Polres Wonosobo Gelar Patroli Pagi untuk Tingkatkan Keamanan Masyarakat

Polres Wonosobo melaksanakan patroli pagi sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan rutin ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan tindak kejahatan dan menjaga ketertiban di Wonosobo.

Dalam patroli pagi ini, personel Polres Wonosobo yang terdiri dari Satuan Sabhara, dan Satuan Lalu Lintas, dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Wonosobo, . Mereka berkumpul di Mapolres Wonosobo sejak pagi hari untuk melaksanakan patroli secara bergantian di berbagai titik strategis di kota ini.

Selama patroli pagi, tim Polres Wonosobo menyisir sejumlah wilayah rawan kejahatan seperti pusat perbelanjaan, kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum, pasar ,alun-alun serta daerah ramai lainnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa aman dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di pagi hari.

Tak hanya melakukan patroli berjalan kaki, tim patroli Polres Wonosobo juga menggunakan kendaraan patroli seperti mobil polisi dan sepeda motor untuk menjangkau area yang lebih luas dengan cepat. Hal ini bertujuan agar mereka dapat merespons secara efektif jika ada situasi darurat atau tindakan kejahatan yang terjadi.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito melalui Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdani, mengatakan bahwa patroli pagi ini adalah bentuk komitmen Polres Wonosobo untuk melindungi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Kami berharap kehadiran patroli pagi ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Wonosobo. Namun, peran serta aktif dari masyarakat dalam memberikan informasi dan melaporkan tindak kejahatan juga sangat penting. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” ujar AKP Nuryawan Eko Ramdani.

Patroli pagi ini merupakan salah satu upaya Polres Wonosobo dalam menjalankan tugas pokok kepolisian dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin guna menciptakan keamanan yang lebih baik di Wonosobo.

Warga Demo Galian C Di Desa Candiyasan Kecamatan Kertek

Kertek Wonosobo – Aksi demonstrasi yang melibatkan ratusan warga dari Dusun Kabelukan, Jurang Jero, Banjaran, Grenjeng Desa Candiyasan, serta Dusun Sontonayan Desa Kapencar berhasil diamankan oleh Polres Wonosobo. Warga tersebut melakukan blokade jalan Kertek – Kledung sebagai protes terhadap aktifitas galian C yang mereka anggap berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Senin (19/6) pagi. Warga khawatir bahwa saat terjadi hujan, desa mereka akan menjadi yang paling terdampak karena tidak adanya penahan air. Mereka menganggap lokasi galian sebagai pusat resapan air, dan menyatakan kekhawatiran bahwa beberapa sumber air di dusun-dusun di bawah lokasi penggalian akan mati jika galian C tetap beroperasi di dekatnya. Maka dari itu, warga sepakat untuk melakukan demonstrasi sebagai bentuk kesadaran bersama untuk menyampaikan aspirasi mereka. Menyikapi situasi tersebut, pihak kepolisian melalui Polsek Kretek segera bertindak dengan mencari kendaraan pengangkut alat berat untuk menghentikan blokade jalan. Tindakan ini dilakukan agar aksi demonstrasi bisa berakhir dengan aman dan kelancaran lalu lintas dapat dipulihkan secepat mungkin. Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dan Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, turun langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi dengan massa. Kehadiran mereka bertujuan untuk mendengarkan keluhan warga dan mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Setelah berlangsungnya diskusi yang konstruktif, bupati dan kapolres berhasil menemui kata sepakat dengan massa. Pihak berwenang menjamin akan mengawasi aktifitas galian tersebut serta melakukan evaluasi terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Setelah berhasil menurunkan backhoe polisi, petugas menghimbau warga dengan pendekatan yang humanis agar membubarkan diri dan mengakhiri aksi blokade jalan tersebut. Himbauan ini disampaikan dengan tujuan menjaga ketertiban dan mengembalikan situasi normal di wilayah tersebut. Polres Wonosobo akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan serta menangani konflik yang mungkin timbul di masyarakat. Diharapkan, melalui mediasi yang dilakukan secara adil dan dialog yang baik antara pihak berwenang dan warga, masalah ini dapat diselesaikan dengan penyelesaian yang memuaskan bagi semua pihak yang terlibat.

Personel Polres Wonosobo Aktif Melaksanakan Ambang Gangguan Pagi di Penggal Jalan, Depan Sekolah, dan Pusat Aktivitas Warga

Wonosobo – Personel Polres Wonosobo terus meningkatkan upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Pagi ini, puluhan personel Polres Wonosobo aktif melaksanakan ambang gangguan di sejumlah penggal jalan strategis, depan sekolah, dan pusat aktifitas warga. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan ambang gangguan pagi ini, personel Polres Wonosobo ditempatkan di titik-titik yang dianggap rentan terhadap tindakan kriminal, kecelakaan lalu lintas, dan kerawanan lainnya. Mereka melakukan patroli, pemeriksaan kendaraan, serta memberikan imbauan dan himbauan kepada pengendara yang melintas.

“Kegiatan ambang gangguan pagi ini merupakan upaya kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonosobo. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mereka beraktivitas pagi di jalan, di depan sekolah, dan di pusat aktifitas warga,” kata Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito.

Personel Polres Wonosobo juga memberikan perhatian khusus terhadap wilayah sekitar sekolah. Mereka mengawasi lalu lintas di depan sekolah guna memastikan keselamatan anak-anak dalam perjalanan menuju sekolah. Selain itu, personel juga memberikan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada siswa dan orang tua yang mengantar anak-anak mereka.

“Mengawasi lalu lintas di depan sekolah adalah salah satu prioritas kami. Kami ingin memastikan anak-anak sekolah dapat berangkat dan pulang dengan aman setiap harinya. Kami juga mengingatkan para pengendara untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas,” tambah Kapolres.

Tindakan preventif seperti ambang gangguan pagi ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Wonosobo. Mereka merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di pagi hari, terutama ketika melintas di daerah yang menjadi fokus pengamanan polisi.

Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ambang gangguan pagi ini guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Diharapkan, kehadiran personel Polres Wonosobo secara aktif akan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, kondusif, dan memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Polisi RW Polres Wonosobo Sambang Warga Dan Ajak Kolaborasi Untuk Ciptakan Suasana Kondusif

Wonosobo Jateng – Polisi Resor Wonosobo (Polres Wonosobo) melalui anggotanya yang bertugas sebagai Polisi Rukun Warga (RW) aktif melakukan sambang warga guna mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi kondusif jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi. Dalam kunjungan ke berbagai lingkungan di wilayah Wonosobo, anggota Polisi RW Polres Wonosobo menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, dan para pemimpin komunitas. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga perdamaian, toleransi, dan rasa saling menghormati antarwarga. Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi polisi dalam menjaga stabilitas keamanan jelang Pemilu 2024. “Kami ingin menciptakan lingkungan yang kondusif dan damai menjelang Pemilu tahun depan. Polisi RW menjadi garda terdepan dalam mewujudkan hal tersebut,” kata Kapolres. Selama sambang warga, anggota Polisi RW menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat, antara lain:
  1. Mengedepankan Dialog dan Komunikasi: Masyarakat diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan baik dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dan masalah yang timbul. Dialog yang terbuka dan saling mendengarkan akan membantu menciptakan keharmonisan di antara sesama warga.
  2. Menjaga Persatuan dan Toleransi: Polisi RW mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Toleransi dan kerukunan antarwarga sangat penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis.
  3. Menolak Politik Identitas dan SARA: Masyarakat diingatkan untuk tidak terjebak dalam politik identitas dan penyebaran SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan). Semua warga diminta untuk memilih calon pemimpin berdasarkan kualitas, integritas, dan visi misi yang jelas.
  4. Partisipasi Aktif dalam Proses Demokrasi: Polisi RW mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam proses demokrasi, termasuk menggunakan hak pilih mereka dengan bijak dan bertanggung jawab. Dengan ikut serta dalam Pemilu, masyarakat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin yang dianggap mampu mewujudkan aspirasi dan kepentingan bersama.
Masyarakat Wonosobo merespons positif kegiatan sambang warga yang dilakukan oleh Polisi RW Polres Wonosobo ini. Mereka menyatakan apresiasi atas upaya polisi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah tersebut, terutama menjelang Pemilu 2024. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat, diharapkan situasi di Wonosobo tetap aman, kondusif, dan penuh kebersamaan menjelang dan setelah Pemilu 2024. Polisi RW Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dengan masyarakat dalam menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan di daerah ini.

Personel Satsamapta Rutin Gelar Patroli Malam Tingkatkan Kamtibmas

Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Satsamapta Polres Wonosobo melaksanakan patroli malam dengan sasaran Obyek Vital (Obvit) yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo pada, Sabtu (17/06) Malam.

Pada pelaksanaan patroli kali ini patroli personil Satsamapta mengunjungi area perbankan, SPBU dan tempat obvit lainnya yang rawan akan tindak kejahatan. Dalam patrolinya tersebut personel Satsamapta yang dipimpin oleh Kasubnit Dalmas I Aipda Dedi mengamati sekitaran kantor perbankan dan juga kontrol ATM guna antisipasi tindak kejahatan pembobolan ATM/Skimming.

Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdani dalam kesempatan yang sama  menyampaikan pihaknya terus berupaya melakukan tindakan-tindakan preventif salah satunya dengan meningkatkan kegiatan patroli khsususnya di area sekitar Obvit dengan harapan kegiatan patroli ini dapat mencegah niat pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

“Giat Patroli dilaksanakan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan berupa curat, curas dan kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Wonosobo, khususnya yang menyasar Obvit Perbankan, SPBU dan lainnya. Kegiatan ini sebagai upaya menjaga Kamtibmas dan untuk mendekatkan diri pada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman karena ada polisi di sekelilingnya.”lanjut Kasat Samapta

Personel Polsek Leksono Polres Wonosobo Laksanakan Patroli Sambang Pusat Keramaian

Wonosobo Jateng – Personel Polsek Leksono Polres Wonosobo melaksanakan patroli sambang di pusat keramaian guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Sabhara, Aipda Riswanto, dengan tujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beraktivitas di area tersebut.

Dalam patroli sambang tersebut, tim Polsek Leksono menyusuri pusat-pusat keramaian seperti pasar tradisional, mal, dan tempat-tempat hiburan yang sering dikunjungi oleh masyarakat. Mereka berinteraksi dengan pedagang, pengunjung, serta pengelola tempat untuk mendapatkan informasi terkait situasi keamanan dan menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Aktivitas patroli sambang ini dilakukan secara rutin guna memastikan bahwa situasi di pusat-pusat keramaian tetap aman dan kondusif. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan bahwa mereka dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan tenang,” ujar Aipda Riswanto.

Masyarakat yang berinteraksi dengan personel Polsek Leksono menyambut baik kehadiran mereka. Mereka merasa lebih aman dan senang melihat kepedulian aparat kepolisian dalam menjaga keamanan di pusat keramaian.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Polsek Leksono dalam melaksanakan patroli sambang ini. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi kami yang beraktivitas di pusat keramaian. Terima kasih kepada personel polisi yang selalu hadir dan siap membantu masyarakat,” ucap salah satu warga yang berinteraksi dengan tim patroli.

Dengan adanya patroli sambang ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di pusat-pusat keramaian tetap terjaga dengan baik. Polsek Leksono Polres Wonosobo akan terus melakukan langkah preventif guna mencegah potensi tindak kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Ajak Jaga Situasi Kondusif Polisi RW Polres Wonosobo Dalam Sambang Warga

Wonosobo – Polisi Rayon Warga (RW) Polres Wonosobo melakukan kegiatan sambang warga untuk menjaga situasi kondusif dan mencegah potensi konflik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dalam kegiatan tersebut, anggota polisi RW mengajak warga untuk saling menjaga kerukunan, toleransi, dan kebersamaan dalam menyambut perhelatan demokrasi yang akan datang.

Dalam sambang tersebut, Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, bersama anggota polisi RW menyampaikan pentingnya menjaga kedamaian dan menghindari terjadinya gesekan antarwarga yang berpotensi memicu konflik di masa kampanye dan pelaksanaan pemilu nanti. Mereka juga mengingatkan pentingnya menghormati perbedaan pendapat dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

“Kami ingin memastikan bahwa Pemilu 2024 berjalan dengan aman, damai, dan kondusif di wilayah kita. Kehadiran kami di tengah-tengah warga adalah bentuk komitmen polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta mencegah terjadinya konflik atau ketegangan di lingkungan sekitar,” kata AKBP Eko Novan Prasetyopuspito.

Selain itu, anggota polisi RW juga memberikan himbauan kepada warga untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. Mereka mengingatkan pentingnya memperoleh informasi dari sumber yang terpercaya dan bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial agar tidak menimbulkan ketegangan yang tidak perlu.

Warga yang berpartisipasi dalam kegiatan ini menyambut baik upaya Polisi RW Polres Wonosobo. Mereka mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk pencegahan potensi konflik dan terciptanya lingkungan yang harmonis.

“Kami sangat menghargai langkah yang diambil oleh polisi RW ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan persatuan di tengah perbedaan pendapat. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk menjaga situasi kondusif dalam menyambut Pemilu 2024,” ujar salah satu warga yang ikut dalam sambang tersebut.

Polisi RW Polres Wonosobo berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan efek positif dalam membentuk kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga situasi kondusif. Dengan kerjasama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan lancar, damai, dan menghasilkan pemimpin yang dipilih secara demokratis.

Peringati Hari Bhayangkara ke-77, Polda Jateng Gelar Anjangsana Pada Keluarga Anggota Polri Yang Gugur Dalam Tugas

POLDA JATENG – KOTA SEMARANG | Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-77 yang jatuh pada 1 Juli 2023 besok, Polda Jateng menggelar berbagai kegiatan dan tradisi. Diantaranya Pelayanan Bhakti Polri Presisi dalam bentuk Anjangsana pada Warakawuri Anggota Polri yang Gugur dalam tugasnya.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh 120 personil Polwan dan Bhayangkari Polda Jateng yang dipimpin oleh Pakor Polwan AKBP Mugiyartiningrum, SH, MH.

Mereka terbagi menjadi sejumlah tim yang berkunjung ke 21 titik lokasi kediaman Warakawuri (janda) dan Duda keluarga para almarhum anggota Polri dan PNS di Semarang pada hari Jumat (16/6/2023) pagi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan penghormatan Polda Jateng kepada keluarga para anggota Polri dan PNS yang telah mengabdikan dirinya sebagai insan Bhayangkara sejati hingga akhir hayatnya,” tutur AKBP Mugiyartiningrum.

Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan paket bingkisan dan uang santunan oleh Tim Anjangsana Polda Jateng kepada Warakawuri/Duda dari anggota Polri dan PNS yang gugur dalam tugas kedinasan.

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari salah satu pihak keluarga anggota Polri yang gugur. Sebagaimana diungkapkan oleh Ny. Indarti, istri dari Alm. AKP Yahya meninggal dunia dalam tugas dinasnya pada tahun 2013 silam.

Sebagai salah satu penyidik terbaik dan andalan dari Polrestabes Semarang kala itu, AKP Yahya meninggal dunia bersama tersangka yang dikawalnya saat memimpin pencarian barang bukti tindak pidana penggandaan uang di Kab. Magelang.

Dirinya berterimakasih dan terharu karena meski suaminya telah lama meninggal, Polda Jateng masih menganggap dirinya sebagai bagian dari keluarga besar dengan dilakukannya kegiatan Anjangsana tersebut.

“Terimakasih kepada Polda Jateng, melalui kunjungan ini kami merasa masih dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Polda Jateng. Semoga di Hari Bhayangkara ini, Polda Jateng semakin profesional dan selalu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” tuturnya menahan haru.

Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengungkapkan, sejumlah kegiatan yang bersifat sosial dan humanis akan terus digelar oleh Polda Jateng sebagai bentuk rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara.

“Sebelumnya kami telah laksanakan berbagai kegiatan diantaranya Bedah Rumah, Doa Bersama Lintas Agama, dan berbagai kegiatan lomba. Kedepan rangkaian kegiatan akan terus berjalan, salah satunya Lomba Menembak yang turut diikuti rekan media dan pimpinan redaksi pada hari Minggu (18/6) besok di Akpol,” tuturnya.

Adapun sejumlah rangkaian kegiatan yang rencananya akan digelar yaitu :
19 Juni : Bakti Sosial
20 Juni : Patroli Perintis Presisi & Patroli Kota Presisi
21 Juni : Lomba Satkamling
23 Juni : Semarak Bhayangkara Olah Raga Bersama Tni
24 Juni : Bakti Kesehatan
26 Juni : Anjangsana
27 Juni : Ziarah Dan Tabur
29 Juni : Qurban Presisi

“Puncaknya pada Hari Bhayangkara di tanggal 1 Juli 2023 akan digelar kegiatan upacara bendera dan peragaan. Dalam upacara juga diserahkan sejumlah penghargaan anggota dan masyarakat yang berprestasi dan berkontribusi positif pada Polda Jateng,” tuturnya.

Usai upacara, tambahnya, juga akan digelar kegiatan Syukuran, Festival dengan kearifan lokal, serta Bazar Murah UMKM bagi masyarakat.

Polres Wonosobo Gelar Safari Jumat Curhat di Masjid Al Hudayah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77

Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Safari Jumat Curhat di Masjid Al Hudayah, Dusun Limbangan, Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo, yang diikuti oleh para Kabag, Kasat, dan Kapolsek Leksono. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-77. Jumat (16/6) siang.

Dalam suasana yang penuh kebersamaan, rombongan Polres Wonosobo tiba di Masjid Al Hudayah sebelum pelaksanaan salat Jumat. Wakapolres Wonosobo dan rombongan disambut hangat oleh jemaah masjid dan pengurus. Kehadiran Polres Wonosobo dalam kegiatan Safari Jumat Curhat ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta memberikan wadah bagi masyarakat untuk berbagi keluhan, curhat, dan masalah yang mereka hadapi.

Dalam sambutannya, Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setiyo Wibowo, menyampaikan rasa terima kasih kepada jemaah masjid yang telah menyambut kehadiran Polres Wonosobo dengan hangat. Ia juga menjelaskan tujuan dari kegiatan Safari Jumat Curhat ini, yakni untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan dari masyarakat, serta memberikan solusi atau bantuan yang dapat diberikan oleh pihak kepolisian.

Wakapolres Wonosobo juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan himbauan kepada masyarakat. Pertama, ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dengan bekerja sama melalui kegiatan gotong-royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, Wakapolres Wonosobo juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menyoroti maraknya kasus penipuan melalui platform online serta penyebaran berita hoax yang dapat menyebabkan kegaduhan dan ketidakharmonisan dalam masyarakat. Ia mengajak masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial, selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kegiatan Safari Jumat Curhat ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara Polres Wonosobo dengan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Polres Wonosobo juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan melindungi masyarakat dari berbagai potensi ancaman.

TPU Honggoderpo Diberdihkan Personel Polres Wonosobo

Wonosobo, Jawa Tengah – Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-76, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan membersihkan makam di Taman Pemakaman Umum Honggoderpo. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Wonosobo, Kompol Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., pada Jumat (16/6).

Dalam upaya menjaga kebersihan dan memberikan penghormatan kepada para almarhum, Polres Wonosobo mengorganisir kegiatan membersihkan makam yang dilakukan oleh personel kepolisian. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif dari Polres Wonosobo dalam menjaga lingkungan sekitar dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Kompol Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., selaku pimpinan kegiatan, mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa para almarhum yang telah berjasa bagi negara dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekitar, termasuk taman pemakaman umum.

“Dalam perayaan HUT Bhayangkara yang ke-76 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polres Wonosobo tidak hanya terlibat dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kebersihan dan memberikan penghormatan kepada para almarhum. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Kompol Harman Rumenegge Sitorus.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan personel kepolisian dari berbagai satuan di Polres Wonosobo bergotong-royong membersihkan makam, membersihkan tumpukan sampah, dan merapikan area sekitar taman pemakaman umum. Mereka juga menanam bunga sebagai tanda penghormatan kepada para almarhum.

Masyarakat setempat memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan yang dilakukan oleh Polres Wonosobo. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk menjaga kebersihan dan menghormati para almarhum.
Kegiatan ini juga menjadi momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara Polres Wonosobo dengan masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan ini, Polres Wonosobo ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tertib.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Wonosobo terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Kegiatan membersihkan makam di Taman Pemakaman Umum Honggoderpo ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.

Dengan semangat Bhayangkara yang tinggi, Polres Wonosobo terus berusaha untuk menjadi mitra yang terpercaya dan mampu memberikan perlindungan serta keamanan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menghormati jasa-jasa para almarhum dan menjaga lingkungan sekitar kita dengan baik.

Sebagai langkah menuju masyarakat yang lebih baik, Polres Wonosobo berharap bahwa kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga dalam upaya menjaga lingkungan sekitar kita setiap harinya.