Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi Akan Dimulai Tanggal 4 Maret 2024

Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Gelaran Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024, Polres Wonosobo  hari ini menggelar Latihan Pra Keselamatan Lalu Lintas Candi yang dilaksanakan di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Wonosobo, Kamis (29/2).

Kegiatan Latpraops dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo Kompol Rendi Johan dan dihadiri para Kabag, Kasat, dan Kasi serta seluruh personel Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 Polres Wonosobo.

Wakapolres menuturkan, Kegiatan Latpra Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 selain menekankan terhadap Kamtibcarlantas juga memperhatikan pelaksanaannya agar lebih memperhatikan dan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

“Pada pelaksanaan operasi kali ini, kita utamakan pemberian himbauan dan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo.” ungkapnya

Sementara itu, Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 ini akan dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai dengan 17 Maret 2024 mendatang atau selama 14 hari.

Dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 ini ada tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas yakni tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, membonceng lebih dari satu orang untuk R2, berkendara dengan pengaruh alkohol, menggunakan HP saat mengemudi, berkendara dibawah umur dan kendaraan melebihi batas kecepatan.

Satlantas Polres Wonosobo Laksanakan Pengecekan Kelengkapan Pribadi dalam rangka Persiapan Ops Keselamatan Candi 2024

Dalam rangka persiapan Operasi Keselamatan Candi (OKC) 2024 pada hari Rabu (28/2), Satlantas Polres Wonosobo menjalankan pemeriksaan terhadap kelengkapan pribadi anggotanya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memastikan anggota Satlantas siap menjalankan tugas dengan optimal dan memberikan contoh yang baik dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Sejumlah petugas Satlantas terlihat berkumpul di halaman Mapolres Wonosobo, siap untuk menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh KBO Satlantas IPTU Sarno. Pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi kelengkapan pribadi seperti helm, rompi, senter, lampu kedip dan peralatan keselamatan lainnya.
Kasat Lantas Polres Wonosobo, IPTU Edi Nugroho, menyatakan, “Pemeriksaan kelengkapan pribadi anggota Satlantas ini sangat penting untuk memastikan bahwa mereka siap dan mampu menjalankan tugas dengan baik selama pelaksanaan OKC 2024. Kami juga ingin menekankan pentingnya anggota Satlantas menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.”
Proses pemeriksaan dilakukan dengan cermat dan teliti oleh IPTU Sarno, yang memberikan arahan dan nasihat kepada anggota yang diperiksa. Langkah ini juga merupakan kesempatan untuk memberikan pembekalan tambahan terkait tugas dan tanggung jawab selama operasi nanti.
Anggota Satlantas merespons dengan baik terhadap pemeriksaan ini, menyadari pentingnya keselamatan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas mereka. Salah seorang anggota, AIPDA Candra, mengungkapkan, “Pemeriksaan ini membantu kami untuk memastikan bahwa kami siap menjalankan tugas dengan baik dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi contoh yang baik dalam mematuhi aturan lalu lintas.”
Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan pemeriksaan kelengkapan pribadi yang ketat ini, anggota Satlantas Polres Wonosobo dapat menjalankan tugas mereka dengan profesionalisme dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keselamatan lalu lintas selama pelaksanaan OKC 2024. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di masyarakat luas.

Seorang Warga Ditemukan Tewas Saat Bekerja Di Ladang

Polsek Kertek merespons laporan tentang kejadian meninggal dunia yang terjadi di sebuah ladang Dusun Ngadireso, Desa Ngadikusuman, Kertek pada hari Senin (26/2). Kejadian tersebut menghebohkan warga sekitar yang kemudian segera menghubungi pihak berwajib.
Menurut informasi yang dihimpun, korban yang meninggal dunia diketahui berinisial P (63), seorang petani yang sedang bekerja di lading milik seorang warga Desa Ngadikusuman. Saat ditemukan oleh Sdr. Mat Khurmain sedang berjalan melintas TKP melihat korban sudah dalam keadaan terlentang dan badan sudah setengah kaku. Melihat kejadian tersebut kemudian saksi memberitahukan ke perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kertek.
Kapolsek Kertek, AKP Sutono, memimpin langsung tim yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim identifikasi dan forensic dan dokter dari Puskesmas 01 Kertek juga turut dikerahkan guna mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal dari kami, terduga korban meninggal dunia dikarenakan penyakit jantung dan asam lambung yang diderita korban yang kambuh pada saat melakukan aktifitas pekerjaan mencangkul di ladang,” ujar AKP Sutono.
Setelah melakukan tindakan penanganan, pihak kepolisian mengevakuasi jasad untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke Pihak Keluarga. Kapolsek Kertek juga memberi ucapan bela sungkawa kepada pihak keluarga korban dan kepada masyarakat atas kepercayaan kepada pihak kepolisian.

Seorang Warga Ngadireso Meninggal Saat Bekerja Di Ladang

Polsek Kertek merespons laporan tentang kejadian meninggal dunia yang terjadi di sebuah ladang Dusun Ngadireso, Desa Ngadikusuman, Kertek pada hari Senin (26/2). Kejadian tersebut menghebohkan warga sekitar yang kemudian segera menghubungi pihak berwajib.
Menurut informasi yang dihimpun, korban yang meninggal dunia diketahui berinisial P (63), seorang petani yang sedang bekerja di lading milik seorang warga Desa Ngadikusuman. Saat ditemukan oleh Sdr. Mat Khurmain sedang berjalan melintas TKP melihat korban sudah dalam keadaan terlentang dan badan sudah setengah kaku. Melihat kejadian tersebut kemudian saksi memberitahukan ke perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kertek.
Kapolsek Kertek, AKP Sutono, memimpin langsung tim yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim identifikasi dan forensic dan dokter dari Puskesmas 01 Kertek juga turut dikerahkan guna mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal dari kami, terduga korban meninggal dunia dikarenakan penyakit jantung dan asam lambung yang diderita korban yang kambuh pada saat melakukan aktifitas pekerjaan mencangkul di ladang,” ujar AKP Sutono.
Setelah melakukan tindakan penanganan, pihak kepolisian mengevakuasi jasad untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke Pihak Keluarga. Kapolsek Kertek juga memberi ucapan bela sungkawa kepada pihak keluarga korban dan kepada masyarakat atas kepercayaan kepada pihak kepolisian.

Anggota Polres Wonosobo Partisipasi Donor Darah Dalam Rangka HUT Persit kartika Chandra Kirana di Kodim 0707 Wonosobo

Sebanyak 38 personel dari Polres Wonosobo turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke-78 di Kodim 0707. Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata dari solidaritas dan komitmen anggota kepolisian dalam mendukung kegiatan sosial yang positif.

Peringatan Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke-78 diselenggarakan di Kodim 0707. Selain rangkaian acara yang telah dipersiapkan, kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda utama.

Pada kegiatan tersebut sebanyak 38 personel Polres Wonosobo ikut serta menyumbangkan darah mereka. Selain itu sejumlah anggota Bhayangkari cabang Wonosobo juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo, mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi anggotanya dalam kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan donor darah merupakan wujud nyata dari rasa empati dan kepedulian sosial anggota Polres Wonosobo terhadap sesama.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif anggota Polres Wonosobo dalam kegiatan donor darah ini. Ini adalah contoh nyata bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga siap menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima darah, kegiatan donor darah ini juga menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kegiatan donor darah dalam menyelamatkan nyawa.

“Melalui partisipasi anggota Polres Wonosobo, diharapkan masyarakat juga semakin terdorong untuk aktif dalam kegiatan donor darah,” pungkas Kapolres.

 

Dokkes Polres Wonosobo Sediakan Pelayanan Pengecekan Kesehatan Bagi Anggota Setiap Hari Senin

Pusat Kesehatan (Dokkes) Polres Wonosobo telah meluncurkan program pengecekan kesehatan rutin bagi seluruh anggotanya setiap hari Senin. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Polres Wonosobo sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan anggota Polres Wonosobo.

Dalam kegiatan ini personel Dokkes melakukan pengecekan tekanan darah dan evaluasi umum tentang kondisi kesehatan anggota. Selain itu, sejumlah vitamin juga dibagikan kepada anggota Polres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Sardo, menekankan pentingnya program ini dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anggota kepolisian. Menurutnya, anggota yang sehat dan bugar akan lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk melayani masyarakat.

“Kesehatan anggota adalah aset utama Polres Wonosobo. Dengan adanya program pengecekan kesehatan rutin ini, kami berharap dapat mencegah dan mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan yang mungkin dialami oleh anggota,” ungkap Kapolres.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk perhatian dari institusi terhadap kesejahteraan anggota. Dengan memastikan kesehatan anggota terjaga, diharapkan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh Polres Wonosobo juga semakin baik.

 

Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Wonosobo Berikan Dikmas Kepada Driver Ojek Pangkalan

Unit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Dikmas Lalu Lintas dan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas bagi para driver ojek pangkalan di Pasar Kertek, Wonosobo pada Minggu (25/2). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pengemudi ojek terkait aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan dalam berkendara.

Dalam kegiatan ini, petugas dari Unit Kamsel  Aipda Candra memberikan himbauan kepada para driver ojek pangkalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menjaga keselamatan saat berada di jalan. Himbauan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi para pengemudi dalam menciptakan Kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Wonosobo.

“Kami ingin para pengemudi ojek pangkalan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Wonosobo. Dengan mematuhi aturan dan menjaga keselamatan, kita dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib,” ungkap Aipda Candra

Selain memberikan himbauan, kegiatan ini juga menjadi ajang interaktif antara petugas dan para pengemudi ojek. Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya seputar aturan lalu lintas yang mungkin masih kurang jelas, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka.

Kegiatan Dikmas Lalu Lintas dan Sosialisasi Keselamatan ini menjadi wujud komitmen Sat Lantas Polres Wonosobo dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas. Semoga dengan adanya kegiatan ini, para driver ojek pangkalan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik dan aman di Kabupaten Wonosobo.