Polres Wonosobo – Untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang aman dan
kondusif di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya malam hari, Polres Wonosobo
terus meningkatkan kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di lokasi- lokasi
rawan terjadinya tindak kejahatan. Jumat (03/3) malam.
Kegiatan BLP kali ini anggota Dalmas,Satlantas dan Piket Fungsi selain menyambangi lokasi – lokasi
objek vital juga berpatroli di daerah yang rawan terjadi tindak kriminalitas.
Tak hanya itu petugas yang merupakan gabungan dari Satsamapta, Satlantas dan
Piket Fungsi Polres Wonosobo juga memberikan himbauan kepada
masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terutama di malam hari.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak keluar sendiri saat malam hari
dan pastikan dimanapun saat hendak memarkirkan kendaraan pastikan di tempat
yang aman, untuk mencegah adanya curanmor.” Ungkap Bripka Adi Kanit Dalmas II
Satsamapta
Tak hanya itu petugas juga melakukan patroli di seputaran wilayah Wonosobo
untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan diharapkan dengan
kehadiran petugas Kepolisian dapat mengurangi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Wonosobo.
Author: Admin
Polres Wonosobo Bantu Warga Evakuasi Terdampak Angin Puting Beliung
Sat Samapta Polres Wonosobo beserta dengan Anggota Polsek Kertek, Anggota Koramil Kertek, dan relawan tanggap bencana melaksanakan kegiatan penanganan bencana angin puting beliung yang terjadi di Dusun Mlandi dan Dusun Pangempon Lor Desa Sumberdalem Kecamatan Kertek pada Kamis (2/3).
Kejadian bermula pada Rabu (1/3) sore sekitar pukul 15.40 WIB di wilayah Desa Sumberdalem mengalami hujan deras disertai dengan angin kencang, selang beberapa menit angin makin berhembus kencang dan mengakibatkan kerusakan pada atap rumah dan kandang milik 22 warga Dusun Mlandi dan Pangempon Lor.
Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, memimpin langsung penanganan pasca bencana dengan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa membersihkan material dan membantu proses perbaikan atap rumah yg terdampak angin puting beliung, mencegah terjadinya tindak pidana pencurian terhadap barang korban angin puting beliung serta mengevakuasi barang berharga milik korban angin puting beliung.
“Untuk saat ini kegiatan tersebut berjalan dengan lancer, tidak ditemukan korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkap Kasat Samapta.
Dari hasil penyelidikan awal kerugian akibat bencana tersebut diperirakan Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) untuk selanjutnya warga diarahkan melaporkan kepada perangkat desa setempat guna untuk dilaporkan ke Polsek Kertek.
Polres Wonosobo Evakuasi Kebakaran Dirumah Warga Wonolelo
Anggota Polres Wonosobo beserta dengan Anggota Polsek Wonosobo dan Damkar Wonosobo melakukan evakuasi dan pemadaman kebakaran dapur beserta Gudang milik seorang warga Desa Wonolelo RT 01 RW 01 Kecamatan Wonolelo dilalap jago merah, Senin (1/3) malam hari sekira pukul 20.00 WIB.
Kejadian berawal Manidi (46) yang sedang bertamu dirumah Korban mendapati listrik padam, Manidi keluar rumah untuk menyalakan listrik dari meteran Listrik yang berada luar rumah Korban, Manidi melihat kepulan asap dan api yang sudah menyala yang berasal dari tungku yang berada di gudang milik korban, diperkirakan api berasal saat istri korban memasak ditinggalkan pulang kerumah yang berada terpisah sekitar 2 meter disebrang rumah korban, api menjalar ke kayu yang berada disamping tungku dan membakar atap yang terbuat dari bambu, kemudian Manidi memanggil korban dan Hanif (28) untuk memadamkan api dan dibantu warga, sekitar 30 menit api menjalar baru bisa dipadamkan.
Dari hasil penyelidikan awal diduga sumber api berawal dari tungku dapur yang sedang membakar kayu bakar ditinggalkan, hal itu menyebabkan api menjalar ke sekitar tungku.
“ Untuk sementara kebakaran tersebut diduga disebabkan karena kelalaian korban meninggalkan tungku yang masih berkobar dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.” Ungkap Kapolsek Wonosobo AKP Samsudin. Dalam kejadian bencana kebakaran tersebut kerugian materiil sekitar RP. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah).
Bhabinkamtibmas Polsek Mojotengah Himbau Warga Binaannya Bahaya Radikalisme dan Terorisme
Radikalisme dan terorisme merupakan ideologi yang bertentangan dengan pandangan masyarakat dan negara, maka perlu ada upaya yang sistematis untuk mengatasinya.
Menanggapi hal tersebut Polres Wonosobo melalui Bhabinkamtibmas menggalakkan patroli dialogis untuk menyentuh secara langsung lapisan masyarakat.
Melalui patroli dialogis para bhabinkamtibmas dapat berdialog langsung membahas isu kamtibmas dan memberikan penyuluhan serta sosialisasi terkait paham radikalisme dan terorisme.
Dalam dialognya seperti yang disampaikan oleh bhabinkamtibmas Polsek Mojotengah Aipda Arif menghimbau kepada warga binaannya terkait bahaya dari paham radiklisme maupun terorisme.
“Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya hanya boleh mempedomani Ideologi Pancasila, jangan pernah percaya dengan ajakan orang lain yang mengatasnamakan agama ataupun kepercayaan lain yang mengarah kedalam sikap – sikap radikal.” Ungkapnya
Sejatinya radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. Sedangkan terorisme penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan situasi teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas dan menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas harta benda orang lain, yang mengakibatkan kerusakan atau kehancuran obyek-obyek vital strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik dan fasilitas negara.
Sambangi Warga Saat Patroli, Personel Polsek Kejajar Ajak Masyarakat Ciptakan Politik Damai
Personel Polsek Kejajar, Bripda Deo, melaksanakan patroli dan sambang di sekitar Kejajar pada Selasa (28/02) pagi.
Selain rumah warga, Bripda Deo juga menyambangi sejumlah kios di Pasar Kejajar. Dalam kunjungannya, Bripda Deo menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Tingkat kriminalitas yang tinggi di kawasan pasar serta situasi politik menjelang pemilu 2024 menjadi perhatian khusus.
“Kami mengajak bapak ibu sekalian untuk bersama menciptakan situasi politik yang damai menjelang pemilu 2024 nanti, jangan mudah terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan,” ungkapnya.
Tak hanya pasar dan rumah warga, Bripda Deo juga melaksanakan pengamanan dan pengaturan di sekitar tanjakan 15%.
Meski bukan hari libur namun jalan tersebut tetap ramai dan banyak dilalui kendaraan. Pihaknya berharap dengan kehadiran personel Polri bisa mengurai kemacetan yang seringkali timbul karena kendaraan mogok tidak kuat menanjak.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa patroli jalan kaki maupun patroli menggunakan kendaraan akan terus dilakukan di sekitar Kejajar. Pihaknya berharap melalui patroli ini warga bisa merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.
Kapolsek Selomerto Pimpin Pengamanan Haflah At Tasyakur Lil Ikhtitam Ponpes An Nida
Kapolsek Selomerto, AKP Agus Priyono, menghadiri Haflah At Tasyakur Lil Ikhtitam ke-10 Pondok Pesantren An Nida, di Krasak Selomerto pada Senin (27/02) malam.
Selain itu, Kapolsek juga memimpin langsung pengamanan yang dilaksanakan 6 personel Polsek Selomerto dalam acara yang dihadiri kurang lebih 4000 orang tersebut.
Kapolsek mengungkapkan selain 6 personel Polsek, kegiatan tersebut juga diamankan oleh 5 personel Koramil Selomerto dan 30 personel Banser.
“Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan jemaah jadi pengamanan diback up oleh rekan-rekan dari ormas Banser,” ungkap Kapolsek.
Tak hanya Kapolsek, jajaran forkopimcam Selomerto, sejumlah tokoh agama dan Dr. KH. Marzuki Mustamar, S. Ag., dari Jawa Timur juga turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam maudloh hasanah yang disampaikan Dr. KH. Marzuki Mustamar, pihaknya mengucapkan terimakasih atas pengamanan yang dilaksanakan oleh Polres Wonosobo.
Ratusan Personel Polres Wonosobo Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
Seluruh personel Polres Wonosobo mengikuti tes kesamaptaan jasmani yang digelar rutin setiap enam bulan sekali. Kesamaptaan jasmani dilaksanakan di halaman Mapolres Wonosobo pada Senin, 27 Februari hingga Rabu 1 Maret 2023 mendatang.
Menurut Kabag SDM Polres Wonosobo, Kompol Deni Wibowo, kegitan ini wajib diikuti seluruh personel Polres Wonosobo sebagai sarana untuk mengecek kondisi kesehatan maupun kondisi fisik seluruh anggota Polres Wonosobo.
“Seluruh personel wajib mengikuti tes kesamaptaan ini, sebelum melaksanakan tes jasmani anggota akan di cek kondisi kesehatannya yang meliputi tensi, berat badan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Sedangkan untuk tes fisik yang dilaksanakan anggota antara lain adalah lari 12 menit, push up, sit up, shuttle run dan pull up. Melalui tes berkala ini diharapkan anggota bisa mengontrol kondisi tubuh masing-masing baik fisik maupun kondisi kesehatannya.
Kabag SDM menambahkan bahwa pelaksanaan tes ini juga menjadi salah satu penunjang pengembangan karir personel Polri.
“Hasil tes jasmani ini merupakan salah satu persyaratan pengusulan kenaikan pangkat maupun syarat mengikuti pendidikan pengembangan atau Dikbang, nilai tes kesamaptaan jasmani cukup berpengaruh bagi karir personel Polri,” lanjut Kabag SDM.
Lebih lanjut Kabag SDM berharap seluruh anggota bisa melaksanakan tes periodik ini dengan sungguh-sungguh untuk mengukur kondisi kesehatan dan fisik anggota Polri.
Jalin Silaturahmi, Kapolres Wonosobo Kunjungi Ketua PD Muhammadiyah dan Ketua PCNU
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, bersama dengan sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo mengunjungi kantor pengurus daerah Muhammadiyah dan Ketua PCNU Wonosobo pada Rabu (22/02).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua PD Muhammadiyah Wonosobo, Drs. Bambang WEN, M.M., dan sejumlah pengurus PD Muhammadiyah yang lain. Selain sebagai silaturahmi, kunjungan ini juga diharapkan bia meningkatkan sinergitas antara Polri dan para tokoh agama dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Wonosobo.
“Tugas kepolisian dalam menjaga situasi Kabupaten Wonosobo tetap kondusif tentu tidak bisa berjalan tanpa bantuan dari pihak terkait yang lainnya,” ungkap Kapolres.
Terlebih menjelang tahun politik 2024 mendatang, lanjut Kapolres, tentu konflik akan meningkat. Kapolres berharap dukungan dan bantuan dari berbagai pihak diantaranya Muhammadiyah dan NU di Kabupaten Wonosobo.
“Muhammadiyah siap membantu tugas Polres Wonosobo dengan aktif memberikan himbauan kepada para kader yang akan terjun ke dunia politik untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif demi menjaga citra Muhammadiyah dan Wonosobo pada umumnya,” ungkap Ketua PD Muhammadiyah.
Hal senada juga disampaikan Kapolres saat mengunjungi Ketua PCNU Wonosobo, K.H. Abdurrahman Efendi, Alh., M.M. Pihaknya berharap dukungan dan peran aktif NU dalam mendukung terciptanya Wonosobo yang sejuk.
Tak hanya itu, dengan meningkatnya kejahatan terhadap perempuan dan anak maupun kenakalan remaja, Kapolres berharap baik NU maupun Muhammadiyah bisa turut berperan aktif memberikan himbauan kepada generasi muda Wonosobo.
Audit Kinerja, Polres Wonosobo Kunjungi Sejumlah Polsek
Gabungan personel Propam dan Seksi Pengawasan melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek zona timur pada Rabu (22/02) pagi. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka audit kinerja tahap 1 tahun 2023 yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kasie Propam, Iptu Tahjudin, memimpin langsung audit kinerja tersebut menuturkan bahwa pelaksanaan audit ini selain sebagai sarana pengecekan kelengkapan administrasi juga sebagai sarana pengendalian anggota.
“Audit kinerja diawali dengan pengecekan anggota yang meliputi sikap tampang, kelengkapan surat nyata diri dan kelengkapan seragam kepolisian,” ungkap Kasie Propam.
Iptu Tahjudin menambahkan, setiap hari dilaksankan kunjungan kerja ke sejumlah polsek. Saat ini sasaran kunjungan adalah Polsek zona timur yang meliputi Polsek Kertek, Kalikajar, Sapuran dan Kepil.
“Dari hasil pemeriksaan kedisiplinan anggota tidak ditemukan pelanggaran, hanya saja ada sejumlah anggota yang rambutnya kurang rapi sehingga kami himbau untuk segera dirapikan,” lanjutnya.
Sedangkan dari hasil pemeriksaan administrasi oleh Seksi Pengawasan, dari seluruh polsek dinyatakan lengkap dan administrasi terkelola dengan baik.
Lebih lanjut Kasie Propam menghimbau kepada seluruh anggota Polsek untuk mempertahankan kerapian dan kedisiplinan dalam penampilan maupun kelengkapan administrasi.
Polsek Wonosobo Evakuasi Pabrik Kayu Terbakar
Bersama dengan BPBD dan Damkar Wonosobo, sejumlah anggota Polsek Wonosobo mengevakuasi 2 korban akibat terbakarnya tungku penampungan serbuk kayu di PT WAB pada Selasa (21/1).
Menurut Kapolsek Wonosobo, AKP Samsudin, peristiwa terbakarnya tungku penampungan serbuk kayu berawal dari percikan api yang mengenai serbuk kayu yang berlebih di tungku penampungan.
“Akibat percikan api kecil yang mengenai serbuk kayu itu, api meluap dan mengenai 2 korban yang kebetulan sedang berada di sekitar tungku penampungan,” ungkap Kapolsek.
Kedua korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSI Wonosobo akibat menderita luka bakar di sejumlah titik.
“Korban U berusia 40 tahun menderita luka bakar 75% dan korban A 27 tahun menderita luka bakar 20%, kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis di RSI Wonosobo,” lanjutnya.
Kapolsek menambahkan dari kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materil.
“Berkat saksi yang segera melaporkan ke damkar dan Polsek kebakaran berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bagian lain,” pungkas Kapolsek.
