WONOSOBO — Sebanyak 10 Trainer Artificial Intelligence (AI) dari Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan sosialisasi Paham AI melalui website Senopati Academy di SMK 1 Muhammadiyah Wonosobo, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 siswa SMK 1 Muhammadiyah Wonosobo. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta pemanfaatannya secara positif, bijak, dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, para trainer memperkenalkan materi Paham AI melalui platform Senopati Academy. Para siswa mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan teknologi AI, manfaatnya dalam mendukung proses pembelajaran, serta pentingnya memahami penggunaan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab.
Ketua Tim Trainer 1, IPDA Imam Santoso, S.H., mengatakan edukasi mengenai AI penting diberikan kepada pelajar seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa agar dapat mengenal dan memanfaatkan teknologi AI secara positif. AI dapat menjadi sarana yang membantu proses belajar, tetapi penggunaannya tetap harus dilakukan secara bijak, bertanggung jawab, dan tidak mengabaikan proses pembelajaran,” ujar IPDA Imam Santoso, S.H.
Menurutnya, pengenalan AI sejak dini diharapkan dapat membekali generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memahami potensi dan tantangan yang ditimbulkannya.
Sosialisasi Paham AI melalui Senopati Academy juga menjadi bagian dari upaya memberikan literasi teknologi kepada pelajar. Para siswa didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkan AI secara produktif dalam kegiatan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang melibatkan 10 Trainer AI Polres Wonosobo tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat perhatian dari para peserta. Sebanyak 120 siswa mengikuti rangkaian sosialisasi hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo berharap literasi mengenai kecerdasan buatan semakin dipahami oleh kalangan pelajar sehingga teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda.
