Banser Cup Resmi DibekukanAkibat keributan yang terjadi saat pertandingan sepak bola antara Persesi Batang dan Bulu Kecamatan Garung pada Senin (30/10/2023) di lapangan Buntu, Kejajar, gelaran Banser Cup resmi dibekukan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kapolres Wonosobo melalui Kapolsek Kejajar, AKP Abror menjelaskan bahwa keributan semula dipicu saling olok antar penonton di luar lapangan. Sehingga menimbulkan kerusuhan hingga masuk ke lahan pertanian warga.
Dari hasil mediasi yang telah dilaksanakan pada Selasa (31/10) lalu di Polsek Kejajar, kedua belah pihak sepakat berdamai dan pihak desa Gataksari mengaku tidak akan melanjutkan pengaduan yang sebelumnya dibuat.
“Kedua pihak dari warga desa Gataksari dan Lengkong Bulu menyatakan sudah saling memaafkan dan sepakat berdamai, perihal laporan pengaduan penganiayaan ringan juga akan dicabut,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek Kejajar menambahkan bahwa untuk sementara waktu Banser Cup akan dibekukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
“Meski sudah memasuki tahap delapan besar, namun karena kericuhan yang terjadi kemarin, Banser Cup akan dibekukan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” jelas AKP Abror.
Lebih lanjut, Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia berharap kompetisi sepak bola yang semestinya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi antar suporter tidak lagi diwarnai kerusuhan serupa.
“Hadapi dan selesaikan segala permasalahan dengan kepala dingin, jangan mudah diprovokasi, mari kita jadikan sepak bola menjadi ajang olahraga yang damai tanpa keributan,” tandasnya.
Berita
Polres Wonosobo Terima Kunjungan TK Bintang Kecil Sambek, Kenalkan Tugas Kepolisian
Polres Wonosobo menerima kunjungan istimewa dari para murid TK Bintang Kecil Sambek Wonosobo hari ini, Rabu (01/11). Dalam acara ini, para petugas polisi berusaha untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini mengenai peran dan tugas mereka dalam masyarakat.
Acara kunjungan ini adalah bagian dari program Polisi Sahabat Anak yang bertujuan untuk menciptakan hubungan positif antara anak-anak dan aparat kepolisian, sekaligus mengedukasi mereka tentang tugas-tugas polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kedatangan anak-anak dari TK Bintang Kecil Sambek Wonosobo disambut dengan hangat oleh petugas kepolisian di halaman Polres Wonosobo. Mereka diberikan kesempatan untuk melihat peralatan dan kendaraan polisi serta bertanya tentang peran polisi dalam melindungi masyarakat.
Kasat Binmas Polres Wonosobo AKP Bambang mengatakan, “Kunjungan ini adalah upaya untuk membangun hubungan positif antara anak-anak dan polisi. Kami ingin mereka merasa nyaman dengan polisi dan memahami bahwa kami selalu siap membantu dan melindungi mereka.”
Acara ini mendapat sambutan hangat dari guru dan orang tua anak-anak yang turut serta dalam kunjungan ini. Mereka berharap bahwa melalui pengalaman ini, anak-anak akan lebih memahami peran polisi dalam masyarakat dan merasa lebih dekat dengan polisi sebagai sahabat dan pelindung
Dua Hadiah Untuk Divisi Humas Polri Dari Kapolri
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak Hari Jadi Ke-72 Humas Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/23). Kehadiran Jenderal Sigit didampingi Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho dan disambut seluruh pejabat utama Divisi Humas serta jajaran.
Kadiv Humas menyatakan HUT Humas Polri kali ini sungguh luar biasa dan berbeda dari sebelumnya. Sebab, Kapolri memberikan dua hadiah besar untuk kemajuan Divisi Humas Polri.
“Kami seluruh personel Divisi Humas Polri dan humas jajaran mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolri di Hari Ulang Tahun Humas Polri ini kami mendapatkan dua kado terindah,” ujar Kadiv Humas, Selasa (31/10/23).
Menurut Kadiv Humas, hadiah pertama yang diberikan adalah disahkannya Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Perkap tersebut mengintegrasikan seluruh aturan kehumasan dalam satu aturan.
“Perkap ini salah satunya mengatur bahwa seluruh pegawai negeri sipil Polri mengemban fungsi kehumasan,” jelas Kadiv Humas.
Kemudian, hadiah kedua dari Kapolri atas dukungannya di pembuatan Portal Humas Presisi yang diluncurkan bertepatan dengan acara puncak HUT Humas tersebut. Portal Humas Presisi merupakan rumah besar yang mengintegrasikan seluruh layanan aplikasi digital Humas Polri beserta jajaran.
Dipaparkan Kadiv Humas, Portal Humas Presisi ini diharapkan dapat membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi berbagai komponen. Dengan demikian, diharapkan dapat memunculkan daya cipta, rasa, dan karsa akan menjadi kesempurnaan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Dari rumah digital ini, ujar Kadiv Humas, diharapkan dapat melawan dan meluruskan berbagai informasi yang salah (hoaks). Sebab, portal ini menyediakan fakta agar pencegahan segala indikasi perpecahan dapat di mitigasi.
“Ini adalah jawaban untuk kita semua membangun keberadaban dan merangkai kebhinekaan di dunia digital sekarang ini. Setiap ada permasalahan bangsa kita bisa saling komunikasi atau cek fakta melalui Portal Humas Presisi,” ungkap Kadiv Humas.
Ditambahkan Kadiv Humas, meski HUT Divisi Humas Polri jatuh pada 30 Oktober 2023, namun rangkaian acara sudah dilakukan sejak awal Oktober 2023. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah bhakti sosial donor darah pada Senin (2/10/23).
Kemudian, kegiatan bhakti sosial pemberian air bersih dilaksanakan pada Rabu (4/10/23). Lalu, kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon dan menebarkan bibit ikan dilaksanakan pada Jumat (13/10/23).
Kegiatan selanjutnya lomba gen z go vote competition yang bertujuan untuk dapat memahami perspektif masyarakat dan gen z terkait penanganan dan pencegahan isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat pada saat pemilu. Kemudian, melaksanakan kegiatan penilaian awarding kepada Bidhumas Polda dari 3 s.d. 16 Oktober 2023.
Lalu, pertandingan sepak bola seven
soccer bersama insan media 14 Oktober 2023. Selanjutnya. melaksanakan kegiatan nonton
bareng film Aku Rindu bersama insan Media pada Jumat (27/10/23).
Rangkaian lainnya adalah lomba menembak bersama pemimpin redaksi media yang di ikuti oleh 64 peserta pada Sabtu (28/10/23). Terakhir, deklarasi Pemilu Damai 2024 yang di pimpin langsung oleh ketua dewan pers bersama seluruh pemimpin redaksi, organisasi PWI, AMSI, SMSI, dan IWO yang berikrar akan mengawal Pemilu 2024 yang aman, sejuk, damai dan bermartabat.
“Hari ini juga di acara puncak HUT ke-72 Divisi Humas Polri, Kapolri memberikan penghargaan Humas Presisi Awards kepada 11 Kabid Humas dan 32 media TV, media online, dan radio,” jelas Kadiv Humas.
Sat Res Narkoba Polresta Cilacap Tangkap 2 Gembong Bandar Obat Terlarang dan Amankan 320ribu Butir Obat Berbahaya
Humas Polresta Cilacap – Polresta Cilacap menangkap H S (33) dan A H (37) karena diduga mengedarkan obat obatan terlarang. Polisi turut mengamankan 320 ribu butir pil warna putih dengan kandungan ibu proven, acetaminoven, dan casrisoprodol.
“Kami bekerjasama dengan bea cukai berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 320 ribu pil dan ini masuk kedalam golongan 1 narkotika” Ujar Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, S.I.K., M.Si
Kombes Pol Fannky mengatakan pelaku menggunakan modus menjual obat obatan melalui jasa pengiriman. “Oleh karena itu kita bekerjasama dengan beacukai untuk memeriksa barang barang yang dicurigai dan mencurigakan”
Kapolresta Cilacap menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba dan obat-obatan berbahaya. Tindakan tegas seperti ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat serta memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan terkait narkotika dan obat-obatan terlarang. Polresta Cilacap tetap berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari bahaya peredaran obat-obatan terlarang.
Pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika Juncto pasal 55 ayat 1 ke satu KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati
Tragedi Ambrolnya Jembatan Kaca di Limpakuwus, Polresta Banyumas Tetapkan Pengelola Jadi Tersangka
Kepolisian Resor Kota Banyumas menetapkan pengelola objek wisata jembatan kaca “The Geong” hutan Pinus Limpakuwus Kecamatan Sumbang, Banyumas, sebagai tersangka atas musibah ambrolnya wahana jembatan kaca yang menyababkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainya luka-luka.
“Kami telah menetapkan pengelola jembatan kaca yang berinisial ES (63) warga Kelurahan Karangpucung, Kec. Purwokerto Selatan, Kab. Banyumas, sebagai tersangka”, kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, saat konferensi pers di pendopo Polresta Banyumas, Senin (30/10/23).
Kapolresta menjelaskan kronologi kejadian tersebut pada hari Rabu (25/10/23) sekira pukul 10.00 wib, terdapat rombongan 11 orang dari Cilacap yang berkunjung di wahana jembatan kaca The Geong komplek objek wisata hutan pinus Limpakuwus Sumbang.
Dijelaskan rombongan usai berswafoto kemudian berjalan diatas jembatan kaca menuju pintu keluar. Pada saat 4 orang terakhir melewati jembatan menuju pintu keluar seketika kaca jembatan pecah.
“Kaca lantai jembatan pecah sehingga menyebabkan 2 orang terperosok dan tergantung di besi landasan kaca yang pecah serta 2 orang jatuh ke dasar tanah dan satu diantaranya diketahui meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit”, kata Kapolresta.
Kapolresta menyebutkan, dari kejadian tersebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi dan pihak pengelola yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Dia juga menyebutkan hasil pemeriksan Bidlabfor Polda Jateng bahwa penyebab pecahnya kaca pada wahana jembatan kaca “The Geong” dikarenakan pembagian beban pada struktur pilar penyangga tidak berfungsi secara optimal sehingga pada saat dialui akan menimbulkan lendutan, keretakan dan pecahnya kaca disertai suara ledakan.
“Jadi tersangka ini sebagai pengelola wahana jembatan kaca lalai dalam mengelola, dimana pengelola menggunakan tempered glass second yang tidak standar, tidak memiliki ijin, tidak ada SOP, tidak ada uji kelayakan dan informasi himbauan peringatan keselamatan”, kata Kapolresta.
Diketahui, tersangka ES juga memiliki 3 wahana yang sama diantaranya berada di objek wisata hutan pinus Limpakuwus Kec. Sumbang, objek wisata Baturraden dan objek wisata di Guci Kab. Tegal dan sekarang semuanya sudah ditutup.
“Atas peristiwa tersebut, tersangka dikenakan pasal 359 KUHP Subsider Pasal 360 Ayat (1) KUHP karena kelalaian yang menyebabkan matinya seseorang/ menyebababkan orang luka berat dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara”, ungkap Kapolresta.
Sementara itu, ahli kontruksi dari Unsoed Purwokerto, Dr. Ir. Nor Intang Setyo Hermanto, S.T, M.T, menerangkan bahwa kaca yang dipasang di jembatan kaca tersebut menggunakan jenis tempered dengan ketebalan 12 mm.
“Jenis kaca ini sebenarnya kaca yang kuat, namun semua kaca rawan pecah dan kekuatannya tergantung ketebalan dan beban. Untuk standar, kekuatan dan keamanan sebaiknya menggunakan kaca jenis tempered minimal dua lapis dan bisa dilakukan minimal 12 mm sebanyak dua lapis”, ungkapnya.
Disisi lain, ahli hukum pidana Prof. Dr. Hibnu Nugroho, SH, M. Hum, menerangkan bahwa berdasarkan fakta-fakta yang disampaikan penyidik dalam pemeriksaan saksi-saksi serta alat bukti lain ada perbuatan pidana yang terjadi karena unsur kelalaian serta tidak adanya informasi himbauan kepada pengunjung, tidak ada aspek keselamatan, fasilitas tidak memadai, tidak ada uji kelayakan sebelum digunakan dan standar keselamatan.
“Terhadap ES adalah orang yang paling bertanggung jawab, dengan adanya kejadian pecahnya kaca yang mengakibatkan meninggalnya orang/ mengakibatkan luka berat dapat disangka dengan Pasal 359 KUHP Subsider Pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 (lima) tahun”, paparnya.
Monitoring dan Evaluasi, Biro Kerma Mabes Polri Kunjungi Polres Wonosobo
Tim Biro Kerma KL Sops Mabes Polri berkunjung ke Polres Wonosobo dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kerjasama dengan kementerian Lembaga dan Non Kementerian Lembaga yang bertempat di ruang rapat Endradharma Laksana.
Kedatangan Tim Monev Biro Kerma KL Sops Mabes Polri yang dipimpin oleh Kabag Monev Ro Kerma KL Sops Mabes Polres Kombespol Sihar M. Manurung, S.H. dan disambut langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan berserta pejabat utama Polres Wonosobo.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menyampaikan kedatangan tim Monitoring dan Evaluasi dari Mabes Polri tersebut untuk memberikan arahan dan mengecek sejauh mana kerja sama yang dilaksanakan Polres Wonosobo beserta polres jajaran eks wilayah Kedu dengan kementerian Lembaga dan Non Kementerian Lembaga.
“Kedatangan Tim Biro Kerma KL.Sops Polri untuk meninjau pelaksanaan kerjasama antar lembaga yang selama ini dilaksanakan oleh Polres Wonosobo dan Polres jajaran eks wilayah Kedu,” ujar Kapolres Wonosobo.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kabagops eks wilayah Kedu beserta Kasubbag Kerma, Kasat Samapta, Kasat Lantas dan Kasi Hukum Polres se eks wilayah Kedu.
Kabag Monev menuturkan dalam pelaksanaan Monev ada beberapa poin yang menjadi atensi dan harus segera ditindaklanjuti.
“Naskah kerja sama wajib disosialisasikan kepada seluruh fungsi dan satker masing-masing, yang ke dua kerja sama dilaksanakan oleh fungsi terkait, dan yang terakhir perjanjian kerjasama dilaksanakan secara bersama-sama dengan pihak mitra atau masing- masing pihak,” ungkapnya.
Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Gelorakan Pemilu Damai
Tahapan- tahapan pemilu saat ini sudah dimulai, mengantisipasi hal tesebut Polres Wonosobo melalui bhabinkamtibmas menyambangi warga binaanya untuk mensosialisasikan tentang pemilu damai.
Tindakan ini bertujuan untuk membangun kedekatan dengan warga, menjalin komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kunjungan Bhabinkamtibmas ke warga ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memastikan kelancaran dan keamanan pemilihan umum yang akan segera dilaksanakan. Pemilihan umum adalah momen penting dalam kehidupan demokrasi sebuah negara, dan Polri bertekad untuk menjaga keamanan serta memastikan semua warga dapat berpartisipasi tanpa rasa takut atau tekanan.
Saat melakukan kunjungan door-to-door, Bhabinkamtibmas memberikan informasi kepada warga tentang hak dan kewajiban mereka dalam pemilihan umum. Mereka juga memberikan pengertian tentang betapa pentingnya menjalani pemilu secara damai dan tanpa kekerasan. Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya menghormati perbedaan pendapat politik dan menyelesaikan konflik melalui jalur yang sah dan demokratis.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan nomor kontak darurat yang dapat dihubungi oleh warga jika ada situasi atau insiden yang memerlukan intervensi aparat keamanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dari pihak berwenang dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu.
Kapolda Ajak Mahasiswa Ciptakan Cooling System Selama Pemilu
SEMARANG – Polda Jawa Tengah menggandeng berbagai komponen masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang sejuk selama tahapan pemilu 2024. Di tingkat intelektual, Polda Jateng melibatkan pelajar yang tergabung dalam Cipayung Plus Jateng untuk mencegah konflik selama pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung. Oleh karena itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Colling System Cipayung Plus Jateng. Hal itu disampaikan Kapolda usai menghadiri Refleksi Sumpah Pemuda & Deklarasi Rumah Kebangsaan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, di Balairung Astina UTC Hotel Semarang, Sabtu (28/10/2023). Sebagai informasi, ada tujuh organisasi mahasiswa yang bernaung di Cipayung Plus Jateng, meliputi HMI, PMII, IMM, PMKRI, GMKI, KAMMI dan GMNI yang mengikuti kegiatan bersama Polda Jateng tersebut.
Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan pertemuan bersama rekan-rekan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jateng melakukan aksi Deklarasi Pemilu Damai di sela-sela acara Refleksi Sumpah Pemuda & Deklarasi Rumah Kebangsaan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah itu.
Tak hanya Deklarasi Pemilu Damai saja, Kapolda Jateng langsung membentuk Satgas Cooling System yang menjadi bagian dari upaya mewujudkan suasana sejuk dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
“Di sisi lain (Deklarasi Pemilu Damai), adik-adik ini kita jadikan Satgas Colling System Polda Jawa Tengah. Satgas ini dia mempunyai rumah-rumah kebangsaan di masing-masing kabupaten kota Jawa Tengah. Tugasnya membantu Polri dalam rangka mendinginkan permasalahan pemilu,” ujar Kapolda Jateng, Sabtu siang.
Terkait Satgas Cooling System ini, Ahmad Luthfi menjelaskan, rekan-rekan mahasiswa tersebut bisa berkolaborasi melalui kegiatan yang berkaitan dengan pendinginan situasi di tengah masyarakat selama pelaksanaan Pemilu.
“Mereka bisa ikut kegiatan yang menyejukan masyarakat. Dia mendinginkan, dia memberikan imbauan, dia juga dalam membantu tugas kepolisian. Sehingga pemilu di wilayahnya setiap kabupaten kota mengizinkan kegiatan-kegiatan pelajar,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan dari pengurus GMNI Jateng, Amir Mahmud menuturkan mendukung Polda Jateng dalam pembentukan rumah kebangsaan di setiap kabupaten/kota di Jateng. Pasalnya, ia menilai langkah tersebut sangat bagus sebagai miniatur bernegara. Pihaknya berkomitmen untuk mendorong terbentuknya rumah kebangsaan di setiap kabupaten/kota di Jateng.
“Dengan adanya itu, kami berharap Jawa Tengah menjadi barometer contoh bernegara, terkhusus untuk kawan-kawan Cipayung Plus se- Indonesia,” kata Amir.
Polres Wonosobo Berhasil Redam Bentrok Antar 2 Desa di Kepil
Polres Wonosobo mendatangi lokasi bentrokan antar warga desa yang terjadi di jalan alternatif Wonosobo-Magelang, atau tepatnya di area pasar Desa Randusari Kecamatan Kepil, Sabtu, 28 Oktober 2023 malam.
Diduga bentrokan tersebut dipicu oleh perkelahian yang terjadi saat acara dangdutan disalah satu desa di wilayah Kecamatan Kepil.
Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan langsung terjun ke lokasi saat mengetahui adanya bentrokan tersebut. Pihaknya juga menerjunkan personelnya untuk mencegah bentrokan semakin parah.
“Selain menerjunkan anggota, mediasi juga telah dilakukan untuk meredam kedua belah pihak,” ungkap Kapolres.
Akibat bentrokan tersebut, arus lalu lintas dari arah Wonosobo menuju Magelang maupun sebaliknya sempat tersendat.
Beruntung, pihak kepolisian yang sigap melerai bentrokan membuat situasi kembali kondusif dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Alhamdulillah massa berhasil diredam dan bersedia kembali ke rumah masing-masing, kami juga memerintahkan anggota untuk mengawal massa kembali agar tidak terjadi bentrok susulan,” lanjut Kapolres.
Lebih lanjut Kapolres menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Wonosobo.
“Masyarakat tidak usah khawatir, kami menjamin keamanan dan ketertiban akan terus terjaga,” pungkasnya.
Kadiv Humas Polri Buka Pertandingan Menembak Pemimpin Redaksi
Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho membuka pertandingan menembak Kadiv Humas Cup dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-72 Humas Polri. Pertandingan tersebut diikuti oleh Dewan Pers dan para pemimpin redaksi media massa.
Kadiv Humas mengatakan, pertandingan menembak ini menjadi salah satu cara mempererat sinergisitas antara Polri , Dewan Pers dan dengan media massa. Tak dipungkiri, peran media sangat penting dalam transparansi kinerja Korps Bhayangkara.
Ditambahkan Kadiv Humas, dalam menghadapi tahun politik ini, Polri juga sangat memahami pentingnya peran media massa dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Sebagai mitra strategis Polri, membangun semangat kolaborasi dengan rekan-rekan media yang salah satunya dengan kegiatan lomba menembak,” jelas Kadiv Humas, Sabtu (28/10/23).
Ditambahkan Kadiv Humas, dengan sinergisitas yang semakin tinggi, diharapkan semakin banyak kolaborasi Polri dengan media massa. Selain itu, diharapkan dapat bersama-sama menjaga kondusifitas selama Pemilu 2024.
“Sinergisitas ini perlu untuk dijalin karena ke depan akan semakin banyak kolaborasi yang akan kita lakukan bersama, sehingga akan tercipta situasi pemilu 2024 yang sejuk, aman, damai, dan bermartabat di masyarakat,” ungkap Irjen. Pol. Sandi.
Lebih lanjut Kadiv Humas mengingatkan, Pemiu 2024 tidak akan menjadi hal yang besar tanpa peran media. Sebab, media menjadi penentu keberhasilan, bahkan kegagalan pesta demokrasi itu sendiri.
“Ini bentuk kewajiban moral kita untuk sepakat Pemilu 2024 harus aman, Pemilu 2024 harus damai. Semua itu tidak akan menjadi besar tanpa teman-teman media,” ujar Kadiv Humas.
Di sisi lain, Kadiv Humas menyampaikan ucapan terima kasih dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo kepada insan media. Jenderal Sigit mengaku bahwa peran media sangat berpengaruh dalam mendukung kepercayaan masyarakat kepada Polri.