Satlantas Polres Wonosobo Gelar Giat Dikmas Lantas dan Penertiban Parkir

Unit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo kembali  melaksanakan kegiatan dikmas  kepada masyarakat pada Selasa (20/2) di Seputaran Alun – Alun Wonosobo dan Taman Fatmawati terkait larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis .

Kegiatan Dikmas Lantas ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan knalpot yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dapat mengakibatkan gangguan pada lingkungan sekitar serta menghasilkan suara yang bising, yang pada akhirnya dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Wonosobo Iptu Edi Nugroho menyampaikan dengan adanya kegiatan dikmas ini diharapkan masyarakat lebih sadar akan tertib berlalu lintas.

“Kami gencar memberikan dikmas kepada masyarakat agar mereka tertib berlalu lintas dan tentunya tidak lagi menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.” Ungkapnya

Tak hanya itu, anggota unit kmasel juga memberikan himbauan kepada juru parkir agar menata parkir sesuai kantong parkir yang tersedia sehingga tidak menganggu arus lalu lintas dan memerikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan lainnya.

Cegah Bahaya Terorisme, Subsatgas Sterilisasi Tingkatkan Patroli

Pasca pemungutan dan perhitungan suara dalam Pemilihan Umum kali ini, Subsatgas Sterilisasi Operasi Mantap Brata Candi Polres Wonosobo melakukan patroli secara intensif di sejumlah titik strategis, termasuk Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Gudang Logistik KPU.

 

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban pasca-pemilu, Bripda Fahrudin dan Bripda  Aldito anggota Subsatgas Sterilisasi Ops Mantap Brata Candi Polres Wonosobo  mengambil langkah-langkah preventif dengan melakukan patroli rutin di sekitar area yang dianggap sensitif.

 

“Kami telah melaksanakan patroli rutin pasca-pemilu untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali di wilayah ini. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan keamanan masyarakat dan kelancaran proses demokrasi,” Ungkap Bripda Fahrudin

 

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan penyisiran di sekitar Kantor KPU, Kantor Bawaslu, dan Gudang Logistik KPU memastikan tidak ada hal yang mencurigakan dan membahayakan. Tidak hanya itu, mereka juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu proses pasca-pemilu.

Polsek Kepil Berikan Pengamanan Ketat Kotak Suara di PPK Kepil

Polres Wonosobo terus melaksanakan langkah-langkah pengamanan yang ketat di sekitar Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kepil pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai upaya menjaga keamanan kotak suara dan proses rekapitulasi hasil pemilihan.

Dalam pengamanan pasca pemilu ini, petugas kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Kepil, AKP Gunadi, tetap berjaga di sekitar Kantor PPK Kepil. Pihaknya juga melakukan patroli dan pemantauan secara intensif untuk mencegah potensi ancaman atau tindakan yang dapat mengganggu jalannya rekapitulasi hasil pemilihan.

“Kami mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menjaga keamanan kotak suara dan mencegah potensi gangguan selama proses rekapitulasi berlangsung. Kerjasama dengan petugas keamanan PPK dan instansi terkait lainnya sangat erat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Kepil.

Selain pengamanan fisik, Polres Wonosobo juga memberikan pengawalan ketat pada proses pemindahan kotak suara menuju tempat penyimpanan yang lebih aman. Proses ini dilakukan dengan memastikan pengamanan dari petugas kepolisian dan melibatkan pihak terkait lainnya.

Kegiatan rekapitulasi hasil pemilihan di PPK Kepil sendiri diawasi dengan ketat oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan lainnya. Pihaknya memastikan bahwa proses tersebut berlangsung dengan transparan dan adil.

Pengamanan pasca pemilu ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga integritas dan keamanan hasil pemilihan di tingkat Kecamatan. Polres Wonosobo dan PPK Kepil akan terus berkoordinasi untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pasca pemilu berlangsung dengan aman dan transparan.

Antusias, TK Bhayangakari 88 Wonosobo Lihat Langsung Proses Uji SIM

TK Bhayangkari 88 Wonosobo mengadakan kunjungan ke Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada Sabtu (17/02) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada anak-anak tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai proses uji SIM.

Dalam kunjungan ini, anak-anak TK Bhayangkari 88 didampingi oleh guru dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari cabang Wonosobo serta sejumlah pengurus.

Kegiatan dimulai dengan penyampaian oleh Kanit Regident Satlantas, Iptu Susiyono, yang memberikan penjelasan singkat mengenai tugas dan fungsi Satlantas serta pentingnya mentaati aturan berlalu lintas. Anak-anak antusias mendengarkan penjelasan tersebut sambil melihat replika peralatan lalu lintas yang dipamerkan.

Setelah itu, rombongan TK Bhayangkari 88 dibawa untuk melihat langsung lokasi uji SIM. Mereka dapat melihat bagaimana proses uji SIM dilaksanakan, mulai dari tahap pemeriksaan kesehatan hingga uji praktik berkendara. Anak-anak tampak sangat tertarik melihat mobil-mobil uji dan petugas yang bertugas di sana.

“Kunjungan ini memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini tentang betapa pentingnya menghormati aturan berlalu lintas. Melihat proses uji SIM juga dapat memberikan wawasan lebih mengenai tanggung jawab sebagai pengemudi di jalan raya,” ungkap Iptu Susiyono.

Kasatlantas Wonosobo melalui Iptu Susiyono, mengapresiasi kunjungan tersebut. “Kami senang bisa berbagi pengetahuan kepada generasi muda. Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak dapat tumbuh dengan kesadaran yang tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan menaiki kendaraan dinas milik Satlantas. Anak-anak meninggalkan kantor satlantas dengan Senyuman ceria dan pengetahuan baru yang mereka peroleh dari kunjungan tersebut.

Pasca Pungut Dan Hitung Suara, Polres Wonosobo Lakukan Patroli Skala Besar

Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pasca pemungutan dan penghitungan suara, Polres Wonosobo melaksanakan patroli skala besar pada Jumat (16/2).

Kegiatan Patroli skala besar ini melibatkan personel dari Polres Wonosobo dan personel Kodim 0707 Wonosobo. Petugas  melakukan patroli di titik-titik strategis seperti pusat-pusat keramaian, fasilitas umum, dan kawasan perumahan. Selain itu, kendaraan patroli juga dipersiapkan untuk menjelajahi area-area yang dianggap memiliki potensi kerawanan.

Kapolres Wonosobo melalui Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdani  menyatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Polres untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat setelah berlangsungnya proses pasca pemungutan dan penghitungan suara .

“Patroli gabungan skala besar jajaran TNI-Polri ini untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Wonosobo. Kita melaksanakan pemantauan situasi wilayah pasca kegiatan pentahapan terakhir yaitu pemungutan dan penghitungan Pemilu 2024.” ungkapnya

Lanjutnya, selain untuk menjaga Kamtibmas, patroli ini tentunya juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca melaksanakan pesta demokrasi dan sekaligus memantau situasi kondisi dari semua aspek.

Polres Wonosobo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik. Masyarakat diminta untuk melaporkan setiap kejadian atau informasi yang dapat membahayakan keamanan kepada pihak kepolisian.

Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan situasi di Wonosobo dapat tetap kondusif, dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa adanya gangguan keamanan. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang aman dan nyaman.

Dokkes Polres Wonosobo Berikan Layanan Kesehatan Pada Petugas PPS dan PPK

Petugas Dokkes Polres Wonosobo turun langsung ke beberapa TPS yang ada diwilayah Kabupaten Wonosobo pada Kamis (15/2) untuk melakukan pengecekan kesehatan kepada para panitia pemungutan suara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua petugas yang terlibat dalam proses pemilihan umum ini dalam kondisi fisik yang prima.

Pengecekan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, detak jantung, dan pemeriksaan umum lainnya. Selain itu, petugas Dokkes juga memberikan vitamin kepada  mereka sebagai penunjang kesehatan selama bertugas dalam proses pemilu ini.

Kasi Dokkes Polres Wonosobo Bripka Mufaik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polres terhadap kesejahteraan kesehatan petugas pemilihan. “Kesehatan dan kesiapan fisik petugas sangat penting untuk kelancaran jalannya Pemilu. Kami ingin memastikan bahwa mereka dalam kondisi terbaik saat melaksanakan tugasnya,” ungkapnya.

Tak hanya di TPS, petugas Dokkes juga berkunjung ke Kecamatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan petugas PPK dan memastikan mereka dalam kondisi sehat saat menjalankan tugasnya.

Dengan adanya kegiatan pengecekan kesehatan ini, diharapkan Pemilu di Wonosobo dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar, serta semua pihak yang terlibat dalam proses pemilu 2024 ini dalam kondisi kesehatan yang baik

Personel Polres Wonosobo Lakukan Pengawalan Pergeseran Kotak Surat Suara dari PPS ke PPK

Wonosobo, 15 Februari 2024 –  Personel Polres Wonosobo yang terlibat dalam pengamanan Pemilu, melakukan pengawalan pergeseran kotak surat suara yang dilakukan oleh petugas Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) di beberapa TPS ke Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) . Pergeseran ini dilakukan setelah pemungutan suara selesai dan merupakan tahapan penting dalam penghitungan dan pelaporan hasil suara ke tingkat kecamatan.

 

AKBP Donny Lumbantoruan, Kapolres Wonosobo, menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan bentuk komitmen Polres dalam mendukung pelaksanaan Pemilu yang aman dan transparan.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran setiap tahapan Pemilu. Pengawalan ini merupakan upaya kita untuk menjaga integritas dan keamanan kotak suara dalam proses perpindahannya ke PPK,” ujar Kapolres.

 

Pengawalan dilakukan dengan ketat dan profesional oleh personel Polres Wonosobo, memastikan bahwa kotak surat suara tetap terjaga keutuhannya dan tidak terjadi gangguan selama pergeseran. Personel Polres Wonosobo juga berkoordinasi dengan petugas PPS dan PPK untuk memastikan proses ini berlangsung dengan baik.

 

Petugas PPS dan PPK menyambut baik kehadiran personel Polres dalam pengawalan ini, merasa lebih didukung dan aman dalam melaksanakan tugasnya. Dengan adanya pengawalan ini, diharapkan proses pergeseran kotak surat suara dapat berlangsung dengan lancar dan hasilnya dapat dihitung secara akurat pada tingkat kecamatan.

 

Upaya pengawalan ini sejalan dengan komitmen Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu, serta memberikan keyakinan kepada masyarakat akan keberlangsungan proses demokrasi yang bersih dan transparan di Wonosobo

Kapolres Wonosobo dan Forkopimda Cek TPS di Sejumlah Kecamatan

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan bersama Forkopimda Wonosobo melaksanakan pengecekan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Wonosobo pada hari Rabu, 14 Februari 2024 siang. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kapolres Wonosobo beserta rombongan mengunjungi beberapa TPS di berbagai kecamatan di Wonosobo. Dalam kunjungannya, Kapolres mengecek kelengkapan surat suara, kotak suara, bilik suara, dan peralatan lainnya. Selain itu, Kapolres juga berdialog dengan petugas KPPS untuk memastikan mereka memahami tugas dan tanggung jawabnya.

“Hari ini kami bersama Forkopimda Wonosobo melaksanakan pengecekan kesiapan TPS di beberapa kecamatan di Wonosobo. Puji syukur, semua TPS sudah siap digunakan pada hari pemungutan suara,” kata Kapolres.

Kapolres Wonosobo juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Wonosobo untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan Pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilih kita. Gunakan hak pilihmu dengan cerdas dan bertanggung jawab,” imbau Kapolres.

Selain mengecek sejumlah TPS di berbagai Kecamatan Wonosobo, Kapolres juga menyambangi TPS khusus di Rutan kelas II B Wonosobo. Pihaknya memastikan hak pilih para narapidana dapat diwujudkan secara maksimal.

Secara keseluruhan, TPS di Wonosobo sudah siap digunakan pada hari pemungutan suara. Namun, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. KPU Wonosobo akan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pemilu 2024.

Kapolres Wonosobo Cek Kotak Suara di Kelurahan Kalianget, Ingatkan Anggota Jaga Kesehatan

Dalam rangka memastikan pengamanan pemungutan suara berjalan dengan lancar, Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan mengecek kesiapan kotak suara di Balai Kelurahan Kalianget pada Selasa (13/02) malam.

Rencananya, kotak suara akan didistribusikan pada Rabu pagi. Kapolres berpesan kepada sleuruh personel pengamanan baik Polri, TNI maupun Linmas untuk mengawal proses distribusi ke TPS-TPS.

“Jangan sampai terlambat, maksimal pukul 06.00 pagi kotak suara sudah harus siap di TPS masing-masing, selalu koordinasi dengan rekan TNI maupun Linmas,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga berpesan kepada personel jaga untuk selalu menjaga kesehatan. Pasalnya personel pengamanan TPS masih harus bersiaga di TPS hingga proses penghitungan suara selesai.

“Jaga kesehatan karena pengamanan masih harus dilaksanakan 2 hari ke depan, jaga kekompakan dan sinergi antar personel pengamanan,” lanjut Kapolres.

Pihaknya juga meminta para personel pengamanan untuk aktif berpatroli ke TPS esok hari saat pemungutan suara karena pola pengamanan masing-masing desa hanya 2 Polri, 1Tni dan 16 Linmas.

“Rata-rata satu desa memiliki 10 sampai paling banyak 40 TPS dengan hanya 2 personel pengamanan, sehingga perlu dilaksanakan patroli dan monitoring di masing-masing TPS,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres berharap pelaksanaan proses pemungutan suara dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Connie Rahakundini Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong. Connie dilaporkan atas ucapannya dalam video di kanal YouTube ‘Kanal Anak Bangsa’.

Dalam laporan bernomor LP/B/52/II/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI, pelapor dalam kasus ini adalah Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Perkasa Roeslani.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago membenarkan perihal adanya laporan tersebut.

“Iya benar ada laporan tersebut ke Bareskrim Polri,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Erdi menuturkan, dengan adanya laporan tersebut, penyidik Bareskrim Polri akan meneliti terlebih dahulu. Nantinya, pelapor dan terlapor akan dimintai keterangan.

“Proses laporan selanjutnya akan diteliti oleh penyidik dan setelahnya akan meminta klarifikasi dari pelapor dan terlapor,” ujar Erdi.

Dalam laporan ini, Connie diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong yang menyesatkan sebagaimana dimaksud Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27A UURI Nomor 1 tahun 2024 perubahan kedua atas UURI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP,
Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 14 dan
Pasal 15 UURI Nomor 1 tahun 1946.