Polres Wonosobo melakukan Evakuasi terhadap seorang Warga yang ditemukan Meninggal Dunia

Pada hari Jumat, 12 Juli 2024, Polres Wonosobo melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Ds. Lumajang Kec. Watumalang Kab. Wonosobo. Penemuan tersebut bermula dari laporan warga sekitar yang mencium bau tidak sedap dari rumah korban yang berlokasi di Desa Lumajang.
Tim evakuasi yang dipimpin oleh AIPTU Herry segera menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut. Sesampainya di tempat kejadian, petugas menemukan bahwa korban, seorang pria berusia 29 tahun, telah meninggal dunia dan diperkirakan sudah meninggal sekitar lima hari yang lalu. Kondisi tubuh korban yang sudah mulai membusuk mengindikasikan bahwa kematian tersebut terjadi beberapa hari sebelum penemuan.
Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati untuk menjaga kebersihan dan menghindari penyebaran penyakit. Tim medis dari Puskesmas Watumalang setempat turut serta dalam evakuasi untuk memastikan prosedur kesehatan dan keselamatan terjaga. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Watumalang. Dari hasil pemeriksaan tidak terdapat tanda kekerasan sehingga pihak keluarga dari pihak keluarga menyatakan ikhlas, menolak untuk dilakukan outpsi serta menerima kematian korban tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan.
Kapolsek Watumalang , AKP Yulianto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan atau tidak biasa terjadi di lingkungan mereka.
“Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap tetangga dan lingkungan sekitar. Jika ada hal yang mencurigakan atau tidak biasa, segera laporkan kepada pihak berwajib agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Yulianto.

Personel Satlantas Dampingi Taruna Akpol dalam Pelatihan Kerja Pelayanan STNK

Personel Satlanta Polres Wonosobo mendampingi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dalam kegiatan pelatihan kerja yang bertujuan memberikan pemahaman praktis mengenai pelayanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Samsat Wonosobo , diikuti oleh sejumlah taruna Akpol tingkat satu yang sedang melaksanakan program kerja lapangan.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis kepada para taruna mengenai prosedur pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan STNK. Para taruna diajarkan berbagai aspek pelayanan, mulai dari proses administrasi, penanganan keluhan masyarakat, hingga penggunaan sistem informasi untuk mempermudah dan mempercepat proses pelayanan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo , AKP Edi Nugroho menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan taruna Akpol menjadi perwira polisi yang siap melayani masyarakat dengan profesionalisme tinggi.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi para taruna, sehingga mereka lebih siap dan paham dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan nanti,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di masa mendatang, melalui peningkatan kompetensi taruna Akpol yang akan menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.

Studi Banding ke Indonesia, Kepolisian Kamboja Ingin Belajar tentang Pemberdayaan Polwan dan Pengarusutamaan Gender dari Polri

Jakarta – Pakor Polwan RI, Brigjen. Pol. Dra. Desy Andriani menerima delegasi Kepolisian Kamboja yang dipimpin Pol. Lt. Gen. Ros Chansophea, Wakil Komisaris Jenderal Kepolisian Nasional Kamboja di SSDM Polri, hari Rabu (10/07/2024).

Kunjungan ini dalam rangka studi banding dan mempelajari pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan) dan pengarusutamaan gender di lingkungan Polri.

“Mereka datang untuk melaksanakan studi banding terutama dalam masalah rekrutmen, woman leadership, dan juga bagaimana Polri menyikapi tantangan tugas ke depan khususnya tentang isu Gender-Based Violence (GBV). Hal ini dilakukan dalam bentuk sharing best practices serta tantangan yang dihadapi dan bagaimana kita menyikapi tantangan tersebut,” ujar Brigjen Pol. Desy Andriani.

Brigjen. Pol. Desy menambahkan bahwa kunjungan Kepolisian Kamboja atas Kerjasama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Pakor Polwan RI juga menyampaikan komitmen Polri terhadap inklusivitas, yang ditunjukkan dengan dibukanya kesempatan bagi penyandang disabilitas yang memiliki kemampuan tertentu untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri.

Dalam pertemuan yang berlangsung cair dan akrab ini, Pol. Lt. Gen. Ros Chansophea menyatakan ketertarikannya dengan berbagai inisiatif Polri, termasuk sosialisasi pengarusutamaan gender, pelatihan dan mentoring gender, serta penyediaan tunjangan khusus dan fasilitas bagi Polwan.

Kepolisian Kamboja juga mempelajari tentang jaringan Polwan Indonesia dan partisipasi Indonesia dalam International Association of Women Police (IAWP) yang mengantarkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memenangkan penghargaan Male Award in Support He for She UN Campaign di Auckland, Selandia Baru tahun 2023.

“Saya sudah pernah bertemu Brigjen Pol. Desy dan delegasi Polwan RI sebelumnya di event regional dan internasional. Mereka sangat ramah. Bagi saya Indonesia adalah teman yang baik, sangat terbuka dan suportif. Kami sangat tertarik melakukan studi banding tentang isu Gender-Based Violence dan pengarusutamaan gender. Saya sangat yakin akan terjalin kerjasama yang erat dan saling membantu antara kedua lembaga kepolisian,” ujar Pol. Lt. Gen. Ros Chansophea.

Selain melakukan kunjungan ke SSDM Polri, delegasi Kamboja juga melakukan kunjungan ke Pusat Misi Internasional Polri, PPA Polda Metro Jaya, serta Sepolwan dalam rangkaian studi banding ini.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat kapasitas penegak hukum Kamboja dalam menangani kekerasan berbasis gender dan membangun jaringan kepolisian perempuan yang lebih kuat di Asia Tenggara.

Untuk meningkatkan peran perempuan dalam penegakan hukum di wilayah ASEAN, diharapkan dari pertemuan ini bisa terbentuk asosiasi Polwan se-ASEAN.

Pelaksanaan studi banding delegasi Kepolisian Kamboja di Indonesia berlangsung tanggal 19 – 21 Juli 2024.