Sat Binmas Polres Wonosobo bersama Polsek Kertek melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengecekan Siskampling

Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Sat Binmas Polres Wonosobo bersama Polsek Kertek melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengecekan sistem keamanan lingkungan (satkamling) di Desa Bojasari, Kecamatan Kertek pada hari Sabtu 18 Mei 2024.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kertek, AKP Sutono, yang didampingi oleh jajaran Sat Binmas. Tim gabungan ini disambut hangat oleh perangkat desa dan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Sutono memberikan sosialisasi mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Beliau menekankan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. “Dengan adanya partisipasi aktif dari warga, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kertek, AKP Sutono, menyampaikan pentingnya satkamling sebagai salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Beliau mengapresiasi upaya warga Desa Bojasari yang telah aktif dalam kegiatan ronda malam. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” kata AKP Sutono.
Selain sosialisasi, tim juga melakukan pengecekan langsung ke pos-pos satkamling yang ada di Desa Bojasari. Dalam pengecekan ini, tim memastikan bahwa sarana dan prasarana keamanan, seperti alat komunikasi dan buku tamu ronda, berfungsi dengan baik. Tim juga memberikan beberapa saran untuk meningkatkan efektivitas satkamling.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara polisi dan masyarakat dapat semakin erat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan tentram.

Aiptu Puji Rahmad Sosialisasikan Ancaman Narkoba di Desa Simbang, Wonosobo

Aiptu Puji Rahmad, Anggota Satuan Binmas Polres Wonosobo, memimpin acara penyuluhan penting di Desa Simbang, Kalikajar, Wonosobo. Acara tersebut bertujuan untuk menyadarkan kaum milenial tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan. Sabtu 18/5

Dalam penyuluhan yang digelar secara interaktif, Aiptu Puji dengan tegas menyampaikan dampak serius yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan hingga terjerumus ke dalam dunia kriminal. Lebih lanjut, ia mengajak para hadirin untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran dan penggunaan narkoba di lingkungan mereka.

Dengan menggunakan pendekatan yang informatif dan mengedukasi, Aiptu Puji berhasil menarik perhatian kaum milenial yang hadir, menggugah kesadaran mereka akan pentingnya menjauhi narkoba. Harapannya, penyuluhan ini akan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba di Desa Simbang dan sekitarnya..

Siswa TK Pertiwi Kertek Diberi Pengenalan Profesi Polisi dan Pembinaan Anti-Narkoba di Polres Wonosobo

Sebuah kunjungan edukatif di Polres Wonosobo menghadirkan momen berharga bagi siswa-siswi TK Pertiwi Kertek, yang didampingi oleh para guru dan wali murid, untuk memperoleh pengenalan mendalam tentang profesi kepolisian dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sejumlah siswa dan siswi dari TK Pertiwi Kertek dipandu oleh para guru dan wali murid dalam kunjungan yang menggugah di Polres Wonosobo. Dalam kegiatan yang diprakarsai oleh pihak sekolah, anak-anak itu tidak hanya mendapat pengenalan langsung tentang dunia kepolisian, tetapi juga pemahaman tentang bahaya yang ditimbulkan oleh narkoba.

Para siswa diajak untuk melihat kegiatan kepolisian dari dekat. Di bawah bimbingan Polwan Sat Binmas Polres Wonosobo, mereka diberi gambaran tentang peran dan tanggung jawab polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan penuh semangat, anak-anak menyimak penjelasan tentang bagaimana polisi bekerja, termasuk tugas-tugas mereka dalam menjaga keselamatan warga.

Sementara itu, Aiptu Puji Rahmad turut menyasar para ibu wali murid TK Pertiwi Kertek dalam pembinaan anti-narkoba. Dalam sesi yang penuh interaksi dan diskusi, beliau memberikan pemahaman yang mendalam tentang bahaya narkoba dan dampak negatifnya bagi individu dan masyarakat. Tak hanya itu, beliau juga membagikan brosur dan flyer yang berisi informasi penting tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta cara pencegahannya.

Salah satu wali murid, menyatakan apresiasinya atas kesempatan ini. “Kunjungan ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak kami, sementara bagi para orang tua, ini adalah kesempatan berharga untuk memahami pentingnya peran polisi dalam menjaga keamanan, dan juga membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba,” ujarnya dengan antusias.

Para orang tua juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas upaya Polres Wonosobo dalam memberikan pemahaman yang lebih luas tentang kedua hal tersebut. Mereka berharap kunjungan semacam ini dapat terus dilakukan di masa depan untuk mendukung pendidikan dan kesadaran anak-anak serta keluarga dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama.

Dukung Generasi Patuh Hukum, Satbinmas Polres Wonosobo Laksanakan Polisi Sahabat Anak

Satbinmas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan “Polisi Sahabat Anak” kepada murid- murid PAUD Qiroati Hidayatul Mubtadiin. Kegiatan ini diikuti oleh 40 anak-anak dan 7 orang pendidik.

 

Dalam kegiatan ini, anak-anak diberikan berbagai pengetahuan tentang kepolisian, termasuk pengenalan profesi kepolisian, kendaraan dinas Polisi, dan alat kelengkapan diri yang digunakan oleh polisi dalam melaksanakan tugas. Selain itu, anak-anak juga diajarkan tentang pentingnya mengantisipasi bullying di lingkungan sekolah serta cara menghindari pelecehan di lingkungan sekitar.

 

Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Bambang AS, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak sejak dini.

“Kami ingin anak-anak memahami tugas dan peran polisi dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman di lingkungan mereka,” ujar AKP Bambang AS.

 

Para pendidik di PAUD Qiroati Hidayatul Mubtadiin sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut di masa mendatang. Mereka percaya bahwa pengetahuan yang diberikan oleh polisi akan sangat berguna bagi perkembangan karakter anak-anak, terutama dalam hal disiplin dan kesadaran hukum.

 

Kegiatan “Polisi Sahabat Anak” ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai positif pada anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berani, dan sadar akan pentingnya menjaga keselamatan serta menghormati sesama.

Aiptu Puji Rahmad, Anggota Sat Binmas Polres Wonosobo: Himbauan Kamtibmas dan Anti-Narkoba Tak Kenal Waktu

Aiptu Puji Rahmad, seorang anggota Satuan Binmas Polres Wonosobo, telah menjadi sosok yang konsisten dalam memberikan himbauan kepada masyarakat terkait Kamtibmas dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Diberbagai kesempatan, baik dalam kegiatan patroli maupun pertemuan dengan warga, Aiptu Puji tak pernah lelah untuk menyampaikan pesan-pesan penting tersebut. Kamis 16/5

Komitmen Aiptu Puji dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat tidak terbatas pada waktu tertentu. Bahkan, saat ia menghadiri acara warga binaan yang sedang melangsungkan acara, Aiptu Puji tetap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan himbauan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut Aiptu Puji, kesadaran akan pentingnya Kamtibmas dan anti-narkoba harus terus ditanamkan kepada masyarakat secara konsisten. “Kami sebagai aparat kepolisian memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk ancaman dari penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ujar Aiptu Puji.

Keberadaan Aiptu Puji yang proaktif dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di Polres Wonosobo. Mereka berharap bahwa melalui upaya-upaya yang terus dilakukan oleh Aiptu Puji dan anggota lainnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya Kamtibmas dan anti-narkoba akan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari bahaya narkoba.

Pelihara Kamtibmas, Personel Satsamapta Berikan Himbauan Pada Juru Parkir dan Pak Ogah

Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif, personel Satuan Samapta Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap juru parkir  dan Pak Ogah pada Kamis (16/5).

 

Dalam pembinaan tersebut, personel Sat Samapta memberikan sosialisasi mengenai aturan-aturan parkir yang berlaku serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Para juru parkir dan Pak Ogah diajak berdialog dan diberikan pemahaman peraturan Undang- Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif kami dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kami berharap melalui pembinaan ini, para juru parkir dan Pak Ogah dapat lebih memahami pentingnya tertib dan mematuhi aturan yang ada,” ujar Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban di Wonosobo semakin membaik, serta masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh praktik parkir liar.

Personel Polres Wonosobo Ikuti Sosialisasi Dan Penyuluhan Hukum Oleh Bidkum Polda Jateng

Personel Polres Wonosobo mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jawa Tengah pada Rabu (15/5). Acara ini berlangsung di ruang rapat Endra Dharma Laksana.

 

Dalam sosialisasi ini, Kompol Subroto selaku narasumber pertama menjelaskan terkait perubahan dan pembaharuan dalam KUHP yang baru yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta implikasinya bagi penegakan hukum di Indonesia.

 

Tak hanya itu, personel Polres Wonosobo juga diberikan penyuluhan tentang Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang disampaikan oleh Pembina Sri Sundari dari Bidkum Polda Jateng.

 

Dalam paparanya Sri Sundari menjelaskan mengenai tindak pidana kekerasan seksual dan langkah-langkah hukum yang dapat diambil untuk penanganan serta pencegahan kasus-kasus tersebut.

 

Sedangkan materi terakhir disampaikan oleh Pembina Mugiarti yang memaparkan terkait Perkap Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pembinaan Terhadap Pegawai Negeri pada Polri yang Melakukan Pelanggaran Disiplin atau Kode Etik Profesi Polri.

 

Wakapolres Wonosobo Kompol Rendi Johan Prasetyo yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa sosialisasi dan penyuluhan hukum ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum di kalangan personel Polres Wonosobo.

 

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel dapat lebih memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menjalankan tugas dengan profesionalisme serta integritas tinggi,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan personel Polres Wonosobo semakin siap dalam menjalankan tugasnya, serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan mematuhi peraturan hukum yang berlaku.

Sat Binmas Polres Wonosobo Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Kalangan Ibu Dasawisma Desa Sitiharjo Garung

Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, Satuan Binmas Polres Wonosobo turut aktif dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kali ini, mereka menyasar ibu-ibu Dasawisma Desa Sitiharjo Garung, Wonosobo, sebagai bagian dari upaya pencegahan dini.

Penyuluhan yang dilaksanakan pada hari Selasa 14 Mei 2024 melibatkan anggota Sat Binmas yang telah terlatih dalam bidang pencegahan narkoba. Mereka menyajikan informasi yang berharga tentang bahaya narkoba serta dampak negatifnya terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara luas.

Kasat Binmas Polres Wonosobo AKP Bambang, AS.  menggarisbawahi pentingnya peran ibu-ibu dalam menjaga lingkungan dan mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota keluarga. “Ibu-ibu merupakan pilar utama dalam keluarga. Dengan pengetahuan yang tepat tentang bahaya narkoba, mereka dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran dan penggunaan barang terlarang ini di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dalam sesi penyuluhan, ibu-ibu Dasawisma diajak untuk memahami tanda-tanda seseorang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta strategi untuk menghadapi kondisi tersebut. Mereka juga diberikan pemahaman tentang jalur bantuan dan dukungan yang tersedia bagi individu atau keluarga yang terdampak.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, ibu-ibu Dasawisma dapat menjadi agen perubahan positif dalam lingkungan mereka. Dengan pengetahuan yang mereka miliki, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba,” tambah Aiptu Puji Rahmad, salah satu anggota Sat Binmas yang terlibat dalam kegiatan ini.

Penyuluhan ini menjadi bukti nyata komitmen Sat Binmas Polres Wonosobo dalam memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di tingkat lokal. Langkah-langkah preventif semacam ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan bahaya narkoba dan bersama-sama mengambil langkah untuk mencegah penyebarannya.

Aiptu Puji Rahmad Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Ibu-Ibu Perumahan

Aiptu Puji Rahmad, anggota Satuan Binmas Polres Wonosobo, melakukan patroli sambang dan pembagian leaflet sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Wonosobo. Tidak hanya pelajar, namun pekerja dan ibu rumah tangga yang tengah mengasuh anak balita juga menjadi sasaran dari kegiatan ini. Selasa 14/5
Dengan semangat untuk memberantas peredaran gelap narkoba yang merusak generasi muda, Aiptu Puji Rahmad bersama timnya menyisir berbagai sudut wilayah Mojotengah. Mereka tidak hanya memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, tetapi juga memberikan informasi tentang tanda-tanda penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah untuk mencegahnya.
Di tengah kegiatan pembagian leaflet, Aiptu Puji Rahmad juga melakukan dialog langsung dengan masyarakat. Dia berusaha untuk membangun kesadaran akan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Menurut Kasat Binmas AKP Bambang AS, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya tanggung jawab pihak kepolisian saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran gelap narkoba dan memastikan generasi muda terhindar dari bahaya tersebut.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Mojotengah, yang merasa terbantu dengan adanya sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan oleh Satuan Binmas Polres Wonosobo. Semoga upaya-upaya seperti ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari bahaya narkoba.

Cek Sikap Tampang, Propam Polres Wonosobo Lakukan Gaktibplin

Guna mengecek kesiapan anggota dalam melaksanakan tugas dilapangan, Propam Polres Wonosobo melakukan gaktibplin (Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan) terhadap seluruh anggota Polres Wonosobo bertempat dihalaman Mapolres Wonosobo setelah pelaksanakaan apel pagi, Senin (13/5).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasie Propam Ipda Rahmat hal tersebut sesuai dengan perintah Kapolres Wonosobo untuk melaksanakan gaktibplin secara rutin.

Dijelaskan bahwa langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap personel kepolisian memiliki surat-surat identitas yang sah dan lengkap. Hal ini akan membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian serta mencegah praktik-praktik yang tidak etis atau penyalahgunaan wewenang.

Pemeriksaan surat-surat identitas ini mencakup pengecekan kartu identitas personel, seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), KTA (Kartu Tanda Anggota). Selain itu, juga diperiksa keberadaan dan kelengkapan dokumen-dokumen lain yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab seorang petugas kepolisian, seperti Surat Tanda Registrasi Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan dokumen-dokumen pendukung lainnya.

“Selain pemeriksaan kelengkapan surat nyata diri kita juga mengecek sikap tampang para personel, karena petugas Kepolisian diharapkan selalu menjaga penampilan yang rapi dan profesional dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Hal ini mencakup penggunaan seragam yang sesuai, tata rias yang tidak berlebihan untuk para Polwan, kebersihan dan keteraturan dalam penampilan pribadi.” Ungkap Ipda Rahmat

Kasie Propam menegaskan bahwa langkah-langkah ini diambil dengan tujuan meningkatkan citra positif kepolisian di mata masyarakat serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan teratur. Semua personel diinstruksikan untuk patuh dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan terkait surat nyata diri dan sikap tampang.