Disiplin dan Profesionalisme Jadi Fokus Gaktiblin Bidpropam Polda Jateng di Polres Wonosobo

Wonosobo – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktiblin) serta mitigasi terhadap seluruh personel Polres Wonosobo pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kepatuhan anggota terhadap aturan kedinasan sekaligus mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng institusi Polri. Pemeriksaan dipimpin oleh tim Bidpropam Polda Jawa Tengah dan menyasar berbagai aspek kedinasan, mulai dari sikap tampang, kelengkapan administrasi personel dan kendaraan bermotor, penggunaan pakaian dinas, hingga pemeriksaan telepon genggam sebagai langkah antisipasi keterlibatan anggota dalam aktivitas perjudian online. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan terhadap kedisiplinan anggota, kesiapan personel yang melaksanakan piket fungsi dan penjagaan, kebersihan lingkungan mako, ruang tahanan, serta barak Dalmas. Kasubbid Provos Bidpropam Polda Jawa Tengah, Kompol Tarjono Sapto Nugroho, S.H., M.H., mengatakan kegiatan Gaktiblin merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap memegang teguh aturan dan nilai-nilai profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. “Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polri mematuhi ketentuan yang berlaku, baik terkait penampilan, administrasi, maupun perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Tidak boleh ada pelanggaran sekecil apa pun, terlebih yang menjadi atensi pimpinan Polri seperti perjudian online, penyalahgunaan narkoba, maupun pelanggaran disiplin lainnya,” ujar Kasubbid Provos di sela kegiatan. Ia menambahkan, penggunaan telepon genggam menjadi salah satu fokus pemeriksaan mengingat maraknya praktik perjudian online yang menyasar berbagai kalangan. “Kami mengingatkan seluruh personel agar bijak dalam menggunakan media digital. Handphone menjadi salah satu objek pemeriksaan karena kami ingin memastikan tidak ada anggota yang terlibat aktivitas perjudian online maupun pelanggaran lainnya di ruang digital,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gaktiblin yang dilakukan Bidpropam Polda Jawa Tengah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan kedisiplinan. “Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan sekaligus pembinaan kepada seluruh personel. Kami mendukung penuh pelaksanaan Gaktiblin sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wakapolres. Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel Polres Wonosobo harus menjadikan hasil pemeriksaan sebagai bahan introspeksi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. “Kedisiplinan harus dimulai dari hal-hal mendasar, seperti kerapian penampilan, kelengkapan administrasi, ketepatan waktu, hingga kepatuhan terhadap aturan kedinasan. Jika hal tersebut dapat dijaga dengan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin meningkat,” tuturnya. Dalam kegiatan tersebut, Bidpropam Polda Jawa Tengah memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh anggota, antara lain menyesuaikan sikap tampang sesuai ketentuan, menggunakan pakaian dinas secara rapi dan bersih, membawa surat nyata diri dan kelengkapan kendaraan, menjaga penampilan anggota Polwan sesuai aturan, tidak terlibat perjudian online, menjaga kedisiplinan kehadiran, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga kebersihan lingkungan kerja. Selain itu, Bidpropam juga menyampaikan rencana pelaksanaan tes urine terhadap seluruh personel Polres Wonosobo sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri. Melalui kegiatan Gaktiblin dan mitigasi tersebut, diharapkan seluruh personel Polres Wonosobo semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.