TMMD Sengkuyung Tahap II DI Desa Sigedang, Kapolsek Kejajar Hadiri Upacara

Kodim 0707/Wonosobo kembali menggelar Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2022 di Desa Sigedang Kecamatan Kejajar.

Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag. sebagai Inspektur Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung sekaligus penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Serah Terima Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II TA 2022 di Lapangan Desa Sigedang Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.Selasa(26/07)

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II yang kali ini mengambil tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”

 

Dalam sambutannya yang membacakan Amanat Gubernur Jawa Tengah dikatakan Program TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan – persoalan kebangsaan kita hari ini. Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja. Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

 

“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi” pungkas Afif Nurhidayat

Kegiatan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa, dulu dikenal dengan istilah AMD atau ABRI Masuk Desa, yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan sampai dengan saat ini sudah berjalan selama 42 Tahun.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat terutama TNI yang telah membantu secara moril dan materiil, karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana” apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah yang disampaikan Bupati.

 

Kapolres Wonosobo yang diwakili Kapolsek Kejajar Iptu Sutono, S.H. menyampaikan “Polres Wonosobo sangat mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan TMMD ini karena selain dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar juga dapat mempererat sinergitas TNI?Polri dengan masyarakat”.

Sasaran pokok/sasaran fisik yang dilaksanakan Betonisasi jalan penghubung Dusun Sigedang.

Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan seperti Wawasan Kebangsaan dari Kodim 0707/Wonosobo.

Narkoba, Miras dan HIV/AIDS dari Polres Wonosobo,Penanganan Stunting dari DP3AKB Kab. Wonosobo, Sosialisasi Tanggap Bencana dari BPBD Kab. Wonosobo, Pelatihan Pengolahan Produk Makanan/Minuman dari Tanaman Herbal dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Wonosobo

Cegah Kejahatan, Polsek Kejajar Laksanakan Blue Light Patrol

Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas wilayah hukum yang aman dan kondusif, Polsek Kejajar Polres Wonosobo melaksanakan Blue Light Patrol (BLP) malam yang dipimpin Kanit Samapta Aiptu Agung W Rabu, (27/07/2022) pukul 09.30 wib.

Kegiatan Blue Light Patrol (BLP) Polsek Kejajar hari ini menyasar pada tempat-tempat layanan publik yang berpotensi menimbulkan kerawanan gangguan kamtibmas antara lain SPBU, Kantor Kecamatan, ATM dan Pemukiman Penduduk.

Petugas Patroli juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga masyarakat agar tetap waspada dan selalu mengutamakan keamanan serta keselamatan diri sendiri maupun orang lain, khususnya terhadap ancaman gangguan kamtibmas.

Petugas Patroli juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan kepada warga masyarakat yang dijumpai dalam rangka pencegahan penyebaran dan pengendalian Covid-19 ditengah-tengah situasi pandemi seperti sekarang ini.

“Jangan lengah untuk tetap memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan karena Covid-19 masih ada, serta jangan lupa menjaga keamanan dan keselamatan diri dengan tidak memakai perhiasan berlebih saat berpergian”, pesan Aiptu Agung W.

Cegah PMK, Bhabinkamtibmas Ajak Peternak Untuk Sadar Kebersihan Kandang

Polres Wonosobo –Sambang wilayah selain bertujuan untuk menjalin kemitraan dengan masyarakat juga untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah binaan. Bhabinkamtibmas Polsek Selomerto  Aipda Agung berikan himbauan kepada warga desanya. Selasa (26/7)

Bhabinkamtibmas sambang wilayah menyempatkan diri untuk menjumpai warganya sekaligus menyampaikan pesan – pesan serta himbauan kamtibmas kepada warga.

“Agar peternak domba jawa menjaga kesehatan hewan dengan cara sering membersihkan kandang dan hewan agar terhindar dari penyakit mulut dan kuku (PMK), serta segera melaporkan pada Bhabinkamtibmas dan Dinas Peternakan apabila ada indikasi terjangkit PMK.” Ungkap Agung

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan salah satu penyakit hewan menular strategis yang cukup menghebohkan sejak awal April 2022 silam yang kemudian ditetapkan sebagai wabah di Indonesia oleh Kementerian Pertanian sejak 7 Mei 2022.

Aipda Agung juga mengingkatkan untuk tidak panik dengan adanya wabah PMK, mari bersama untuk mengantisipasi hal tersebut dengan menjaga kebersihan kandang dan melakukan penyemprotan menggunakan desinfektan secara berkala serta melakukan vaksinasi kepada hewan ternak agar terhindar dari wabah PMK.

Lakukan Pengamanan Ambang Gangguan Pagi, Personel Polres Wonosobo Tempati Penggal Jalan

Polres Wonosobo – Untuk menciptakan kondusifitas kamseltibcarlantas yang bertujuan melayani masyarakat secara keseluruhan agar nyaman dalam berlalu lintas di jalan dan pengguna jalan merasa aman.

Satlantas Polres Wonosobo selalu menempatkan personelnya untuk melaksanakan pengamanan Ambang Gangguan (AG) di simpul simpul jalan rawan kepadatan dan kecelakaan.

Terlihat sejak pagi hari aktifitas pengamanan dan pengaturan lalu lintas mulai di gelar, tempat tempat yang sudah tersetting di lakukan penjagaan. Perempatan dan penyeberanganpun tidak terlupakan hal tersebut juga merupakan sarana mendekatkan polisi dengan masyarakat, Selasa (26/7).

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Ragil usai memimpin dan mengendalikan langsung pengamanan ambang gangguan mengatakan, kegiatan ini merupakan awal aktifitas rutin anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk pelayanan yang tulus kepada masyarakat pada jam sibuk, dimana masyarakat mulai beraktifitas. Jadi tidak hanya berfokus saat anak masuk sekolah saja namun pada semua kegiatan di pagi hari,” kata Kasat Lantas .

Ia menambahkan kehadiran polisi di semua penggal jalan di harapkan masyarakat terlayani dan kondusifitas kamseltibcar lantas yang aman dan tertib tetap terjaga.

Polsek Selomerto Dampingi Puskesmas Periksa Kesehatan Siswa Sekolah

Polres Wonosobo- Puskesmas Selomerto bersama Koramil dan Polsek Selomerto melaksanakan monitoring dan pengecekan kesehatan kepada siswa siswi serta guru Pondok Pesantren Nurul Chusna Selomerto pada Senin (25/07) pagi.

Kapolsek Selomerto, AKP Agus Priyono, menuturkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan berbagai penyakit saat dimulainya pembelajran tatap muka.

“Puskesmas Selomerto hari ini melaksanakan pengecekan kesehatan didampingi Koramil Selomerto dan dua personel Polsek Selomerto, Aipda Agung dan Aiptu Heri,” ungkap Kapolsek.

Kegiatan pengecekan tersebut meliputi rapid test dan tes frambusia sifilis. Dari pemeriksaan rapid test yang dilakukan kepada 30 siswa serta 3 guru tidak ditemukan hasil positif.

“Dan dari hasil pemeriksaan frambusia sifilis kepada 14 siswa semuanya negatif,” lanjut Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek berharap pemeriksaan serupa rutin digelar di sekolah-sekolah di kecamatan Selomerto sebagai langkah pencegahan sakit selama proses pembelajaran tatap muka berlangsung.

“Kami siap membantu pelaksanaan pemeriksaan serupa supaya pembelajaran tatap muka bisa berjalan lancar dan seluruh siswa siswi dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Ratusan Personel Polres Amankan Puncak HUT Wonosobo Ke-197

Polres Wonosobo mengerahkan 200 personel dalam pengamanan puncak perayaan HUT Wonosobo ke-197 tahun pada Minggu (24/07) malam. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Wonosobo, AKP Harman R. Sitorus, S.I.K.

Kapolres Wonosobo melalui Kabagops menuturkan bahwa pentas musik yang merupakan puncak HUT Wonosobo ini dipastikan akan dipadati masyarakat. Selain itu bintang tamu yang dihadirkan juga merupakan tokoh yang memiliki cukup banyak penggemar, yaitu Tri Suaka dan Nabila.

“Masyarakat dipastikan akan memadati alun-alun Wonosobo setelah 2 tahun tidak diadakan berbagai acara dalam rangka HUT Wonosobo,” ungkapnya.

Hal ini diantisipasi dengan menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan gelaran tersebut. Selain pengamanan jalur yang dialihkan pada beberapa titik, personel Polres juga difokuskan pada panggung dan sekitar alun-alun.

“Kami telah melaksanakan pembagian tugas personel, baik di penggal-penggal jalan maupun di sekitar panggung dan laun-alun,” lanjutnya.

Kabagops menjelaskan sejumlah jalur ditutup dan dialihkan untuk menghindari penumpukan di sekitar alun-alun.

“Kami juga melakukan penutupan jalur, kawasan alun-alun harus steril dari kendaraan sehingga arus kami alihkan pada beberapa titik,” ungkap Kabagops.

Lebih lanjut Kabagops menghimbau kepada masyarakat yang akan menikmati hiburan di alun-alun agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap barang bawaan maupun saat memarkir kendaraan bermotor.

Personel Polres Wonosobo Latihan Beladiri Tongkat, Bangun Kesiapsiagaan

Personel Polres Wonosobo melaksanakan latihan beladiri menggunakan tongkat Polri pada Jumat (22/7). Latihan dipimpin Aipda Mario Gabriel dan Aipda Nano Sugiyanto selaku instruktur beladiri.

Kapolres Wonosobo melalui Kabag SDM Polres Wonosobo, Kompol Deni Wibowo menuturkan bahawa kegiatan latihan tersebut dilaksanakan rutin setiap hari Selasa dan Jumat.

“Latihan beladiri menggunakan tongkat merupakan salah satu skill dasar yang harus dikuasai masing-masing anggota Polri,” ungkapnya.

Kemampuan tersebut sebenarnya suadah diajarkan sejak pendidikan pembentukan kepolisian, lanjutnya. Namun hal tersebut harus terus dilatih agar personel Polri tidak lupa.

“Ini merupakan terobosan kreatif dan inovasi Kapolres untuk membangun kesiapsiagaan para personel Polres Wonosobo dalam bertugas di lapangan,” lanjut Kompol Deni.

Pihaknya mengeaskan akan terus menggagas berbagai latihan kemampuan dasar bagi anggota Polri khususnya Polres Wonosobo.

“Masing-masing personel harus bisa menggunakan tongkat Polri yang menjadi kelengkapan tugas sehari-hari sehingga Polri khususnya Polres Wonosobo bisa melaksanakan tugas melayani masyarakat,” pungkasnya.

Mutasi Jabatan, 5 Pejabat Polres Wonosobo Dilantik Kapolres

Mutasi jabatan kembali terjadi di Polres Wonosobo, kali ini jabatan Kapolsek Selomerto, Kapolsek Kejajar, Kapolsek Wadaslintang, Kasat Intelkam dan Kasat Samapta mengalami rotasi.

Upacara serah terima jabatan dan pelantikan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, dilaksanakan pada Jumat (22/07) di ruang rapat Polres Wonosobo.

Dalam sambutannya, Kapolres menjelaskan, AKP Agus Priyono yang semula menjabat sebagai Kapolsek Kejajar saat ini dimutasikan sebagai Kapolsek Selomerto yang sebelumnya kosong setelah pejabat lama purna. Kapolsek Kejajar saat ini dijabat Iptu Sutono. Sedangkan AKP M. Nurhasan yang sebelumya menjabat sebagai Kasat Samapta saat ini menduduki Jabatan Kasat Intelkam. AKP Nuryawan Eko Ramdani yang semula menjabat sebagai Kasubbag Dalops Bagops saat ini menjabat sebagai Kasat Samapta yang baru.

“Kepada para pejabat baru, saya mengucapkan selamat dan sukses atas mutasi jabatan ini, selain 4 pejabat baru yang melaksanakan serah terima, hari ini dilantik juga Wakapolsek Wadaslintang, Iptu Kasmin, sebagai Kapolsek Wadaslintang,” papar Kapolres.

Pihaknya menambahkan mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi untuk penyegaran di tubuh Kepolisian. Kapolres juga berharap dengan adanya pergantian pejabat baru kinerja dan kerja sama yang sudah baik bisa ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya.

“Saya mengingatkan selalu kepada para pejabat yang telah dilantik untuk senantiasa menjalin kerja sama dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas dengan instansi eksternal maupun internal Polri,” ungkapnya.

Menjalin kerja sama dan kolaborasi yang baik antar instansi, lanjutnya, juga harus dilakukan oleh seluruh personel Polri khususnya Polres Wonosobo. Menurutnya hal tersebut dapat mendukung pelaksanaan tugas Polres Wonosobo dalam mewujudkan Kabupaten Wonosobo yang aman dan tertib. (mega hms)

Bhabinkamtibmas Wonosari Kalikajar Sambang dan Kerja Bersama Warga

Dalam rangka menyambut HUT RI dan HUT Wonosobo, bhabinkamtibmas desa Wonosari, Kalikajar melaksanakan gotong royong bersama warga desa dan Babinsa Koramil Kalikajar.

Aiptu Budi Santoso, tak segan membantu warga memasang sejumlah banner dan umbul-umbul di sepanjang jalan Desa Wonosari pada Rabu (20/07) pagi.

Menurut warga, hal tersebut sudah menjadi agenda tahunan dalam memeriahkan HUT Wonosobo sekaligus HUT RI yang berdekatan waktunya.

Di sela-sela sambang dan patroli, Aipda Budi menyempatkan untuk membantu warga menghias lingkungan desa. Dalam kesempatan tersebut Aipda Budi juga memberikan himbauan kamtibmas dan menghimbau warga kembali mengaktifkan ronda malam.

“Dalam kesempatan ini, kamiemnghimbau warga, utamanya remaja desa untuk kembali mengaktifkan ronda malam,” ungkapnya.

Selain menjaga keamanan desa, lanjutnya, ronda dinilai juga bisa menjadi perekat sesama warga desa dalam silaturahmi.

Lebih lanjut Aiptu Budi berharap warga desa Wonosari untuk tidak sungkan menghubungi dirinya ketika memerlukan bantuan pihak Kepolisian.

“Jangan sungkan menghubungi kami, kami siap 24 jam untuk desa Wonosari,” pungkasnya.

Satlantas Wonosobo Latih Polisi Kecil

Unit kamsel Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan pelatihan polisi kecil siswa SD Muhammadiyah Sudagaran pada Rabu (21/7) siang. Pelatihan tersebut diikuti 15 anak di gedung serbaguna Polres.

Kanit Kamsel Lantas, Iptu Anri Astida, menuturkan kegiatan ini dilaksanakan salam rangka pembentukan program polisi kecil yang dilaksanakan sekolah-sekolah.

“Program polisi kecil ini merupakan inisiatif pihak sekolah dengan menggandeng Polres Wonosobo,” ungkapnya.

Salah satu langkah pembentukan polisi kecil di sekolah adalah dengan melaksanakan pelatihan baris berbaris.

“Selain latihan baris berbaris, kami juga memperkenalkan 12 gerakan lalu lintas,” lanjut Iptu Anri.

Menurutnya, 12 gerakan lalu lintas ini penting sebagai bekal para siswa SD untuk menadi polisi kecil di sekolah. Pihaknya juga mengapresiasi langkah pihak sekolah dengan membentuk polisi kecil.

“Kami mengapresiasi dan siap mendukung berbagai langkah pihak sekolah di Kabupaten Wonosobo dalam berbagai kegiatan sekolah umtuk melatih kedisplinan dan kesadaran tertib lalu lintas sejak dini,” pungkasnya.