Samsat Wonosobo dan Satlantas Polres Wonosobo Gelar Pelayanan Malam serta Sosialisasi Digitalisasi Pajak Kendaraan

Dalam rangka memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan dan meningkatkan kesadaran pajak, Samsat Wonosobo bekerja sama dengan Satlantas Polres Wonosobo mengadakan pelayanan malam pada Selasa, 22 Oktober 2024, mulai pukul 18.00 hingga selesai. Layanan ini memungkinkan warga melakukan pengesahan STNK tahunan dan pembayaran pajak satu tahunan di luar jam operasional reguler.

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan berbagai program strategis, seperti pengenalan aplikasi Samsat Digital Nasional “SIGNAL”. Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat membayar pajak secara daring, tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat. Inovasi ini diharapkan mampu mengurangi antrean dan mempercepat proses pelayanan.

Tak hanya mempromosikan digitalisasi, sosialisasi Optimalisasi Crash Program 2024 juga menjadi salah satu agenda utama. Program ini diatur dalam Peraturan Gubernur No. 10 Tahun 2024, yang memberikan sejumlah keringanan pajak, di antaranya:

Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kedua.
Penghapusan pajak progresif kendaraan bermotor.
Keringanan pokok pajak kendaraan tahunan.
Penghapusan tunggakan pajak untuk tahun pertama hingga kelima.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Edi Nugroho, S.Tr.K, S.I.K. menyatakan bahwa partisipasi kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus edukasi pajak kepada masyarakat. “Pelayanan malam dan sosialisasi ini sangat membantu masyarakat, terutama yang sibuk di siang hari. Kami mendorong warga memanfaatkan kesempatan ini agar tetap patuh pajak,” ujarnya.

Pelayanan malam ini juga sejalan dengan pelaksanaan Samsat Weekend, yang rutin diadakan guna mempermudah warga Wonosobo dengan jadwal kerja padat.

Dengan adanya layanan terpadu dan inovatif ini, diharapkan semakin banyak warga Wonosobo yang memanfaatkan aplikasi digital dan program keringanan pajak, sehingga kepatuhan pajak meningkat sekaligus mengurangi beban administratif.

Polsek Wonosobo Sigap Mendatangi Lokasi Tanah Longsor di Kampung Ngedok

Jajaran Polsek Wonosobo bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian tanah longsor yang terjadi di Kampung Ngedok, RT 002 RW 013, Kelurahan Ngedok, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo pada Minggu (20/10). Tanah longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir.
Kapolsek Wonosobo, AKP Sunaryono, mengungkapkan bahwa tim langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara untuk memastikan keamanan warga dan melakukan langkah-langkah evakuasi. “Kami segera datang ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga sekitar. Langkah pertama yang kami ambil adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan membantu warga mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Kapolsek.
Polisi juga bekerja sama dengan BPBD Kab. Wonosobo serta relawan setempat untuk menangani dampak bencana tersebut. Selain mengevakuasi warga, tim juga melakukan pemasangan sejumlah perlengkapan evakuasi di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekati area longsor yang masih rawan.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada laporan korban jiwa, namun rumahyang dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor. Saat ini, upaya pembersihan material longsor masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Warga Kampung Ngedok yang terdampak menyampaikan terima kasih atas respon cepat dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah yang dengan sigap membantu mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan kepada mereka.

Sosialisasi Operasi Zebra Candi 2024 di SMA Negeri 1 Mojotengah Wonosobo

Senin pagi, 21 Oktober 2024, suasana upacara di SMA Negeri 1 Mojotengah berlangsung berbeda dari biasanya. Pembina upacara kali ini diisi oleh jajaran Satlantas Polres Wonosobo, yang memanfaatkan momen tersebut untuk mensosialisasikan Operasi Zebra Candi 2024. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai di lapangan sekolah.

Dalam upacara tersebut, KBO Satlantas Polres Wonosobo Ipda Hariyanto, S.H. bersama Kanit Kamsel dan anggota Kamsel memberikan pengarahan langsung kepada para siswa. Mereka menyampaikan pentingnya kesadaran berlalu lintas sejak usia dini dan mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Kami berharap siswa-siswi SMA Negeri 1 Mojotengah dapat berperan aktif sebagai pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Hal ini selaras dengan tujuan Operasi Zebra Candi 2024,” ujar KBO Satlantas Polres Wonosobo dalam amanatnya.

Para siswa juga dibekali informasi tentang aturan dan etika berkendara yang aman, termasuk pentingnya penggunaan helm SNI, patuh terhadap rambu lalu lintas, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

Operasi Zebra Candi 2024 sendiri merupakan program tahunan yang digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas, terutama di kalangan generasi muda. Dengan adanya sosialisasi langsung di sekolah, diharapkan pesan keselamatan ini dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan berdampak positif pada perilaku berlalu lintas siswa di masa mendatang.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan guru, yang berharap agar sosialisasi seperti ini bisa rutin dilakukan untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar Wonosobo.

Bentuk Kepedulian, Satlantas Polres Wonosobo Salurkan Bansos Dalam Rangka Ops Zebra Candi 2024

Polres Wonosobo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan penyaluran bansos pada Sabtu (19/10/2024). Dalam rangkaian Operasi Zebra Candi 2024, personel Satlantas Polres Wonosobo menggelar kegiatan penyaluran bantuan sosial (bansos) di Yayasan Yatim Piatu Al-Muttaqim, Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Dipimpin oleh KBO Satlantas bersama sejumlah anggota Satlantas, termasuk Ipda Hariyanto, S.H., kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Adapun bansos kali ini diberikan dalam bentuk paket sembako yang diserahkan langsung kepada pengurus yayasan sebagai wujud kepedulian Polres Wonosobo terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan tersebut.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pengurus dan bermanfaat bagi anak-anak di yayasan,” ujar Ipda Hariyanto, S.H., di sela kegiatan.

Selain sebagai bentuk perhatian sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Operasi Zebra Candi 2024 tidak hanya fokus pada penegakan disiplin berlalu lintas, tetapi juga mengedepankan sisi humanis dengan menggalakkan kegiatan sosial seperti ini.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pengurus Yayasan Al-Muttaqim Desa Reco Kecamatan Kertek. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkap salah satu pengurus yayasan.

Operasi Zebra Candi 2024 di Kabupaten Wonosobo akan berlangsung 14 Oktober s/d 27 Oktober 2024 dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga setempat.

Resmi, AKP Arif Kristiawan Jabat Kasat Reskrim Polres Wonosobo

Polres Wonosobo menggelar upacara serah terima jabatan sebagai tindak lanjut adanya rotasi jabatan Kasat Reskrim. Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., dilaksanakan pada Jumat (18/10/2024) di ruang rapat Endra Dharmalaksana Polres Wonosobo.
Dalam sambutannya, Kapolres menjelaskan bahwa jabatan Kasatlantas semula diduduki AKP Kuseni kini resmi dijabat oleh AKP Arif Kristiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lasem Polres Rembang.
Dalam amanatnya, Kapolres mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan kinerja AKP Kuseni yang kini dimutasikan sebagai Kanit 4 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jateng.
“Atas nama pribadi dan dinas saya mengucapkan terimakasih atas kinerja dan dedikasi yang telah tercurah untuk Polres Wonosobo selama kurang lebih 20 bulan AKP Kuseni berdinas di sini,” ungkap Kapolres.
Pihaknya menambahkan mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi untuk penyegaran di tubuh Kepolisian. Kapolres juga berharap dengan adanya pergantian pejabat baru kinerja dan kerja sama yang sudah terlaksana dengan baik bisa ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya.
“Kemudian kepada AKP Arif saya ucapkan selamat bergabung di keluarga besar Polres Wonosobo, semoga kinerja dan prestasi yang telah diraih pejabat sebelumnya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” lanjut AKBP Donny.
Lebih lanjut Kapolres juga berpesan kepada AKP Kuseni untuk terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Polres Wonosobo.
“Kami berharap silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang selama ini ada dapat terus dijalin dengan baik,” pungkas Kapolres.

Satlantas Polres Wonosobo Gencarkan Sosialisasi Operasi Zebra Candi 2024 di Alun-Alun dan Taman Keluarga

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2024, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo di bawah pimpinan AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., kembali menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat pada hari Jumat, 17 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung di sekitar Alun-Alun Wonosobo dan Taman Keluarga Hasri Ainun Habibie.

Di hari kelima operasi ini, anggota Satlantas melaksanakan patroli sambang dan mengajak warga yang sedang bersantai di lokasi tersebut untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Langkah sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

AKP Edi Nugroho menyampaikan bahwa Operasi Zebra Candi 2024 tak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih tertib di jalan. “Kami ingin masyarakat Wonosobo semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas demi mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran,” ujarnya.

Selain itu, anggota Satlantas juga membagikan brosur dan stiker keselamatan berlalu lintas serta memberikan himbauan langsung kepada pengendara agar selalu menggunakan helm dan sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Operasi Zebra Candi 2024 akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, dengan harapan dapat mewujudkan lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Wonosobo.

Satlantas Polres Wonosobo Laksanakan Ramp Check dan Pemeriksaan Kesehatan Dukung Keamanan Berlalu Lintas

Sebagai upaya mendukung kesuksesan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, Satlantas Polres Wonosobo menggelar kegiatan Giat Ramp Check dan pemeriksaan kesehatan bersama sejumlah instansi terkait. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 16 Oktober 2024, dimulai pukul 13.00 WIB di area PT Tirta Investama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.

Ramp check, atau pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh, merupakan salah satu kegiatan utama dalam operasi ini. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan raya dalam kondisi layak dan aman. Meliputi pengecekan kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, serta kelengkapan dokumen kendaraan. Dengan adanya ramp check, diharapkan dapat mencegah potensi kerusakan atau kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian dalam perawatan kendaraan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya KBO Satlantas Polres Wonosobo, Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo, serta anggota Satlantas dan Dokes Satlantas Polres Wonosobo. Selain itu, Disperkimhub Kabupaten Wonosobo turut berperan dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Zebra Candi 2024.

Operasi Zebra Candi 2024 sendiri bertujuan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Dalam rangkaian kegiatan ini, selain pemeriksaan kendaraan, juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi. Hal ini diharapkan dapat menjamin keselamatan para pengendara dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi kesehatan yang tidak optimal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berlangsung dengan aman, dan terciptanya suasana tertib di jalan raya dapat terwujud.

Sinergi Satlantas dan Stakeholder di Pasar Induk Wonosobo, Operasi Zebra Candi 2024 Gaungkan Tertib Lalu Lintas

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo menggelar kegiatan simpatik bersama sejumlah stakeholder dalam rangka Operasi Zebra Candi 2024. Acara ini berlangsung pada Selasa, 15 Oktober 2024, pukul 09.30 WIB di Pasar Induk Wonosobo dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ps Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonosobo, Aiptu Rudi Nugroho, S.H., dan didampingi Kasidalops Disperkimhub Kabupaten Wonosobo. Kegiatan simpatik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait tertib berlalu lintas serta mendukung kelancaran agenda nasional, khususnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

“Operasi Zebra Candi 2024 tidak hanya menekankan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” ujar Aiptu Rudi Nugroho di sela-sela kegiatan.

Selain sosialisasi mengenai aturan lalu lintas, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang aman dan nyaman. Melalui pendekatan simpatik, diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya disiplin berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran stakeholder seperti Disperkimhub menegaskan komitmen bersama dalam menjaga sinergi lintas sektor. Kegiatan yang berlangsung hingga siang ini mendapat apresiasi dari para pedagang dan pengunjung Pasar Induk Wonosobo, yang menyambut baik pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.

Dengan operasi yang digelar dari tanggal 14 Oktober sampai dengan 27 Oktober 2024, Satlantas Polres Wonosobo berharap kesadaran masyarakat akan terus meningkat dan tercipta budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasipropam Polres Wonosobo Pimpin Gaktibplin, Tekankan Disiplin Lalu Lintas dan Netralitas Pilkada 2024

Kasipropam Polres Wonosobo, Ipda Rahmad Sujaka, S.H., memimpin kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polres Wonosobo, Selasa (15/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Candi 2024, yang mengedepankan disiplin berlalu lintas serta komitmen netralitas Polri dalam menghadapi Pilkada 2024.

Dalam kegiatan tersebut, Ipda Rahmad beserta tim melakukan pemeriksaan kelengkapan anggota, mulai dari seragam, KTP, SIM, hingga surat izin penggunaan senjata api. “Gaktibplin bertujuan memastikan anggota Polri tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga menjadi teladan dalam berlalu lintas,” ujar Rahmad.

Ia menegaskan bahwa anggota Polri harus menjadi cermin bagi masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas. “Tertib berlalu lintas adalah bagian dari kedisiplinan. Apa yang kita lakukan di jalan mencerminkan sikap dan profesionalitas sebagai penegak hukum,” ujarnya.

Gaktibplin ini juga dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh personel agar menjaga netralitas Polri dalam Pilkada 2024. “Polri harus netral, tidak boleh terlibat atau berpihak dalam politik praktis. Tugas kami adalah menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada,” tegas Rahmad.

Operasi Zebra Candi 2024 sendiri berfokus pada penegakan aturan lalu lintas guna meningkatkan kesadaran dan keselamatan pengguna jalan. Polres Wonosobo menekankan pentingnya disiplin ini tidak hanya diterapkan oleh masyarakat, tetapi juga oleh setiap anggota Polri.

“Kita harus memberikan contoh yang baik di jalan raya, karena masyarakat melihat kita sebagai panutan. Dengan begitu, upaya penegakan aturan akan lebih efektif,” lanjutnya.

Gaktibplin tersebut diakhiri dengan evaluasi dan pengarahan untuk memastikan seluruh anggota siap menghadapi tantangan, terutama selama masa Pilkada dan Operasi Zebra. Polres Wonosobo berharap langkah ini mampu memperkuat kedisiplinan internal sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap netralitas dan profesionalitas Polri.

Polres Wonosobo Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2024

Polres Wonosobo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2024 di halaman Mapolres setempat pada Senin (14/10) pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Plt. Bupati Wonosobo Drs. H. Muhammad Albar, M.M, Forkopimda Kabupaten Wonosobo, Wakapolres, Pejabat Utama Polres, anggota Polres Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, Dishub dan Satpol PP.

Dalam amanatnya, AKBP Donny mengatakan bahwa meningkatnya jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya dan tidak diimbangi dengan perbaikan infrastruktur jalan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Hal tersebut menjadi salah satu pemicu pengendara melanggar aturan.

“Kemacetan merupakan salah satu pemicu para pengendara melanggar aturan-aturan lalu lintas misalnya melawan arah, menerobos lampu merah, menggunakan trotoar untuk berkendara dan tindakan tidak tertib berlalu lintas lainnya yang dapat mengakibatkan kecelakaan,” ungkap Kapolres.

Terlebih tahun 2024, lanjut Kapolres, merupakan tahun politik, dimana pada tahun ini akan dilaksanakan pesta demokrasi untuk menentukan pemimpin rakyat yang akan datang. Penyelenggaraan pemilu tentunya akan berimplikasi pada meningkatnya potensi kerawanan kamtibmas dan keamanan, keselamatan serta kelancaran lalu lintas.

Kapolres Dhanang mengatakan, ada beberapa fokus sasaran penindakan pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Zebra Candi 2024 yang dilaksanakan selama dua (2) pekan, 14 Oktober – 27 Oktober 2024.

“Sasaran penindakan meliputi berkendara di bawah umur, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, melampaui batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, ranmor over loading, dan over dimension (ODOL) serta penggunaan knalpot brong,” ujar Kapolres.

Ditegaskan Kapolres bahwa operasi ini akan lebih mengutamakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, namun pencegahan pelanggaran peraturan lalu lintas juga akan digencarkan.

”Semua ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran, sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas. Dan jangan lupa yang bertugas harus menjalankan dengan humanis dan penuh tanggung jawab,” terang AKBP Donny.

Kapolres berharap dengan operasi ini masyarakat semakin sadar dan disiplin menerapkan peraturan lalu lintas demi keselamatan pribadi dan bersama. Demi mewujudkan tertib berlalu lintas di Wonosobo.