Kapolres Wonosobo Salurkan Zakat Fitrah Untuk Warga Yang Membutuhkan

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., memimpin pembagian zakat fitrah di halaman Polres Wonosobo pada hari Jumat, 28 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo dalam membantu masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Polres, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar aparat kepolisian dengan warga.

Sebanyak 546 personel Polres Wonosobo turut serta dalam kegiatan pembagian zakat fitrah yang berupa beras ini. Zakat fitrah yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban hidup warga yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai kewajiban dalam rangka memenuhi rukun Islam, namun juga sebagai wujud kepedulian Polres Wonosobo terhadap masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu dan mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat. Semoga zakat fitrah yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Warga sekitar Polres Wonosobo yang menerima zakat fitrah ini menyambut baik inisiatif yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian, sebagai bentuk perhatian dan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembagian zakat fitrah ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lainnya untuk berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dengan pembagian zakat fitrah ini, Polres Wonosobo berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

Antisipasi Kemacetan Saat Libur Lebaran, Kapolres Wonosobo Cek Jalur Wisata ke Dieng

Menjelang libur panjang Lebaran, Kapolres Wonosobo AKBP M.Kasim Akbar Bantilan melakukan pengecekan jalur wisata menuju kawasan Dieng, Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan wisatawan.

Dalam kegiatan pengecekan yang berlangsung pada Rabu (26/3), Kapolres didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Wonosobo. Pengecekan ini difokuskan pada titik-titik rawan macet, seperti jalur tanjakan, tikungan tajam, serta kawasan dengan potensi longsor.

“Kami ingin memastikan bahwa jalur menuju Dieng dalam kondisi aman dan lancar. Kami juga akan menempatkan personel di beberapa titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan bantuan jika terjadi kendala di jalan,” ujar AKBP Akbar

Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti rekayasa lalu lintas dan menyiapkan derek untuk mengantisipasi kendaraan yang mogok. Diharapkan, dengan adanya persiapan ini, masyarakat yang berwisata ke Dieng dapat merasa lebih aman dan nyaman.

Polres Wonosobo juga mengimbau kepada para wisatawan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta menghindari perjalanan pada jam-jam puncak guna mengurangi risiko kepadatan lalu lintas.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan arus mudik dan wisata saat libur Lebaran dapat berjalan dengan tertib dan lancar, serta memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan bagi para pengunjung yang ke Dieng.

Cegah Pelanggaran, Propam Polres Wonosobo Periksa Kelengkapan Administrasi dan Etika Personel

Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Wonosobo menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) bagi anggota kepolisian, Rabu, 26 Maret 2025. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025 guna memastikan kesiapan serta profesionalisme personel di lapangan.

Gaktibplin yang dipimpin oleh Kasi Propam Polres Wonosobo, Ipda Rahmad Sujaka, S.H., menyasar sikap tampang anggota, kelengkapan surat nyata diri, serta pemeriksaan gawai personel. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran disiplin, termasuk keterlibatan dalam judi daring atau aktivitas ilegal lainnya.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dalam keadaan siap, baik secara fisik, administrasi, maupun etika dalam bertugas. Kedispilinan anggota adalah kunci utama dalam keberhasilan operasi ini,” ujar Kasi Propam di sela-sela pemeriksaan.

Dalam kegiatan tersebut, setiap anggota diperiksa kerapihan seragam, atribut, serta kelengkapan dokumen pribadi seperti KTP, SIM, STNK, dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri. Selain itu, gawai personel diperiksa untuk memastikan tidak ada aplikasi atau aktivitas yang berkaitan dengan perjudian daring atau tindakan melanggar hukum lainnya.

Operasi Ketupat Candi 2025 yang digelar secara nasional bertujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Untuk itu, kesiapan internal Polres Wonosobo menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran operasi. Kasi Propam menegaskan bahwa pengawasan disiplin akan terus dilakukan selama operasi berlangsung guna menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

AKBP M Kasim Akbar Bantilan Resmi Jabat Kapolres Wonosobo

Wonosobo – AKBP M Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. secara resmi memegang tongkat komando sebagai Kapolres Wonosobo menggantikan AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K. yang kini ditugaskan sebagai Wadirresnarkoba Polda Jateng. Pucuk pimpinan Polres Wonosobo resmi berganti usai dilakukan serah terima jabatan di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (21/03/2025) kemarin.

Sebagai bagian dari tradisi, rangkaian Sertijab dilanjutkan dengan acara penyambutan Kapolres baru di Mapolres Wonosobo pada Senin (24/03/2025) pagi. AKBP M Kasim Akbar Bantilan disambut dengan prosesi pedang pora yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama serta personel Polres Wonosobo.

Setelah prosesi penyambutan, kegiatan berlanjut dengan paparan situasi wilayah dan apel bersama yang masih dipimpin oleh AKBP Donny Lumbantoruan. Dalam sambutannya, AKBP Donny mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kerja sama dari seluruh personel selama masa kepemimpinannya.

“Terima kasih kepada rekan-rekan semua atas dukungan dan kerja sama selama kurang lebih satu tahun saya menjabat sebagai Kapolres Wonosobo. Mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,” ujar AKBP Donny.

Ia juga berharap agar seluruh personel Polres Wonosobo tetap mempertahankan kinerja baik dan terus mendukung kepemimpinan Kapolres baru.

Sementara itu, AKBP M Kasim Akbar Bantilan menyatakan komitmennya untuk bekerja keras bersama jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonosobo. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan stakeholder terkait, terutama dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1446 H.

Usai rangkaian acara, AKBP Donny Lumbantoruan dihantarkan dengan prosesi pedang pora. Suasana haru mewarnai momen perpisahan saat dirinya menyalami satu per satu anggota yang melepas kepergiannya.

Dengan pergantian pucuk pimpinan ini, diharapkan Polres Wonosobo dapat terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kapolres Wonosobo Sambangi Pimpinan Muhammadiyah, Safari Kamtibmas di Bulan Ramadan

Kapolres Wonosobo AKBP M. Akbar Kasim Bantilan, S.I.K., M.M, mengunjungi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo pada Senin, 24 Maret 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari safari kamtibmas yang digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Akbar Kasim Bantilan menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan. Ia juga mengajak Muhammadiyah untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, terutama di tengah meningkatnya aktivitas ibadah dan kegiatan sosial selama bulan puasa.

“Kami berharap kerja sama antara kepolisian dan Muhammadiyah bisa semakin erat, khususnya dalam menjaga suasana yang aman dan damai di Wonosobo selama Ramadan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua PDM Wonosobo, Drs. Bambang Wen, M.M. menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam upaya menjaga kerukunan serta mengedukasi masyarakat agar tetap tertib dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Safari kamtibmas ini menjadi agenda rutin Polres Wonosobo dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Selain ke Muhammadiyah, Kapolres dijadwalkan mengunjungi organisasi keagamaan lainnya untuk mempererat hubungan serta menyampaikan pesan keamanan selama bulan suci.

Tim Dokkes Polres Wonosobo Bantu Korban Pingsan di Pasar Garung

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Wonosobo kembali menunjukkan aksi cepat tanggapnya. Minggu (23/3/2025), tim Dokkes yang tengah bertugas mendukung pengamanan arus mudik, langsung bergerak memberikan pertolongan kepada seorang warga yang pingsan di Pasar Garung.

Kasi Dokkes Polres Wonosobo, Bripka Mufa’ik, A. Md., Kep., pagi itu baru saja melaksanakan apel di Mapolres Wonosobo sebelum berangkat mengecek kondisi kesehatan personel di Pos Pelayanan Alun-Alun Wonosobo dan Pos Pengamanan Dieng. Setelah memastikan kesiapan personel dan mengisi ulang kotak P3K di Pos Pam Pertigaan Dieng, tim Dokkes melanjutkan perjalanan menuju Pos Pam Kertek.

Di tengah perjalanan, ambulans dinas Polri yang mereka gunakan dihentikan warga di depan Pasar Garung. Seorang warga dilaporkan pingsan di dalam pasar. Tanpa ragu, tim segera membawa peralatan medis dan bergegas ke lokasi.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung memberikan pertolongan pertama. Karena kondisi pasien cukup lemah, kami putuskan untuk segera membawanya ke RSUD Wonosobo menggunakan ambulans,” ujar Bripka Mufa’ik.

Sesampainya di RSUD, pasien bernama Hadi, yang membawa KTP dan kartu BPJS, langsung diserahterimakan kepada petugas medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., mengapresiasi sigapnya tim Dokkes dalam membantu masyarakat.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan terbaik. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kelelahan saat mudik, berbelanja, atau bekerja, agar tidak ragu mendatangi pos pengamanan atau pos pelayanan kami,” ujar Kapolres.

Operasi Ketupat yang tengah berlangsung bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik, termasuk penyediaan layanan kesehatan di sejumlah pos pengamanan yang telah disiapkan di titik-titik strategis.

Polres Wonosobo Siapkan Pos Pengamanan untuk Operasi Ketupat Candi 2025

Mulai hari ini, Minggu (23/3/2025), personel Polres Wonosobo bersama dengan stakeholder terkait resmi menempati Pos Pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025. Pos pengamanan tersebut tersebar di tiga titik strategis, yakni Pos Pam Dieng, Pos Pam Kertek, dan Pos Pam Sawangan. Selain itu, satu Pos Pelayanan juga didirikan di Terminal Mendolo serta satu Pos Terpadu yang berlokasi di Alun-Alun Wonosobo.

Kapolres Wonosobo melalui Kabag Ops Polres Wonsoobo Kompol Darianto menyampaikan bahwa keberadaan pos-pos pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta merayakan Hari Raya Idulfitri.
“Kami telah menyiapkan personel di setiap pos untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Operasi Ketupat Candi 2025 sendiri akan berlangsung hingga beberapa hari setelah Lebaran guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik. Selain personel kepolisian, pos-pos ini juga didukung oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan relawan lainnya.

Selain pengamanan lalu lintas, pos-pos ini juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan layanan informasi bagi para pemudik. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan pos pelayanan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara kepolisian dan berbagai instansi terkait, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 di wilayah Wonosobo dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

Peduli Sesama, Satlantas Polres Wonosobo Bagikan Bansos ke Yayasan Daarul Qur’an

Wonosobo, (21/3) –Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sosial dari Kapolres Wonosobo kepada Yayasan Daarul Qur’an di Desa Gunung Tawang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga. Kapolres Wonosobo melalui Satlantas menyerahkan paket bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada pihak yayasan, yang menaungi anak-anak yatim serta santri penghafal Al-Qur’an.

Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan materiil kepada yayasan yang bergerak di bidang pendidikan agama.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban serta memberikan manfaat bagi anak-anak dan para santri di Yayasan Daarul Qur’an. Ini juga sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujar AKP Seno.

Pihak Yayasan Daarul Qur’an Gunung Tawang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Operasi Ketupat Candi Dimulai 23 Maret, 350 Personel Polres Wonosobo Diterjunkan

Polres Wonosobo menggelar upacara gelar pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2025 di halaman Mapolres Wonosobo, Jumat(21/3). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta berbagai stakeholder terkait.
Upacara gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan instansi terkait guna menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2025.
Operasi Ketupat Candi 2025 sedianya akan dilaksanakan selama 17 hari dimulai dari tanggal 23 Maret 2025 pukul 00.00 WIB. s.d. 8 April 2025 pukul 24.00 WIB mendatang.
Dalam arahannya, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S. Ag., menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan responsif bagi pemudik.
“Pelayanan yang ramah dan responsif harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025. Tampilkan sosok petugas yang humanis, berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari microsleep, lakukan pengecekan kesehatanpengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan ramburambu dan lampu penerangan, serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan.” terang Bupati
Sejumlah 350 personel Polres Wonosobo bersama dengan personel Kodim, Dishub, Satpol PP Wonosobo dan berbagai stakeholder terkait akan menempati 3 Pos pengamanan yang terdiri dari Pos Pam Dieng, Pos Pam Kertek dan Pos Pam Sawangan. Selain itu terdapat 1 Pos Pelayanan di Terminal Mendolo dan 1 Pos Terpadu yang didirikan di Alun- Alun Wonosobo.
Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos.,M.H menambahkan, strategi komunikasi publik akan ditekankan dalam Operasi Ketupat Candi 2025 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta penerapan rekayasa lalu lintas selama periode mudik dan lebaran.
“Kepolisian akan mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan darurat terkait gangguan kamtibmas maupun kemacetan di jalur mudik.” Ungkapnya
Dengan kesiapan personel, sarana pendukung, serta sinergi lintas sektor, diharapkan Operasi Ketupat Candi 2025 dapat berjalan dengan optimal demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1446 H.

Polres Wonosobo Amankan Buka Puasa Bersama Hj. Sinta Nuriyah di Ponpes Al-Hikam

Personel Polres Wonosono bersama Polsek Kalikajar dan anggota Koramil Kalikajar melaksanakan pengamanan dalam acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh DR. (H.C.) Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, pada Rabu (19/3).

Acara yang mengusung tema “Pangkat dan Jabatan Belum Tentu Membuatmu Bahagia, Namun Iman dan Taqwa Akan Mengantarkanmu Menuju Surga” ini berlangsung dengan khidmat di Komplek Ma’hadIlmu Alqur’an (MIQ)/ponpes AL-HIKAM Dsn Tempelsari Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo.

 

Kapolsek Kalikajar AKP Aris Kristiyanto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran acara serta memberikan rasa aman kepada seluruh peserta.

“Kami menerjunkan personel untuk mengamankan jalannya acara agar berlangsung dengan tertib dan kondusif,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Hj. Sinta Nuriyah menyampaikan pesan toleransi dan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan di bulan Ramadan. Ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada pangkat dan jabatan, melainkan pada ketakwaan kepada Tuhan.

 

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga menjelang waktu berbuka puasa. Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan pembacaan ayat suci Al- Quran.

Polsek Kalikajar memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pengamanan dilakukan hingga acara selesai guna memastikan kenyamanan seluruh peserta.