Polres Wonosobo Gelar Operasi Rutin Cipta Kondisi Guna Menjaga Kamtibmas Jelang Pilkada

Polres Wonosobo menggelar operasi rutin cipta kondisi dengan target yang dioptimalkan. Operasi ini dilaksanakan sejak 22 April hingga 5 Mei 2024 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada Serentak 2024.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar beberapa penyakit masyarakat, seperti judi, narkoba, minuman keras, premanisme, asusila, dan knalpot brong.

“Operasi ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya proses Pilkada,” ujar AKBP Donny.

Pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di berbagai lokasi di wilayah Kabupaten Wonosobo, seperti tempat hiburan malam, jalan raya, dan tempat-tempat lainnya yang rawan gangguan kamtibmas.

“Kami juga akan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya, seperti Satpol PP, Kodim 0707/Wonosobo, dan Linmas, untuk memperkuat pelaksanaan operasi ini,” tambah Kapolres.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pilkada 2024. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kamtibmas dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Bangga Menjadi Bagian Propinsi Jawa Tengah

Polda Jateng. Kota Semarang | Keberhasilan di suatu daerah tidak hanya ditumpukan kepada Polri sebagai pihak pengamanan tapi ada peran serta seluruh lapisan masyarakat. Demikian diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam sebuah Podcast ‘Jack Pod Tribun Jateng’ yang dipublikasikan media online Tribun Jateng melalui berbagai media sosial. Kamis, (25/4/2024)

“Dalam rangka menciptakan Jawa Tengah yang ‘Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo’ kita perlu adanya sinergi dari berbagai kalangan,” ujar Kapolda.

Mengemban jabatan sebagai Kapolda Jateng selama 4 tahun, membuat namanya terkenal hingga ke pelosok Jawa Tengah. Di masyarakat, dirinya dikenal sebagai sosok yang murah senyum, dekat dengan masyarakat dan memiliki segudang prestasi dalam menjaga keamanan di Jawa Tengah.

“Pangkat jabatan itu hanya amanah. Prinsip kita harus mawas diri, tahu kita itu siapa dan darimana ” tuturnya.

Selama masa kepemimpinannya di Jawa Tengah, sinergitas yang kuat juga tercipta diantara TNI-Polri. Kolaborasi dan koordinasi antara TNI dan Polri terjalin secara harmonis dalam berbagai kegiatan di Jawa Tengah mulai dari patroli gabungan di wilayah, penanganan Covid-19, pengamanan pentahapan pemilu serentak, hingga pengamanan Lebaran 2024 kemarin.

“Bahkan saat proses pungut suara kemarin, ketika seluruh personil Polri terploting mengamankan TPS, personil TNI memperkuat pengamanan di kantor Polsek. Sehingga dengan sinergitas TNI Polri mampu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di Jawa Tengah,” terang Kapolda.

Menghadapi Operasi Mantap Praja dalam rangka pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) Gubernur, Walikota dan Bupati, Kapolda menyebut bahwa proses pengamanan akan serupa dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Karena tantangan yang dihadapi sama yaitu polarisasi akibat perbedaan pilihan di masyarakat. Meski demikian pola pendekatan yang dilakukan anggota Polri akan lebih menggunakan kearifan lokal sesuai budaya di masing-masing daerah,” jelasnya.

Dirinya menghimbau dalam proses pilkada kelak masyarakat Jawa Tengah tetap menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berbeda pilihan. Hal ini karena dirinya mempunyai keyakinan, siapapun yang memimpin di Jawa Tengah kelak akan mempunyai kemampuan untuk mengelola potensi wilayah dan memajukan daerahnya.

“Ini karena banyak sekali tokoh-tokoh berkualitas yang berpotensi untuk menjadi pemimpin di Jawa Tengah. Sehingga tidak usah kuatir, semua tinggal kembali kepada pilihan terbaik dari masyarakat,” sebutnya.

Menghabiskan 18 tahun perjalanan karier dinasnya di Jawa Tengah, Irjenpol Ahmad Luthfi berkomitmen untuk tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri hingga masa dinasnya berakhir.

“Merupakan kebanggaan bagi saya bisa menjadi bagian dari Jawa Tengah ” tandas Luthfi.

Sigap, Personel Polsek Leksono Datangi TKP Tanah Longsor Di Rowokele

Polsek Leksono telah mendatangi TKP terkait insiden tanah longsor di Dusun Rowokele Rt 02 Rw 05 Desa Sawangan Kecamatan Leksono. Senderan belakang rumah yang dimiliki oleh Tukiyem longsor dan menimpa rumah milik Haryanto. Senderan tersebut memiliki tinggi sekitar 5 meter dengan panjang sekitar 10 meter.

 

Kejadian ini terjadi pasca-hujan lebat yang melanda wilayah Wonosobo pada hari Selasa, tanggal 23 April 2024 sekira pukul 16.30 Wib.

 

Dampak dari tanah longsor ini sangat signifikan. Sebagian besar tembok rumah Haryanto bagian selatan roboh seluruhnya, sementara sebagian atap rumah bagian selatan juga mengalami kerusakan. Perabotan rumah tangga yang terletak di ruang tamu dan ruang tengah rumah Haryanto tertimbun oleh tanah.

 

Kapolsek Leksono Iptu Tajudin menyampaikan taksiran kerugian material akibat kejadian ini mencapai Rp 100.000.000,- (Seratus juta Rupiah). Selain itu, kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian juga menunjukkan adanya banyak retakan, menandakan potensi bahaya longsor yang masih sangat tinggi.

 

“Atas pertimbangan keamanan, Haryanto beserta seluruh anggota keluarganya dan Tukiyem telah dipindahkan sementara ke rumah saudaranya. Langkah ini diambil mengingat kondisi yang masih sangat rawan dan berbahaya di sekitar lokasi kejadian”. ungkapnya

 

Polsek Leksono akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi situasi ini serta memberikan bantuan yang diperlukan kepada korban. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam dan mengikuti petunjuk serta himbauan dari pihak berwenang.

Peserta Seleksi Masuk Polri Jalani Pemeriksaan Administrasi Awal di Polres Wonosobo

Para peserta seleksi masuk anggota Polri mengikuti pemeriksaan administrasi awal penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2024, di Gedung Serbaguna Mapolres Wonosobo mulai Senin (22/4/2024).

Kapolres Wonosobo mellaui Kabag SDM, Kompol Denny Wibowo mengungkapkan, pemeriksaan administrasi yang dilakukan meliputi ijazah, Akte Kelahiran, KTP, postur tubuh, berat badan maupun tinggi badan.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kelengkapan serta persyaratan awal seleksi di tingkat Polres,” jelas Kompol Denny.

Kompol Denny menambahkan, pemeriksaan melibatkan pihak eksternal untuk mengetahui keabsahan administrasi lebih lanjut. Hal ini karena pihak eksternal yang mengetahui persis keaslian berkas yang diajukan oleh tiap-tiap peserta seleksi.

“Kita lakukan pemeriksaan secara mendetail. Kami juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Disdikbud Wonosobo, Dispermadesdukcapil, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat, LSM Skoci, serta Tim Panitia Polri dari Polres,” jelasnya.

Menurut Kabag SDM, para peserta yang mengikuti seleksi baik dari segi postur maupun administrasi mayoritas bagus dan memenuhi syarat.

Pihaknya berpesan agar para calon mempersiapkan diri menghadapi test ke depan, jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak semestinya.

Sejak Senin hingga Kamis mendatang akan dilaksanakan pemeriksaan awal bagi peserta pendaftaran Bintara. Kompol Denny menuturkan terdapat 79 peserta pendaftaran Bintara yang sudah terverifikasi panitia penerimaan tingkat Polres Wonosobo.

Peserta yang dinyatakan lulus, selanjutnya akan mengikuti test di tingkat selanjutnya di Polda Jateng.

Cegah Kemacetan, Satlantas Polres Wonosobo Tempatkan Personelnya Di Titik Rawan

Persoenl Satlantas Polres Wonosobo melakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa titik rawan kemacetan dalam upaya menjaga kelancaran arus kendaraan pada jam sibuk pagi, khususnya saat banyak masyarakat berangkat ke kantor dan sekolah. Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi kemacetan yang sering terjadi di beberapa titik rawan di wilayah Wonosobo.

 

Kasat Lantas Polres Wonosobo, Iptu Edi Nugroho, menjelaskan bahwa kehadiran petugas Satlantas di lapangan bertujuan untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami terus berupaya untuk mengendalikan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang berkepanjangan, dengan harapan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mencegah kecelakaan lalu lintas.” Ujarnya

 

Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Wonosobo untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Petugas Satlantas juga aktif memberikan himbauan kepada pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu dan tanda lalu lintas demi keamanan bersama.

 

Selain itu, Satlantas Polres Wonosobo juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di berbagai titik rawan lainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemacetan yang mungkin terjadi serta untuk memberikan respons cepat dalam menangani situasi yang ada.

 

Kepolisian mengajak seluruh masyarakat Wonosobo untuk tertib berlalu lintas dengan mematuhi aturan serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan dapat tercipta kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman, baik bagi para pengguna jalan maupun pejalan kaki.

Puncak Festival Balon, Polres Wonosobo Terjunkan 96 Personel

Pada hari Minggu (21/4), Polres Wonosobo terjunkan 96 personel yang bertujuan untuk memastikan jalannya Festival Balon yang bertempatan di Alun – alun Wonosobo. Dengan puncak acara Festival Balon pada hari ini, Polres Wonosobo mengambil langkah-langkah ekstra untuk mencegah gangguan dan insiden yang mungkin terjadi.
Kapolsek Wonosobo, AKP Harwoko, menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan selama acara. “Kami telah menyiapkan rencana pengamanan yang matang untuk memastikan pengunjung dapat menikmati Festival Balon dengan aman dan nyaman,” ujarnya dalam konferensi pers.
Pengamanan ini melibatkan penempatan petugas keamanan di titik-titik strategis di sekitar Alun – alun Wonosobo, termasuk di sejumlah kantong parkir, penggal jalan yang terjadi kemacetan, dan area keramaian lainnya.
AKP Harwoko juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari petugas keamanan. “Kami meminta kerjasama dari semua pihak, baik pengunjung maupun peserta acara, untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama Festival Balon berlangsung,” tambahnya.
Sementara itu, para peserta festival juga diberikan panduan khusus tentang peraturan keselamatan dan balon yang wajib ditambatkan yang harus diikuti selama mereka berpartisipasi dalam acara tersebut.
Dengan kerjasama antara Polres Wonosobo, pihak penyelenggara, dan masyarakat, diharapkan Festival Balon Wonosobo tahun ini dapat berjalan lancar tanpa insiden keamanan yang signifikan, sehingga para pengunjung dapat menikmati momen berharga ini dengan kedamaian dan kegembiraan.

Kapolres Wonosobo Kunjungi Polsek Wadaslintang dan Polsek Kaliwiro

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama dengan pejabat utama Polres Wonosobo, melaksanakan kunjungan ke Polsek Wadaslintang dan Polsek Kaliwiro pada Kamis (18/4/2024). Langkah ini tidak hanya bertujuan sebagai pengecekan anggota, tetapi juga menjadi bagian dari orientasi wilayah Kapolres ke wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres dan rombongan tak hanya mengunjungi polsek namun juga singgah di desa Kumejing Wadaslintang dengan mengendarai sepeda motor dinas.

Selama kunjungan tersebut, Kapolres juga berkesempatan untuk berdialog langsung dengan anggota Polsek Wadaslintang dan Polsek Kaliwiro, serta bertatap muka dengan masyarakat setempat. Ini menjadi momen penting untuk membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Desa Kumejing, salah satu fokus utama kunjungan Kapolres, menjadi sorotan dalam upaya penguatan keamanan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan langkah-langkah strategis dapat diimplementasikan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warga.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kapolres Wonosobo dalam mempererat hubungan dengan komunitas lokal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di tingkat daerah.

 

Tingkatkan SDM Polri, Jajaran Polsek Polres Wonosobo Sosialisasikan Rekrutmen Polri

Dalam upaya mendukung rekrutmen anggota Polri yang berkualitas, jajaran Polsek Polres Wonosobo menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan Polri di sejumlah sekolah. Langkah ini diambil guna memberikan pemahaman lebih kepada generasi muda mengenai proses seleksi penerimaan anggota Polri.

 

Dalam kegiatan petugas menjelaskan mengenai proses seleksi masuk Polri, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon anggota. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para siswa mengenai langkah-langkah yang perlu mereka persiapkan jika tertarik untuk bergabung dengan Polri di masa mendatang.

 

Menurut Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting dilakukan secara berkala guna memberikan informasi yang akurat dan terkini kepada generasi muda tentang informasi penerimaan anggota Polri.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami lebih dalam mengenai tugas dan tanggung jawab seorang anggota Polri, serta dapat mempersiapkan diri dengan baik jika ingin mengikuti seleksi penerimaan Polri.” ujar Kapolres

 

Kegiatan sosialisasi ini menjangkau berbagai tingkatan pendidikan mulai dari SMP hingga SMA. Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas SDM yang akan bergabung dalam institusi kepolisian, dengan merekrut individu-individu berkualitas dan berpotensi.

Tim Raimas Polres Wonosobo Berhasil Amankan Balon Udara Ilegal di Dusun Capar

Pada hari Selasa (16/04), Tim Raimas Polres Wonosobo berhasil menggagalkan rencana penerbangan sejumlah balon udara ilegal di Dusun Capar, Desa Ngadikusuman, Kecamatan Kertek. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kegiatan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat.

Dalam operasi yang dilakukan dengan sigap, petugas berhasil mengamankan sejumlah balon udara yang disiapkan untuk diterbangkan tanpa izin resmi dan tidak ditambatkan.

Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyatakan bahwa tindakan ini merupakan upaya pencegahan terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh balon udara ilegal. Beliau menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah balon udara ilegal yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum serta selalu mengedepankan keselamatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Operasi ini menunjukkan komitmen Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak warga. Masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

 

Tingkatkan Nasionalisme, Polres Wonosobo Gelar Upacara Kesadaran Nasional

Dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme dan kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, Polres Wonosobo menggelar upacara Kesadaran Nasional yang dilaksanakan pagi ini, Rabu (17/4)di halaman Polres Wonosobo.
Dalam amanatnya, Kapolres Wonosobo AKBP Donny Lumbantoruan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh umat muslim. Beliau juga mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap menjaga kesehatan.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Saya juga mengajak untuk semua personel agar selalu menjaga kesehatan, sehingga kita dapat tetap melaksanakan tugas kepolisian dengan profesional.” ujar Kapolres Wonosobo

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman serta membangun rasa saling menghargai dan toleransi antar sesama.

Upacara Kesadaran Nasional ini merupakan momen untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya kesadaran akan peran masing-masing dalam membangun dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.