkan bahwa dengan diadakannya pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan khususnya di Wilayah Wonosobo.

Ia menekankan bahwa melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan upaya pencegahan stunting dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Wonosobo.

Dukung Prevelensi Stunting, Polri Gelar Pemrikasaan Kesehatan Gratis

Sebagai wujud dukungan Polri terhadap pencegahan dan penurunan prevalensi stunting di Indonesia. Polri menggelar bakti sosial kesehatan gratis di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Sabtu (20/5).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam kolaborasi  Polres Wonosobo, Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo, tenaga medis dan stakeholder serta dukungan dari Dexa Grub ini mencakup berbagai aspek kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, pemberian obat sesuai indikasi medis dan konsultasi medis.

Bakti Sosial kesehatan gratis ini dikuti oleh 350 orang dan dibuka langsung oleh Asop Kapolri Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bukti nyata dari kepedulian Polri terhadap masalah stunting yang menjadi ancaman serius bagi perkembangan anak-anak di negara Indonesia.

“Aksi ini merupakan wujud nyata dari penerapan Perpres No. 72 tentang percepatan penurunan stunting. Dimana stunting adalah kondisi yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada masa pertumbuhan anak, dampaknya tidak hanya terbatas pada keterbatasan fisik, tetapi juga berpengaruh pada kemampuan belajar, produktivitas, dan kualitas hidup anak di masa depan.” Ungkapnya

Pihahknya juga menyebutkan acara ini bukan hanya sekadar memberikan pemerikasaan kesehatan gratis, tetapi juga merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang stunting.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si manambahkan bahwa dengan diadakannya pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan khususnya di Wilayah Wonosobo.

Ia menekankan bahwa melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan upaya pencegahan stunting dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Wonosobo.

Polres Wonosobo Beserta Damkar dan Masyarakat Berhasil Padamkan Kebakaran Rumah Di Desa Kuripan Kec Watumalang

Wonosobo – Polres Wonosobo, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan masyarakat setempat, berhasil memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dusun Banjaran, RT 02 RW 11, Desa Kuripan, Kecamatan Watumalang, Wonosobo. Kebakaran tersebut dapat diatasi dengan cepat dan efektif berkat kerja sama yang baik antara berbagai pihak. Kamis (18/5/2023).

Insiden kebakaran terjadi pada hari ini sekitar pukul 19.40 malam, ketika api melalap rumah yang berada di Dusun Banjaran. Ketika menerima laporan, Polres Wonosobo segera mengirimkan tim ke lokasi kejadian bersama dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran.

Dalam waktu singkat, petugas dari Polres Wonosobo dan Dinas Pemadam Kebakaran tiba di tempat kejadian. Mereka langsung melakukan upaya pemadaman dan evakuasi warga sekitar yang terdampak kebakaran. Selain itu, masyarakat setempat juga turut berperan aktif dalam membantu memadamkan api dengan menggunakan alat-alat sederhana yang ada di sekitar.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam pemadaman kebakaran tersebut. “Kerja sama antara Polres Wonosobo, Dinas Pemadam Kebakaran, dan masyarakat setempat telah memainkan peran yang sangat penting dalam menangani kejadian ini. Dengan respons cepat dan kerjasama yang solid, kita berhasil memadamkan api dan mencegah penyebaran yang lebih luas,” ucapnya.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, rumah yang terkena dampak kebakaran mengalami kerusakan yang cukup parah. Tim dari Dinas Sosial setempat juga turut memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga yang terkena musibah tersebut.

Polres Wonosobo mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati dalam menggunakan sumber api, serta memastikan adanya tindakan pencegahan kebakaran di rumah masing-masing. Kolaborasi antara polisi, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Wonosobo.

Dalam situasi ini, solidaritas dan gotong royong antarwarga menjadi kunci dalam menghadapi bencana kebakaran. Semoga musibah serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang, dan semoga keluarga yang terdampak dapat pulih dan mendapatkan bantuan yang diperlukan untuk memulai kembali kehidupan mereka.

Polsek Mojotengah Amankan Pentas Kesenian Lengger Di Desa Keseneng

Wonosobo – Polsek Mojotengah Polres Wonosobo berhasil melaksanakan pengamanan acara pentas kesenian Lengger yang diselenggarakan di Dusun Keseneng, Kecamatan Mojotengah. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian tasyakuran khitanan putra dari Bapak Saman, yang berlangsung dengan lancar dan aman berkat upaya pengamanan yang ketat dari kepolisian setempat. Kamis (18/5/2023).

Dalam menghadapi acara pentas kesenian Lengger dan tasyakuran khitanan tersebut, Polsek Mojotengah telah melakukan persiapan pengamanan secara matang. Personel kepolisian yang bertugas telah dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Mereka melakukan patroli di sekitar lokasi dan memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolsek Mojotengah, AKP Sanyoto mengatakan, “Kami melaksanakan pengamanan ini untuk memastikan bahwa acara pentas kesenian Lengger dan tasyakuran khitanan berlangsung dengan aman dan tertib. Kami telah melakukan koordinasi dengan panitia acara dan juga pihak terkait untuk menjamin keberlangsungan acara tanpa adanya gangguan keamanan.”

Selain pengamanan di sekitar lokasi, polisi juga melakukan pengawasan terhadap kelancaran jalannya acara. Mereka memastikan agar kegiatan berlangsung sesuai dengan yang kita semua harapkan.

Acara pentas kesenian Lengger dihadiri oleh masyarakat setempat dan para undangan yang merupakan keluarga dan kerabat dari Bapak Saman. Selama acara berlangsung, suasana tetap meriah dan penuh kegembiraan tanpa adanya insiden yang mencemaskan.

Bapak Saman, sebagai tuan rumah acara, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polsek Mojotengah atas upaya pengamanan yang telah dilakukan. Ia juga berharap semoga kegiatan semacam ini dapat terus berjalan dengan aman dan sukses di masa yang akan datang.

Polsek Mojotengah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap acara yang diselenggarakan di wilayah tersebut. Kerjasama dan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua pihak.

Dengan adanya pengamanan yang baik dari Polsek Mojotengah, acara pentas kesenian Lengger dan tasyakuran khitanan putra Bapak Saman di Dusun Keseneng, Kecamatan Mojotengah, berjalan dengan sukses dan aman. Semoga kegiatan serupa dapat terus berlangsung dengan lancar serta memberikan manfaat dan kegembiraan bagi semua yang terlibat.

Polres Wonosobo Melaksanakan Pengamanan Ibadah Gereja dengan Aman dan Kondusif Menyambut Kenaikan Isa Al Masih di Wilayah Kab. Wonosobo

Wonosobo – Polres Wonosobo berhasil melaksanakan pengamanan ibadah gereja yang berlangsung dalam rangka memperingati Kenaikan Isa Al Masih dengan kondusif dan aman. Kamis (18/5/2023). Tindakan ini dilakukan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang merayakan peristiwa penting dalam agama mereka. Dalam menghadapi perayaan Kenaikan Isa Al Masih yang diikuti oleh umat Kristiani di Kabupaten Wonosobo, Polres Wonosobo telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang cermat dan terencana. Kepolisian setempat telah bekerja sama dengan instansi terkait serta pihak gereja untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan bebas dari gangguan keamanan. Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi ibadah gereja berlangsung dengan aman dan kondusif. “Kami telah menyusun strategi pengamanan yang matang untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Kenaikan Isa Al Masih di wilayah Kabupaten Wonosobo. Kami melakukan koordinasi dengan gereja-gereja terkait, dan juga melakukan patroli serta pengawasan intensif di sekitar lokasi gereja,” ujarnya. Sejumlah personel kepolisian dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan di gereja-gereja yang menjadi tujuan ibadah umat Kristiani. Mereka melakukan patroli rutin di sekitar lokasi gereja dan melakukan pengawasan terhadap setiap kegiatan yang berlangsung di sekitar area ibadah. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan tas yang dibawa oleh para jemaat untuk mencegah adanya benda-benda yang berpotensi membahayakan keamanan. Selain itu, polisi juga menjalin kerja sama dengan pengurus gereja untuk mengoordinasikan kegiatan keamanan yang akan dilaksanakan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan ibadah berlangsung dengan lancar dan terhindar dari gangguan keamanan. Hingga saat ini, pelaksanaan ibadah Kenaikan Isa Al Masih di wilayah Kabupaten Wonosobo berjalan dengan lancar, tanpa adanya insiden yang mencemaskan keamanan. Polres Wonosobo mengapresiasi kerjasama antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan selama perayaan agama ini. Kepolisian Wonosobo mengimbau kepada seluruh umat Kristiani dan masyarakat Wonosobo untuk tetap waspada dan melaporkan segala kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib. Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Wonosobo tetap terjaga sehingga umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan damai dan tenteram. Polres Wonosobo memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Kenaikan Isa Al Masih. Diharapkan kegiatan serupa dapat berjalan sukses dan aman di masa yang akan datang, mempererat kerukunan antarumat beragama serta mewujudkan suasana yang harmonis dalam kehidupan beragama di Kabupaten Wonosobo.

Polres Wonosobo Pastikan Situasi Aman Dengan Laksanakan Blue Light Patrol

Wonosobo – Polres Wonosobo kembali melaksanakan Blue Light Patrol guna meningkatkan penegakan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan mengerahkan ratusan personel kepolisian yang dilengkapi dengan kendaraan dinas berlampu biru.

Blue Light Patrol ini dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., yang menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas dan terukur. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah tindak kejahatan dan memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan di wilayah Wonosobo.

Dalam kegiatan ini, petugas menggunakan kendaraan dinas yang dilengkapi dengan lampu biru dan sirine sebagai tanda pengenal kepolisian. Mereka melakukan patroli di berbagai titik strategis di Kabupaten Wonosobo serta melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan pengendara yang mencurigakan.

Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, dan menghindari pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan pengendara lainnya. Hal ini dilakukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Wonosobo.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menjelaskan bahwa Blue Light Patrol merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara proporsional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Blue Light Patrol ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah Wonosobo. Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres Eko Novan.

Masyarakat Wonosobo memberikan apresiasi terhadap Blue Light Patrol yang dilakukan oleh Polres Wonosobo. Mereka merasa terbantu dengan adanya kehadiran kepolisian yang berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Salah seorang warga Wonosobo, Rina, mengatakan, “Saya sangat mendukung kegiatan Blue Light Patrol ini. Ini menunjukkan keberadaan polisi yang hadir untuk melindungi masyarakat. Saya berharap kegiatan ini dapat menciptakan rasa aman dan membuat pelaku kejahatan berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan kriminal.”

Blue Light Patrol ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Bupati Wonosobo, H Afif Nurhidayat, S.Ag., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan di Wonosobo tercinta ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan blue light patrol yang dilakukan oleh Polres Wonosobo. Hal ini menunjukkan keberadaan kepolisian yang tanggap dan siap dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan Wonosobo yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya,” ujar Bupati Afif Nurhidayat.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Wonosobo untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya kegiatan blue light patrol, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi kejahatan dan memberikan informasi yang berguna kepada aparat kepolisian.

Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat Polres Wonosobo Rutin Laksanakan Kegiatan Ambang Gangguan Pagi

Wonosobo – Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan ambang gangguan pagi dengan melibatkan ratusan personel pada hari ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan ambang gangguan pagi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. Sejak pagi hari, ratusan personel kepolisian telah dikerahkan untuk melakukan patroli di berbagai titik strategis di wilayah Wonosobo.

Selain kegiatan pengamanan dan penegakan hukum, kegiatan ini juga dilengkapi dengan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. Petugas memberikan himbauan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan kerjasama dengan aparat kepolisian untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ambang gangguan pagi ini merupakan salah satu upaya kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat mencegah dan menangkal tindak kejahatan di wilayah Wonosobo. Kami juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi yang berguna kepada kepolisian untuk membantu menjaga keamanan di lingkungan sekitar,” ujar Kapolres Eko Novan.

Kegiatan ambang gangguan pagi ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini karena dapat memberikan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas di wilayah Wonosobo.

Salah seorang warga Wonosobo, Ahmad, mengungkapkan, “Saya sangat mendukung kegiatan ambang gangguan pagi ini. Ini menunjukkan bahwa polisi hadir untuk melindungi masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, tingkat kejahatan bisa ditekan dan masyarakat bisa hidup dengan lebih aman dan tenteram.”

Kegiatan ambang gangguan pagi ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Bupati Wonosobo, H Afif Nurhidayat S.Ag, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus mendukung kegiatan-kegiatan kepolisian yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonosobo

Tingkatkan Patroli, Polres Wonosobo Sosialisasikan Pemilu Damai

Polres Wonosobo terus mengintensifkan patroli rutin guna meningkatkan kemanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. Patroli ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, menekan angka kriminalitas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dalam patroli rutin kali ini, Polres Wonosobo menurunkan sejumlah personel dan kendaraan patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti pemukiman warga, jalan raya, dan area publik lainnya. Selama patroli, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan atau hal mencurigakan yang terjadi di sekitar lingkungan mereka.

 

Selain itu, dalam patroli kali ini, Polres Wonosobo juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemilu damai. Dalam pemilu 2024 nanti di harapkan seluruh masyarakat dapat bersama -sama menjaga sitkamtibmas agar tetap damai dan kondusif

 

Patroli rutin yang dilakukan Polres Wonosobo ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Masyarakat merasa senang dan merasa lebih aman dengan adanya kehadiran petugas kepolisian di lingkungan mereka. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Menjelang Pemilu 2024, Polres Wonosobo Laksanakan Pengamanan Tahap Pendaftaran Bakal Calon Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo

Menjelang Pemilu 2024, Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan tahap pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten/Kota untuk Pemilu serentak 2024 di kantor KPU Kabupaten Wonosobo. Puluhan anggota Polres Wonosobo dikerahkan untuk mengamankan lokasi acara, serta menjaga kelancaran jalannya kegiatan tersebut.

Tahap pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kabupaten/Kota untuk Pemilu serentak 2024 di mulai sejak hari Jumat (12/5) hingga hari Minggu (14/5). Hal ini dilakukan selama 3 hari agar situasi tetap kondusif.

Selain itu, pada pendukung calon tersebut ikut mengiringi calon tersebut dari Alun – Alun Wonosobo hingga ke kantor KPU Wonosobo. Namun hingga kegiatan selesai situasi kondusif tidak ada hal – hal yang tidak diinginkan.

Pihak penyelenggara  juga telah menyiapkan tim medis di lokasi acara sebagai upaya pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Tim medis akan siap memberikan pertolongan pertama jika ada pengunjung yang membutuhkan, sedangkan anggota yang berjaga ikut membantu mengatur lalu lintas supaya tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Suksesnya tahapan Pemilu 2024 adalah tujuan utama dari semua pihak yang terlibat dalam keamanan Pemilu 2024. Dengan pengamanan yang ketat dan terkoordinasi dengan baik, diharapkan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat menikmati Pemilu 2024 tersebut dengan aman dan nyaman.