Satlantas Polres Wonosobo Lakukan Pengamanan Pemberangkatan Haji Plus

 

Satlantas Polres Wonosobo hari ini Kamis (23/5), melaksanakan pengamanan dalam rangka pemberangkatan jemaah Haji Plus yang berlangsung di halaman Rumah Makan Wonoboga. Acara ini merupakan bagian dari persiapan dan dukungan terhadap jemaah haji yang akan berangkat menuju Tanah Suci.

 

Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kbo Satlantas Iptu Sarno, yang menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pemberangkatan.

 

“Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta memberikan rasa aman kepada para jemaah dan keluarga yang mengantar,” ujar Iptu Sarno

 

Selain pengamanan lalu lintas, Satlantas Polres Wonosobo juga mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi untuk menghindari kemacetan yang mungkin terjadi akibat ramainya pengunjung. Beberapa petugas ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengarahkan kendaraan dan memastikan tidak ada hambatan yang signifikan.

 

Dengan pengamanan yang optimal, Satlantas Polres Wonosobo berharap para jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji yang mabrur.

Kasat Binmas Polres Wonosobo Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Pucungwetan

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Wonosobo, AKP BambangAS, mengadakan penyuluhan di Balai Desa Pucungwetan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Rabu, 22/5

Acara penyuluhan yang dihadiri oleh puluhan warga setempat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya narkoba dan dampak buruk penyalahgunaannya. Dalam penyuluhan tersebut, AKP Bambang menjelaskan berbagai jenis narkoba yang sering disalahgunakan, mulai dari ganja, sabu-sabu, hingga obat-obatan terlarang lainnya.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga bisa menghancurkan masa depan dan merusak tatanan sosial di lingkungan sekitar,” ujar AKP Bambang, Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba, serta bagaimana mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Selain itu, dalam sesi tanya jawab, warga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai masalah-masalah yang berhubungan dengan narkoba dan cara-cara efektif untuk mencegah penyalahgunaannya, baik di kalangan remaja maupun orang dewasa. Beberapa warga mengaku merasa lebih waspada dan memiliki pengetahuan yang lebih setelah mengikuti penyuluhan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas penyuluhan yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi kami agar bisa melindungi keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba,” ungkap salah satu warga yang hadir.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari program rutin Polres Wonosobo dalam upaya memerangi peredaran narkoba di wilayahnya. Diharapkan, melalui kegiatan semacam ini, kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam memerangi narkoba akan semakin meningkat, sehingga Wonosobo dapat menjadi daerah yang lebih aman dan sehat.

Cegah Bullying, Anggota Polsek Leksono Sosialisasi Di SDN 2 Kalibeber

Anggota Polsek Leksono, Aipda Farod Chisyono, melaksanakan penyuluhan tentang bullying di SDN 2 Kalibeber, Kecamatan Mojotengah. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, para guru, serta 120 siswa dan siswi.

 

Dalam penyuluhan tersebut, Aipda Farod Chisyono menyampaikan pentingnya pemahaman tentang bullying, jenis-jenisnya, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan baik bagi korban maupun pelaku. Ia juga memberikan tips dan cara untuk mencegah serta menangani kasus bullying di lingkungan sekolah.

 

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying dan cara-cara untuk mencegahnya. Kami berharap melalui penyuluhan ini, siswa dapat lebih peka dan saling menjaga satu sama lain,” ujar Aipda Farod Chisyono.

 

Kepala SDN 2 Kalibeber, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah Polsek Leksono dalam memberikan edukasi kepada para siswa.

“Kami berterima kasih kepada Polsek Leksono, khususnya Aipda Farod Chisyono, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” ujarnya.

 

Para siswa terlihat antusias mengikuti penyuluhan dan aktif bertanya seputar bullying. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kesadaran siswa terhadap dampak buruk bullying akan meningkat dan mereka dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis.

Sat Binmas Polres Wonosobo Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Kaum Milenial Desa Besani Leksono

Satuan Binmas (Pembinaan Masyarakat) Polres Wonosobo aktif melaksanakan program pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat. Dalam upaya tersebut, Ipda Budi S., Kaur Bin Ops Sat Binmas, beserta anggota, mengunjungi Desa Besani Leksono, Wonosobo, untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba. Selasa, 22/5

Dalam kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan, Ipda Budi. secara tegas menyampaikan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, baik terhadap tubuh, kesehatan mental, maupun hukum. Dengan mengedepankan pendekatan preventif, penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba di kalangan generasi milenial.

Kaum milenial Desa Besani Leksono sangat antusias mengikuti kegiatan ini, menyadari pentingnya informasi yang diberikan dalam upaya menjauhi narkoba. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber, menunjukkan minat yang tinggi dalam memahami permasalahan narkoba.

Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Wonosobo berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya narkoba dan pentingnya hidup sehat tanpa ketergantungan zat adiktif. Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan narkoba di Wonosobo.

Digelar 3 Hari, Polres Wonosobo Amankan Pentas Musik Diana Phoria

Polres Wonosobo, Jawa Tengah, melaksanakan pengamanan pentas musik bertajuk Diana Phoria yang digelar di Terminal Mendolo. Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo ini akan dimeriahkan oleh sejumlah artis selama tiga hari berturut-turut.

Kapolres Wonosobo melalui Kapolsek Wonosobo, AKP Suharwoko, mengatakan bahwa pengamanan akan dilakukan secara maksimal untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan, khususnya pencopetan. Personel gabungan dari Polres Wonosobo, TNI, Satpol PP dan Dishub akan diterjunkan untuk pengamanan.

“Selama 3 hari, sejumlah personel akan kami ploting di lokasi maupun di penggal jalan sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi kemacetan sebelum dan sesudah konser,” kata Kapolsek Wonosobo pada Senin (20/04) malam.

Pentas musik yang diisi oleh sejumlah artis lokal tersebut, telah digelar sejak hari Sabtu (18/04) malam. Sejak hari pertama, masyarakat terpantau memadati lokasi.

“Puncak acaranya malam ini karena bintang tamu yang dihadirkan adalah artis nasional yaitu NDX A.K.A, sejumlah personel disiagakan di sekitar panggung dan lokasi penonton yang diperkirakan mencapai jumlah ribuan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, AKP Suharwoko juga mengimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan tersebut agar tetap waspada dan berhati-hati. Jangan membawa barang-barang berharga secara berlebihan, dan selalu perhatikan barang bawaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.

Aiptu Puji Rahmad Berikan Pembinaan Bahaya Narkoba kepada Kaum Milenial di Desa Sedayu

Aiptu Puji Rahmad, seorang Anggota Sat Binmas Polres Wonosobo, menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan melaksanakan program pembinaan. Tak tanggung-tanggung Aiptu Puji turun langsung ke Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, untuk memberikan pemahaman mendalam kepada kaum milenial tentang bahaya narkoba serta konsekuensi hukum bagi pemakai dan pengedar.

Dalam kegiatan pembinaan tersebut, Aiptu Puji Rahmad menjelaskan secara rinci tentang dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, baik dari segi kesehatan maupun sosial. Ia juga mengedukasi tentang cara mengidentifikasi tanda-tanda seseorang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta bagaimana cara menghindari godaan tersebut.

Selain itu, Aiptu Puji Rahmad juga memberikan penjelasan mengenai jerat hukum yang akan dihadapi oleh pemakai dan pengedar narkoba. Dengan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsekuensi hukum tersebut, diharapkan dapat mencegah kaum milenial dari terjerumus lebih dalam ke dalam lingkaran kejahatan narkoba.

Tidak hanya memberikan pemahaman, Aiptu Puji Rahmad juga berdialog langsung dengan para pemuda dan pemudi Desa Sedayu, mendengarkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh mereka, dan memberikan solusi serta dukungan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

Dengan kegiatan pembinaan ini, Aiptu Puji Rahmad berharap dapat menciptakan kesadaran yang lebih tinggi di kalangan kaum milenial tentang bahaya narkoba serta meningkatkan peran aktif mereka dalam mencegah penyebaran dan penggunaan barang terlarang tersebut.

Tingkatkan Nasionalisme, Polres Wonosobo Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional

Polres Wonosobo menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman Mapolres pada Senin (20/5). Upacara ini diadakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

 

Wakapolres Wonosobo Kompol Rendi Johan Prasetyo selaku pemimpin upacara, dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, mengkilas balik berdirinya organisasi Boedi Oetomo, dimana hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.

Sebelum mengakhiri sambutannya Wakapolres juga menekankan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta mengajak seluruh peserta upacara untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa.

Kegiatan upacara juga diisi dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya.” Seluruh peserta upacara mengikuti prosesi dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan nasionalisme. Dengan adanya upacara ini, diharapkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Sat Binmas Wonosobo Gencar himbau dan sebarkan Leaflet himbauan bahaya narkoba

“Aiptu Puji Rahmad, seorang Anggota Sat Binmas Polres Wonosobo, terus aktif dalam melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Dalam Patroli Sambang terbarunya di wilayah Kepil Wonosobo, beliau tidak hanya menyebarkan leaflet himbauan bahaya narkoba kepada para tukang ojek, tetapi juga melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap penyalahgunaan dan penggunaan narkoba.

Dengan kesadaran akan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama, Aiptu Puji Rahmad mendorong kerjasama dalam memerangi peredaran narkoba demi terciptanya lingkungan yang aman dan bersih dari pengaruh negatif narkoba.”