Satnarkoba Polres Wonosobo Amankan Residivis

Satresnarkoba Polres Wonosobo berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu, dengan menangkap dua tersangka, F (27) dan FR (21) warga Temanggung, pada Rabu malam, 8 Januari 2025, di kawasan objek wisata Sinsu Park, Desa Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Keduanya terlibat dalam tindak pidana narkotika, dan salah satunya, F, diketahui merupakan residivis kasus psikotropika.
Penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima Satresnarkoba Polres Wonosobo yang menyebutkan adanya transaksi mencurigakan di sekitar lokasi tersebut. Setelah melakukan pemantauan intensif, petugas yang dipimpin oleh AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H., berhasil mengamankan kedua tersangka pada pukul 21.45 WIB.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok merk Dunhill yang dibungkus dengan tisu dan lakban. Selain itu, turut disita dua unit ponsel dan satu unit sepeda motor Honda Beat .
Tersangka F (27) diketahui pernah menjalani hukuman pada 2023 dalam kasus psikotropika, dan kini kembali terjerat dalam kasus narkotika jenis sabu. Sementara itu, FR (21) yang juga terlibat, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terkait kepemilikan, penyimpanan, dan penguasaan narkotika golongan I bukan tanaman (jenis sabu), serta percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda dan menghancurkan masa depan. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak hanya menjadi korban, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Jika melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada pihak berwajib,” ujar Kapolres.
Penting untuk diingat, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga dapat menghancurkan kehidupan sosial, ekonomi, dan keluarga. Polisi terus berkomitmen untuk memerangi segala bentuk peredaran narkoba, namun peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam pemberantasan kejahatan ini.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba, dan mengedukasi diri serta keluarga untuk menjauhi narkotika. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada kegiatan yang mencurigakan, karena keselamatan kita semua bergantung pada kepedulian kita bersama,” tambah Kapolres.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan akan dijaga kerahasiaannya dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan bersama-sama, diharapkan peredaran narkoba di Wonosobo bisa ditekan dan kehidupan yang lebih sehat dan aman dapat tercipta untuk semua.

Polres Wonosobo Pastikan Keamanan Rapat Pleno Penetapan Cabup-Cawabup Terpilih Pilkada 2024

Polres Wonosobo mengamankan jalannya Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024 yang digelar di Hall Hotel Surya Asia, Kamis, 9 Januari 2025. Kegiatan ini diawali dengan sterilisasi lokasi guna memastikan acara berlangsung aman dan kondusif.

Sterilisasi lokasi dilakukan secara menyeluruh oleh petugas, termasuk penggunaan alat deteksi khusus untuk memastikan tidak ada potensi gangguan. Langkah pengamanan ini melibatkan puluhan personel dari Polres Wonosobo dan dibantu oleh unsur TNI serta pengamanan internal lokasi.

Kapolres Wonosobo, melalui Kapolsek Wonosobo AKP Sunaryono, mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang diberikan. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman sehingga rapat pleno ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sunaryono usai kegiatan.
Rapat pleno terbuka ini merupakan tahapan akhir Pilkada 2024, yang menetapkan pasangan calon terpilih sebagai pemimpin baru Kabupaten Wonosobo. Masyarakat diharapkan dapat mendukung kepemimpinan yang baru demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami merasa aman dengan kehadiran aparat di sekitar lokasi. Semoga suasana seperti ini terus terjaga, terutama dalam mendukung proses pemerintahan ke depan,” ujar seorang peserta rapat pleno.

Polres Wonosobo juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan pasca-Pilkada dan menghindari hal-hal yang dapat memicu konflik. “Kita semua bertanggung jawab menjaga persatuan demi Wonosobo yang lebih baik,” kata Sunaryono.

HUT Satpam Ke- 44, Wakapolres Wonosobo Apresiasi Kontribusi Satpam

Wakapolres Wonosobo beserta anggota Satbinmas Polres Wonosobo menghadiri kegiatan HUT Satpam ke -44 tahun yang diselanggarakan di Aula Resto Ongklok Wonosobo pada Rabu (8/1). Peringatan kali ini mengusung tema “Satpam Sebagai Pengemban Fungsi Kepolisian Terbatas Non Yustisial, Siap Memelihara Kamtibmas Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas.

Wakapolres Wonosobo Kompol Rendi Johan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran Satpam sebagai bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban Masyarakat.

“Polri menyadari bahwa dalam memelihara Kamtibmas, kami tidak bisa bekerja sendiri. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Polri sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas wilayah dan tantangan yang dihadapi,” ujar Wakapolres.

Satpam sebagai salah satu bentuk pengamanan swakarsa telah diatur dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Dalam peraturan tersebut, dijelaskan bahwa Polri dalam mengemban fungsi kepolisian dibantu oleh kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), dan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa lainnya, termasuk Satpam.

Dengan perkembangan industri pengamanan, keberadaan Satpam diharapkan mampu melakukan upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi kejahatan di lingkungan kerja. Peran ini selaras dengan program prioritas pemerintah melalui Asta Cita, yang salah satunya adalah memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Selain itu, Wakapolres juga mengapresiasi kontribusi Satpam dalam menjaga kondusivitas selama pesta demokrasi yang berlangsung pada tahun 2024. “Keamanan dan kelancaran proses pemilu yang telah kita lalui tidak terlepas dari peran Satpam di seluruh Indonesia yang turut menciptakan situasi kondusif di lingkungannya,” pungkasnya.

Jatuh dari Pohon hingga Ke Jurang, Satsamapta Polres Wonosobo Sigap Evakuasi Korban

Anggota Sat Samapta Polres Wonosobo bergerak cepat membantu evakuasi seorang warga yang terjatuh dari pohon di sekitar Perumahan Mutiara Persada, Rojoimo, Wonosobo.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/1) ketika korban sedang mencari rumput di area sekitar perumahan. Korban memanjat sebuah pohon, namun karena kondisi pohon yang licin akibat hujan, ia terpeleset dan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 5–10 meter.

Warga sekitar, bersama paman korban, menemukan korban tergeletak di dasar jurang. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Wonosobo. Menindaklanjuti laporan, anggota Sat Samapta langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Korban berhasil dievakuasi dan segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Islam Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Kasat Samapta Polres Wonosobo AKP Nuryawan Eko Ramdani memberikan himbauan kepada masyarakat untuk sentiasa berhati- hati.
“Kami berharap masyarakat selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di lingkungan yang berisiko tinggi, seperti memanjat pohon pasca-hujan,” ujarnya.

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan Sosial Melalui Program “Jum’at Berkah” untuk Yayasan Balai Yatim Hj. Mariam

Polres Wonosobo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melaksanakan program “Jum’at Berkah” yang diselenggarakan pada Jumat, 3 Januari 2024. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar Yayasan Balai Yatim Hj. Mariam yang terletak di Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo.

Kegiatan sosial ini melibatkan seluruh anggota Polres Wonosobo yang secara sukarela menyisihkan sebagian gajinya untuk disumbangkan. Uniknya, pengumpulan dana ini dilakukan dengan cara yang berbeda, yakni melalui aksi kolektif yang dilaksanakan saat apel pagi. Salah satu anggota membawa kardus yang digunakan untuk menampung sumbangan dari rekan-rekan sejawat. Aksi ini menjadi simbol kepedulian yang tinggi terhadap sesama, sekaligus menunjukkan solidaritas anggota Polres Wonosobo dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Hasil dari pengumpulan dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli paket sembako, Untuk sasaran kali inii disalurkan kepada Yayasan Balai Yatim Hj. Mariam dan masyarakat sekitar Polres. Dengan adanya bantuan ini, Polres Wonosobo berharap dapat meringankan beban mereka yang kurang mampu dan memberikan manfaat yang besar bagi warga Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan sosial ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi penerima bantuan, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa guna mewujudkan Wonosobo yang lebih peduli dan bersatu

Pasca Libur Natal dan Tahun Baru, Satlantas Polres Wonosobo Tetap Siagakan Personel di Pertigaan Pasar Kertek

Wonosobo — Pasca berakhirnya libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Satlantas Polres Wonosobo tetap menyiagakan personel di kawasan Pertigaan Pasar Kertek. Langkah ini diambil untuk memastikan arus lalu lintas di kawasan strategis tersebut tetap lancar dan aman bagi masyarakat, meskipun puncak kepadatan arus kendaraan telah terlewati.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, menjelaskan bahwa penempatan personel di Pertigaan Pasar Kertek merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas jangka panjang, terutama mengantisipasi kemungkinan lonjakan kendaraan pada akhir pekan atau libur tambahan.

“Meskipun puncak libur telah usai, kawasan ini tetap menjadi jalur utama yang ramai dilalui kendaraan. Oleh karena itu, kami tetap siagakan personel untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar AKP Edi Nugroho pada Jumat (3/1/2025).

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di kawasan Pertigaan Pasar Kertek sejak hari pertama pada awal tahun ini terpantau lancar. Tidak ada laporan mengenai kemacetan berarti ataupun insiden lalu lintas yang signifikan. Hal ini tidak terlepas dari kesiapan Satlantas Polres Wonosobo dalam melakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan di lokasi-lokasi strategis.

Selain pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga aktif memberikan edukasi kepada para pengendara mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak parkir sembarangan dan menjaga kecepatan kendaraan di jalur-jalur rawan kecelakaan.

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan pihak pengelola pasar, untuk memastikan segala aspek pendukung, seperti rambu-rambu dan jalur alternatif, tetap optimal,” tambah AKP Edi Nugroho.

Para pengguna jalan dan masyarakat sekitar mengapresiasi langkah Satlantas Polres Wonosobo yang tetap memberikan pelayanan prima di kawasan Pertigaan Pasar Kertek. Mereka merasa nyaman dan aman selama beraktivitas di daerah tersebut.

Dengan adanya kesiapsiagaan ini, diharapkan kawasan Pertigaan Pasar Kertek dapat terus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat tanpa terganggu oleh permasalahan lalu lintas. Satlantas Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah hukumnya sepanjang tahun.

Satlantas Polres Wonosobo Tetap Siagakan Personel di Titik 0 Dieng Pasca Libur Natal dan Tahun Baru

Wonosobo — Pasca berakhirnya libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Satlantas Polres Wonosobo tetap menyiagakan personel di kawasan Titik 0 Dieng. Langkah ini diambil untuk memastikan arus lalu lintas di kawasan wisata Dieng tetap lancar dan aman bagi masyarakat, meskipun puncak kepadatan arus kendaraan telah terlewati.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, menjelaskan bahwa penempatan personel di Titik 0 Dieng merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas jangka panjang, terutama mengantisipasi kemungkinan lonjakan kendaraan pada akhir pekan atau libur tambahan.

“Meskipun puncak libur telah usai, Dieng tetap menjadi destinasi favorit wisatawan. Oleh karena itu, kami tetap siagakan personel untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar AKP Edi Nugroho pada Jumat (3/1/2025).

Berdasarkan pantauan, arus lalu lintas di kawasan Dieng sejak hari Jumat (3/1) pada awal tahun ini terpantau lancar. Tidak ada laporan mengenai kemacetan berarti ataupun insiden lalu lintas yang signifikan. Hal ini tidak terlepas dari kesiapan Satlantas Polres Wonosobo dalam melakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan di lokasi-lokasi strategis.

Selain pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga aktif memberikan edukasi kepada para wisatawan dan pengendara mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak parkir sembarangan dan menjaga kecepatan kendaraan di jalur-jalur rawan kecelakaan.

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan pihak pengelola wisata, untuk memastikan segala aspek pendukung, seperti rambu-rambu dan jalur alternatif, tetap optimal,” tambah AKP Edi Nugroho.

Para wisatawan dan masyarakat sekitar mengapresiasi langkah Satlantas Polres Wonosobo yang tetap memberikan pelayanan prima di kawasan wisata Dieng. Mereka merasa nyaman dan aman selama beraktivitas di daerah tersebut.

Dengan adanya kesiapsiagaan ini, diharapkan kawasan wisata Dieng dapat terus memberikan pengalaman positif bagi para pengunjung tanpa terganggu oleh permasalahan lalu lintas. Satlantas Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah hukumnya sepanjang tahun.

Bhabinkamtibmas Desa Batursari Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual kepada Ketua RT dan RW

Bhabinkamtibmas Desa Batursari, Brigadir Anggi Saka Mardani, S.H., melaksanakan penyuluhan tentang bahaya kekerasan seksual kepada para ketua RT dan RW se-Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis(2/1/2025) di Balai Desa Batursari dan diikuti oleh 40 ketua RT dan RW.

Dalam penyuluhannya, Brigadir Anggi menjelaskan peran strategis perangkat desa dalam mencegah kekerasan seksual. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan berbagai bentuk kekerasan seksual, cara mendeteksi korban, hingga prosedur pelaporan kasus kepada pihak berwenang.

“Perangkat desa seperti ketua RT dan RW memiliki posisi strategis untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan mereka. Kami berharap melalui kegiatan ini, mereka dapat lebih waspada dan responsif terhadap potensi ancaman,” ujar Brigadir Anggi.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam mencegah serta menangani kekerasan seksual. Brigadir Anggi mengimbau para peserta untuk tidak ragu melapor jika menemukan tanda-tanda atau kasus kekerasan di wilayah mereka.

“Langkah pencegahan dimulai dari kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat. Dengan deteksi dini, banyak hal buruk dapat dihindari,” katanya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti penyuluhan ini. Seorang peserta mengaku mendapat wawasan baru dari materi yang disampaikan.

“Selama ini kami kurang paham soal penanganan kekerasan seksual. Penyuluhan ini sangat membantu kami mengetahui apa yang harus dilakukan,” ujar salah satu ketua RT.

Melalui penyuluhan ini, Brigadir Anggi berharap desa-desa di Kecamatan Sapuran dapat lebih siap dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warganya, terutama dari ancaman kekerasan seksual.

Polres Wonosobo Gelar Rilis Akhir Tahun 2024 dan Serahkan Barang Bukti Kendaraan kepada Korban Curanmor

Polres Wonosobo menggelar rilis akhir tahun 2024 dengan memaparkan berbagai capaian dan evaluasi kinerja selama setahun terakhir, bertempat di Hotel Surya Asia Wonosobo, Selasa (31/12/2024). Acara ini sekaligus menjadi momen penting dengan dilakukannya penyerahan barang bukti kendaraan bermotor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada para korban.
Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam konferensi pers menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, pihaknya berhasil mengungkap 108 perkara oleh Satreskrim, Satnarkoba sebanyak 32 kasus, dan jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar 95,1 % dibanding tahun sebelumnya. Sisanya masih dalam proses pencocokan data.
“Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan bahwa barang bukti yang ditemukan dapat kembali ke tangan pemiliknya. Ini merupakan wujud tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujar AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K.,.
Selain kasus curanmor, Kapolres juga memaparkan capaian lain, termasuk penurunan angka kriminalitas sebesar 4,66% dibandingkan tahun sebelumnya dan peningkatan keberhasilan dalam penanganan kasus narkoba serta tindak pidana lainnya.
Menutup acara, Kapolres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk dengan aktif melaporkan kejadian mencurigakan. “Sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Acara berlangsung tertib dan penuh apresiasi dari masyarakat yang hadir, menjadi penutup tahun 2024 yang penuh kerja keras dan dedikasi dari jajaran Polres Wonosobo.

Libur Tahun Baru, Polisi Imbau Wisatawan Waspadai Cuaca dan Kepadatan Lalu Lintas di Dieng

Arus lalu lintas di wilayah Kota Wonosobo dan jalur wisata Dieng terpantau lancar pada libur tahun baru. Meski demikian, untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus kendaraan, Sat Lantas Polres Wonosobo melakukan penebalan anggota di titik-titik rawan macet.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Edi Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna memastikan kelancaran perjalanan, terutama bagi para wisatawan yang menuju Dieng. “Anggota kami sudah ditempatkan di beberapa penggal jalan yang rawan macet. Kami juga menghimbau kepada pengendara, baik yang melintas ataupun yang hendak berwisata, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas,” ujar Edi Nugroho.

Selain itu, Edi juga mengingatkan akan kondisi cuaca yang bisa mempengaruhi perjalanan. “Dengan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Wonosobo, kami meminta pengendara untuk lebih waspada. Jika kabut turun atau hujan terlalu deras hingga mengganggu jarak pandang, sebaiknya berhenti untuk beristirahat demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Polres Wonosobo berharap masyarakat dapat lebih waspada dan tertib selama liburan ini, agar perjalanan di wilayah Wonosobo dan Dieng tetap aman dan lancar.