Wonosobo – Polres Wonosobo menggelar upacara pelepasan siswa Latihan Kerja (Latja) SPN (Sekolah Polisi Negara) Polda Jawa Tengah di halaman Mapolres Wonosobo. Upacara ini sebagai bentuk penghargaan dan perpisahan kepada siswa Latja yang telah menyelesaikan masa pelatihan mereka. Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo, bertindak sebagai pimpinan upacara dan membacakan sambutan dari Kapolres Wonosobo. Senin (26/6) siang.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh sekitar 25 siswa Latja yang telah melalui proses pelatihan intensif di SPN Polda Jawa Tengah. Mereka mengikuti program pelatihan yang mencakup berbagai aspek kepolisian, seperti pengetahuan hukum, taktik dan teknik polisi, penanganan kejahatan, dan pelayanan masyarakat. Setelah menyelesaikan latihan mereka, para siswa Latja ini akan kembali ke Polres Wonosobo untuk mengabdi sebagai anggota kepolisian.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakapolres Wonosobo, Kapolres Wonosobo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para siswa Latja atas dedikasi, semangat, dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama masa pelatihan. Ia juga menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang tinggi dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Saudara-saudara telah melewati pelatihan yang intensif dan menuntut. Kini saatnya untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dalam melaksanakan tugas sebagai anggota kepolisian yang bertanggung jawab,” kata Kapolres Wonosobo dalam sambutannya.
Selain itu, Kapolres Wonosobo juga memberikan pesan kepada siswa Latja untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam menghadapi tugas-tugas yang semakin kompleks dan dinamis di masa depan. Ia berharap bahwa para siswa Latja ini dapat menjadi polisi yang handal, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Acara pelepasan ini juga menjadi momen penting bagi Polres Wonosobo untuk memperkuat hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas anggota kepolisian guna memberikan pelayanan yang terbaik dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Wonosobo.

Kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo. Personel Polres Wonosobo siap sedia untuk merespon setiap situasi darurat atau keadaan yang membutuhkan penanganan cepat, seperti kecelakaan lalu lintas, pencurian, atau tindak kejahatan lainnya.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban, personel Polres Wonosobo juga memberikan perhatian khusus kepada keselamatan lalu lintas. Mereka melakukan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas, seperti penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, penggunaan seat belt bagi pengendara mobil, serta penggunaan lampu kendaraan pada saat malam hari. Tindakan preventif ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan melindungi keselamatan masyarakat.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, mengungkapkan bahwa kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” ini merupakan salah satu bentuk pelayanan prima yang diberikan oleh Polres Wonosobo kepada masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Kegiatan “Ambang Gangguan Pagi” akan terus dilaksanakan oleh Polres Wonosobo secara rutin guna memberikan kepastian dan rasa aman kepada masyarakat. Polres Wonosobo berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional dan responsif demi menjaga keamanan serta kenyamanan hidup bagi seluruh warga Wonosobo.




