Cegah Perang Sarung Polres Wonosobo Tingkalkan Blue Light patrol

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Wonosobo dan Polsek jajarannya meningkatkan kegiatan patroli Blue Light Patrol, terutama pada jam malam (selesai tarawih hingga waktu subuh). Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi konflik yang mungkin terjadi, khususnya dalam bentuk perang sarung yang menjadi ajang remaja mengikuti trend di medsos. Minggu, 17/3

Kapolres Wonosobo, AKBP DONNY SARDO LUMBANTORUAN, S.H., S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa keputusan untuk meningkatkan patroli ini didasarkan pada analisis potensi kerawanan yang mungkin timbul, terutama di malam hari. “Kami meningkatkan Blue Light Patrol untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Wonosobo, khususnya saat momen-momen penting seperti bulan Puasa, agar masyarakat nyaman dan tenang dalam menjalankan ibadah maupun istirahat” ujarnya.

Blue Light Patrol sendiri merupakan salah satu program yang telah dilaksanakan oleh Polres Wonosobo dan Polsek jajarannya dalam rangka meningkatkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat. Dengan menggunakan lampu biru pada kendaraan patroli, polisi dapat lebih mudah dikenali oleh masyarakat dan memberikan kesan keamanan.

Dalam operasionalnya, patroli ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah perang sarung, tetapi juga untuk mengantisipasi tindakan kriminal lainnya, seperti pencurian dan perampokan. Petugas patroli juga akan melakukan komunikasi aktif dengan warga sekitar untuk mendapatkan informasi tentang potensi gangguan keamanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika ada hal yang mencurigakan atau situasi yang tidak aman, segera laporkan kepada petugas patroli atau kepolisian terdekat,” imbuh AKBP Donny.

Peningkatan Blue Light Patrol ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi masyarakat Wonosobo, sehingga kegiatan keagamaan selama puasa maupun kegiatan masyarakat menyambul Idul Fitri dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Polres Wonosobo dan Polsek jajaran siap untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama Bulan Suci Ramadhan, Pemda Wonosobo Rutin Laksanakan Tarawih Bersama di sejumlah wilayah

Semangat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga di Wonosobo semakin terasa kuat dengan digelarnya kegiatan tarawih keliling yang melibatkan jajaran pemerintah daerah. Malam yang penuh berkah ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat, terutama di Komplek Masjid Nurul Huda Kedewan, tempat diadakannya kegiatan tersebut.

Dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, masyarakat setempat berkumpul di sekitar Masjid Nurul Huda Kedewan untuk melaksanakan ibadah tarawih bersama-sama. Namun, yang membuat acara ini semakin istimewa adalah kehadiran jajaran pemerintah daerah yang turut serta dalam kegiatan tarawih keliling pada hari Jumat (15/3).

Para pejabat pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Wonosobo, Kapolsek Kertek serta jajaran Pemerintah lainnya, tampak berbaur dengan masyarakat dalam mengikuti tarawih keliling. Mereka menyatu dalam barisan bersama warga, menunjukkan kesamaan di hadapan Sang Pencipta dan semangat kebersamaan yang tinggi di antara pemimpin dan rakyat.

“Bulan Ramadan adalah saat yang tepat bagi kita untuk mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan kebersamaan,” ujar Wakil Bupati Wonosobo dalam sambutannya. “Kegiatan tarawih keliling ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat dalam setiap momen berharga.”

Suasana khidmat dan khusyuk menyelimuti malam itu, diiringi dengan bacaan Al-Qur’an yang merdu dan doa-doa yang dipanjatkan bersama. Cahaya gemerlap dari lentera menghiasi sepanjang jalur tarawih keliling, menciptakan atmosfer yang tenang dan damai di tengah keramaian malam.

Kegiatan tarawih keliling bersama dengan jajaran pemerintah daerah Wonosobo di Komplek Masjid Nurul Huda Kedewan berhasil menciptakan momen yang berkesan bagi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terpancar dari acara ini diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan meningkatkan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat Wonosobo, serta menginspirasi wilayah lain untuk melakukan kegiatan serupa.

Gabungan Piket Fungsi dan Personel Polsek Wonosobo Datangi TKP Lokasi Perang Sarung

Personel Polsek Wonosobo bersama gabungan piket fungsi Polres Wonsoobo yang terdiri dari anggota Satsampat, Satreskrim dan SPKT mendatangi TKP yang di duga menjadi lokasi perang sarung di Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo pada Kamis malam (14/3).

Kedatangan aparat kepolisian tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kegiatan perang sarung di wilayah tersebut. Dengan sigap, personel gabungan piket fungsi Polres Wonosobo bergerak untuk mengamankan situasi dan menangani kasus tersebut.

Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdhani menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan gabungan piket fungsi dan Polsek Wonosobo langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami merespons laporan dari masyarakat dengan cepat dan segera bertindak untuk mengamankan situasi serta menangani kejadian ini dengan serius,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan di TKP, petugas berhasil mengamankan delapan orang remaja yang diduga terlibat dalam perang sarung tersebut. Selain itu, sebagai barang bukti, petugas juga menyita tujuh unit sepeda motor dan enam sarung yang telah disiapkan dengan isian batu kerikil. Kedelapan remaja beserta barang bukti kemudian diamankan dan diserahkan ke SPKT Polres Wonosobo untuk dilakukan pembinaan.

Selain memberikan pembinaan, Petugas kepolisian juga meminta mereka untuk membuat surat pernyataan sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pihak kepolisian terus menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat menganggu keamanan dan ketertiban selama bulan ramdhan ini. Dan mengajak semua orang tua untuk mengawasi anak- anak mereka agar kejadian seperti perang sarung tidak terulang kembali.

Personel Satlantas Polres Wonosobo Lakukan Pengamanan Di Pujasera Ramadhan

Personel Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan pengamanan ambang gangguan sore di sekitar lokasi Pujasera Ramadhan yang berada di depan Masjid Al Mansur dan Jalan Mayor Kaslam Wonosobo pada hari Kamis (15/3).

 

Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat menjelang waktu berbuka puasa. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tersebut, Personel Satlantas Polres Wonosobo melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

 

Kasatlantas Polres Wonosobo Iptu Edi Nugroho mengungkapkan bahwa pengamanan ambang gangguan sore tersebut merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Wonosobo.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktifitas, seperti Pujasera Ramadhan ini,” ujarnya.

 

Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban saat berada di sekitar lokasi Pujasera Ramadhan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak beribadah maupun beraktifitas di tempat tersebut.

 

Pengamanan ambang gangguan sore yang dilakukan oleh Personel Satlantas Polres Wonosobo mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat yang merasa terjamin akan keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi tersebut. Dengan adanya kehadiran pihak kepolisian, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan tenteram bagi seluruh pengunjung serta meminimalisir potensi terjadinya gangguan keamanan.

Dalam Rangka Operasi Pekat Candi 2024, Polres Wonosobo Lakukan Pengecekan Urin

Dalam rangka menjaga disiplin dan profesionalisme dalam bertugas, Propam bersama Dokkes Polres Wonosobo melakukan pengecekan urin terhadap para personel Polres Wonosobo pada (14/3). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari Operasi Pekat Candi 2024 yang tengah dilaksanakan.

Operasi pekat(penyakit masyarakat) sendiri merupakan operasi penegakan hukum dalam rangka mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, prostitusi, premanisme dan perjudian ilegal, menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan, mengungkapkan bahwa pengecekan urin tersebut dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.

“Kami tidak hanya menegakkan hukum di masyarakat, tetapi juga menjaga kedisiplinan dan profesionalisme di internal Polres Wonosobo,” ujar AKBP Donny Lumbantoruan.

Dalam pengecekan urin tersebut, setiap personel yang terlibat dalam Operasi Pekat Candi 2024 wajib menjalani tes urine guna memastikan bahwa mereka tidak menggunakan atau terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Hasil tes urine tersebut akan menjadi acuan bagi pihak Propam dan pimpinan Polres Wonosobo dalam mengevaluasi kinerja dan kepatuhan personel terhadap aturan internal kepolisian.

“Dari hasil pengecekan urin tidak ditemukan anggota yang terindikasi menggunakan narkoba, semua telah dinyatakan negatif.” Ungkap PS. Kasi Propam Ipda Rahmad

Operasi pekat Candi 2024 dan pengecekan urin terhadap personel Polres Wonosobo ini merupakan salah satu langkah proaktif dalam menjaga integritas dan kinerja kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Cooling Sistem, Personel Polres Wonosobo Lakukan Patroli Dialogis

Pemilihan Umum telah usai, namun tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kedamaian masyarakat terus berlanjut. Di tengah gejolak politik pasca pemilu, peran Bhabinkamtibmas semakin penting. Dalam upaya untuk menjamin situasi kondusif, Bhabinkamtibmas dari Polres Wonosobo melakukan langkah inovatif dengan melaksanakan patroli dialogis sebagai bentuk cooling sistem masyarakat.

Pada hari Rabu(13/3), Bhabinkamtibmas dari berbagai desa di wilayah hukum Polres Wonosobo melaksanakan patroli dialogis. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog langsung antara warga masyarakat dengan aparat keamanan, serta membangun hubungan yang lebih dekat antara kedua belah pihak.

Dalam patroli dialogis tersebut, Bhabinkamtibmas turut mengajak warga untuk berdiskusi terkait situasi pasca pemilu. Mereka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kedamaian dan menegaskan bahwa perdamaian adalah tanggung jawab bersama. Selain itu, mereka juga mengajak warga untuk saling menghormati perbedaan pendapat politik dan menyelesaikan perbedaan tersebut secara damai.

Peran Bhabinkamtibmas tidak berhenti pada tahap pengamanan saat pemungutan suara, namun mereka terus berperan aktif dalam membangun keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli dialogis merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen mereka untuk menjaga kondisi damai di tengah dinamika politik yang ada.

Personel Satsamapta Polres Wonosobo Lakukan Razia Dan Patroli Di Sejumlah Tempat

Anggota Satsamapta Polres Wonosobo di bawah komando AKP Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Wonosobo pada Senin (12/3). Kegiatan ini meliputi razia di beberapa tempat dan patroli di beberapa titik strategis.

 

Anggota Satsamapta Polres Wonosobo melakukan razia di beberapa tempat, termasuk di Kafe Talang, Yossi, Vegas, dan Tanjung. Selain itu, mereka juga melaksanakan patroli di jalan Raya Wonosobo – Banjarnegara turut Desa Sawangan, Wonosobo.

 

Dalam kegiatan razia di Kafe Talang, anggota berhasil memeriksa dua pengunjung, yaitu inisial I dan Y. Kedua pengunjung tersebut diduga mengonsumsi minuman keras di tempat yang tidak semestinya. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat botol miras jenis anggur orangtua.

 

Selain itu, dalam razia selektif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, anggota melaksanakan patroli di jalan Raya Wonosobo – Banjarnegara,          turut Desa Sawangan. Mereka berhasil membubarkan kegiatan yang diduga balapan liar oleh beberapa remaja dan mengamankan sembilan remaja beserta sembilan unit sepeda motor yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

 

Seluruh barang bukti dan kendaraan yang diamankan telah dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut. Sementara sembilan remaja tersebut dibawa ke Mapolres guna dilakukan pendataan lebih lanjut.

 

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat wilayah Wonosobo.

Sat Lantas Polres Wonosobo Bagikan Brosur Keselamatan Berlalu-Lintas di Pasar Induk Kertek

Sat Lantas Polres Wonosobo melakukan upaya proaktif dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu-lintas di masyarakat dengan membagikan brosur dan memberikan himbauan kepada pengunjung pasar, pedagang, tukang ojek, dan sopir angkot di Pasar Induk Kertek, Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pencegahan kecelakaan dan peningkatan kesadaran hukum lalu lintas. Senin 11/3

Pasar Induk Kertek menjadi lokasi strategis untuk menyebarkan informasi tentang keselamatan berlalu-lintas karena aktivitas perdagangan yang ramai serta mobilitas yang tinggi dari berbagai pihak yang berada di sekitar pasar. Dalam upaya ini, petugas Sat Lantas Polres Wonosobo memberikan brosur yang berisi informasi tentang aturan lalu lintas, pentingnya menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, dan langkah-langkah keselamatan lainnya yang harus diperhatikan oleh pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Wonosobo IPTU EDY NUGROHO, menyatakan pentingnya kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan berlalu-lintas yang lebih aman. “Kami berharap dengan membagikan brosur ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya keselamatan berlalu-lintas dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar IPTU EDY.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi petugas Sat Lantas Polres Wonosobo untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, menjelaskan secara langsung pentingnya keselamatan berlalu-lintas, dan memberikan edukasi tentang aturan yang berlaku. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Wonosobo.

Kegiatan pembagian brosur keselamatan berlalu-lintas di Pasar Induk Kertek tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Mereka menyambut baik upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu-lintas, serta berkomitmen untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, Sat Lantas Polres Wonosobo terus aktif melaksanakan program-program preventif demi menciptakan lingkungan berlalu-lintas yang lebih aman dan tertib bagi seluruh masyarakat Wonosobo. Melalui kerjasama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta budaya berlalu-lintas yang lebih baik dan keselamatan bagi semua pengguna jalan.

 

Senderan Rumah Longsor, Polsek Sapuran Lakukan Evakuasi

Polsek Sapuran turut serta dalam upaya evakuasi korban senderan longsor yang terjadi di Kampung Boto, Kecamatan Sapuran, Jumat (8/3) malam. Kejadian tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka ringan.
Evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh Polsek Sapuran, BPBD Wonosobo, Tim SAR Sapuran dan Koramil Sapuran.
Menurut Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, kejadian longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut. Senderan atau pondasi rumah milik M. Kahfi yang dikontrak oleh Walyono longsor dan menimpa dua rumah milik tetangganya.
“Empat warga mengalami luka ringan dan langsung kami evakuasi, 2 korban dilarikan ke RSI Wonosobo, sedangkan 2 korban lainnya saat ini mendapat perawatan di puskesmas Sapuran,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut kerugian materiil diperkirakan mencapai 75 juta rupiah. Tak hanya mengevakuasi korban, pada Sabtu (9/3), seluruh unsur dari instansi terkait melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan sia mterial longsor.
Pihak Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama pada musim hujan seperti saat ini.
“Kami akan melaksanaka kerja bakti untuk membersihkan sisa material longsor dan juga di rumah warga yang mengalami potensi longsor dan tanah yang labil,” pungkas Kapolsek.

Polsek Selomerto Gelar Operasi Pekat Candi 2024, Sasar Tukang Parkir Liar dan Premanisme

Selomerto, Wonosobo – Pada hari Jumat tanggal 8 Maret 2024, Polsek Selomerto Polres Wonosobo melaksanakan operasi pekat Candi 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi tukang parkir liar dan premanisme, serta memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan puasa.

Kegiatan operasi pekat ini dimulai pada pukul 09.30 WIB dan selesai hingga selesai. Sasaran operasi meliputi dua lokasi, yaitu Pasar Selomerto dan Pasar Balekambang.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa orang tukang parkir liar dan preman. Petugas juga memberikan teguran kepada para pedagang yang tidak memasang harga pada barang dagangannya.

Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan pokok di pasar. Hasilnya, stok bahan pokok di kedua pasar tersebut masih aman dan harganya relatif stabil.

Kapolsek Selomerto AKP Agus Priyono, S.H. mengatakan bahwa operasi pekat ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Selomerto.

“Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya menjelang bulan puasa,” kata AKP Agus Priyono, S.H.

Masyarakat menyambut baik operasi pekat ini. Mereka berharap operasi ini dapat terus dilakukan agar situasi di Selomerto tetap kondusif.

“Kami senang dengan adanya operasi ini. Semoga operasi ini dapat terus dilakukan agar situasi di Selomerto tetap aman dan nyaman,” kata salah seorang warga.

Operasi pekat Candi 2024 merupakan salah satu upaya Polres Wonosobo untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayahnya. Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya, khususnya menjelang bulan puasa.